Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

ANALISIS KOMUNIKASI KELOMPOK KOMUNITAS THE POWERBUFF GIRLS DALAM UPAYA MENDUKUNG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI JAKARTA: Komunitas Powerbuff Girls Wiguna, Maylaffayza; Alexandrina, Elke; Ramonita, Latifa
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 1 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i1.737

Abstract

Olahraga merupakan kegiatan yang semakin digemari masyarakat, sehingga memunculkan berbagai komunitas. Salah satu komunitas olahraga di Jakarta yang aktif menyuarakan gerakan hidup sehat adalah The Powerbuff Girls (TPG). Dalam konteks masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya kesetaraan gender, komunitas olahraga yang aman, nyaman, dan kondusif bagi perempuan menjadi platform yang sangat berarti dalam membantu perempuan meningkatkan kemampuan dan kesehatan fisik maupun mental, meningkatkan rasa percaya diri, dan mendapatkan dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan mengetahui komunikasi kelompok yang terjadi dalam TPG, dalam upayanya mendukung pemberdayaan perempuan, dengan menggunakan pendekatan model pemberdayaan dari Huis et al. Rancangan penelitian ini menggunakan metode kualitatif; data dikumpulkan melalui wawancara kepada penggerak dan anggota komunitas TPG, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang terjalin di dalam komunitas olahraga dapat berdampak positif pada perkembangan keterampilan sosial, kesehatan, dan kemampuan aktivitas fisik, kemampuan dalam kepemimpinan, serta adanya sikap saling mendukung di antara perempuan. Selain itu, komunitas olahraga khusus perempuan bisa menjadi wadah untuk bertukar pikiran, berbagi pengalaman, menambah pengetahuan, saling memotivasi, dan membangun jaringan yang mendukung perkembangan perempuan dalam dunia olahraga. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan program dan kebijakan yang lebih efektif dalam mendukung partisipasi dan pemberdayaan wanita dalam kegiatan olahraga serta komunitasnya.
STRATEGI CONTENT MARKETING KIENKA MELALUI INSTAGRAM STORY UNTUK MEMPERTAHANKAN BRAND ENGAGEMENT: Studi Pada @kienka.id Marhietta, Adinda; Alexandrina, Elke
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 1 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i1.742

Abstract

Maraknya penggunaan media sosial Instagram di Indonesia sebagai alat yang digunakan untuk menyampaikan content marketing semakin banyak digunakan oleh brand. Hal itu membuat Kienka sebagai brand online di Indonesia menggunakan akun Instagram for business untuk memasarkan produk dengan membuat content marketing dalam bentuk foto dan video melalui Instagram story. Beragam fitur yang ada didalam Instagram story digunakan sebagai cara untuk melakukan interaksi antara brand dengan pengikutnya. Teori yang digunakan yaitu content marketing dan brand engagement. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis strategi content marketing melalui Instagram story untuk mempertahankan brand engagement. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data wawancara semi-struktur dengan 2 narasumber internal, 4 narasumber eksternal, dan 1 narasumber ahli. Validitas penelitian menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa perusahaan telah membuat strategi content marketing yang berlandaskan pada 8 langkah content marketing yaitu Menetapkan tujuan; Pemetaan target pasar; Penggagasan dan perencanaan konten; Penciptaan konten; Distribusi konten; Penguatan konten; Evaluasi pemasaran konten; dan, Perbaikan pemasaran konten sehingga dapat mempertahankan brand engagement.   Kata kunci; Content marketing,  media sosial,  instagram story, brand engagement
Understanding the motivation of purchase decision making of KPOP Seventeen’s merchandise in Weverse Shop Alexandrina, Elke; Ramonita, Latifa; Anindita, Arnika
Jurnal Mantik Vol. 8 No. 1 (2024): May: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/mantik.v8i1.5191

