Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS EFEKTIVITAS TUBING MACHINE 7 MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA PAPER BAG DIVISION DI PERUSAHAAN PRODUKSI SEMEN Putra, Farras Auliano Mahatma; Indrayadi, Bambang
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol. 13 No. 8 (2025):
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail farrasauliano09@gmail.com atau indrayadi_bi@ub.ac.id     Dipublikasikan tanggal: 01 Agustus 2025
ANALYSIS OF PHYSIOLOGICAL ERGONOMICS FOR NIGHT SHIFT WORKERS CORRELATED WITH SLEEP QUALITY AND TIME TO RECOVERY Sugiono, Sugiono; Yuenyongchaiwat, Kornanong; Azlia, Wifqi; Lukodono, Rio Prasetyo; Putro, Wisnu Wijayanto; Sari, Sylvie Indah Kartika; Indrayadi, Bambang
JEMIS (Journal of Engineering & Management in Industrial System) Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jemis.2023.011.02.5

Abstract

The worker’s recovery time from physical and mental workload is a crucial factor for office and factory management and it will effect on the working performance and design working system. The aim of this paper is to investigate the impact of physiological conditions on sleep quality and time to recovery for night shift electric steam power plant workers. The research is started with study literatures on physiology ergonomics, sleep quality measurement, human metabolism, expenditure energy graph and physical/mental workload. The research worked with 50 samples (age between 30 to 45 years old) who have duty to control the electric steam power plant on dynamic computer screen in the night shift. The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire was used subjectively to measure the value of sleep quality on 19 self – rated questions that assessed various sleep quality – related factor over the previous month. To know the speed of Time to Recovery (TTR), every worker perform a treadmill load with constant speed of 5 Km/hour for 10 minutes. Heart rate changes before activity, during activity (treatment) and TTR are recorded and it be analysed the pattern of relationship conducting to PSQI score. According to the data analysis, the higher PSQI score the longer time consume by workers to recovery. Moreover, Pearson statistic test results found that there is a strong relationship between sleep quality (PSQI value) and TTR for workers with value of 0.853. In sort, improving the quality of sleep for night shift electric steam power plant workers can definitely improve work performance on a shorter rest time or healthier conditions of workers.
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS FACTORY 1 DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING PADA PABRIK ARANG BRIKET Maykel, Ryan; Indrayadi, Bambang
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol. 13 No. 9 (2025):
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail ryanmaykelll@gmail.com atau indrayadi_bi@ub.ac.id   Dipublikasikan tanggal: 03 Desember 2025
Data Science Training of Customer Segmentation to Improve Business Marketing Insight for Students of SMK Negeri 1 Malang Lalu Tri Wijaya Nata Kusuma; Indrayadi, Bambang; Sumantri, Yeni; Fanani, Angga Akbar; Putro, Wisnu Wijayanto; Azlia, Wifqi
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tekad.2025.04.2.9

Abstract

In the era of digital disruption, the retail business sector faces challenges in adapting to the ever-evolving market trends. One effective way to stay competitive is through proper customer segmentation. This study aims to enhance the skills of students at SMK Negeri 1 Malang in understanding and implementing customer segmentation using data science methods, particularly the K-Means algorithm. The training was held on September 2, 2024, using demonstration methods and case study analysis. The training provided both theoretical understanding and practical skills in processing and analyzing data using the Google Colab platform. The results of the training showed that students were able to identify customer behavior patterns using customer segmentation techniques, which could be applied to more targeted marketing strategies. The use of tools like Google Colab facilitated students in understanding the data analysis process. This training is expected to help SMK Negeri 1 Malang students become better prepared for the workforce, especially in the rapidly growing fields of digital technology and data science. It is hoped that such training will continue to evolve and provide greater benefits to students and the community.
EVALUASI KINERJA PEKERJA HARIAN LEPAS BAGIAN PRODUKSI DAN NON PRODUKSI DENGAN METODE RATING SCALE (STUDI KASUS: PT TEMPRINA MEDIA GRAFIKA MALANG) Putri, Vivien Saskia; Indrayadi, Bambang
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.07.02

