Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN CAMTASIA BAGI GURU SMA NEGERI 7 PEKANBARU Febliza, Asyti; Afdal, Zul; Oktariani, Oktariani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.900-904

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada guru-guru SMA Negeri 7 Pekanbaru dalam membuat video pembelajaran menggunakan software Camtasia. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan/workshop yang dilakukan secara luring dengan mematuhi protokol kesehatan. Kegitan pengabdian meliputi: kegiatan penyampaian materi oleh narasumber, pendampingan pembuatan video pembelajaran dan evaluasi kegiatan. Hasil evaluasi kegiatan memperlihatkan bahwa peserta pelatihan meningkat keterampilannya yang terlihat dari hasil evaluasi pada indikator peningkatan keterampilan peserta sebesar 93,8%. Selain itu, secara keseluruhan peserta kegiatan menyatakan kepuasannya terhadap kegiatan yang dilaksanakan dengan perolehan rata-rata kepuasan peserta mencapai 90,3%. Dengan meningkatkan keterampilan guru-guru dalam mebuat video pembelajaran diharapkan kedepannya materi pembelajaran dapat disajikan dalam bentuk yang lebih menarik.
Pendampingan Literasi Membaca Berbasis Augmented Reality di Sekolah Dasar Dafit, Febrina; Fitriani, Fitriani; Lingga, Leny Julia; Febliza, Asyti; Yoana, Adelia; Sakila, Nesa
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i6.1285

Abstract

Upaya peningkatan literasi membaca di sekolah dasar perlu didukung oleh media belajar yang mampu menghadirkan pengalaman membaca yang lebih interaktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kemampuan literasi membaca siswa kelas V SDIT Bunaya Pekanbaru melalui pemanfaatan media Augmented Reality (AR) berbasis Assemblr EDU. Program difokuskan pada pembelajaran teks bertema “Upacara Adat” yang dipadukan dengan visualisasi 3D rumah adat Indonesia sebagai sarana eksplorasi budaya. Penilaian literasi mencakup empat indikator, yaitu literal, inferensial, evaluatif, dan reflektif. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru dan siswa dalam proses perencanaan, implementasi, dan refleksi. Hasil pengukuran menunjukkan peningkatan rata-rata skor literasi membaca dari 61,2 (pretest) menjadi 84,5 (posttest), atau meningkat 38%, dengan capaian tertinggi pada indikator inferensial dan reflektif. Selain peningkatan akademik, kegiatan ini menumbuhkan minat baca serta apresiasi budaya lokal melalui pengalaman belajar multimodal. Temuan ini menegaskan efektivitas AR sebagai media pembelajaran yang mendukung pemahaman bacaan dan penguatan identitas budaya. Untuk keberlanjutan program, sekolah didorong mengembangkan komunitas literasi digital serta memperluas integrasi AR pada materi tematik lain agar ekosistem literasi berbasis teknologi dapat terbentuk secara berkelanjutan.
Diagnostic Analysis of Misconceptions in Alkenes and Alkynes Using a Three-Tier Test Asyti Febliza; Herdini Herdini
EduChemia: Jurnal Kimia dan Pendidikan Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Department of Chemistr Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/educhemia.v11i1.37065

Abstract

This study aims to analyze students' misconceptions on the topics of alkenes and alkynes in organic chemistry learning using a three-tier diagnostic test based on the certainty of response index (CRI). The research subjects consisted of 39 chemistry education students. The test instruments included three levels: multiple-choice answers, essay-type reasons, and a confidence level of 0–5. The data were classified into categories of understanding the concept, misconception, and not knowing the concept. The results revealed that 55% of the respondents understood the concept, 30% had misconceptions, and 15% did not know the concept. The highest misconceptions appeared in the subconcepts of alkene and alkyne addition reactions, Markovnikov's rule, reaction product prediction, and rearrangement. In-depth analysis revealed three main patterns of misconceptions, namely, false positive understanding, robust misconception, and strong misconception, with the latter type being most dominant in terms of mechanistic concepts. Misconceptions arose because of the rote application of rules, inappropriate generalization, and failure to read molecular structural information. These findings emphasize the need for learning strategies based on dual representation and cognitive conflict to reduce misconceptions and improve conceptual understanding in organic chemistry.