Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Teknik Brisk Walking Exercise Terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Juksen, Loren; Maydinar, Dian Dwiana; Triana, Neni; Gito, Ariyus Popsi; Supriyanto, Gatot
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.1.26-32

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler yang dapat merusak sejumlah organ penting dalam tubuh dan memiliki dampak mortalitas dan morbiditas yang sangat tinggi. Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian secara global. Brisk Walking Excercise adalah salah satu bentuk latihan aerobik atau bentuk latihan aktivitas sedang pada pasien darah tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Teknik Brisk Walking Exercise pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sumber Urip Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Metode Desain penelitian ini adalah menggunakan Pre-Eksperiment dengan menggunakan The One Group Pretest- Posttest Design. Penelitian ini mengambil sampel dari populasi dengan cara teknik Purposive Sampling dengan total sampel 32 Responden yang berada diwilayah kerja Puskesmas Sumber Urip. Data yang di gunakan adalah data primer dan data sekunder, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan: rata-rata diastol sebelum perlakuan adalah 95,94mmHg dengan standar deviasi 4,990 mmHg. Rata-rata diastol setelah perlakuan adalah 84,06 mmHg dengan standar deviasi 5,599 mmHg. Hasil uji Wilcoxon didapatkan hasil p-value=0,000. Kesimpulan: ada pengaruh Teknik Brisk Walking Exercise pada pasien hipertensi. Saran Teknik Brisk Walking ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mencegah dan mengobati penyakit hipertensi.Kata Kunci: brisk walking, hipertensi, tekanan darah 
Pengaruh Kompres Air Hangat Terhadap Penurunan Nyeri pada Penderita Gout Arthritis di Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa Kota Bengkulu Anggita, Kheniva Diah; Sanisahuri, Sanisahuri; Maydinar, Dian Dwiana; Lestari, Voni Dwi
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.1.33-38

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler yang dapat merusak sejumlah organ penting dalam tubuh dan memiliki dampak mortalitas dan morbiditas yang sangat tinggi. Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian secara global. Brisk Walking Excercise adalah salah satu bentuk latihan aerobik atau bentuk latihan aktivitas sedang pada pasien darah tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Teknik Brisk Walking Exercise pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sumber Urip Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Metode Desain penelitian ini adalah menggunakan Pre-Eksperiment dengan menggunakan The One Group Pretest- Posttest Design. Penelitian ini mengambil sampel dari populasi dengan cara teknik Purposive Sampling dengan total sampel 32 Responden yang berada diwilayah kerja Puskesmas Sumber Urip. Data yang di gunakan adalah data primer dan data sekunder, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan: rata-rata diastol sebelum perlakuan adalah 95,94mmHg dengan standar deviasi 4,990 mmHg. Rata-rata diastol setelah perlakuan adalah 84,06 mmHg dengan standar deviasi 5,599 mmHg. Hasil uji Wilcoxon didapatkan hasil p-value=0,000. Kesimpulan: ada pengaruh Teknik Brisk Walking Exercise pada pasien hipertensi. Saran Teknik Brisk Walking ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mencegah dan mengobati penyakit hipertensi.Kata Kunci: asam urat, kompres air hangat, nyeri 
PENGARUH MAKE A MATCH METHOD TERHADAP PENGETAHUAN KESIAPSIAGAAN BANJIR PADA SISWA SDN 89 Hanifah, Hanifah; Maydinar, Dian Dwiana; Sutrisna, Marlin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.19232

