Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

MENGAJAR PEMBUATAN PERENCANAAN KOMUNIKASI PEMASARAN UNTUK MEMULAI BISNIS DI KALANGAN SMA Pribadi, Muhammad Adi; Hardianto, Aldi
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24113

Abstract

Tarumanagara University sent a PKM team to Kristoforus 2 High School in West Jakarta to teach marketing communication planning in encouraging students to start business activities. Digital media makes it easier for them to carry out business activities. They have the opportunity to carry out business activities in high school because friendship at school makes it easier for them to introduce and sell their products. Marketing communication activities carried out by start-up businesses often ignore communication planning with consumers so that some entrepreneurs experience difficulties in business development. They need to understand the concept of marketing communications planning to succeed in business activities. The concept of marketing communication planning consists of problem definitions, business objectives, strategies, tactics, implementation, monitoring and evaluation. The speakers are Tarumanagara University lecturers and business practitioners so that they will teach the concepts of marketing communication planning according to their application. The hope of the Untar PKM team is that they try to do business activities after getting information. Universitas Tarumanagara mengirimkan tim PKM ke SMA Kristoforus 2 di Jakarta Barat untuk mengajarkan perencanaan komunikasi pemasaran dalam mendorong siswa siswi untuk memulai kegiatan bisnis sejak dibangku sekolah. Media digital memudahkan mereka untuk melakukan kegiatan bisnis sejak dini. Mereka memiliki peluang untuk melakukan kegiatan bisnis di SMA karena pertemanan di bangku sekolah mempermudah mereka dalam memperkenalkan dan menjual produknya. Kegiatan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh bisnis pemula sering mengabaikan perencanaan komunikasi dengan konsumen sehingga beberapa pengusaha mengalami kesulitan dalam pengembangan bisnis. Mereka perlu mengerti konsep perencanaan komunikasi pemasaran untuk berhasil dalam kegiatan bisnis. Konsep perencanaan komunikasi pemasaran terdiri dari Definisi masalah, Tujuan Bisnis, Strategi, Taktik, Implementasi, Monitoring, dan Evaluasi. Pemateri adalah dosen Universitas Tarumanagara dan praktisi bisnis sehingga ia akan mengajarkan konsep perencanaan komunikasi pemasaran yang sesuai dengan penerapannya. Harapan dari tim PKM Untar adalah mereka mencoba untuk kegiatan bisnis setelah mendapatkan information
DOSEN UNTAR SEBAGAI PEMBICARA DI KOMINFO TERKAIT RANCANGAN PELATIHAN HUMAS TAHUN 2024 Pribadi, Muhammad Adi; Nada, Naquita; Tan, Audrey Kirsten
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31942

Abstract

Kemnaker Establishes SKKNI number 32, 2022, related to Public Relations or PR. PR work has significant changes in the digital era, where there is so much information, it needs to be managed well in order to maintain the reputation of companies and government institutions. SKKNI 32/2022 replaces SKKNI 629/2014 so that public relations work standards are in line with the development conditions of public relations work. The PR Competency Test needs to be adjusted to SKKNI 32/2022. The PR training material for the Junior PR scheme created in 2022 involves Dr Muhammad Adi Pribadi as an Untar academic, accompanied by Kominfo, as well as PR practitioners and other academics. LSPPRI as the organizer of the PR competency test on behalf of BNSP (National Professional Certification Agency) not only uses the new Public Relations SKKNI, but combines it with other SKKNI because public relations work currently intersects with other professions. The combination of SKKNI in creating competency test materials aims to adapt complex PR work so that it intersects with other professions. The implementation of the new competency test material will begin at the end of February 2024. He explained to Kominfo, PR practitioners and lecturers that the implementation of the competency test which will be carried out at the end of February 2024 is different in terms of the scheme and competency units because the competency test will be carried out using the new Public Relations SKKNI combined with other SKKNI. Dr Muhammad Adi Pribadi explained this to the invitees so that they would understand that the training materials created in 2022 would still use the old SKKNI, so he gave recommendations to create training materials for the Junior PR Officer scheme that were adapted to the new competency test materials. ABSTRAK Kementerian Ketenagakerjaan RI Menetapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) nomer 32, tahun 2022, terkait dengan Humas (Hubungan Masyarakat) atau PR (Public Relations). Pekerjaan PR mengalami perubahan yang signifikan di era digital, dimana informasi yang begitu banyak, perlu dikelola dengan baik agar dapat menjaga reputasi Perusahaan dan institusi pemerintah. SKKNI 32/2022 menggantikan SKKNI 629/2014 agar standar kerja kehumasan menjadi sesuai dengan kondisi perkembangan pekerjaan humas. Uji Kompetensi PR perlu disesuaikan dengan SKKNI 32/2022. Materi pelatihan PR untuk skema Junior PR yang dibuat pada tahun 2022 melibatkan Dr Muhammad Adi Pribadi sebagai akademisi Untar, yang didampingi Kominfo, serta praktisi PR dan akademisi lainnya. LSPPRI sebagai penyelenggara uji kompetensi PR atas nama BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) tidak hanya menggunakan SKKNI Humas yang baru, Namun mengkombinasikan dengan SKKNI lainnya karena pekerjaan humas saat ini bersinggungan dengan profesi lainnya. Kombinasi SKKNI dalam pembuatan materi uji kompetensi bertujuan untuk menyesuaikan pekerjaan PR yang komplek sehingga bersinggungan dengan profesi lainnya. Penerapan materi uji kompetensi yang baru dimulai akhir februari 2024. Beliau menjelaskan kepada Kominfo, praktisi PR dan para dosen terkait pelaksanaan uji kompetensi yang dilakukan diakhir Februari 2024 berbeda dari sisi skema dan unit kompetensinya karena uji kompetensi yang dilakukan menggunakan SKKNI Humas yang baru yang dikombinasikan dengan SKKNI lainnya. Hal ini dipaparkan oleh Dr Muhammad Adi Pribadi, kepada undangan agar mereka paham bahwa materi pelatihan yang dibuat pada tahun 2022 masih menggunakan SKKNI lama sehingga Ia memberikan rekomendasi untuk membuat materi pelatihan skema Junior PR Officer yang disesuaikan dengan materi uji kompetensi yang baru.
WORKSHOP PERSIAPAN UJI KOMPETENSI PROFESI HUMAS BERTARAF NASIONAL Pribadi, Muhammad Adi; Ilhan Noor Hafizh Adijaya; Bianca Michelle William; Bella Putri Wijaya
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i2.34546

