Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analysis of the Impact of Land Cover Change in 2010-2024 on the Potential of Water Catchment Areas in the Arau Watershed Muhammad Fajri; Iswandi U; Eri Barlian; Nurhasan Syah; Teguh Haria Aditia Putra
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12002

Abstract

The purpose of this research is to analyse the potential of water catchment areas and the impact of land cover change from 2010 to 2024. The research method used is quantitative research, with a descriptive approach. The analysis technique in this study uses the maximum likelihood analysis method, in analysing the classification of land cover in 2010 and 2024, and overlay analysis in analysing the potential of natural water catchment areas, land cover changes in 2010-2024, and the index of potential water catchment areas. Based on the results of the study, it can be concluded that the Batang Arau watershed has experienced a decrease in the area of potential water catchment areas, covering an area of 1057.80 hectares with a percentage of 5.94%, although it has increased the potential of water catchment areas covering an area of 238 hectares with a percentage of 1.34%, but the increase is not proportional to the decrease that has occurred. This decrease is due to land cover change from 2010-2024, with a reduction in forest area of 5.93%, wetland agriculture 2.49%, water bodies 0.02%, and grass 0.53%. This was accompanied by an increase in built-up areas of 7.94%, mixed gardens 0.73%, fields 0.10%, natural open land 0.002%, and shrubs 0.11%, So it can be concluded that the decrease in water catchment area is due to the reduction of forest area (natural vegetation), accompanied by an increase in built-up area
Kenyamanan Termal dan Persepsi Pengguna Taman Imam Bonjol dan Taman Melati, Kota Padang : (Thermal Comfort and User Perception of Taman Imam Bonjol and Taman Melati, Padang City) Noril Milantara; Ninin Asriani; Teguh Haria Aditia Putra
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023):
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v4i1.8

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) berfungsi untuk menciptakan keindahan, kenyamanan, keamanan, dan kesehatan bagi penggunanya. Pembangunan kota pada saat ini cenderung meminimalkan keberadaan RTH yang dapat mempengaruhi pada keseimbangan ekosistem, seperti fenomena meningkatnya suhu udara di pusat-pusat perkotaan dibandingkan dengan kawasan di sekitarnya atau yang disebut dengan Urban Heat Island (UHI) atau efek pulau bahang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kenyamanan termal, dan mengetahui persepsi kenyamanan pengguna. Penelitian dilaksanakan pada RTH Imam Bonjol dan Taman Melati. Data kenyamanan termal yang dikumpulkan adalah suhu (T) dan kelembapan (Rh), sementara data persepsi pengguna adalah data kenyamanan suhu, kelembapan, dan kecepatan angin. Data dikumpulkan secara langsung dilapangan, dengan alat ukur thermohygrometer serta wawancara. Analisis kenyamanan fisik menggunakan pendekatan rumus Thermal Humidity Index (THI) dari Nieuwolt (1997), dan secara persepsi dianalisis secara deskriptif. Hasil analisa tingkat kenyamanan termal dengan rumus THI menunjukkan kategori yang tidak nyaman baik pada RTH Imam Bonjol dengan nilai 28,67 dan RTH Taman Melati sebesar 29,64. Sementara penilaian pengguna menyatakan bahwa RTH Imam Bonjol maupun RTH Taman Melati berada pada kategori Nyaman. Penelitian ini menunjukkan perlu dilakukan peninjauan ulang untuk kriteria kenyamanan dari nilai THI pada kota-kota Indonesia.
OPTIMALISASI PEMASARAN PRODUK HILIR PERTANIAN MELALUI PEMBUATAN PROFIL DAN PACKING PRODUK Wedy Nasrul; Teguh Haria Aditia Putra; Selpa Dewi; M.Thorig Al Ichsan; Abiel Alifi; Ibrahim Garba; Yola Eka Saputri
Menara Pengabdian Vol 6, No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v6i1.8121

Abstract

Kabupaten Agam Propinsi Sumatera merupakan salah satu kabupaten yang mengalami bencana akibat curah hujan yang sangat tinggi pada bulan November dan Desember 2025 di Pulau Sumatera. Desa atau Nagari Sungai Batang merupakan salah satu desa terparah mengalaimi bencana berupa longsor (galodo) dan banjir. Berdasakan kondisi di atas masyarakat Nagari Sungai Batang berharap bisa kembali beraktifitas untuk memenuhi kebutuhan perekonomian mereka termasuk ibuk/ibuk rumah tangga. Melihat permasalahan dan keinginan masyarakat Nagari Sungai Batang terutama ibuk-ibuk maka dilakukan pendampingan produksi kacang tojin dan bawang goreng (produk hilir) siap konsumsidengan bantuan alat-alat produksi yang baru. Pelaksanaan kegiatan berupa pengadaan alat produksi baru, pelatihan dan pendampingan. Mitra sasaran kegiatan adalah Kelompok Ummi Berkarya. Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh 50 mahasiswa. Hasil kegiatan: 1) Pemberian alat-alat produksi dan pendampingan produksi olahan produk pertanian dalam bentuk makan/snack mencapai 100%. 2) Pelatihan dan pendampingan pembuatan packing dan pemasaran online produk yang dihasilkan pencapai 100%