Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Perilaku Komunikasi dalam Proses Rehabilitasi Pecandu Narkoba di Rumah Sakit HB Sa’anin Padang Neni Efrita; Eliza Eliza; Sulthan Jiyad Muqsid
AL MUNIR : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 10 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/amj-kpi.v2i1.484

Abstract

The process of rehabilitation of drug addicts in the Psychiatric Hospital in addition to medical and social processes, rehabilitation of drug addicts at the HB Sa’anin Padang Hospital also has used various forms of communication behavior to restore the health of drug addicts. The process of integrated treatment and recovery activities will be carried out if health workers and psychologists are skilled in communicating both verbally and nonverbally. The formulation of the problem in this research is how communication behavior in the process of rehabilitation of drug addicts at the Mental Hospital HB Sa’anin Padang. With the methodological approach used is qualitative, data collection through observation, interviews and documentation. The results showed: 1. Verbal communication behavior in the process of rehabilitation of drug addicts at the HB Sa'anin Psychiatric Hospital in Padang carried out by health workers is verbal communication behavior in the form of verbal words and written words, written words are used as guides to act and act in the rehabilitation process. 2. The behavior of nonverbal communication in the process of rehabilitation of drug addicts in the Psychiatric Hospital HB Sa’anin by health workers with drug addicts is in the form of artifactual (appearance), proxemic (physical distance) and paralinguistic (intonation and tone of voice)
Analisis Isi Teknik Propaganda Pada Pemberitaan Pembangunan Indonesia Di Majalah Tempo Sulthan Jiyad Muqsith Asmara; Basril Basyar
AL MUNIR : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 12 Nomor 02 Tahun 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/amj-kpi.v12i02.3197

Abstract

This research is motivated by the development of mass media which is growing day by day to shift the purpose of the media which was originally intended to convey information, educate, entertain and social control. The mass media were eventually used to launch propaganda using certain techniques to influence attitudes and behavior towards a certain person or group - in this case the news on Indonesia's development in Tempo Magazine. The research method that the author uses is a mix method with a content analysis model, the researcher focuses on how the physical unit, syntactic unit, referential unit, propositional unit and thematic unit, along with the influence of propaganda techniques on the coverage of Indonesian Development in Tempo Magazine. Total sampling and purposive sampling are sampling techniques used. This study found that all propaganda techniques appeared in the news on Indonesia's development in Tempo Magazine. Card Stacking and name calling are the most frequently used and rarely used techniques. This study also found that Card Stacking became the technique with the most physical units. Analysis of the syntactic unit, further together with the referential unit, found that Government Governance was the pillar using a lot of propaganda techniques. While the pillars of science and technology development mostly contain propaganda techniques in a propositional and thematic manner. Propaganda techniques that appeared in Tempo Magazine also brought changes to the reader's cognitive, affective, and psychomotor aspects.
Teknik Propaganda pada Pemberitaan Calon Walikota Padang Jelang Pemilukada 2018 di Harian Padang Ekspress Sulthan Jiyad Muqsith; Alkendra Alkhendra; Sheiful Yazan; Arina Fransiska
AL MUNIR : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 10 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/amj-kpi.v2i2.493

Abstract

Research is motivated by the development of increasingly mass media. These developments shifted the aim of the media to convey information, educate, entertain and social control. The mass media is also used to launch propaganda with certain techniques in influencing the attitudes and behavior of a particular person or group - in this case the candidate for mayor of Padang. The use of mass media for propaganda occurred in the Padang Ekspress Daily. Qualitative research methods with content Analysis models, focus on physical units, syntactic units, referential units, propositional units and thematic propaganda units techniques on the preaching of candidates for mayor of Padang ahead of the 2018 post-conflict local election in Padang Ekspress daily. The research was conducted in June 2018, the sampling technique was simple random sampling. The researcher found the propaganda techniques used were glittering generalities, bandwidth, transfers, testimonials and card stacking. Preaching pair number 1 uses four propaganda techniques; glittering generalities, tranfers, testimonials, and card stacking. The Mahyeldi-Desri pair uses the five propaganda techniques. Glittering generalities are the most commonly used techniques, card stacking and testimonials are the least used. All analysis units can measure the use of propagation techniques. The various units of physical reporting. The syntactic unit looking at "Mahyeldi", "Emzalmi", "Desri" and "Qur'an" is the most frequently occurring word. Referential units, propositional units and thematic units of news predominantly present equivalent words, propositions and themes about Islam and / or religiosity
Mengenal Media Sehat : Literasi Media Digital Untuk Anak Sekolah Dasar Di Era Informasi Asmara, Sulthan Jiyad Muqsith; Tambunan, Sarah Rouli; Rahma, An Nisa Dian; Sembiring, Putri Sosanti; Rizqiana, Dyah Seruni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 1, Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i1.2451

