Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Kiwari

Optimalisasi Fitur TikTok dan Implikasinya pada Personal Branding Herlianti Marta, Nofaria; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 3 No. 3 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i3.32006

Abstract

Social media makes it easy for some people to share personal matters and activities. One of the social media used for personal branding is TikTok. The most widely used platform among internet users worldwide is TikTok. This his TikTok app offers a variety of features such as visual and audio effects, easy editing tools, filters, etc.that help individuals enhance their personal branding through her TikTok. The authors investigated this because she wanted to see if using Tikok features could further enhance personal branding, and also the impact of using TikTok features on improving personal branding. This is because she wanted to measure, this study uses Peter Montoya's eight laws of personal branding theory. Thisastudy usedaa quantitativeaapproach using Google Forms surveyymethod among his 100 respondents. IBM SPSS 22astatistical softwareewas usedafor dataaanalysis. Thearesearch resultsaobtained through testing withhAnova atta significanceelevel of00.000 demonstrate theeimpact of TikTok feature optimization on improving personal branding. Media sosial memberikan kemudahan bagi sebagian orang untuk berbagi urusan dan aktivitas pribadi. TikTok merupakannsalah satuemedia sosiallyang digunakannuntuk personallbranding. Platform yang paling banyak digunakan dikalangan pengguna internet seluruh dunia adalah TikTok. Aplikasi TikTok ini menawarkan berbagai fitur seperti efek visual dan audio, alat pengeditan yang mudah, filter, dan lainnya membantu individu meningkatkan personal branding mereka melalui TikTok. Penulis melakukan penelitian ini karena ingin mengetahui apakah penggunaan fitur-fitur TikTok dapat lebih meningkatkan personal branding dan bagaimana penggunaan fitur-fitur TikTok mempengaruhi peningkatan personal branding. Karena penulis ingin mengukurnya, penelitianiiniimenggunakan teoriieight laws\of personalbbranding dari PetermMontoya. Penelitianiini menggunakanspendekatan kuantitatif denganametode survei Google Forms dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Perangkat lunak statistik IBM SPSS 22 digunakanauntuk analisissdata. Hasilapenelitianayang diperolehhmelalui pengujian Anova denganatingkat signifikansio0,.000 menunjukkannadanya pengaruhhoptimasi fitur TikTok terhadap peningkatan personal branding.
Dinamika Pengaruh Komunikasi Persuasif terhadap Kepercayaan Nasabah dalam Konteks Industri Asuransi Sofjan, Stella; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 3 No. 3 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i3.32029

Abstract

The use of persuasive communication is very much needed by insurance companies to rebuild the trust of insurance customers. In the context of business work, including marketing, advertising, product promotion, and also in the insurance industry. The purpose of this study is to determine and analyze the effect of persuasive communication on insurance customer trustResearchers use persuasive communication theory and consumer trust theory. The research approach applied is quantitative, and data is collected through the application of questionnaires. This study took a sample of 100 respondents, with the distribution of questionnaires conducted using google forms, with the condition that respondents are residents who use insurance products and aged 17-35 years. Data analysis using the program SPSS ver 26. The results of the study showed that persuasive communication has an influence on insurance customer trust as much as 83%. Persuasive communication in the insurance company environment is an important element in efforts to change the perception, mindset, and behavior of potential customers regarding insurance, especially to gain interest from those who were previously less interested. Penggunaan komunikasi persuasif sangat dibutuhkan oleh perusahaan asuransi untuk membangun kembali kepercayaan nasabah asuransi. Dalam konteks pekerjaan bisnis, termasuk marketing, advertising, promosi produk, dan juga dalam industri asuransi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh komunikasi persuasif terhadap kepercayaan nasabah asuransi. Peneliti menggunakan teori komunikasi persuasif dan teori kepercayaan konsumen. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif, dan data dikumpulkan melalui penerapan kuisioner. Penelitian ini mengambil sampel 100 responden, dengan penyebaran kuisioner yang dilakukan menggunakan google form, dengan syarat menjadi responden adalah populasi yang menggunakan produk asuransi dan berusia 17-35 tahun. Analisis data menggunakan program SPSS ver 26. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif memiliki pengaruh terhadap kepercayaan nasabah asuransi sebanyak 83%. Komunikasi persuasif di lingkungan perusahaan asuransi merupakan elemen penting dalam usaha mengubah persepsi, pola pikir, dan perilaku calon nasabah terkait asuransi, terutama untuk mendapatkan minat dari mereka yang sebelumnya kurang tertarik.
Visualisasi Konten Media Sosial terhadap Daya Tarik Wayang Chandra, Vincent Patrick; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 3 No. 4 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i4.33104

