Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Metode Pembelajaran Media Gambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa Kelas II SDN 1 Pemenang Barat Tahun Ajaran 2023/2024 Sari, Devi Ratna; Hadi, Rusman; Jannah, Rauhun
IBTIDA-Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah (PGMI) IAINU Kebeumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/ibtida.v4i2.2013

Abstract

This research is to describe the implementation of the graphic media learning method applied by class II teachers at SDN 1 Juara Barat. This research was carried out at SDN 1 Juara Barat District in class II of SDN 1 Juara Barat in the 2023/2024 school year. The method used in this research is a qualitative approach and in terms of method it is a descriptive method. Data collection techniques use observation, interviews and documentation techniques. The data sources for this research are school principals, teachers and students. And the data analysis techniques used in this research are data collection, data reduction, presentation and drawing conclusions. The results of the research show that (1) Implementation of the visual media learning method to improve the writing skills of class II students at SDN 1 Juara Barat was carried out by a) The teacher directing students to read first, getting into the habit of reading, b) Providing visual type learning media that can support the process. learning activities by choosing media that is as interesting as possible so that students are interested in participating in learning activities by paying attention to learning objectives. c) Using the practice learning method is necessary to make it easier for students to understand the learning material and the teaching and learning process can run smoothly and effectively. (2). The obstacles faced by teachers in improving the writing skills of grade 2 students at SDN 1 Juara Barat for the 2024 academic year are the lack of students' ability to string and arrange random letters into perfect vocabulary, low student interest in reading and low student interest in learning. The teacher has tried several things to find out the obstacles and solutions carried out by the teacher as a result of which the students' ability to write narrative essays can improve.
Analisis Standar Pelayanan Minimal (Spm) Layanan Angkutan Umum Transjakarta Terhadap Harapan Pengguna (Studi Kasus Pada Koridor 9A PGC 2 – Grogol 2) Tahun 2025 Sari, Devi Ratna; Sinaga, Elly Andriani; Astari, Rahma Ayu; Ayutia, Yolla; Irenita, Novembriani
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol 11, No 1 (2025): JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI (JIMS)
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jims.v11i1.4374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) terhadap harapan pengguna layanan Transjakarta Koridor 9A (PGC 2 – Grogol 2). Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 100 responden dan dianalisis menggunakan metode SERVQUAL dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan negatif antara harapan dan persepsi pengguna pada seluruh dimensi kualitas layanan, dengan dimensi responsiveness sebagai yang paling rendah. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan yang kuat dan signifikan antara persepsi dan harapan (r = 0,622), sementara analisis regresi menunjukkan bahwa persepsi terhadap pelayanan menjelaskan 38,7% variasi harapan pengguna. Berdasarkan hasil IPA, indikator seperti kebersihan bus, ketepatan waktu, dan sikap petugas masuk prioritas utama perbaikan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi petugas, pemeliharaan fasilitas, dan penegakan aturan operasional guna memenuhi ekspektasi masyarakat terhadap layanan Transjakarta. Kata Kunci: Transjakarta, Standar Pelayanan Minimal, SERVQUAL, Harapan Pengguna, IPA
Background: Diarrhea is still a major health problem for children under five in Indonesia and is also the most common health problem for toddlers. The prevalence of diarrhea in children under five (based on the diagnosis of health workers) is 11% with a Sari, Devi Ratna; Andoko, Andoko; Setiawati, Setiawati
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i1.8966