Abstract

Kegiatan ini bertujuan jangka panjang untuk membentuk budaya literasi media digital yang sehat dan Islami di lingkungan sekolah dasar. Target khusus yang telah dicapai meliputi peningkatan pemahaman siswa terhadap penggunaan media digital secara bijak, penyediaan modul edukatif untuk guru, serta peningkatan keterlibatan orang tua dalam pendampingan media di rumah. Data yang digunakan mencakup data primer dari observasi lapangan, pre-test dan post-test siswa, serta wawancara guru dan orang tua; dan data sekunder dari literatur literasi digital anak. Metode kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif edukatif berbasis workshop dan penyuluhan interaktif. Solusi yang ditawarkan meliputi pembuatan modul mengenal media sehat, penyuluhan literasi media untuk siswa dan guru, serta pelatihan orang tua. Strategi utama yaitu mengintegrasikan nilai moral dan agama dalam materi digital serta membangun kolaborasi antara sekolah dan rumah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pemahaman siswa meningkat sebesar 73,4% dari angka semula senilai 48,2 menjadi 83,6, peningkatan keterampilan guru dalam menyisipkan literasi media di kelas, dan peningkatan kesadaran orang tua terhadap pentingnya kontrol media digital. Kegiatan ini terbukti memberikan dampak positif dan membuka peluang untuk pengembangan lanjutan dalam bentuk modul berlisensi dan publikasi ilmiah.
Peningkatan Kapasitas Partisipatif Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu Berkelanjutan: Kolaborasi Bersama Bawaslu Provinsi Sumatera Utara Anisa, Septri; Nasution, Harris; Muqsith, Sulthan Jiyad; Roby Hadi Putra; Khalila Husnasari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 1, Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i1.2491

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pengawasan pemilu, terutama terkait dengan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan jalannya pemilu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pengawasan Pemilu Berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran mereka untuk terlibat aktif dalam pengawasan pemilu. Pendekatan yang diterapkan dalam program ini adalah metode partisipatif yang meliputi pelatihan intensif, sosialisasi, dan pendampingan langsung kepada masyarakat mengenai mekanisme pengawasan pemilu. Pengabdian ini menggunakan Metode Partisipatory Action Research. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini menunjukkan adanya perubahan pengetahuan dan kemampuan dalam partisipasi masyarakat, baik dari sisi pemahaman tentang regulasi pemilu, keterampilan dalam melakukan pengawasan, serta kesadaran terhadap pentingnya keberlanjutan dalam proses demokrasi. Melalui kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat, program ini mampu menciptakan pengawasan yang lebih transparan dan partisipatif, sekaligus memperkuat demokrasi yang berkelanjutan di tingkat lokal. Oleh karena itu, program ini dapat menjadi model bagi penguatan pengawasan pemilu di daerah lain di Indonesia.
RELIGIOUS PROPAGANDA: PIDATO SJAFRUDDIN PRAWIRANEGARA PADA MASA PEMERINTAHAN DARURAT REPUBLIK INDONESIA Sulthan Jiyad Muqsith Asmara; Neni Efrita
Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 03 (2025): Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humani
Publisher : Walidem Institute and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61455/sicopus.v3i03.478

Abstract

Objective: This study examines how propaganda in Sjafruddin Prawiranegara’s speech through Radio YBJ-6 functioned as an effective political communication strategy of PDRI during the 1948 crisis, focusing on religious messaging, moral persuasion, and narrative framing to sustain resistance and governmental legitimacy. Theoretical framework: The analysis is based on political communication, propaganda, and framing theories that emphasize persuasive messaging, crisis communication, and symbolic legitimacy within emergency political contexts. Literature review: The review discusses Propaganda Theory, PDRI historical studies, religious messaging in nationalist movements, and radio broadcasting as a wartime communication medium. Methods: Using a qualitative literature-based approach and content analysis, data were collected from historical documents, PDRI archives, and prior research. Analysis followed Miles and Huberman’s stages with a within-case method to identify thematic and persuasive elements. Results: The study finds that Sjafruddin’s propaganda effectively mobilized the military and civilians through religious narratives, moral contrast with Dutch aggression, and calls for unity. Despite a limited communication infrastructure, Radio YBJ-6 successfully reached domestic and international audiences, sustaining morale and legitimacy. Implication: The research highlights the strategic use of religious-moral narratives and radio communication in maintaining state continuity and influencing public sentiment during crises. Novelty: This study proposes a religious-moral propaganda framing model that explains PDRI’s hybrid use of spiritual rhetoric, nationalist appeal, and political legitimacy in a constrained communication environment.
Storytelling Sebagai Media Komunikasi Edukatif: Pelatihan Guru TK dalam Meningkatkan Daya Tangkap Anak di RA Tebuireng Dyah Seruni; An Nisa Rahma; Dwi Anita; Putri Sembiring; Sulthan Jiyad Muqsith Asmara
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 3, Nomor 2, Januari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v3i2.2852

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dialatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan anak-anak dalam menyimak pembelajaran di RA Tebuireng. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan storytelling sebagai media komunikasi edukatif guna memperkuat daya tangkap dan fokus belajar anak usia dini. Lokasi kegiatan pengabdian dilaksanakan di RA Tebuireng, Kota Medan. Sasaran utama dalam pengabdian ini adalah para Guru RA Tebuireng berjumlah 12 orang (1 orang kepala Sekolah, 12 Guru PAUD dan Kelas Inklusi) yang berperan langsung dalam proses pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknik bercerita (intonasi suara, ekspresi, gestur, dan penggunaan media visual), praktik langsung, serta pendampingan implementasi di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu memahami konsep storytelling, mengembangkan media cerita sederhana, serta mengimplementasikannya dalam pembelajaran, yang terbukti meningkatkan keterlibatan anak, kemampuan menyimak, serta menjadikan proses belajar lebih menarik, komunikatif, dan bermakna. Selain itu, kegiatan ini mendorong kreativitas guru dalam menyampaikan materi sekaligus membangun interaksi positif dengan peserta didik, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan humanis di RA Tebuireng. Program ini direkomendasikan untuk dikembangkan melalui pendampingan lanjutan, penyusunan modul cerita, dan replikasi ke lembaga PAUD lainnya agar manfaatnya dapat menjangkau lebih luas. Kata Kunci :  storrytelling; daya tangkap anak; guru; PAUD