Abstract

Wayang is a cultural thing that has existed in Indonesia since Hinduism spread throughout the archipelago. However, with the development of the puppet era, many young people have abandoned it because puppets are considered an old-fashioned performance, so there is a need for social content tools to echo this puppet tradition. The aim of this research is to identify the impact of depicting social media content on the attractiveness of traditional culture (research on the preservation of wayang culture among young people). The research method used is a descriptive method with a quantitative approach, where the procedure for collecting information uses questionnaires. The research results prove that 1) the results of the t-experiment testing significance prove that there is a probability number of 0.000 ≤ 0.05. This figure can confirm that "Social Media Content Depictions influence the Attraction of Young People in Preserving Wayang"; 2) the results of the f experiment prove that the F number is 50,995 and the probability is 0.000. Because sig 0,000 < 0.05, it can be concluded that the elastic depiction of social content tools jointly influences the attraction of young people to preserving puppets; 3). As a result, researchers were able to conclude that the depiction of social media content has an important influence on attracting young people to preserve wayang traditions. This can be seen from the significance tests showing that there is a probability number of 0,000 ≤ 0.05. This figure can confirm that "Social Media Content Depictions influence the Attraction of Young People in Preserving Wayang". Wayang merupakan sesuatu kultur yang terdapat di Indonesia semenjak anutan Hindu sedang ter sebar diseluruh Nusantara. Tetapi bersamaan bertumbuhnya era wayang sendiri sudah banyak dibiarkan oleh golongan anak muda sebab wayang dianggap sesuatu pementasan yang terbelakang. Di era teknologi informasi saat ini, pelestarian budaya dapat menggunakan peran media sosial . Tujuan riset ini memeberikan gambaran Konten Sosial Media kepada Daya Tarik Pelanggengan Adat (Riset Pelanggengan Budaya Wayang Pada Anak Muda). Tata cara riset yang dipakai yakni tata cara deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yang mana tata cara pengumpulan informasi memakai penyebaran kuisioner. Hasil riset membuktikan kalau 1) hasil uji t pengetesan signifikansi membuktikan kalau ada angka kebolehjadian sebesar 0,000 ≤ 0,05. Angka itu bisa meyakinkan kalau “Penggambaran Konten Sosial Media mempengaruhi kepada Daya Tarik Anak Muda Melestarikan Wayang”; 2) hasil percobaan f membuktikan kalau didapat F jumlah sebesar 50.995 serta kebolehjadian sebesar 0,000. Sebab sig 0, 000 < 0,05, bisa disimpulkan kalau elastis Penggambaran Konten Sosial Alat dengan cara bersama-serupa mempengaruhi Daya Tarik Anak Muda Melestarikan Wayang ; 3) hasil pemastian membuktikan kalau membuktikan besarnya koefisien pemastian (Adjusted R2)= 0.336, maksudnya elastis Penggambaran Konten Sosial Media dengan cara bersama–sama pengaruhi variabel Daya Tarik Anak Muda Melestarikan Wayang sebesar 33.6% lebihnya sebesar 66.4%. Alhasil periset bisa merumuskan kalau Penggambaran konten sosial media mempengaruhi dengan cara penting kepada membuat daya tarik anak muda supaya melestarikan adat wayang, perihal itu nampak dari pengetesan signifikansi membuktikan kalau ada angka kebolehjadian sebesar 0, 000 ≤ 0,05. Angka itu bisa meyakinkan kalau “Penggambaran Konten Sosial Media mempengaruhi kepada Daya Tarik Anak Muda Melestarikan Wayang”.
Analisis Komunikasi Pemasaran Digital Sarang Burung Walet melalui Media Sosial Tantama, Willson Indra; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 3 No. 4 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i4.33105