Abstract

Background:  Diarrhea is still a major health problem for children under five in Indonesia and is also the most common health problem for toddlers. The prevalence of diarrhea in children under five (based on the diagnosis of health workers) is 11% with a disparity between provinces between 5.1% (Riau Islands) and 14.2% (North Sumatra), while Lampung Province ranks 13th with a percentage of 8.8%.Purpose:  To find out the relationship between mother's knowledge and emergency handling of children under five with diarrhea in the Long Health Center in Bandar Lampung City in 2022.Methods: This type of research uses quantitative, analytical survey research design with a cross sectional approach. The population and sample are mothers who have children aged under five in the Long Health Center Work Area, the sampling technique uses purposive sampling. Data analysis using univariate and bivariate using chi square.Results : Most of the knowledge of mothers about handling diarrhea as many as 121 respondents (58.7%) with poor knowledge. Most of the handling of diarrhea as many as 116 respondents (56.3%) handled diarrhea inappropriately. Conclusion: The results of the chi-square test obtained a p-value of 0.000 (≤0.05), which means that there is a relationship between mother's knowledge and emergency handling of children under five who experience diarrhea in the Panjang City Health Center Work Area, Bandar Lampung in 2022.Suggestion Further research needs to be carried out with different numbers and methods, as well as being able to examine other factors that influence the incidence of diarrhea, namely beliefs and traditions and it is hoped that this research will serve as a comparison material for future researchers. Keywords  : Knowledge, Emergency Management, Diarrhea ABSTRAK Pendahuluan: Penyakit diare masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita di Indonesia dan juga merupakan masalah kesehatan paling banyak terjadi pada balita. Prevalensi diare pada balita (berdasarkan diagnosis tenaga Kesehatan) sebesar 11% dengan disparitas antar provinsi antara 5,1% (Kepulauan Riau) dan 14,2% (Sumatera Utara), sedangkan untuk Provinsi Lampung dengan urutan ke 13 dengan persentase 8,8%Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan penanganan kegawadaruratan pada anak balita yang mengalami diare di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung Tahun 2022.Metode: Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel adalah ibu yang memiliki anak usia balita di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang, teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan chi square.Hasil : Sebagian besar pengetahuan ibu tentang penanganan diare sebanyak 121 responden (58,7%) dengan pengetahuan kurang baik. Sebagian besar penanganan diare sebanyak 116 responden (56,3%) melakukan penanganan diare secara tidak tepat.Simpulan: Hasil uji chi square didapat nilai p-value 0,000 (≤0,05) yang artinya ada hubungan pengetahuan ibu dan penanganan kegawadaruratan pada anak balita yang mengalami diare di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung Tahun 2022.Saran Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah dan metode yang berbeda, serta dapat meneliti faktor lain yang mempengaruhi kejadian diare yaitu kepercayaan dan tradisi dan diharapkan penelitian ini dijadikan sebagai bahan pembanding bagi peneliti selanjutnya. Kata Kunci : Pengetahuan, Penanganan Kegawat Daruratan, Diare
Hubungan Antara Koordinasi Mata-Tangan Dengan Kemampuan Servis Pada Pemain Bola Voli Pemula Di MAN 2 Kota Lubuklinggau Sari, Devi Ratna; Ramora, Hengky
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara koordinasi mata-tangan dengan kemampuan servis pada pemain bola voli pemula. Koordinasi mata-tangan merupakan salah satu komponen penting dalam keterampilan motorik yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan servis dalam permainan bola voli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang siswa yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler bola voli di MAN 2 Kota Lubuklinggau. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes koordinasi mata-tangan dan tes kemampuan servis bola voli. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson menggunakan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara koordinasi mata-tangan dengan kemampuan servis pada pemain bola voli pemula. Dengan demikian, peningkatan koordinasi mata-tangan dapat menjadi salah satu fokus dalam latihan dasar teknik servis bagi pemain pemula di lingkungan pendidikan.
Progresive muscle relaxtion (PMR) untuk menurunkan gangguan pola tidur Sari, Devi Ratna; Wahyudi , Wahid Tri; Hermawan, Dessy
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2023): October Edition 2023
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v2i2.378

