Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PERAN SUSTAINABILITY MEMEDIASI PENGARUH DEWAN KOMISARIS TERHADAP KINERJA KEUANGAN JAUHARI, MOH. ALIYAN; HUSNAINI, WAHIDATUL; LENAP, INDRIA PUSPITASARI
GANEC SWARA Vol 18, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v18i1.730

Abstract

This research empirically tests the direct and indirect influence of the number of board of commissioners on financial performance with the sustainability report (SR) as a mediating variable. The research sample was 157 data obtained from manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange and disclosed sustainability reports for the 2019-2021 period. Hypothesis testing uses path analysis. The test results show that the number of board of commissioners and sustainability reports do not directly influence financial performance, while the number of board of commissioners directly influences the disclosure of sustainability report. Sustainability reports cannot mediate the influence of the number of board of commissioners on financial performance, because SR is still voluntary so not many companies disclose it
LITERASI MANAJEMEN RISIKO PADA KOPERASI SERBA USAHA PUSPA SARI SEDANA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Cahyaningtyas, Susi Retna; Muhsyaf, Saipul Arni; Ramadhani, Rahmi Sri; Husnaini, Wahidatul
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Sangkabira, Desember 2024
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v5i1.1379

Abstract

Koperasi sebagai badan usaha menghadapi berbagai risiko, terutama dalam kegiatan simpan pinjam. Risiko kredit menjadi salah satu risiko utama yang perlu dikelola dengan baik agar koperasi tetap stabil dan likuid. Manajemen risiko sangat penting untuk meminimalkan potensi kerugian. KSU Puspa Sari Sedana yang beralamatkan di Jalan Tuan Guru Bangkol No.07 Pagesangan, Mataram, NTB, telah memiliki struktur organisasi yang lengkap dan komitmen dari pengelolanya, namun masih terdapat kekurangan yang signifikan dalam pemahaman mereka mengenai manajemen risiko. Tanpa pengetahuan yang memadai tentang manajemen risiko, koperasi berisiko mengalami kesulitan dalam mengelola aset, likuiditas, dan menghadapi potensi kerugian yang tidak terduga, yang pada akhirnya dapat menghambat perkembangan koperasi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan literasi manajemen risiko kepada pengelola KSU Puspa Sari Sedana, serta membantu mereka mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko koperasi secara lebih baik. Pelaksanaan Kegiatan  dilakukan dengan metode Focus Group Discussion (FGD), yang dihadiri oleh pengurus sebanyak 7 orang dan pegawai sebanyak 3 orang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2024 bertempat di kantor koperasi KSU Puspa Sari Sedana. Melalui kegiatan ini, pengelola koperasi diperkenalkan tentang konsep dasar manajemen risiko, termasuk identifikasi, penilaian, dan strategi mitigasi risiko. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pengelola koperasi mendapatkan pemahaman yang lebih baik terhadap konsep dasar manajemen risiko. Mereka menjadi sadar risiko dan memahami tentang berbagai jenis risiko yang dihadapi koperasi, seperti risiko kredit, risiko likuiditas, risiko operasional dan risiko reputasi. Namun demikian dari sisi teknik identifikasi dan penilaian risiko, masih memerlukan pendampingan lebih lanjut.
Environmental, Social, and Governance (ESG) Disclosure and Company Performance: Empirical Evidence in Indonesian Banking Cahyaningtyas, Susi Retna; Muhsyaf, Saipul Arni; Husnaini, Wahidatul
Jurnal Ekonomi Akuntansi dan Manajemen Vol. 23 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeam.v23i2.47084

Abstract

This study aims to analyze the relationship between ESG disclosure and company performance with a sample of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2010-2021. Company performance is measured using Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Tobin's Q, and Stock Return (Ri). Furthermore, ESG disclosure is measured using the Global Reporting Initiative (GRI) standard for environmental and social disclosure, while governance disclosure is assessed using the GCG score based on POJK Number 55/POJK.03/2016 concerning the implementation of Governance for Commercial Banks, and Indonesian Regulation (PBI) Number 11/33/PBI/2009 concerning the Implementation of Good Corporate Governance for Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units. This study uses a quantitative approach with the help of the Eviews 13.0 analysis tool. The results of this study indicate that environmental, social, and governance disclosures have no effect on ROA. While governance disclosures have a negative effect on ROE, in addition to environmental and social disclosures that have no effect on ROE. On the other hand, social and governance disclosures have a positive effect on Tobin’s Q, which is the opposite of environmental disclosures that have a negative effect. Meanwhile, environmental disclosures have a negative effect on stock returns, in addition to social and governance disclosures that have no effect on stock returns. Keywords: Disclosure; Environment; Social; Governance; Performance
SOSIALISASI SAK ENTITAS PRIVAT (SAK EP) PADA KSU PUSPA SARI SEDANA BERDASARKAN PERMENKOP UKM NO. 2 TAHUN 2024 Cahyaningtyas, Susi Retna; Husnaini, Wahidatul; Lenap, Indria Puspitasari; Karim, Nina Karina
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2025
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v5i2.1843