Abstract

Bencana banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Nilai kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan dari bencana banjir tidaklah sedikit, namun memberikan dampak yang besar. Banjir dirasakan oleh semua usia baik anak-anak, dewasa, ataupun lansia. Beberapa masalah yang dapat timbul akibat banjir diantaranya muncul masalah kesehatan fisik, mental, korban jiwa,  kerusakan fasilitas umum, dan kerugian harta benda. Untuk mengurangi hal tersebut beberapa upaya dapat dilakukan dengan melakukan manajemen bencana. Manajemen bencana yang baik akan tercapai apabila didukung oleh pengetahuan kesiapsiagaan yang cukup. Pengetahuan yang diberikan sejak dini sangat penting karena anak-anak merupakan salah satu kelompok rentan yang paling berisiko terkena dampak bencana yang dipicu oleh faktor keterbatasan pemahaman tentang risiko bencana disekeliling mereka. Salah satu metode edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan adalah make a match. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode make a match terhadap pengetahuan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana banjir. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest and ostest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SDN 89 Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel menggunakab purposive sampling dengan jumlah sampel 51 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji analisis data menggunakan uji wilcoxon signed-rank test. Hasil penelitian diperoleh nilai nilai Z -5,320 dengan p-value 0,000 dapat disimpulkan ada pengaruh sebelum dan setelah dilakukan perlakuan dengan metode make a match terhadap pengetahuan kesiapsiagaan banjir. Di harapkan metode make a match dapat dgunakan pada anak sekolah dasar dalam peningkatan pengetahuan.
Peningkatan Produktivitas Kerja Perawat Pelaksana dengan Beban Kerja Sasmita, Fatima Nuraini; Maydinar, Dian Dwiana; Lorenza, Mila; Effendi, S; Sanisahhuri, Sanisahhuri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.13776

Abstract

ABSTRAK Salah satu usaha untuk menghasilkan kualitas kerja yang baik adalah meningkatkan produktivitas kerja. Produktivitas yang rendah dirumah sakit dapat mengakibatkan turunya jumlah pelanggan karena rendah nya kualitas pelayanan. Baik atau kurang baik produktivitas seorang perawat tidak terlepas dari berbagai macam faktor yang menyertainya, salah satunya yaitu faktor beban kerja. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan produktivitas kerja perawat pelaksana. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif  dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh perawat pelaksana yang berjumlah 50 orang. Sampel pada penelitian ini diambil dengan cara teknik pengambilan sampel Total Sampling yaitu sebanyak 50 responden. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 50 perawat pelaksana didapatkan hasil bahwa 10 orang perawat (20%) memiliki beban kerja berat dan 40 orang perawat (80%) memiliki beban kerja ringan dan produktivitas kerja perawat didapat : produktivitas kerja perawat kurang baik berjumlah 11 orang perawat (22%), produktivitas kerja perawat baik berjumlah 39 orang perawat (78%). Berdasarkan hasil Uji Fisher’s Exact Test didapatkan nilai exact.sig (p) sebesar 0,000. Karena nilai p<0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan produktivitas kerja perawat pelaksana Kata Kunci: Produktivitas kerja, Beban kerja, Perawat pelaksana  ABSTRACT One of effort for produce the good quality working is increasing working productivity. The low productivity in hospital able to make decreasing the number of patient becauce low of service aquality. Good or not of nurse productivity is depend on variour factor either work load. This study purosed as to know relationship between work load and working productivity of nurse associate. The type of study was Quantitative research by cross-sectional design. The population of this study were all of nurse associate as many as 50 respondents. The sample of this study were taken by total sampling technique ar many as 50 respondents. The data has used by primary and secondary  data, data analisis has used by univariate and bivariate analysis.  The resulded of this study showed from 50 nurse  associate obtraired that 10 respondents (20%) have heavy work load and 40 respondens (80%) have low work load and working productivity obtraired that working productivity of nurse was not good, amounting to 11 nurse (22%),  working productivity of nurse is good ar many as 39 respondents (78%). Bared on  the resulded of fisher’s exact tes obtained that the p-value was 0.000. because the p-value < 0,05 , so that Ha was accepted and Ho was rejected. So that able to conclution that there is siqnificant relactionship between work load and working productivity of nurse associate.  Keywords: Working Productivity, Work Load, Nurse Associate
KONDISI LINGKUNGAN DAN PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK DI DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE Maydinar, Dian Dwiana; Sutrisna, Marlin; Noptriana, Dian
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2834