Abstract

PT Temprina Media Grafika Malang bergerak di bidang industri jasa percetakan dan packaging. Penilaian kinerja pekerja harian lepas belum dilakukan secara optimal yang mengakibatkan terjadinya ketidaksesuaian dalam pengangkatan menjadi karyawan kontrak. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kriteria dan subkriteria penilaian kinerja, melakukan penilaian kinerja menggunakan metode rating scale, dan memberikan rekomendasi dari hasil penilaian. Perhitungan bobot kriteria dan subkriteria dengan Analytical Hierarchy Process (AHP) dilakukan untuk mengetahui tingkat kepentingan tiap kriteria dan subkriteria. Hasil penilaian kinerja pekerja harian lepas untuk divisi produksi dan teknik 5 kriteria dan 20 subkriteria, regu security sebanyak 4 kriteria dan 16 subkriteria, regu umum sebanyak 4 kriteria dan 17 subkriteria, divisi PPIC sebanyak 5 kriteria dan 19 subkriteria. Pekerja harian lepas yang berpotensi untuk diangkat sebanyak 13 orang dan 7 orang membutuhkan perbaikan. Perbaikan yang direkomendasikan adalah memberikan motivasi kepada pekerja, pemberian upah yang adil dan sesuai, dan melibatkan pekerja untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan.
PENGURANGAN CACAT PRODUKSI PADA CEILING PANEL BERTEKSTUR MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA Anwar, Agustinus Alfian; Indrayadi, Bambang
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.07.04

Abstract

PT Petrojaya Boral Plasterboard Gresik merupakan perusahaan penghasil papan gipsum. Salah satu produknya adalah CP bertekstur. Pada proses produksi CP Bertekstur masih terdapat permasalahan berupa ditemukannya produk cacat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan pengendalian kualitas menggunakan metode six sigma. Penerapan six sigma pada penelitian ini terbatas hingga tahap improve. Terdapat dua jenis cacat yaitu cacat warna dan cacat bentuk. Hasil pengukuran menggunakan peta kendali p menunjukkan terdapat 16 data yang berada diluar batas kendali. Kemudian hasil perhitung nilai DPMO adalah sebesar 4287.311 dengan nilai level sigma sebesar 4.129 dan nilai kapabilitas proses sebesar 1.376. Analisa diagram sebab akibat dan analisa potensi kegagalan menggunakan FMEA menunjukkan terdapat sembilan faktor penyebab cacat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka pada tahap improve diberikan empat rekomendasi perbaikan sebagai upaya untuk meminimalisir jumlah produk cacat pada produksi CP Bertekstur.
STRATEGI PENINGKATAN JUMLAH MITRA BUDIDAYA CACING MENGGUNAKAN METODE QSPM DI CV RAJ ORGANIK Mahendra, Fikri Ardiansyah; Indrayadi, Bambang
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 7 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.07.08

Abstract

CV RAJ Organik merupakan badan usaha yang bergerak dibidang budidaya dan pengolahan cacing. CV RAJ Organik membuka kontrak kerjasama kemitraan dengan masyarakat dengan berbagai macam paket pilihan. Tujuan dari kontrak kerjasama kemitraan ini yaitu untuk mencapai visi perusahaan, pengembangan sistem “Bio Cyclo Farming” sistem bisnis terintegrasi dibidang pertanian, peternakan dan perikanan. Namun terdapat permasalahan yang dialami perusahaan dalam mencapai visinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi internal dengan bantuan bauran pemasaran 7P dan eksternal dengan bantuan metode lima kekuatan porter yang dapat dimanfaatkan untuk menentukan strategi-strategi yang sesuai dengan kondisi internal dan eksternal perusahaan dengan bantuan matriks IE dan SWOT dan juga membandingkan berbagai macam alternatif strategi yang dapat diimplementasikan oleh CV RAJ Organik dengan bantuan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM).
EVALUASI RISIKO OPERASIONAL PADA DIVISI LOGISTIK PT BINA MULTI ALAM LESTARI (BMAL) DENGAN PENDEKATAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) Prakoso, Mahardika Pandu; Indrayadi, Bambang
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 9 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.09.03