Abstract

Sosialisasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) menjadi penting seiring diterbitkannya Permenkop UKM No. 2 Tahun 2024 yang mewajibkan koperasi menyusun laporan keuangan berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi konseptual terkait SAK EP kepada pengurus, pengawas, pembina, dan pegawai KSU Puspa Sari Sedana di Kota Mataram, sebagai tahap awal dari rangkaian pendampingan. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui ceramah interaktif, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap urgensi standar akuntansi dan perbedaan mendasar antara laporan konvensional dan laporan berbasis SAK EP. Peserta juga mulai menyadari pentingnya penerapan pelaporan keuangan yang akuntabel, meskipun belum mencapai tahap teknis penyusunan laporan yang rinci. Kegiatan ini menjadi fondasi awal untuk pengembangan sistem pelaporan koperasi yang lebih profesional, dan akan dilanjutkan dengan program pelatihan teknis serta penguatan pencatatan digital. Strategi ini diharapkan dapat mendorong transformasi tata kelola koperasi menuju transparansi dan akuntabilitas yang berkelanjutan.
The Meaning of Profit and Loss for Tobacco Farmers Cempaka, Putri; Ridhawati, Rini; Husnaini, Wahidatul
JASa (Jurnal Akuntansi, Audit dan Sistem Informasi Akuntansi) Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Langlangbuana Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/jasa.v9i1.2791

Abstract

This study aims to reveal the meaning of profit and loss for tobacco farmers in the East Sakra subdistrict, East Lombok Regency. An interpretive paradigm with a phenomenological approach as the research method. The data collection involves passive participatory observation, in-depth interviews, and documentation of five informants from three villages who are tobacco farmers with more than ten years of experience, specific types of tobacco cultivation, and land ownership or lease. The results showed that profit is interpreted as the value of honesty when it can, a blessing, and business sustainability. At the same time, there is a loss of understanding of usefulness, sincerity, and adaptation through asset strategies, savings, or loans. As for production costs and income, farmers see profit as harvest satisfaction and business continuity, while losses drive efficiency and strategy evaluation. From an accounting perspective, farmers keep minimal records, using a cash-based approach that ignores depreciation, labour, and indirect costs. This study reveals that tobacco farmers perceive profit and loss beyond financial gain, emphasizing inner satisfaction, spiritual happiness, and social values, contrasting with conventional accounting concepts.
Pengaruh Carbon Accounting Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pertambangan di Indonesia Basri, Dade Irawan; Husnaini, Wahidatul
Jambura Accounting Review Vol. 6 No. 2 (2025): Jambura Accounting Review - August 2025
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jar.v6i2.179

Abstract

Penelitian ini menyoroti perusahaan pertambangan di Indonesia yang termasuk dalam kelompok Non-annex. Hal ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana carbon accounting diterapkan secara sukarela. Berbeda dari studi sebelumnya yang hanya berfokus pada item pengungkapan aspek emisi karbon untuk mengukur carbon accounting, penelitian ini menggunakan seluruh item pengungkapan GRI 4.0 kategori lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh carbon accounting terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis konten. Pengujian hipotesis menggunakan robust standard error dengan year fixed effect model menggunakan software STATA 17. Teori yang digunakan adalah teori stakeholder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa carbon accounting berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan. Hasil ini tidak mendukung teori stakeholder. Ukuran perusahaan dan sales growth sebagai variabel kontrol berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan. Leverage sebagai variabel kontrol berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan. Kelemahan penelitian ini terletak pada keterbatasan jumlah sampel, karena penelitian ini hanya berfokus pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Analisis Pengaruh Biaya Lingkungan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Real Estate di BEI Tahun 2021-2023 Lestari, Anggi Nurya; Husnaini, Wahidatul
Jambura Accounting Review Vol. 6 No. 2 (2025): Jambura Accounting Review - August 2025
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jar.v6i2.194