Abstract

In the midst of society and the economy gradually recovering after COVID-19, there is one group that seems to be continuing to strengthen: Korean Idol lovers. In Jakarta alone, the Blackpink concert which was held on March 11-12, 2023, was a huge success, including other K-Idol concerts. Fans not only chase the concert tickets, but also buy up all available merchandise. Gaon Music Chart data sales on the katadata page even record sales of K-Pop physical albums reaching 53.73 million albums in 2021. This is the first-time physical album sales have exceeded 50 million since 2011. Weverse Shop currently is the largest e-commerce intermediary business, selling K-Pop-themed merchandise through applications and websites, based in South Korea. This shop is the go-to place for fans who want to collect merchandise from K-Pop artists, especially those under Pledis Entertainment, one of which is “Seventeen”. The pattern of purchases by fans is so massive, that they are willing to pre-order because they want to be the first to have the merchandise. Several production errors and merchandise delivery problems that had occurred with Seventeen's merchandise did not reduce the number of buyers, instead they were still sold out.  The theory used in this study is the ERG Theory from Clayton Alderfer which states that motivation is based on three needs, namely Existence, Relatedness, and Growth
Analisis Customer Relationship Marketing Melalui Linkedin Untuk Mengembangkan Brand Awareness: Studi Kasus Pada BDx Indonesia Putranto , Johan Adham; Alexandrina, Elke
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 4 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i4.838

Abstract

CRM (Customer Relationship Marketing) melalui LinkedIn adalah pendekatan yang digunakan oleh perusahaan B2B untuk berkomunikasi. BDx Indonesia menerapkan strategi ini untuk mengembangkan Brand Awareness. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi CRM oleh BDx Indonesia melalui LinkedIn dalam mengembangkan brand awareness dan mengidentifikasi hambatan yang dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan peserta internal dan eksternal dari BDx Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BDx Indonesia berkomitmen membangun kepercayaan dan transparansi dengan pelanggan, yang berdampak positif pada Brand Awareness. Penelitian ini menemukan bahwa konten customer journey dianggap relevan dengan audiens BDx Indonesia. Namun, tantangan seperti respon yang lambat dan kurangnya fokus pada pelanggan individu tetap menjadi hambatan yang perlu diatasi. Penanganan masalah yang kurang optimal menyebabkan solusi sementara yang tidak memberikan kepuasan yang komprehensif kepada pelanggan. Meskipun demikian, upaya optimalisasi telah dilakukan dengan adanya Customer Success Manager dan Global Service Desk, tetapi perbaikan lebih lanjut dalam mekanisme remediasi yang terstruktur masih diperlukan. Oleh karena itu, saran praktis untuk BDx Indonesia termasuk melakukan evaluasi mendalam terhadap proses penanganan masalah, mengembangkan sistem pelaporan yang lebih efisien, dan memberikan pelatihan yang tepat kepada karyawan yang terlibat untuk meningkatkan tanggung jawab, efisiensi, dan kepuasan pelanggan secara keseluruhan.
The Role of Woman’s Peer Group in Enhancing Self-Concept and Self-Image Members To Do Aesthetic Procedures in Jakarta Alexandrina, Elke; Ramonita, Latifa; Wiguna, Maylaffayza; Wempi, J.A
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 1 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i1.883

Abstract

This study investigates the role of women’s social groups in enhancing self-concept and self-image to do aesthetic surgery in Jakarta, Indonesia. The existence of these groups can also play a role as reference group or supporter among members. Based on this situation, this study seeks to reveal the complex interplay between support groups, self-concept, and self-image among women in Jakarta in deciding to have aesthetic procedures. Drawing on qualitative inquiry, the research focuses on the voices and experiences of women who have undergone aesthetic procedures, enhanced by their support groups. Data collected through in-depth interviews to members of women’s peer groups, aesthetic doctors, a psychologist, and also through document analysis. The findings shed light on the nuanced ways in which women in Jakarta negotiate beauty ideals and identity formation within a globalized context. While Korean beauty trends offer a compelling aesthetic ideal, they also raise questions about the commodification of beauty and its impact on self-esteem and body image. By situating these findings within the broader socio-cultural landscape, the research contributes to a deeper understanding of the complex dynamics shaping beauty culture in Jakarta and offers insights into promoting body positivity and empowering individuals to embrace diverse expressions of beauty.
Penerapan Strategi Kampanye Pemasaran Sweeter Together Dalam Meningkatkan Sales dan Brand Awareness Trads Kitchen Wijono, Joie Jennifer; Alexandrina, Elke
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 2 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i2.901