Abstract

PT BMAL adalah perusahaan yang bergerak dibidang IUPHHK (Izin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu). Perusahaan ini memproduksi kayu bulat. Dalam kegiatan operasionalnya PT BMAL sangat bergantung pada alat berat sebagai alat penunjang produksi. Alat berat dalam prosesnya membutuhkan adanya maintenance, dimana bagian logistik harus melakukan pembelian spare part agar proses maintenance berjalan dengan baik. Namun terdapat permasalahan didalam bagian logistik dimana dalam kegiatan operasionalnya masih terdapat banyak kesalahan dalam pelaksanaanya dan menyebabkan kerugian untuk perusahaan. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi risiko untuk menyelesaikan persmasalahan yang ada dengan menggunakan FMEA, dan Fishbone Diagram. Hasil dari penelitian ini terdapat empat risiko kritis, yaitu: panjangnya proses koordinasi karyawan dengan pemasok, keterlambatan kedatangan spare part, spare part di gudang melimpah, dan kesalahan dalam pembuatan PO. Setelah dilakukan analisis, didapatkan bahwa perusahaan harus melakukan rekruitmen dengan objektif, penataan ulang gudang, perencanaan dalam pembelian, serta evaluasi pemasok untuk mengurangi dampak dari risiko kritis yang ada.
PENENTUAN KEBIJAKAN PEMELIHARAAN DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE II PADA MESIN GRANULATOR 02 DALAM PROSES PRODUKSI PUPUK ORGANIK Syahputra, Muhammad Aldityawan; Indrayadi, Bambang
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 10 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.10.02

Abstract

PT Tiara Kurnia merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi pupuk organik. Mesin granulator berperan penting dalam proses pembentukan granule. Mesin Granulator 02 memiliki downtime yang disebabkan karena kerusakan komponen mesin dengan strategi perawatan yang digunakan yaitu corrective maintenance. Untuk mengurangi downtime komponen maka dilakukan identifikasi jenis kegagalan dengan menggunakan metode RCM II. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa komponen fanbelt dengan tindakan perawatan scheduled discard task yaitu dengan mengganti komponen fanbelt yang lama dilakukan setiap 460,117 jam sekali, komponen bearing dengan tindakan perawatan scheduled on-condition task yaitu memberikan pelumas pada bearing yang dilakukan setiap 36,242 jam sekali, komponen gearbox dengan tindakan perawatan scheduled on-condition task, yaitu dengan melakukan pemberian pelumas yang dilakukan setiap 30,207 jam sekali dan komponen motor listrik dengan tindakan perawatan yang dilakukan untuk komponen motor listrik adalah scheduled restoration task yaitu melakukan pengembalian resistensi melalui rewinding pada komponen motor listrik yang dilakukan setiap 1220,5164 jam sekali
EVALUASI EFEKTIVITAS MESIN CETAK WEB MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS Tuwantri, Annisa Intan; Indrayadi, Bambang
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 1 No. 12 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2024.01.12.03

Abstract

PT Temprina Media Grafika Malang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa percetakan dan packaging. Salah satu mesin yang digunakan dalam proses proses produksi dan memiliki intensitas pemakaian yang tinggi yaitu mesin cetak Web KBA 001. Perlu dilakukannya evaluasi untuk mengetahui efektivitas dari mesin cetak Web KBA 001. Metode yang digunakan yaitu OEE kemudian juga dilakukan perhitungan Six Big Losses serta juga dilakukan analisis menggunakan metode FMEA. Hasil perhitungan didapatkan OEE mesin cetak Web KBA 001 sebesar 54,25%. Losses yang paling mempengaruhi efektivitas mesin cetak Web KBA 001 adalah reduced speed losses dengan persentase sebesar 28,42%. Rekomendasi perbaikan yang diberikan yaitu penerapan autonomous maintenance, pembuatan form catatan riwayat kerusakan dan penggantian komponen mesin, melakukan quality control terhadap material serta melakukan pelatihan dalam bentuk on the job training kepada operator yang nantinya dievaluasi menggunakan model Kirkpatrick.