Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Equilibrium: Jurnal Pendidikan

Penyesuaian Kurikulum Dalam Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Ferry Doringin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.211 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v10i2.7495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model penyesuaian kurikulum yang perlu dilakukan sekolah pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di tahun ajaran baru. Model penyesuaian kurikulum menjadi relevan untuk dibuat ketika sekolah-sekolah harus melaksanakan hybrid learning karena pemerintah mendorong pembukaan sekolah disertai sejumlah pembatasan, termasuk pembatasan hari tatap muka dan jumlah siswa yang harus dilakukan karena situasi Pandemic Covid-19. Menggunakan pendekatan qualitative case study, peneliti menggali model penyesuaian kurikulum yang dilakukan di SD Santo Yakobus Jakarta. Peneliti menggali data melalui wawancara 10 orang guru, observasi kegiatan pelatihan dan demo kelas, serta dokumen terutama tentang pedoman pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. Hasil penelitian menunjukkan enam langkah beserta kegiatan yang perlu dilakukan sekolah dalam menyesuaikan kurikulum, yakni analisis profil siswa, penyederhanaan materi, pembuatan modul, pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, pelatihan aplikasi serta evaluasi dan perbaikan terus menerus.
Analisis Manajemen Sumberdaya Manusia Pendidikan Tinggi Berskala Kecil (Studi Kasus pada Sebuah Akademi Optometry di Jakarta) Karla Sasia; Ferry Doringin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v11i3.10670

Abstract

Manajemen sumber daya manusia yang efektif sangat penting untuk setiap organisasi, dan ini sangat penting dalam pendidikan tinggi. Hal ini karena manajemen sumber daya manusia tidak hanya menunjukkan kualitas dan prestasi lembaga, tetapi juga memainkan peran yang menentukan dalam menghasilkan lulusan yang berilmu dan berketerampilan tinggi. Namun, institusi pendidikan skala kecil seringkali mengabaikan aspek ini. Untuk mengatasi masalah ini, studi kasus kualitatif dilakukan di Akademi Optometri skala kecil. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kecukupan dan tingkat kompetensi sumber daya manusia utama akademi (yaitu dosen), mengidentifikasi proses pengembangan sumber daya manusia yang ada, dan menganalisis kendala yang dihadapi lembaga. Kajian menemukan bahwa Akademi A cukup memperhatikan bidang SDM, memiliki dosen yang berkompeten (meski dalam jumlah terbatas), melakukan proses pengembangan kompetensi dosen (termasuk memberikan studi lanjutan), dan mampu menganalisis kendala pengembangan. Studi kasus ini memberikan wawasan berharga bagi institusi, peneliti, dan dosen tentang kebutuhan mendesak untuk mengembangkan sumber daya manusia pendidikan tinggi, terlepas dari ukuran institusi.