Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas IIIb dengan Menggunakan Media Pop Up Book Samboja, Ayu; Triayomi, Ria
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6364

Abstract

Kemampuan menulis teks deskripsi merupakan sebagai tingkatan awal untuk mengetahui kemampuan menulis pesera didik. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas IIIB dengan menggunakan Pop Up Book di SDK Mitra Penabur Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IIIB yang berjumlah 22 orang. Objek dalam penelitian ini yaitu media pop up book, yang digunakan untuk mengukur kemampuan menulis teks deskripsi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan tes tertulis. Wawancara dilakukan dengan wali kelas IIIB. Tes diberikan kepada subjek yaitu siswa kelas IIIB yang berjumlah 22 orang. Teknik analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan rata-rata nilai yang didapatkan siswa dalam menulis teks deskripsi adalah 83,32. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas IIIB dengan menggunakan pop up book di SDK Mitra Penabur Palembang masuk kategori sangat baik
Analisis Hubungan Kecepatan Membaca dengan Pemahaman Isi Bacaan pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Wahyuni, Brigita Dewi Sintia; Triayomi, Ria
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7341

Abstract

Membaca cepat merupakan membaca yang dilakukan dengan kecepatan tinggi namun tidak mengabaikan pemahaman isi bacaan di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kecepatan membaca dan pemahaman isi bacaan peserta didik kelas IV SD Xaverius 5 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu kelas IV yang berjumlah 22 peserta didik yang terdiri dari 11 laki-laki dan 11 perempuan. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan tes kecepatan membaca yang dihitung menggunakan stopwatch dan tes pemahaman isi bacaan yang menggunakan angket atau lembar kerja peserta didik. Hasil dari penelitian ini yaitu kemampuan membaca peserta didik masuk dalam kategori sedang sebanyak 57% yaitu berkisar 150-160 kmp. Sedangkan hasil kemampuan pemahaman isi bacaan peserta didik masuk dalam kategori sedang sebanyak 33%. Berdasarkan hasil data yang didapatkan kemudian dianalisis dan membuktikan bahwa semakin cepat peserta didik membaca belum tentu peserta didik tersebut dapat memahami isi bacaannya. Sehingga disimpulkan tidak terdapat hubungan antara kecepatan membaca dengan pemahaman isi bacaan
ANALYSIS OF CLASS 1 MERDEKA CURRICULUM TEACHING MODULES AT XAVERIUS 1 PRIMARY SCHOOL PALEMBANG Lestari, Fitria; Triayomi, Ria
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 4 No. 2 (2023): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v4i2.326

Abstract

The current education system in Indonesia has implemented a new curriculum known as the Merdeka Curriculum. Merdeka Curriculum is a refinement curriculum from the 2013 Curriculum. In the implementation of Merdeka Curriculum, it consists of teaching modules used in the learning process. The Ministry of Education, Culture, Research and Technology explained that the Merdeka Curriculum focuses on essential content and the development of students' competencies in each phase to enable students to learn more deeply, meaningfully, and enjoyably. The objective of this research is to describe the analysis results of the teaching modules in Merdeka Curriculum in Xaverius 1 Primary School Palembang. In accordance with the teaching modules based on the decision of the Ministry of Education and Culture, Research and Technology No 033/H/KR/2022. This research used a qualitative descriptive approach method. The technique of collecting data involves interviews, questionnaires, and documentation. The subject in this research is Parallel Teacher in 1A, 1B, 1C, 1D Classes and the research object is the teaching modules for grade 1. Data validity is ensured through source triangulation. The technique of analyzing data used an interactive model from Miles Huberman. The result of this research indicated 91.1% compliance with teaching modules, syllabi, and ATP (Annual Program Plans), with 8.88% non-compliance. Meanwhile, the compliance of components and alignment with Learning Objectives within the elements is 100%.
CHARACTER VALUES CULTIVATION THROUGH MOVIE SING 2 ANIMATION Sari, Damiana Septi Kartika; Triayomi, Ria
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 4 No. 2 (2023): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v4i2.329

Abstract

This research aims to perceive how to analyze the educational values of children’s characters in the Sing 2 animated movie. This research is qualitative research with a descriptive method. The data collecting technique used observation to analyze the Sing 2 animated movie. This research used the researchers’ triangulation to attain valid data. This research used Miles and Hubarman's analyzing data technique which has three steps namely, data reduction, data presentation, and conclusion. There are three researchers in this research. Based on the research findings, the researchers discovered 14 educational values of children’s characters in the Sing 2 animated movie which is suitable to 18 educational values from Syamsul Kurniawan’s book in 2017. The educational values that appear in the Sing 2 animated movie include honesty, tolerance, discipline, hard work, creativity, independence, curiosity, love for peace, patriotism, appreciation of achievements, communication, caring for society, and responsibility. The character's education presented in the Sing 2 animated movie can be used as a medium for nurturing character values through the learning process.
Pelatihan Pemanfaatan Personal Website di SMK Xaverius Palembang BS, Klaudius Jevanda; Nurmansyah, Wawan; Alfian, Achmad; Triayomi, Ria; Yeniyati, Prisca; Prasetio, Andreas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i1.3860

