Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Kenyamanan Termal dan Persepsi Pengguna Taman Imam Bonjol dan Taman Melati, Kota Padang : (Thermal Comfort and User Perception of Taman Imam Bonjol and Taman Melati, Padang City) Noril Milantara; Ninin Asriani; Teguh Haria Aditia Putra
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023):
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v4i1.8

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) berfungsi untuk menciptakan keindahan, kenyamanan, keamanan, dan kesehatan bagi penggunanya. Pembangunan kota pada saat ini cenderung meminimalkan keberadaan RTH yang dapat mempengaruhi pada keseimbangan ekosistem, seperti fenomena meningkatnya suhu udara di pusat-pusat perkotaan dibandingkan dengan kawasan di sekitarnya atau yang disebut dengan Urban Heat Island (UHI) atau efek pulau bahang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kenyamanan termal, dan mengetahui persepsi kenyamanan pengguna. Penelitian dilaksanakan pada RTH Imam Bonjol dan Taman Melati. Data kenyamanan termal yang dikumpulkan adalah suhu (T) dan kelembapan (Rh), sementara data persepsi pengguna adalah data kenyamanan suhu, kelembapan, dan kecepatan angin. Data dikumpulkan secara langsung dilapangan, dengan alat ukur thermohygrometer serta wawancara. Analisis kenyamanan fisik menggunakan pendekatan rumus Thermal Humidity Index (THI) dari Nieuwolt (1997), dan secara persepsi dianalisis secara deskriptif. Hasil analisa tingkat kenyamanan termal dengan rumus THI menunjukkan kategori yang tidak nyaman baik pada RTH Imam Bonjol dengan nilai 28,67 dan RTH Taman Melati sebesar 29,64. Sementara penilaian pengguna menyatakan bahwa RTH Imam Bonjol maupun RTH Taman Melati berada pada kategori Nyaman. Penelitian ini menunjukkan perlu dilakukan peninjauan ulang untuk kriteria kenyamanan dari nilai THI pada kota-kota Indonesia.
Optimalisasi Pemasaran Produk Hilir Pertanian Melalui Pembuatan Profil dan Packing Produk Wedy Nasrul; Teguh Haria Aditia Putra; Selpa Dewi; M.Thorig Al Ichsan; Abiel Alifi; Ibrahim Garba; Yola Eka Saputri
Menara Pengabdian Vol 6, No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v6i1.8121

Abstract

Kabupaten Agam Propinsi Sumatera merupakan salah satu kabupaten yang mengalami bencana akibat curah hujan yang sangat tinggi pada bulan November dan Desember 2025 di Pulau Sumatera. Desa atau Nagari Sungai Batang merupakan salah satu desa terparah mengalaimi bencana berupa longsor (galodo) dan banjir. Berdasakan kondisi di atas masyarakat Nagari Sungai Batang berharap bisa kembali beraktifitas untuk memenuhi kebutuhan perekonomian mereka termasuk ibuk/ibuk rumah tangga. Melihat permasalahan dan keinginan masyarakat Nagari Sungai Batang terutama ibuk-ibuk maka dilakukan pendampingan produksi kacang tojin dan bawang goreng (produk hilir) siap konsumsidengan bantuan alat-alat produksi yang baru. Pelaksanaan kegiatan berupa pengadaan alat produksi baru, pelatihan dan pendampingan. Mitra sasaran kegiatan adalah Kelompok Ummi Berkarya. Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh 50 mahasiswa. Hasil kegiatan: 1) Pemberian alat-alat produksi dan pendampingan produksi olahan produk pertanian dalam bentuk makan/snack mencapai 100%. 2) Pelatihan dan pendampingan pembuatan packing dan pemasaran online produk yang dihasilkan pencapai 100%
Identifikasi Pola Pemukiman Dan Saluran Pemasaran Pertanian Komoditi Hortikultura Di Kecamatan Suliki Rizqha Sepriyanti Burano; Hani Putri; Teguh Haria Aditia Putra
Jurnal Permukiman Vol 19 No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2024.19.45-55

Abstract

Settlement patterns in rural areas will affect how the distribution of agricultural products is carried out. Efficient and strategic settlement patterns can affect the accessibility of farmers or producers to the market. This study aims to determine the settlement pattern in Suliki Sub-district and to determine the relationship between settlement patterns and marketing channels in Suliki Sub-district. This research was conducted from June to July 2023. This research is a quantitative descriptive research. This research was conducted using nearest neighbor analysis and linear regression techniques. The types of data used in this research are primary and secondary data. This is the first study conducted in Indonesia to prove that there is a relationship between settlement patterns and farmers' decisions to determine marketing channels. In previous research, it was stated that farmers' decisions to choose marketing channels are influenced by various factors, one of which is distance to the market and accessibility. These two things are indirectly formed due to the settlement pattern of the population. However, no one has clearly stated the relationship between settlement patterns and marketing channels. While in Wang's research (2021) it is stated that changes in settlement patterns occur due to the influence of several factors, one of these factors is the marketing system for agricultural products. Marketing channels are part of the marketing system. The initial hypothesis of this research is that there is a relationship between settlement patterns and marketing channels. The results of this study show that settlement patterns in Suliki Subdistrict are diverse, with two villages having a cluster pattern, three villages having a random pattern, and one village having a uniform pattern The results of this study also prove the truth of the initial hypothesis that settlement patterns have a relationship with marketing channels. This means that settlement patterns influence farmers in choosing marketing channels.
Persepsi Masyarakat Dan Pengunjung Terhadap Ruang Terbuka Hijau (Rth) Imam Bonjol Padang Marganof Marganof; Teguh Haria Aditia Putra; Fauzan Fauzan
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JULI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.8334

Abstract

This study aims to examine the perceptions of the community and visitors regarding the existence of urban green open spaces (GOS) and the management of urban areas, particularly due to their significant role in improving and enhancing environmental quality. In addition, this study seeks to identify public and visitor perceptions of the importance of green open spaces within urban environments.Urban areas serve as residential centers as well as hubs for government services, social services, and economic activities. However, these activities often generate environmental problems such as noise, air pollution, and other forms of environmental degradation. Therefore, green open spaces play a crucial role in mitigating these issues by reducing noise, absorbing carbon dioxide, and producing fresh air, thereby contributing to a healthier urban environment.This research employed a quantitative descriptive method to describe, explain, and summarize various research conditions, situations, phenomena, and variables as they naturally occur. Data were collected through observations, documentation, interviews, and questionnaires administered to community members and visitors as the research respondents.The study focused on the perceptions of the community and visitors regarding the existence of the Imam Bonjol Green Open Space in Padang. Based on one month of research and data analysis using the applicable calculation formula, the assessment covered five sub-variables: aesthetic function, ecological function, health function, social function, and participation. The results showed that the average score across these sub-variables was 78.15%, which falls into the good category. Therefore, it can be concluded that the perceptions of the community and visitors regarding the existence of the Imam Bonjol Green Open Space in Padang are generally positive. Keywords: perception, urban area, observation, green open space, quantitative descriptive.