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, kini pola belanja masyarakat telah bertransformasi ke online. Data menunjukan Indonesia memiliki angka pengguna media sosial dan e-commerce yang tinggi dan terus berkembang hingga kini. Hal ini menjadi peluang bagi seluruh bidang bisnis untuk memanfaatkan platform digital dengan efektif untuk dapat mencapai target audiens yang luas, meningkatkan brand awareness dan sales. Salah satu bisnis yang perlu memanfaatkan pemasaran digital media sosial dan e-commerce adalah Trads Kitchen. Trads Kitchen merupakan sebuah bisnis F&B yang melakukan pemasaran dan penjualan melalui Instagram. Trads Kitchen mengalami kesulitan dalam meningkatkan brand awareness karena kurangnya konsistensi dan pengoptimalan dalam menggunakan platform digital. Tujuan pembuatan karya adalah membuat dan mengimplementasikan strategi digital marketing pada platform Instagram, TikTok, Shopee dan Tokopedia. Karya ini berjalan selama 6 bulan dan disertai beberapa langkah seperti analisis pasar. Perencanaan proyek menggunakan analisis SOSTAC untuk membantu meningkatkan brand awareness dan sales pada bisnis Trads Kitchen. Untuk mengukur keberhasilan proyek, dilakukan analisis data yang akurat, termasuk KPI seperti sales, reach dan engagement. Hasil proyek memberikan dampak kenaikan signifikan sebesar 41055% reach dan 645% engagement pada platform Instagram, total 12.539 reach dan 615 engagement pada platform TikTok, serta kenaikan sales sebesar 246.25% yang membuktikan bahwa strategi yang dirancang berhasil.
Perencanaan Kampanye Perlindungan Data Pribadi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatikan Indonesia Alfina, Muhammad Kholid; Prabowo, Wendra Kusuma; Alexandrina, Elke
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14822

Abstract

Kasus keamanan data seperti kebocoran data pribadi di Indonesia merupakan masalah yang telah lama menjadi perhatian masyarakat. Terlebih lagi, kejadian semacam ini sudah berulang kali terjadi. Seperti pada tahun 2022, Indonesia kembali dihebohkan dengan banyaknya kasus kebocoran data pribadi yang terjadi di berbagai layanan e-commerce, aplikasi perbankan, serta aplikasi atau tempat lainnya yang digunakan oleh masyarakat. Melihat adanya kasus peretasan data yang sudah sering terjadi di Indonesia, Kementerian komunikasi dan informatika mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi pada Selasa, 20 September 2022. Perencanaan kampanye Make Your Own Data Safe ini dibuat untuk mengubah perilaku target audience tentang Perlindungan Data Pribadi kepada masyarakat melalui rangkaian kegiatan pre-event melalui media sosial,kegiatan main-event melalui seminar dan kompetisi,dan kegiatan akhir yaitu post-event melalui pre-test dan post-test dengan menggunakan metode 9 steps of Strategic Planning for Public Relations oleh Ronald D. Smith, yang isi nya mencakup 4 fase yaitu formative research, strategy, tactic, dan evaluation.
PENGARUH PRODUCT PLACEMENT MAKEUP COLORGRAM DALAM DRAMA KOREA TRUE BEAUTY PADA MINAT BELI PENONTON Amadea, Nadira; Alexandrina, Elke
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Vol 6 No 3 (2024): AKSELERASI: JURNAL ILMIAH NASIONAL
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jin.v6i2.1032