Abstract

Busines compeition through social media is becoming more intense. This can be seen from the increasing number of social media users due to advances in online media technology. Marketing communication using social media is one way to help build the marketing sector so that it can expand the reach of knowledge to the public about the goods you want to promote. Thrugh social media, compnies can reach wder consumers, one of which is Facebook. This study wants to analyz the form of maketing communication strategi model implemented by @NestSinka on Facebook and in what ways in this research study marketing communication can be understood and can get a positive response from recipients (consumers). This research examines digital marketing communication methods in operating social media towards consumers on Facebook as a research object. The research results show that marketing communication has five important aspects which explain the communication process in the form of the mesage to be conveyed to the recipient, the selection of media to carry out marketing communication, and important elements in marketing communication science. Persaingan bisnis melalui media sosial semakin meningkat lebih keras Hal itu bisa dilihat dari meningkatnya jumlah sosial pengguna media karena kemajuannya teknologi media online. Komunikasi pemasaran menggunakan media sosial ini merupakan salah satu cara untuk membantu dalam membangun sektor pemasaran agar dapat memperluas jangkauan pengetahuan untuk masyarakat akan barang yang ingin di promosikan. Melalui sosial media perusahan bisa menjagkau konsuen lebih luas salah satunya Facebook. Studi ini ingin menganalisis bentuk model strategi komunikasi pemasaran yang dijalani oleh @NestSinka pada Facebook dan dengan cara apa dalam studi penelitian ini komunikasi pemasaran dapat diapahami dan bisa mendapatkan respone positif oleh penerima (konsumen). Penelitian ini mengkaji metode komunikasi pemasaran digital dalam mengoperasikan media Sosial terhadap konsumen di Facebook sebagai objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran memiliki lima aspek penting yang menjelaskan proses komunikasi dalam bentuk pesan yang akan disampaikan kepada penerima, pemilihan media untuk melaksanakan komunikasi pemasaran, dan unsur-unsur penting dalam ilmu komunikasi pemasaran.
Customer Relationship Management (CRM) dan Penanganan Keluhan Pelanggan Restoran D Putri, Banafsha Shafa Kurnia; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 4 No. 1 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i1.33742

