Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Nawala Visual

PENGGUNAAN MODEL AIDA SEBAGAI STRUKTUR KOMUNIKASI PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Brian Alvin Hananto
Jurnal Nawala Visual Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Nawala Visual Oktober 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v1i2.24

Abstract

AIDA is a model that explains the steps or levels of consumer perception. Seeing how AIDA is often used as a basis for creating marketing strategies, the author would like to see whether AIDA could be used as a structure for visual communication strategy. The research was done by observing the design process of students from Universitas Pelita Harapan’s Visual Communication Design department. The author had asked the students to design their Instagram’s communication media using the AIDA model as their basis. By using narratology as their design approach, the designers divide timelines and the needs of communication to acts, plots and also Instagram panels. From the design that was done, the author concludes that the usage of structure to create a visual communication strategy helps to define what message is to be made and when should the message be posted on Instagram. The author hoped that this paper had shown the possibility of using AIDA as a communication structure, especially for social media.
PEDAGOGI METODOLOGI DESAIN SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN DESAIN Brian Alvin Hananto; Erlis Leoni; Tiffany Wong
Jurnal Nawala Visual Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Nawala Visual Oktober 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v2i2.107

Abstract

Pedagogi desain adalah sebuah hal yang secara sadar atau tidak sadar terus menerus dibahas dalam pendidikan tinggi desain. Penulis melihat bahwa pengembangan pedagogi desain secara umum perlu menkonstruksi pemahaman metodologi desain dalam mahasiswa-mahasiswinya. Dalam rangka mengembangkan pembelajaran metodologi desain sendiri, penulis melakukan penelitian tindakan kelas dengan melakukan perancangan latihan identifikasi metodologi desain dengan tujuan untuk melihat apakah mahasiswa-mahasiswi mampu mengidentifikasi metodologi dari sebuah proyek desain. Salah satu studi kasus yang digunakan dalam latihan ini adalah simulasi perancangan ulang website TMII oleh Angelina Tanoto, yang kemudian dibahas dan diidentfiikasi metode-metode desain yang dilakukan oleh tim mahasiswi dalam mata kuliah Metodologi Desain pada Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Pelita Harapan pada tahun akademik 2019/2020. Melalui latihan ini, didapati bahwa tim mahasiswi mampu mengidentifikasi bahkan memberikan masukan-masukan terhadap proyek desain Tanoto secara umum. Hasil studi sederhana ini mengindikasikan bahwa pemahaman metodologi desain memiliki kemungkinan untuk diajarkan dan dipelajari pada mahasiswa tingkat sarjana srata satu. Melalui tulisan ini, penulis ingin mereferensikan proses pembelajaran metodologi desain yang telah dilakukan dalam rangka pengembangan strategi pendidikan desain secara umum.
ANALISIS FORM, KONTEN, DAN KONTEKS LOGO BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL (BKKBN) Gwyneth Vannia; Nadya Tritami; Stephanie Nathania; Brian Alvin Hananto
Jurnal Nawala Visual Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Nawala Visual Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v3i2.203

Abstract

Artikel ini membahas mengenai analisis form, konten, dan konteks dari logo Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang dilakukan pada tahun 2020. Analisis ini dilakukan dalam lingkup penelitian tindakan kelas yang dilakukan oleh penulis, khususnya siklus ketiga. Dalam siklus ketiga ini, penulis melakukan analisis visual dengan menggunakan metode analisis form, konten, dan konteks yang telah dikembangkan sebelumnya. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat dipahami nilai lebih dan kekurangan dari logo baru BKKBN: dimana logo mungkin dapat dirancang dengan baik secara formal, namun memiliki beberapa kekurangan dalam kemampuan representasi logo tersebut.