Abstract

Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang mempersiapkan diri secara khusus bagi peserta didiknya untuk memasuki dunia kerja. Dimana, SMK Xaverius Palembang merupakan sekolah kejuruan yang menyiapkan peserta didik berupa hard skill untuk siap bekerja dalam dunia kerja. Hard skill tersebut salah satunya pembelajaran pemrograman web terkhusus personal website. Personal website menyajikan informasi yang berkaitan dengan pemilik website. Maka dari itu, Tim PkM UKMC yang terdiri dari 5 dosen  dan 1 mahasiswa memberikan pelatihan bertema personal website. Pelatihan dilaksanakan dengan koordinasi dengan pihak sekolah, pelatihan pemanfaatan personal website, evaluasi dan laporan kegiatan. Pada hari kamis tanggal 19 Mei 2022 dari jam 07.30 sampai 10.00 dilaksanakannya pelatihan dengan peserta didik berjumlah 25 orang. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran materi baru dalam pemanfaatan personal website sebagai salah satu sarana proses pembelajaran yang sekaligus menambah wawasan maupun ilmu pengetahuan bagi peserta didik kelas XI SMK Xaverius Palembang khususnya jurusan TKJ, sehingga kelak dapat diterapkan dalam dunia kerja. Berdasarkan hasil kuesioner bahwa para peserta didik SMK Xaverius Palembang rata-rata menyatakan setuju dengan diadakannya kegiatan pelatihan dengan materi personal website yang diberikan tim PkM UKMC.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH YAYASAN PEMBINAAN ANAK CACAT (YPAC) PALEMBANG Putra, Ignatius; Wibagso, Stefanus Setyo; Triayomi, Ria; Sukarman, Sukarman; Jamilah, Masayu
Jurnal Abdimas Musi Charitas Vol. 5 No. 2 (2021): Jurnal Abdimas Musi Charitas Vol. 5 No. 2, Desember 2021
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.566 KB)

Abstract

Learning media is an important part of learning facilities and infrastructure in schools to help students not only learn abstractly but also concretely. According to Faizal (2010), learning media as audio and visual instruments are used to help the learning process become more interesting and arouse students' interest in exploring a material. However, in reality it is often found in schools that learning media is very limited and not many teachers are interested and creative in making learning media. They are many reasons such as limited funds, time, knowledge, and the reluctance of teachers to make learning media. Therefore it is necessary to equip teachers in making easy and cheap ICT-based learning media. This training was given to teachers at the YPAC school in Palembang who were in great need. The targets and outputs of this activity are to produce simple learning media for children with special needs and to train teachers' creativity in making and using these learning media. The basic training by a team of lecturers at the SI and PGSD Study Program at Musi Charitas Catholic University is the first step to stimulate interest and collaboration between teachers to be more creative in making simple ICT-based learning media as well as expanding teacher knowledge. The training is provided in the form of basic training in making simple learning media for children with special needs and how to use them in learning. The methods used are lectures, questions and answers, demonstrations, and experiments. Hopefully, all participants have sufficient skills to create learning media according to student characteristics.
Analisis Kualitatif Penyusunan Modul Ajar Berbasis Pendekatan Deep Learning oleh Guru Triayomi, Ria; Kurniawati, Agnes Fibriana; Manullang, Febriani Rotua
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 9 No. 1 (2026): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/7dgssx53

Abstract

This study aims to analyze the quality of teaching module development based on the deep learning approach by teachers at Public Elementary School 124 Palembang, focusing on the alignment of instructional components, integration of higher-order thinking skills (HOTS), and utilization of technology. This descriptive qualitative study involved 26 teachers as subjects, with data collected through documentation studies, interviews, and observations analyzed using the Miles and Huberman model. The results revealed a gap between teachers' conceptual understanding and module development practices. Specifically, only 50% of the module samples demonstrated precise alignment between objectives, indicators, and assessments. Approximately 40% of learning activities were still dominated by lower-order cognitive skills, while HOTS integration and student reflection activities had not been systematically implemented. Furthermore, the use of digital media remained limited to basic platforms, with little interactivity. In conclusion, despite teachers' adaptive commitment, intensive mentoring in instructional planning and strengthening of TPACK competencies are needed to produce teaching modules that effectively facilitate students' critical and reflective thinking skills in accordance with national curriculum standards.   Keywords: Deep Learning, HOTS, Teacher Competence, Independent Curriculum, Teaching Modules