Abstract

Restaurants require competent, customer-oriented workers who are able to provide solutions to customer needs and problems quickly and accurately. This study aims to analyze Customer Relationship Management (CRM) in handling customer complaints, using D Restaurant Jakarta as a case study. The research employs a quantitative approach with a survey method involving 82 restaurant customers as respondents. Data were collected through questionnaires designed to measure the effectiveness of CRM communication, document analysis, and literature review. The sample size was determined using Hair et al.'s (2010) formula, N x 5, resulting in 8 indicators x 10 = 80 respondents. A total of 82 respondents were analyzed without any exclusions. The analysis used listwise deletion, ensuring only complete data for all variables were included. The hypotheses tested are: Hₐ (Alternative Hypothesis), stating that CRM has a positive and significant impact on handling customer complaints, and H₀ (Null Hypothesis), stating that CRM does not have a significant impact on handling customer complaints. The results indicate that the alternative hypothesis is accepted, with CRM having a positive and significant impact on handling customer complaints. The R Square value of 0.452 shows that 45.2% of the variability in complaint handling is explained by CRM. Additionally, the Pearson correlation of 0.672 demonstrates a strong relationship between CRM and the effectiveness of handling customer complaint. Restoran memerlukan tenaga kerja yang kompeten, berorientasi pada pelanggan, dan mampu memberikan solusi atas kebutuhan maupun masalah pelanggan dengan cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen hubungan Pelanggan (Customer Relationship Management) CRM ketika menangani keluhan pelanggan dengan studi kasus pada Restoran D Jakarta. Dalam penelitian ini, pendekatan kuantitatif diterapkan, dan 82 pelanggan restoran digunakan sebagai responden. Dokumen analisis dan studi kepustakaan, serta kuesioner yang dirancang untuk mengukur efektivitas komunikasi CRM, digunakan untuk mengumpulkan data. Untuk menghitung ukuran sampel, Hair et al. (2010) menggunakan formula N x 5, yang menghasilkan 8 indikator x 10 = 80 responden. Tanpa kasus yang dikeluarkan, total 82 responden dianalisis. Karena analisis dilakukan secara listwise, sehingga hanya data yang lengkap untuk semua variabel yang digunakan Hipotesis yang diajukan adalah Hₐ (Hipotesis Alternatif), dimana CRM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penanganan keluhan pelanggan, dan H₀ (Hipotesis Nol), dimana CRM tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penanganan keluhan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis alternatif diterima, di mana CRM berpengaruh positif signifikan terhadap penanganan keluhan pelanggan dengan nilai R Square sebesar 0,452, menunjukkan bahwa 45,2% variabilitas penanganan keluhan dijelaskan oleh CRM. Korelasi Pearson sebesar 0,672 menunjukkan hubungan yang kuat antara CRM dan efektivitas penanganan keluhan pelanggan.
Komunikasi Interpersonal dan Motivasi Belajar Mahasiswa Gabriel, Patrick; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the field of education, interpersonal communication between parents and children, lecturers and students, between students has the aim of building a supportive learning environment. Learning motivation consists of intrinsic and extrinsic motives that encourage a person to participate in learning activities. This study aims to determine the effect of interpersonal communication on student learning motivation at Tarumanagara University. The results of respondents' answers were obtained with an online questionnaire and processed using IBM SPSS version 23. The partial results showed that interpersonal communication between students and their parents had no significant effect on learning motivation. However, interpersonal communication between students and lecturers, and with fellow students, has a significant influence on student learning motivation. Dalam bidang pendidikan, komunikasi interpersonal antara orangtua dan anak, dosen dan mahasiswa, antar mahasiswa mempunyai tujuan untuk membangun lingkungan belajar yang mendukung. Motivasi belajar terdiri dari motif intrinsik dan ekstrinsik yang mendorong seseorang untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar. Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal terhadap motivasi belajar mahasiswa di Universitas Tarumanagara. Hasil jawaban responden diperoleh dengan angket online dan diolah menggunakan IBM SPSS versi 23. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal antara mahasiswa dan orang tuanya tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar. Namun komunikasi interpersonal antara mahasiswa dan dosen, dan dengan sesama mahasiswa, mempunyai pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar mahasiswa.
Dampak Desain dan Pilihan Diksi dalam Meningkatkan Efektivitas Iklan Billboard Kusuma, Ryan Tirta; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 4 No. 2 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i2.35004

