Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PERBAIKAN KUALITAS JERRYCAN 5 LITER DENGAN METODE SIX SIGMA DAN FMEA DI PT PERMATA HIJAU GROUP AK, Wirda Novarika; Suliawati, Suliawati; Tampubolon, Soritua Bill Clinton
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13128

Abstract

Kompetisi dalam dunia yang bisnis semakin ketat membuat perusahaan harus lebih mengembangkan ide- ide baru agar dapat memperoleh cara yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan dan target perusahaan. Produsen minyak goreng selalu berusaha supaya produknya sukses di pasaran dengan cara meningkatkan kualitas produknya dan meninimalisir jumlah produk cacat dalam proses produksinya, terutama dalam hal pengemasan minyak goreng dengan menggunakan jerrycan. Perusahaan dapat menganalisis kecacatan atau kegagalan produk dengan menggunakan metode six sigma dan metode fuzzy FMEA (failure mode and effect analysis). Penggunaan metode Six Sigma dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas jerrycan yang dihasilkan oleh perusahaan relatif baik yaitu 3,94 sigma, dengan tingkat kerusakan 7323,713 untuk sejuta produksi (DPMO). Dalam penelitian ini juga dapat disimpulkan bahwa ada tiga jenis defect tertinggi yaitu: topload sebesar 25,0%, droptest sebesar 25,0% dan partingline sebesar 18,7%. Metode ini mempunyai kelebihan, yaitu dapat mencegah atau mendeteksi lebih dini dari kerusakan yang dialami dan dapat menentukan jenis kerusakan mana yang harus diprioritaskan untuk diberikan solusinya secara bertahap Adapun Dari analisa FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) Produk Jerrycan Reject Topload yang memiliki nilai RPN (Risk Priority Number) terbesar yaitu berat jerrycan dibawah standar dengan nilai RPN (Risk Priority Number) sebesar 36.
ANALISA OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA MESIN PENGISIAN DAN PENGEPAKAN PRODUK INSEKTISIDA DAN FUNGISIDA DI PT. XYZ Suliawati, Suliawati; Arfah, Mahrani; Sitinjak, Devi Pitauli
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja mesin pengisian dan pengepakan produk insektisida dan fungisida di PT. XYZ menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness, mengetahui nilai faktor six big losses yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE pada mesin pengisian dan pengepakan dan melakukan analisis terhadap faktor yang paling berpengaruh untuk dilakukan perbaikan dengan menggunakan fishbone diagram. Overall Equipment Effectiveness (OEE) merupakan metode yang dapat digunakan untuk mengukur efektivitas mesin yang didasarkan pada 3 faktor yaitu ketersediaan waktu kerja (availability), performa mesin (performance) dan kualitas produk (quality). Diperoleh nilai OEE Pengisian dan Pengepakan di PT. XYZ periode Oktober 2024 yaitu (37,20%), November 2024 (37,59%), Desember 2024 (38,67%). Faktor six big losses yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE adalah Idling and Minor Stoppages Losses sebesar 43,32%. Faktor yang paling berpengaruh untuk dilakukan perbaikan dengan menggunakan fishbone diagram adalah manusia, material, metode, mesin dan lingkungan. Berdasarkan hasil analisis penyebab terjadinya kegagalan yaitu kerusakan mesin, mesin sering breakdown dan operator kurang mampu dalam mengatasi kerusakan mesin, sehingga disarankan untuk lebih memperhatikan kinerja mesin dengan melakukan perawatan mesin secara berkala dan memberikan pelatihan kepada operator.
Analisis Postur Menggunakan Metode RULA dan OWAS di Kilang Padi Setia Budi Dewi, Citra; Suliawati, Suliawati; Arfah, Mahrani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7881

Abstract

Pekerjaan manual pada Kilang Padi Setia Budi berpotensi menimbulkan postur kerja tidak ergonomis yang dapat menyebabkan gangguan muskuloskeletal pada pekerja. Aktivitas memindahkan beban secara berulang menjadi faktor utama yang meningkatkan risiko cedera. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat risiko postur kerja serta memberikan rekomendasi perbaikan ergonomi pada aktivitas operasional. Analisis dilakukan melalui observasi langsung di lapangan dan penyebaran kuesioner keluhan muskuloskeletal kepada pekerja. Penilaian postur kerja menggunakan metode Ovako Working Analysis System sebagai tahap awal untuk mengidentifikasi tingkat risiko, kemudian dilanjutkan dengan metode Rapid Upper Limb Assessment pada postur dengan tingkat risiko tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja mengalami keluhan dominan pada punggung, pinggang, leher, bahu, lengan, serta ekstremitas bawah akibat aktivitas kerja yang tidak ergonomis. Penilaian awal menunjukkan aktivitas memanggul padi berada pada tingkat risiko tertinggi yang memerlukan tindakan perbaikan segera, sementara aktivitas pengeringan dan pengepakan berada pada tingkat risiko yang lebih rendah. Analisis lanjutan pada aktivitas dengan risiko tertinggi menunjukkan bahwa postur kerja yang dilakukan memiliki tingkat risiko tinggi dan berpotensi menimbulkan cedera jika dilakukan secara terus-menerus. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan perbaikan prosedur kerja, dan perbaikan postur kerja untuk mengurangi beban fisik pekerja. Implementasi perbaikan ini diharapkan dapat menurunkan risiko gangguan muskuloskeletal serta meningkatkan keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan kerja.