Abstract

Background: Over a period of nearly 50 years (1971-2018), the percentage of Indonesia's elderly population has roughly doubled. In 2018, the percentage of elderly people reached 9.27 percent or around 24.49 million people (BPS, 2018). In 2019 there was an increase, namely the percentage of elderly people, namely to 9.6 percent (25 million), where there were around one percent more elderly women than elderly men (10.10 percent compared to 9.10 percent). Of all the elderly in Indonesia, the young elderly (60-69 years) far dominate with a magnitude of 63.82 percent, then followed by the middle elderly (70-79 years) and the old elderly (80+ years) with a magnitude of 27 each. 68 percent and 8.50 percent. Purpose: Providing gerontic nursing care with the main nursing problem of sleep pattern disturbances with Progressive Muscle Relaxtion (PMR) in Sukajaya Lempasing Village in 2023 Method: This type of research uses descriptive qualitative research, this research uses descriptive research methods in the form of case studies with the Nursing Care approach, which includes assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation. Results: From the results of studies conducted on Mrs. E and Mrs. R, sleep pattern disorders were obtained. The data obtained by the patient named Mrs. R is female aged 65 and 70 years. Conclusion: The implementation study for 3 days obtained partially resolved results, which were characterized by an increase in elderly sleep duration. The results of the evaluation conducted for three days showed that all problems could be resolved.  Keywords: Elderly; Nursing Care; Progressive Muscle Relaxtion (PMR); Sleep Pattern Disturbance. Pendahuluan: Selama kurun waktu hampir 50 tahun (1971-2018), persentase penduduk lansia Indonesia meningkat sekitar dua kali lipat. Pada tahun 2018, persentase lansia mencapai 9,27 persen atau sekitar 24,49 juta orang (BPS, 2018). Pada Tahun 2019 terjadi peningkatan yakni persentase lansia yakni menjadi 9,6 persen (25 juta-an) di mana lansia perempuan sekitar satu persen lebih banyak dibandingkan lansia laki-laki (10,10 persen banding 9,10 persen). Dari seluruh lansia yang ada di Indonesia, lansia muda (60-69 tahun) jauh mendominasi dengan besaran yang mencapai 63,82 persen, selanjutnya diikuti oleh lansia madya (70-79 tahun) dan lansia tua (80+ tahun) dengan besaran masingmasing 27,68 persen dan 8,50 persen. Tujuan: Memberikan asuhan keperawatan gerontik dengan masalah keperawatan utama gangguan pola tidur dengan Progresive Muscle Relaxtion (PMR) di Desa Sukajaya Lempasing Tahun 2023 Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan Asuhan Keperawatan, yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Dari hasil pengkajian yang dilakukan pada Ny. E dan Ny. R didapatkan gangguan pola tidur. Data yang didapatkan pasien bernama Ny. R berjenis kelamin Perempuan berusia 65 dan 70 tahun. Simpulan: Kajian implementasi selama 3 hari didapat hasil sebagian masalah teratasi, yang ditandai dengan meningkatnya durasi tidur lansia. Hasil evaluasi yang dilakukan selama tiga hari menunjukkan semua masalah dapat teratasi.
Perspektif Farmasetis dan Klinis Terhadap Penggunaan Tablet Fast Disintegrating Aulia, Kharisma Zahrotul; Sari, Devi Ratna; Saputri, Tasya Afriani; Atika, Atika
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12944

Abstract

Tablet fast disintegrating (FDT) atau orally disintegrating tablets (ODT) merupakan inovasi bentuk sediaan oral yang dirancang untuk hancur dengan cepat di rongga mulut tanpa memerlukan air, sehingga meningkatkan kenyamanan penggunaan dan kepatuhan pasien. Artikel ini meninjau secara naratif aspek farmasetis dan klinis FDT, mencakup konsep dasar, formulasi, teknologi pembuatan, inovasi terkini, serta tantangan dan prospek pengembangannya. Dari sisi farmasetis, keberhasilan formulasi FDT sangat bergantung pada pemilihan bahan aktif dan Superdisintegrant seperti crospovidone, croscarmellose sodium, atau sodium starch glycolate, serta penerapan metode produksi seperti direct compression, Lyophilization, dan 3D printing. Inovasi terbaru melibatkan penggunaan nanoteknologi, co-processed excipients, dan teknologi digital untuk meningkatkan kecepatan disintegrasi, stabilitas, dan personalisasi dosis. Secara klinis, FDT memberikan manfaat nyata berupa peningkatan kepatuhan, kenyamanan, dan percepatan onset efek terapeutik, terutama pada pasien anak, lansia, dan disfagia. Namun, tantangan seperti stabilitas terhadap kelembapan, keterbatasan dosis tinggi, dan biaya produksi masih menjadi kendala utama. Ke depan, pengembangan berbasis polimer alami, teknologi digital, serta pendekatan in-vitro–in-vivo correlation (IVIVC) diharapkan mampu mengoptimalkan performa FDT agar menjadi bentuk sediaan oral unggulan yang cepat, aman, dan personalisasi bagi pasien