Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Produktivitas Kerja Perawat Pelaksana dengan Beban Kerja Sasmita, Fatima Nuraini; Maydinar, Dian Dwiana; Lorenza, Mila; Effendi, S; Sanisahhuri, Sanisahhuri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.13776

Abstract

ABSTRAK Salah satu usaha untuk menghasilkan kualitas kerja yang baik adalah meningkatkan produktivitas kerja. Produktivitas yang rendah dirumah sakit dapat mengakibatkan turunya jumlah pelanggan karena rendah nya kualitas pelayanan. Baik atau kurang baik produktivitas seorang perawat tidak terlepas dari berbagai macam faktor yang menyertainya, salah satunya yaitu faktor beban kerja. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan produktivitas kerja perawat pelaksana. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif  dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh perawat pelaksana yang berjumlah 50 orang. Sampel pada penelitian ini diambil dengan cara teknik pengambilan sampel Total Sampling yaitu sebanyak 50 responden. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 50 perawat pelaksana didapatkan hasil bahwa 10 orang perawat (20%) memiliki beban kerja berat dan 40 orang perawat (80%) memiliki beban kerja ringan dan produktivitas kerja perawat didapat : produktivitas kerja perawat kurang baik berjumlah 11 orang perawat (22%), produktivitas kerja perawat baik berjumlah 39 orang perawat (78%). Berdasarkan hasil Uji Fisher’s Exact Test didapatkan nilai exact.sig (p) sebesar 0,000. Karena nilai p<0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan produktivitas kerja perawat pelaksana Kata Kunci: Produktivitas kerja, Beban kerja, Perawat pelaksana  ABSTRACT One of effort for produce the good quality working is increasing working productivity. The low productivity in hospital able to make decreasing the number of patient becauce low of service aquality. Good or not of nurse productivity is depend on variour factor either work load. This study purosed as to know relationship between work load and working productivity of nurse associate. The type of study was Quantitative research by cross-sectional design. The population of this study were all of nurse associate as many as 50 respondents. The sample of this study were taken by total sampling technique ar many as 50 respondents. The data has used by primary and secondary  data, data analisis has used by univariate and bivariate analysis.  The resulded of this study showed from 50 nurse  associate obtraired that 10 respondents (20%) have heavy work load and 40 respondens (80%) have low work load and working productivity obtraired that working productivity of nurse was not good, amounting to 11 nurse (22%),  working productivity of nurse is good ar many as 39 respondents (78%). Bared on  the resulded of fisher’s exact tes obtained that the p-value was 0.000. because the p-value < 0,05 , so that Ha was accepted and Ho was rejected. So that able to conclution that there is siqnificant relactionship between work load and working productivity of nurse associate.  Keywords: Working Productivity, Work Load, Nurse Associate
PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PADA SISWA SEKOLAH MENEGAH PERTAMA Sazarni Ratiyun, Rafidaini; Juksen, Loren; Maydinar, Dian Dwiana; Colin, Vellyza
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.2005

Abstract

Salah satu masalah yang rentan dihadapi remaja saat ini adalah masalah kesehatan reproduksi, Masalah ini dapat muncul karena masih kurangnya remaja dalam mendapatkan informasi bahkan karena mendapatkan informasi yang salah tentang kesehatan reproduksi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan guna meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja dan pelayanan kesehatan yang bisa dikunjungi terkait dengan kesehatan reproduksi remaja. Metode yang dilakukan dalam pendidikan kesehatan ini adalah ceramah dengan sesi tanya jawab. Media yang digunakan dalam penyuluhan ini berupa booklet.  Peserta pada penyuluhan ini adalah siswa SMP N 10 Kota Bengkulu yg berjumlah 64 orang. Hasil dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja, dengan hasil 87,5% siswa memiliki pengetahuan yang baik setelah diberikan pendidikan kesehatan. Kepada remaja disarankan untuk lebih meningkatkan pengetahuan, mencari sumber informasi yang terpercaya untuk masalah kesehatan reproduksi, dan tidak perlu takut ataupun malu untuk mengunjugi pelayanan kesehatan reproduksi bagi remaja.Kata kunci: Kesehatan Reproduksi, pendidikan, remaja.