Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penyuluhan Dengan Metode Ceramah Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Keterampilan Menyikat Gigi Serta Kegiatan Sikat Gigi Massal Pada Siswa SDN 067242 Kecamatan Medan Sunggal Lusiani, Yetti; Saragih, Aminah Br.; Waty, Syahdiana
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 4 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v1i4.299

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang sangat penting dari kesehatan secara  umum. Kerusakan pada gigi dapat mempengaruhi kualitas hidup manusia. Oleh sebab itu, sangatlah penting menjaga rongga mulut dan gigi agar senantiasa tetap sehat dengan selalu menjaga kebersihannya dengan menyikat gigi secara baik dan benar. Ceramah merupakan metode penyuluhan yang paling sederhana dan sering dilakukan untuk menggugah kesadaran dan minat sasaran penyuluhan. Penyuluhan dengan ceramah merupakan suatu kegiatan memberikan pendidikan, pengetahuan dan informasi kepada sasaran. Penyuluhan dengan ceramah bertujuan unruk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, karena pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan (keterampilan). Kegiatan pengabdian kepad6a masyarakat yakni melaksanakan penyuluhan dengan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi serta kegiatan sikat gigi mass*al pada siswa/i SDN 067242 Medan Sunggal dengan sasaran berjumlah 40 orang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah terlaksana, dengan hasil pengetahuan siswa/i yang berkategori baik meningkat dari 8 orang (20%) menjadi 32 orang (80%), keterampilan yang berkategori baik meningkat dari 8 orang (20%) menjadi 30 orang (75%). Debris indeks yang berkategori buruk 24 orang (60%) menjadi 4 orang (10%). Ada selisih nilai rata-rata debris indeks sebesar 1,10, yang mana sebelum penyuluhan nilai rata-rata debris indeks 1,95 dan sesudah penyuluhan turun menjadi 0,85.
Aplikasi Obat Kumur Ekstrak Etanol Kulit Kayu Manis (Cinnamomum burmanni) Dalam Menurunkan Plak Gigi Pada Mahasiswa Jurusan Teknik Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Medan Tahun 2024 Syahdiana Waty; Yetti Lusiani; Aminah br. Saragih
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 2 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i2.1406

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, dimana plak gigi menjadi faktor utama penyebab karies. Salah satu upaya preventif yang dapat dilakukan adalah penggunaan obat kumur, termasuk yang berbahan alami seperti ekstrak kulit kayu manis (Cinnamomum burmanni) yang memiliki kandungan antibakteri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta menilai efektivitas penggunaan obat kumur ekstrak etanol kulit kayu manis dalam menurunkan plak gigi pada mahasiswa Jurusan Teknik Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Medan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan (edukasi), pembagian kuesioner pre-test dan post-test, serta pemeriksaan indeks plak sebelum dan sesudah penggunaan obat kumur. Kegiatan ini melibatkan 40 responden. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan responden dari 82,5% kategori baik sebelum edukasi menjadi 100% setelah edukasi. Selain itu, terjadi peningkatan kebersihan gigi dan mulut, dimana kategori indeks plak baik meningkat dari 42,5% menjadi 85% setelah penggunaan obat kumur ekstrak kulit kayu manis. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi kesehatan gigi dan penggunaan obat kumur ekstrak kulit kayu manis efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta menurunkan indeks plak gigi. Pemanfaatan bahan herbal ini dapat menjadi alternatif yang aman, murah, dan mudah dalam upaya pencegahan karies gigi di masyarakat.
Antibacterial Effectiveness of Cinnamon Peel Ethanol Extract Toothpaste (Cinnamomum burmanni) In Inhibiting the Growth of Streptococcus Bacteria Syahdiana Waty; Yetti Lusiani; Aminah br. Saragih
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 5, No 4 (2023): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v5i4.17798

Abstract

Streptococcus is one of the dominant bacteria in the oral cavity. This bacteria is the bacteria that causes dental caries. Toothpaste containing fluoride is important for preventing tooth decay. Using fluoride toothpaste creates a dilemma because it can cause side effects in the form of fluorosis if used in concentrations that are not recommended. However, there is an alternative way, namely by using toothpaste which contains essential oils and plant extracts. The type of research used is the experimental method. The research was conducted at the pharmaceutical laboratory of the Health Polytechnic of the Ministry of Health Medan and the Microbiology laboratory of the University of North Sumatra Hospital, which was carried out from May to July 2023. The samples in this study were dental plaque taken from 30 respondents pre and post intervention application of 12.5% cinnamon bark ethanol extract toothpaste. The data obtained will be analyzed statistically using the non-parametric Wilcoxon test and the parametric Pair T-Test. The results showed that toothpaste with cinnamon bark ethanol extract with a concentration of 12.5% had significant antibacterial activity in inhibiting the growth of Streptococcus bacteria with a p value <0.05. This toothpaste is able to significantly reduce the number of bacterial colonies found in dental plaque in all bacterial groups. It is hoped that these results will provide information to the public that the ethanol extract of cinnamon bark can be used as an active ingredient in toothpaste.Keywords: Antibacterial, Cinnamon bark, Streptococcus, Toothpaste
EFEKTIVITAS PENYULUHAN DENGAN MEDIA TRUTH OR DARE TENTANG KESEHATAN GIGI TERHADAP KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT (OHI-S) PADA SISWA SD NEGERI 101791 PATUMBAK KAMPUNG Herlinawati Daulay; Ety Sofia; Adriana Hamsar; Yetti Lusiani
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 21 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36911/pannmed.v21i2.2622

Abstract

Dental and oral health is a reflection of overall body health. Oral health is crucial for overall health and well-being and significantly impacts quality of life, including speech, chewing, and self-confidence. Efforts to prevent dental and oral diseases are carried out through school dental health programs (UKGS) and community dental health programs (UKGM), which provide promotive and preventive services. Behavioral change can be achieved through dental health education using various methods and media that are fun, entertaining, and engaging, and can help and accelerate children's understanding of the material. This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest design. The aim was to determine the effectiveness of Truth or Dare dental health education on Oral Hygiene (OHI-S) among students at SDN 101791 Patumbak Kampung. The study population consisted of 464 students, with 34 students selected using a purposive sampling technique. Data collection was conducted by examining dental and oral hygiene before and after a Truth or Dare dental health education session. The results showed that the average OHI-S score before the education session was 2.78, and after the education session, the average OHI-S score was 1.07. A statistical test obtained a p-value of 0.0001, indicating a significant difference between the OHI-S scores before and after the intervention. The study concluded that the Truth or Dare dental health education session was effective in improving dental and oral hygiene among students at Patumbak Kampung 101791 Public Elementary School. Students are expected to maintain dental and oral hygiene by brushing their teeth twice a day.