Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : journal of information technology software engineering and computer science

Analisis Kebutuhan Modul Deteksi Dini Gangguan Mental Lansia sebagai Ekstensi Aplikasi SiLansia dengan Notifikasi untuk Caregiver Redo Abeputra Sihombing; Fauzan Natsir; Triana Dewi Salma; Hoiriyah Hoiriyah; Aisyah Mutia Dawis
Journal of Information Technology, Software Engineering and Computer Science (ITSECS) Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3 Number 4 October 2025
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/itsecs.v3i4.362

Abstract

Populasi lanjut usia di Indonesia terus meningkat, dengan proporsi mencapai sekitar 11,75% dari total populasi nasional pada tahun 2023, sejalan dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental seperti depresi pada kelompok usia tersebut. Pada penelitian sebelumnya, penulis telah mengembangkan SiLansia, sebuah sistem pemantauan dan rekomendasi kesehatan lansia berbasis Content-Based Filtering (CBF) dengan mekanisme notifikasi otomatis untuk keluarga, namun cakupan sistem tersebut masih terbatas pada indikator vital fisik seperti tekanan darah, kadar gula darah, dan indeks massa tubuh, tanpa mencakup aspek kesehatan mental. Pada penelitian sebelumnya yang lain, penulis juga telah mengembangkan sistem pakar berbasis metode forward chaining untuk deteksi dini gangguan kejiwaan secara umum, namun sistem tersebut belum dirancang khusus untuk karakteristik populasi lansia maupun terintegrasi dengan ekosistem aplikasi mobile dan mekanisme notifikasi caregiver. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan fungsional dan non-fungsional bagi pengembangan modul deteksi dini gangguan mental lansia sebagai ekstensi dari aplikasi SiLansia, guna menutup kesenjangan antara kedua penelitian sebelumnya tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap instrumen skrining kesehatan mental lansia dan konsep beban caregiver, dipadukan dengan tinjauan terhadap arsitektur dan hasil pengujian SiLansia yang telah tervalidasi, yang kemudian dipetakan menjadi kebutuhan sistem melalui identifikasi aktor dan pemetaan kebutuhan fungsional maupun non-fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dibutuhkan mencakup skrining gejala psikologis berbasis instrumen Geriatric Depression Scale (GDS), analisis risiko, serta perluasan mekanisme notifikasi berbasis Firebase Cloud Messaging (FCM)
Prediksi Intensitas Radiasi Matahari Menggunakan Random Forest Berbasis Data Cuaca BMKG Fauzan Natsir; Redo Abeputra Sihombing; Abdurahman; Triana Dewi Salma; Muhammad Hidayat
Journal of Information Technology, Software Engineering and Computer Science (ITSECS) Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4 Number 1 January 2026
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/itsecs.v4i1.391

Abstract

Lama penyinaran matahari merupakan parameter cuaca penting yang berkaitan dengan ketersediaan energi surya dan sektor pertanian. Penelitian ini mengembangkan model prediksi menggunakan metode Random Forest berbasis data BMKG dari dataset Climate Data Daily IDN (Kaggle), yang mencakup observasi harian pada periode 2018 hingga 2022 di lima stasiun cuaca di Pulau Jawa. Fitur masukan yang digunakan meliputi suhu, kelembaban, curah hujan, kecepatan angin, dan informasi waktu, dengan total 4.879 titik data. Model Random Forest menghasilkan R² = 0,358, RMSE = 2,372 jam, dan MAE = 1,889 jam, mengungguli regresi linier berganda (R² = 0,235) dan regresi vektor dukungan (R² = 0,347). Kelembaban relatif, posisi hari dalam tahun, dan selisih suhu harian merupakan prediktor yang paling berpengaruh. Keterbatasan utama penelitian ini adalah tidak tersedianya data tutupan awan, variabel fisik yang paling dominan dalam menentukan lama penyinaran matahari.