Abstract

Penelitian ini memiliki kebaruan pada fokus sektor real estate di BEI periode 2021-2023, serta pemecahan biaya lingkungan ke dalam aspek energi, emisi, air, dan limbah, sehingga memberikan bukti empiris terbaru dan lebih detail dibandingkan penelitian sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh biaya lingkungan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis data menggunakan uji analisis regresi, uji descriptive statik dan uji korelasi. Sampel penelitian terdiri dari 48 observasi yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa biaya lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Variabel energi dan emisi berpengaruh negatif terhadap ROA, sedangkan limbah berpengaruh positif. Air dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap ROA, sementara leverage berpengaruh positif. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengeluaran lingkungan tidak selalu berdampak langsung pada profitabilitas, namun efisiensi energi dan pengelolaan emisi menjadi faktor penting bagi kinerja keuangan. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pertimbangan strategis bagi perusahaan terkait efisiensi penggunaan energi dan pengurangan emisi dalam rangka mendukung keberlanjutan bisnis.
How is the Compliance of Micro, Small and Medium Taxpayers (Case Study on MSME in the City of Mataram) Sofhia, Sofhia; Husnaini, Wahidatul
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 9 (2024): September 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i9.10683

Abstract

This study aims to analyze in depth how taxpayer compliance in fulfilling tax obligations in the era of digitalization. This study uses qualitative with a case study approach. Researchers conduct data collection techniques through interviews (semi-structured), observation, and documentation. 9 MSME informants and two large business informants were selected using purposive sampling. The study results show that 3 out of 9 MSMEs remain compliant despite experiencing difficulties operating digital electronic systems by utilizing available services. Meanwhile, one MSME was identified as non-compliant because they needed to understand the concept of taxation and the digital tax system. One other MSME was identified as non-compliant even though they understood the electronic tax system. The Digital Empowerment Theory is supported, which shows the need for comprehensive socialization in various business fields.
Bank Risk Profile, Good Corporate Governance And Company Values in Banking Companies Go Public in Indonesia Cahyaningtyas, Susi Retna; Sasanti, Elin Erlina; Husnaini, Wahidatul
Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura Vol. 20 No. 1 (2017): April - July 2017
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/jebav.v20i1.759

Abstract

The latest Bank Indonesia Regulation No.14/18/PBI/2012 requires bank to have minimum capital of 8%-14% depends on the risk profile of each bank. Therefore, the main objective of this research is to assess whether the total of inherent risk profile of each bank meets the terms of this regulation. In addition, this study aims to examine the impact of inherent risk profile and GCG on the banking company value. The sample in this study is determined by purposive sampling method and resulted in 24 banks or 72 observations during 2011-2013. The results showed that 23 banks had low risk and low to moderate risk, and only one bank had moderate risk. The results also showed that inherent risk profile rating is equivalent to capital adequacy. In other words, inherent risk profile of these banks have complied with Bank Indonesia Regulation No.14/18/PBI/2012. Furthermore, this study indicated that GCG has significant and positive influence on the company value, while the inherent risk has no influence on the company value. Overall, this study suggest that go public banks in Indonesia are one of good alternative means of investment for its soundness as reflected by the fulfillment of minimum capital ratio required by the regulator.
PENGUNGKAPAN LINGKUNGAN: SUDUT PANDANG INVESTOR Husnaini, Wahidatul; Cahyaningtyas, Susi Retna; Ramadhani, Rahmi Sri
Jurnal Aplikasi Akuntansi Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Aplikasi Akuntansi, Oktober 2024
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jaa.v9i1.477

Abstract

Legitimacy theory berkaitan dengan aktivitas yang dilakukan perusahaan apakah sudah memenuhi norma, aturan dan kaidah masyarakat. Masalah yang ditimbulkan dari aktivitas perusahaan adalah masalah lingkungan. Pengungkapan lingkungan merupakan informasi yang dibutuhkan oleh investor sebagai bukti bahwa perusahaan peduli akan masalah lingkungan. Signaling theory beranggapan bahwa pengungkapan informasi lingkungan merupakan sinyal bagi stakeholder bahwa perusahaan memenuhi tuntutan stakeholder maupun masyarakat di sekitar perusahaan sehingga stakeholder merespons informasi tersebut. Tujuan penelitian menguji peran pengungkapan lingkungan dilihat dari sudut pandang investor. Sampel penelitian adalah perusahaan go public di Bursa Efek Indonesia yang mengungkapkan corporate social responsibility maupun sustainability reporting periode 2011 – 2020 dan diperoleh 566 observasi. Pengujian hipotesis menggunakan Ordinary Least Square (OLS) dengan software STATA 17. Hasil penelitian menunjukkan pengungkapan lingkungan meningkatkan harga saham, menurunkan return saham namun tidak mempengaruhi nilai perusahaan. Penelitian ini mendukung legitimacy theory dan signaling theory. Bagi regulator (OJK) sebagai bahan pertimbangan untuk mewajibkan perusahaan mengungkapkan informasi lingkungan dalam laporan tahunan maupun sustainability reporting secara stand-alone meskipun secara bertahap.