Abstract

Fenomena Hallyu atau Korean Wave adalah sebutan yang digunakan untuk budaya pop dari Korea Selatan yang berada di berbagai negara salah satunya yaitu di Indonesia. Tingginya angka penjualan produk Korea Selatan di Indonesia terjadi karena adanya tren makeup “Korean makeup look” yaitu penggunaan makeup dari brand Korea yang digunakan setipis mungkin agar terlihat glowing dan natural. Colorgram merupakan brand makeup dari Korea Selatan yang diluncurkan di toko nasional dan mall online oleh perusahaan Olive Young. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh product placement (X) makeup Colorgram dalam drama Korea True Beauty terhadap minat beli (Y) penonton. Objek dalam penelitian ini adalah brand produk kecantikan yaitu Colorgram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yaitu survei dan data sekunder. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 responden. Data diolah dengan menggunakan uji analisis regresi linear sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari product placement (X) makeup Colorgram dalam drama Korea True Beauty pada minat beli (Y) penonton. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi saran dan bahan pertimbangan bagi perusahaan makeup Colorgram agar bisa membaca minat beli (Y) penonton drama Korea untuk lebih menarik minat konsumen.
Business Communication Strategy of Tanah Abang Traders Facing the Flow of Live Streaming Commerce (LSC) Alexandrina, Elke; Ramonita, Latifa; Wempi, JA
International Journal of Science and Society Vol 6 No 3 (2024): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v6i3.1289

Abstract

Tanah Abang, as one of the largest shopping malls in Indonesia, is facing significant changes in consumer behavior, which is increasingly turning from traditional buying to live-streaming commerce platforms. This research is intended to explore and analyze the business communication strategies implemented by merchants in Tanah Abang in response to the growing trend of live-streaming commerce (LSC). This research uses a case study approach to traders in Tanah Abang and analyzes how they adjust their business communication strategies in line with technological developments and the live-streaming commerce phenomenon. This research methodology uses a descriptive qualitative design, with data collection through in-depth interviews with traders, direct observation at the trading location, and content analysis presented by traders on social media. The results of this study provide valuable insights into business communication strategies suitable for live-streaming commerce, including the use of social media, product promotion, customer interaction, and other tactics. The findings of this study have important implications for merchants in Tanah Abang and similar businesses in various countries that are facing changes in the world of commerce due to the impact of technology and changes in consumer behavior. In addition, this study contributes to the literature on business communication strategies in the context of e-commerce and the rapidly growing live-streaming commerce.
Faktor Keberhasilan Promosi SKINTIFIC dengan Mengimplementasikan Digital Marketing pada TikTok Damayanti, Anissa; Alexandrina, Elke
Journal of Research on Business and Tourism Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Research on Business and Tourism
Publisher : Lembaga Penelitian Publikasi dan Pengabdian Masyarakat LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/104003220236

Abstract

Kemajuan teknologi berdampak pada banyak hal, salah satunya adalah pada proses pemasaran sebuah produk. Penyebaran informasi produk dapat dilakukan dengan mudah dan juga cepat melalui media sosial yang dapat dijadikan media promosi. Mencari informasi seputar produk menjadi lebih mudah dan juga efisien dengan adanya media sosial marketing. Digital marketing merupakan salah satu strategi pemasaran yang efektif digunakan saat ini karena mampu membantu dalam proses pemasaran. Terdapat beberapa faktor keberhasilan yang dapat diimplementasikan dalam proses pemasaran. SKINTIFIC menggunakan TikTok sebagai media sosial marketing yang berhasil menarik perhatian banyak audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan juga menjabarkan apa saja faktor keberhasilan dari digital marketing pada TikTok SKINTIFIC sebagai media promosi. Pada penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan triangulasi sumber sebagai landasan untuk kebenaran pada data yang didapatkan. Hasil yang didapat oleh peneliti adalah faktor utama yang menyebabkan TikTok berhasil menjadi media promosi SKINTIFIC adalah terletak pada penggunaan influencer yang bekerja sama untuk memberikan informasi seputar produk, yang didukung oleh hasil konten yang dibuat oleh influencer. Hasil pada penelitian ini dapat dijadikan acuan pada penelitian selanjutnya yang berhubungan seputar penggunaan digital marketing yang dapat membantu proses pemasaran melalui media sosial.