Abstract

Advertising is a communication strategy designed to promote products or services to consumers with the goal of shaping their attitudes and behaviors. One prominent example is Billboard advertising, an outdoor medium that utilizes large-scale displays to attract attention from a distance. The success of Billboard advertising largely depends on visually appealing designs and the strategic use of diction. Eye-catching designs effectively capture attention, while persuasive word choices ensure the message is communicated clearly and impactfully. This study investigates the influence of advertisement design and diction on Billboard advertising effectiveness. The analysis is grounded in marketing communication theory, specifically the AIDA model, which outlines four key stages: Attention, Interest, Desire, and Action. Employing a quantitative research approach, the study analyzes survey data collected from respondents exposed to Billboard advertisements. The findings reveal that ad design and diction collectively have a significant influence on Billboard advertising effectiveness. However, only diction demonstrates a notable impact when analyzed individually. An R-Square value of 0.600 indicates that 60% of the variance in advertising effectiveness is attributable to these two variables. The research concludes that diction plays a more critical role in enhancing Billboard advertising effectiveness compared to visual design, aligning with established theoretical frameworks.Iklan adalah bentuk komunikasi yang bertujuan untuk mempromosikan produk atau jasa kepada konsumen, dengan harapan dapat memengaruhi sikap dan perilaku mereka. Salah satu jenis iklan yang umum digunakan adalah iklan Billboard, yang merupakan media luar ruang besar yang dirancang untuk menarik perhatian audiens dari jarak jauh. Efektivitas iklan Billboard sangat bergantung pada desain visual yang menarik dan pemilihan diksi yang tepat. Desain iklan yang mencolok dapat menarik perhatian, sementara diksi yang persuasif mampu menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain iklan dan diksi terhadap efektivitas iklan Billboard. Konsep yang digunakan berlandaskan pada teori komunikasi pemasaran, khususnya model AIDA yang mencakup perhatian, minat, keinginan, dan tindakan. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data dari survei yang melibatkan responden yang terpapar iklan Billboard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain iklan dan diksi iklan secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas iklan Billboard. Namun, hanya diksi iklan yang menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial. Nilai koefisien determinasi (R-Square) sebesar 0,600 menunjukkan bahwa 60% variasi efektivitas iklan dapat  dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa  pemilihan kata yang tepat lebih berpengaruh terhadap efektivitas iklan dibandingkan desain  visual, sesuai dengan teori yang ada.
Dampak Kualitas Layanan Media Sosial terhadap Citra Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta Anshari, Achmad Yasser; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 4 No. 3 (2025): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v4i3.35402

Abstract

This study analyzes the impact of service quality on the government’s image on the social media platforms of the Special Region of Jakarta Provincial Government. Using a quantitative approach and a survey of 100 respondents, data were collected through questionnaires and analyzed using linear regression. The results show that service quality of Special Region of Jakarta social media, particularly in terms of reliability and responsiveness, has a significant impact on the government’s image. An increase of one unit in service quality can improve the government’s image by 0.667, with a correlation coefficient of 0.709 and an R Square of 50.2%. Dimensions such as assurance, empathy, and physical evidence play a crucial role in building trust and supporting the image of the Special Region of Jakarta Provincial Government as a professional and transparent institution. These findings emphasize the importance of improving service quality to shape a positive public perception of the government. Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas layanan media sosial terhadap citra pemerintah Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan survei terhadap 100 responden, data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan media sosial Pemprov Daerah Khusus Jakarta, terutama dalam dimensi keandalan dan responsivitas, memiliki pengaruh signifikan terhadap citra pemerintah. Peningkatan satu satuan kualitas layanan dapat meningkatkan citra pemerintah sebesar 0,667, dengan koefisien korelasi 0,709 dan R Square sebesar 50,2%. Dimensi seperti jaminan, empati, dan bukti fisik berperan penting dalam menciptakan kepercayaan dan mendukung citra pemerintah sebagai lembaga yang profesional dan transparan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan untuk membentuk persepsi positif masyarakat terhadap pemerintah.
Brand Image, Celebrity Endorsement dan Keputusan Pembelian Shanvara, Sharla; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 3 No. 1 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i1.29351