Abstract

Program PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) yang dilaksanakan oleh Tim Untar (Universitas Tarumanagara) di Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia (LSPPRI) bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta terkait persiapan yang perlu dilakukan sebelum mengikuti uji kompetensi PR yang diselenggarakan oleh LSPPRI atas nama BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). PKM dengan tema ini penting untuk dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membantu pemerintah dalam mendorong Masyarakat yang memiliki keterampilan bekerja untuk mendapatkan sertifikat profesi dari BNSP. Kegiatan PKM Untar menjadi bagian penting untuk mendorong para profesi humas untuk memiliki sertifikat profesi Humas. Keberadaan PKM Untar memberikan kesempatan pada Masyarakat untuk mengetahui dan mengikuti program sertifikat profesi Humas. Para peserta workshop adalah personil humas dari beberapa BUMN (Badan Usaha Milik Negara), yang mendaftarkan diri mereka melalui Forum Humas Badan Usaha Milik Negara (FH BUMN), untuk mengikuti uji kompetensi PR di LSPPRI. Sebagai LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi), LSPPRI mendapatkan ijin dari BNSP (Badan Nasional Sertifkasi Profesi) untuk menyelenggarakan uji kompetensi, membuat sertifikat profesi PR dan membuat materi uji kompetensi atas nama BNSP. Tim PKM Untar berperan untuk memberikan edukasi terkait proses pelaksanaan uji kompetensi PR, menentukan skema yang tepat, dan strategi penyusunan portofolio. Ketua Tim PKM Untar mendapatkan undangan dari pimpinan dari LSPPRI untuk menjadi mentor pelatihan karena memiliki kompetensi dan pengalaman sebagai asesor di bidang humas. Permasalahan LSPPRI adalah mencari pembicara yang kompeten dalam workshop karena asesor lain tidak bersedia untuk jadi pembicara, kecuali ketua tim PKM Untar. Permasalahan lainnya adalah para calon peserta tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam uji kompetensi PR sehingga mereka perlu dibimbing dalam workshop, agar mereka memiliki kesempatan yang besar dalam memperoleh nilai K (Kompeten) dari asesor. Pelaksanaan workshop dilakukan secara daring, pada tanggal 30 Januari 2025. Metodologi pelaksanaan PKM adalah dengan pendekata kualitatif dimana ketua PKM menyampaikan materi menggunakan ppt melalui media zoom. Setelah satu jam presentasi, para peserta diberikan keleluasaan untuk bertanya setelah materi disampaikan kepada mereka kemudian Pemateri menjawab pertanyaan dari para calon peserta uji kompetensi. Metode pengajaran seperti ini akan memberikan kemudahan bagi calon asesi untuk mencerna materi yang telah diterimanya sehingga memperbesar kemungkinan bagi mereka untuk mendapatkan nilai K dalam uji kompetensi. Keberhasilan PKM diukur dari Tingkat pemahaman peserta dalam kegiatan workshop. Hal ini bisa dilihat dari kepuasan peserta atas pertanyaan yang di jawab pemateri dan 95 persen peserta mendapatkan nilai K, saat mengikuti uji kompetensi PR, 13 Februari 2025 Kata kunci: Untar, Pengabdian Kepada Masyarakat, Public Relations