Abstract

Dengue hemorrhagic fever is a disease that can cause death caused by the Dengue virus, where the Aedes Aegypri mosquito is the main vector and the Aedes Abbopictus mosquito is the potential vector. This study aims to determine the relationship between environmental conditions and community behavior with the presence of mosquito larvae in Dengue Hemorrhagic Fever endemic areas. This research is a type of analytic survey research using a cross sectional research design. The population in this study were all households in RT 12, Rawa Makmur sub-district, Bengkulu city, totaling 80 families. Sampling in this study using a total sampling method totaling 80 families. Data collection techniques using primary data and secondary data. Data analysis used univariate analysis and bivariate analysis with Chi-Square Test. The results of this study showed that out of 80 respondents, 64 (80.0%) respondents had unhealthy environmental conditions, 55 (68.8%) respondents had negative community behavior, 58 (72.5%) respondents found the existence of mosquito larvae outside or inside the house. There is a significant relationship between environmental conditions and the presence of mosquito larvae; There is a significant relationship between people's behavior and the presence of mosquito larvae. It was concluded in the study that the existence of mosquito larvae inside and outside the home was influenced by an unhealthy environment and negative community behavior. It is hoped that the community will have a healthy lifestyle and maintain a healthy environment.Keywords: Mosquito Larvae, Environmental Conditions, Community Behavior.
PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PADA SISWA SEKOLAH MENEGAH PERTAMA Sazarni Ratiyun, Rafidaini; Juksen, Loren; Maydinar, Dian Dwiana; Colin, Vellyza
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.2005

Abstract

Salah satu masalah yang rentan dihadapi remaja saat ini adalah masalah kesehatan reproduksi, Masalah ini dapat muncul karena masih kurangnya remaja dalam mendapatkan informasi bahkan karena mendapatkan informasi yang salah tentang kesehatan reproduksi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan guna meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja dan pelayanan kesehatan yang bisa dikunjungi terkait dengan kesehatan reproduksi remaja. Metode yang dilakukan dalam pendidikan kesehatan ini adalah ceramah dengan sesi tanya jawab. Media yang digunakan dalam penyuluhan ini berupa booklet.  Peserta pada penyuluhan ini adalah siswa SMP N 10 Kota Bengkulu yg berjumlah 64 orang. Hasil dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja, dengan hasil 87,5% siswa memiliki pengetahuan yang baik setelah diberikan pendidikan kesehatan. Kepada remaja disarankan untuk lebih meningkatkan pengetahuan, mencari sumber informasi yang terpercaya untuk masalah kesehatan reproduksi, dan tidak perlu takut ataupun malu untuk mengunjugi pelayanan kesehatan reproduksi bagi remaja.Kata kunci: Kesehatan Reproduksi, pendidikan, remaja.
PENGARUH MIRROR THERAPY TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE DI RUANG MADINAH RSUD HARAPAN DAN DOA KOTA BENGKULU Maydinar, Dian Dwiana
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i2.30666

Abstract

Stroke merupakan suatu penyakit yang terjadi karena adanya penyempitan pada pembuluh darah sehingga mengakibatkan aliran darah dan oksigen yang menuju ke otak mengalami hambatan, Mirror Therapy adalah bentuk citra motorik di mana cermin digunakan untuk menyampaikan rangsangan visual ke otak melalui pengamatan bagian tubuh yang tidak terpengaruh saat ia melakukan serangkaian gerakan.Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh  mirror therapy terhadap kekuatan otot pada pasien stroke. Desain penelitian ini menggunakan desain Pre-eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest design. Pengambilan sample yang digunakan yaitu accidental sampling. Mirror therapy dilakukan 2 kali sehari selama 3 hari.Hasil penelitian uji yaitu Wilcoxon  yang mana diperoleh statistik Wilcoxon Z = -3,471 dengan p-value =0,001. Karena p-value < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol ditolak yang bermakna bahwa Ada pengaruh mirror therapy terhadap kekuatan otot ekstermitas atas  pada pasien stroke non hemoragik di Ruang Madinah RSUD Harapan Dan Doa Kota Bengkulu. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dari 17 responden setelah dilakukan mirror pada hari ke-3 sebanyak  2 pasien (12%) memiliki kekuatan otot skala 1,3 pasien (18%) memiliki kekuatan otot skala 2, 4 orang (23%) memiliki kekuatan otot skala 3, 7 orang (41%) memiliki kekuatan otot skala 4 dan 1 orang lainnya (6%) memiliki kekuatan otot skala 4.Ada pengaruh antara Mirror Therapy Terhadap Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Di Rungan Madinah RSUD Harapan Dan Doa Kota Bengkulu. Peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat lebih meningkatkan pengetahuan tentang terapi cermin (mirror therapy) dan hal-hal yang menjadi penghambat dan keberhasilan terapi sehingga mampu memberikan asuhan keperawatan secara optimal pada pasien stroke dengan Tindakan terapi cermin (mirror therapy). Kata Kunci: Stroke, Kekuatan Otot, Mirror Therapy