Abstract

The fashion business must keep up with people's lifestyles. One of them is through social media to approach the community and consumers. This study wants to find out how the influence of brand image and celebrity endorsement on Kiyorawears consumer purchasing decisions. Researchers used two independent variables, namely X1 brand image and X2 celebrity endorsement and the dependent variable Y purchasing decisions. Research shows that a good brand image in front of consumers can help increase purchasing decisions for Kiyorawears products. While celebrity endorsement can help Kiyorawears to be better known and trusted by consumers and the public and ultimately can increase the number of purchasing decisions by consumers. Bisnis fashion harus mengikuti perkembangan mengikuti gaya hidup masyarakat. Salah satunya melalui media sosial untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat serta konsumen. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana pengaruh brand image dan celebrity endorsement terhadap keputusan pembelian konsumen Kiyorawears. Peneliti menggunakan dua variabel independent yaitu X1 brand image dan X2 celebrity endorsement serta variabel dependent Y keputusan pembelian. Penelitian menunjukkan bahwa Brand image yang baik di hadapan konsumen dapat membantu meningkatkan keputusan pembelian produk Kiyorawears. Sementara celebrity endorsement dapat membantu Kiyorawears untuk lebih dikenal serta dipercaya oleh konsumen serta masyarakat dan pada akhirnya dapat meningkatkan jumlah keputusan pembelian oleh konsumen.
Advertising Awareness dan Brand Equity pada Grabfood Endrico Suciati, Nicolas; Erdiansyah, Rezi
Kiwari Vol. 3 No. 1 (2024): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v3i1.29377

Abstract

This very rapid technological progress is driving transformation and innovation in various fields. Many fields are experiencing changes caused by technological developments themselves, such as education, work, shopping, and the world of advertising. Grabfood is a food or beverage delivery service that has organizations in many countries and one of them is organized in Indonesia. A quantitative research method was used in the conduct of this study. The data collection technique itself was complete by delivering questionnaires for a survey to collect quantitative information. The population that the researchers used in this study were individuals who use the GrabFood application who live in West Jakarta. Sampling technique with purposive sampling. According to the findings of study, brand equity for Grabfood in West Jakarta is positively impacted by advertising awareness. Based on research findings conducted by the author, advertising awareness has a positive effect on Grabfood's Brand equity in West Jakarta. H1 is accepted and H0 is rejected, which means that there is an influence of Advertising Awareness on Grabfood's Brand Equity. And this means that the hypothesis formulated in this research can be accepted. From the discussion above, based on the results of research carried out by researchers, it is that advertising awareness has a positive effect on Grabfood's Brand equity in West Jakarta. Kemajuan teknologi yang sangat pesat ini mendorong transformasi dan juga inovasi-inovasi dalam berbagai macam bidang. Banyak sekali bidang yang mengalami perubahan yang di sebabkan dari perkembangan teknologi itu sendiri, seperti pendidikan, pekerjaan, perbelanjaan, maupun dunia periklanan. Salah satu layanan pesan-antar makanan dan minuman yang paling banyak diminati adalah Grabfood. berorganisasi di banyak negara dan salah satu nya berorganisasi di negara . Penelitian ini dilakukan menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan data sendiri menyebarkan kuesioner sebagai bagian dari survei yang dilakukan untuk mengumpulkan data secara kuantitatif. Individu membentuk populasi yang peneliti gunakan untuk penelitian ini adalah pengguna aplikasi GrabFood yang berdomisili di Jakarta Barat. Teknik yang menggunakan purposive sampling sebagai metode sampel. Berdasarkan temuan penelitian yang telah dilakukan penulis adalah bahwa advertising awareness memiliki efek positif pada Brand equity Grabfood Di Jakarta Barat. H1 diterima dan H0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh Advertising Awareness Terhadap Brand equity Grabfood. Dan artinya hipotesis yang dirumuskan pada penelitian ini dapat di terima. Dari pembahasan diatas, berdasarkan dari hasil penelitian yang sudah dikerjakan oleh peneliti, adalah bahwa advertising awareness memiliki efek positif pada Brand equity Grabfood Di Jakarta Barat.