Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Beban Kerja Bagian Proses Produksi Dengan Metode Full Time Equivalent (FTE) Suwanto, A.Aji; Mindhayani, Iva
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol. 12 No. 1 (2025): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.12.1.59-66

Abstract

Unlogic Project merupakan sebuah usaha kecil menengah yang bergerak dibidang konveksi dengan produk berupa baju. Hal ini diketahui bahwa beban kerja pada proses produksi di unlogic project masih belum optimal dan masih terdapat tidak berkeseimbangan beban kerja karyawan. Maka dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE), gunanya untuk menyederhanakan pengukuran kerja dengan mengubah jam beban kerja ke jumlah orang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja yang diterima oleh karyawan, mengetahui jumlah kebutuhan tenaga kerja optimal berdasarkan perhitungan beban kerja menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE). Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan waktu siklus, uji kecukupan data, uji keseragaman data, rating faktor, waktu normal, full time equivalent, kondisi awalan jumlah karyawan dan kondisi usulan jumlah karyawan, dan usulan pemerataan beban kerja. Selanjutnya dilakukan analisis data menggunakan diagram keseimbangan untuk mencari hasil keseimbangan dari setiap karyawan pada proses produksi. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode full time equivalent diketahui bahwa ada ketidakseimbangan pada beban kerja dari 10 karyawan, dimana ada 1 karyawan memiliki beban kerja yang di atas normal dan 9 lainnya memiliki beban kerja yang di bawah normal. Untuk dilakukan beberapa perbaikan yaitu dengan menggabungkan beberapa pekerjaan. Hasilnya adalah didapatkan bahwa jumlah tenaga kerja optimal sebanyak 8 karyawan dan nilai keseimbangan meningkat 7% dari sebelumnya adalah 0,40 % menjadi 0,47%.
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN METODE HAZOP DAN PENDEKATAN ERGONOMI (Studi Kasus: UD. Barokah Bantul) Mindhayani, Iva
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 11, No 1 (2020): JURNAL SIMETRIS VOLUME 11 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v11i1.3544

Abstract

Setiap pekerjaan memiliki potensi bahaya (hazard) dan apabila tidak dikendalikan dengan baik ada kemungkinan potensi bahaya yang ada bisa beresiko menyebabkan terjadinya kelelahan, keluhan muskuloskeletal, resiko cedera bahkan kecelakaan kerja. Tujuan Penelitian ini adalah untuk membantu  UD. Barokah mengidentifikasi potensi bahaya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang terjadi, sehingga dapat dilakukan pengendalian dan pencegahan terhadap bahaya yang muncul di tempat kerja. Untuk mengetahui adanya potensi bahaya dari segi ergonomi digunakan kusioner NBM dan QEC, sedangkan untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang ada dengan menggunakan metode HAZOP. Hasil analisis potensi bahaya diketahui bahwa sumber bahaya yang dapat atau berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja adalah sikap pekerja, kondisi lingkungan kerja fisik, lantai licin karena adanya tumpahan tepung terigu dan adonan bahan pembuatan kerupuk. Selain itu,  diketahui bahwa terdapat resiko ergonomi yang dalam pekerjaan proses pembuatan kerupuk. Resiko yang dialami berupa gangguan muskuloskeletal dan kelelahan yang muncul pada bagian, pinggang, lengan, pergelangan tangan, betis dan pergelangan kaki.
Digital Marketing Strategy to Increase Promotion and Sales of Banana Stem Craftsmen in Kedungkeris Village Sari, Niken Permata; Mindhayani, Iva
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2025): Juli
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v4i4.593

Abstract

Through a digital marketing strategy, this community service activity focuses on optimizing the promotion and sales of banana stem craft products in Kedungkeris Village, Nglipar, Yogyakarta. The background of this program is based on the potential of unique crafts from banana stems, such as mini photo frames, baskets, flip-flops, songkok, sling bags, and pencil cases, as local MSME products with high value. However, these products still have limited market reach and promotion due to a minimal understanding of utilizing digital platforms. The shift in consumer behavior towards the courage to shop post-pandemic also further emphasizes the importance of a digital presence for their business desires. The main objective of this service is to improve the craftsmen's understanding and digital marketing skills. The activity was carried out at the Kedungkeris Village Hall and involved 26 participants who were banana stem craftsmen. The material provided includes the basics of digital marketing, utilization of social media (especially Instagram and Facebook), e-commerce strategies (Shopee and Tokopedia), and practical tips for optimizing promotion and sales. The approach used is interactive lectures and discussions, helping participants understand essential concepts such as determining target markets, product innovation (including combining crafts with culinary products as hampers), and ease of access to purchases through digital channels. The implications of this activity are expected to increase the capacity of digital craftsmen significantly, expand the market reach of Kedungkeris banana stem products, and ultimately increase sales turnover and the economic welfare of the local community sustainably.
Penerapan Digital Marketing pada Kelompok Tani Wanita: Strategi Inovatif dalam Pemasaran Produk Pangan Lokal Mindhayani, Iva; Clara Firsta, Nissa; Permatasari, Intan
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Padma Sri Kreshna
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v7i2.2092

Abstract

Pemasaran digital telah menjadi strategi krusial bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar. Kelompok Wanita Tani (KWT) "Bunga Padi" di Dusun Blawong II, Bantul, menghadapi tantangan pemasaran produk olahan gadung akibat persepsi negatif konsumen terhadap umbi gadung yang dikenal beracun. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut melalui pelatihan dan pendampingan pemasaran digital. Metode yang digunakan meliputi identifikasi permasalahan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi menggunakan desain pretest-posttest pada 15 responden. Hasil analisis dengan uji T berpasangan menunjukkan nilai p-value 0,0024, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan dan keterampilan digital marketing sebelum dan sesudah intervensi. Hal ini menunjukkan bahwa program ini sangat efektif dalam meningkatkan kapasitas pemasaran mitra. Diharapkan, penerapan digital marketing secara konsisten dapat meningkatkan nilai produk, memperluas akses pasar, dan menjamin keberlanjutan usaha pangan lokal KWT Bunga Padi. Kata Kunci: Dusun Blawong, Keripik Gadung, Kelompok Wanita Tani (KWT), Pemasaran Digital, Produk Pangan Lokal.
Transformasi Kewirausahaan KUBE Kamboja melalui Pemasaran Digital Inovatif Penunjang Wisata Religi di Kelurahan Banjarsari, Surakarta. Anggraini, Oktiva; Izzah, Nisfatul; Mindhayani, Iva
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Padma Sri Kreshna
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v7i2.2093

Abstract

KUBE Kamboja in Kelurahan Banjarsari, Surakarta faces obstacles such as low digital literacy, limited capital, and limited market access. This Beginner Community Empowerment Program aims to encourage women's entrepreneurship and create women-friendly jobs in the development of creative industries in the form of regional souvenirs. The PMP approach integrates training in information technology, entrepreneurship, licensing management (PIRT), digital marketing, and product diversification of souvenirs based on local wisdom. The program results show an increase in KUBE members' understanding of the importance of entrepreneurship and product marketing strategies, which has implications for the progress of MSME businesses. By strengthening the institutional capacity of KUBE through PKM, it is hoped that women will have equal access to economic opportunities and decent work. It is hoped that this program can be replicated by other KUBE and contribute to sustainable women's economic empowerment strategies.
Analisis Postur Kerja Pembuat Batu Bata Merah dengan Metode Nordic Body Map (NBM) Dan Quick Exporsure Checklist (QEC) (Studi Kasus: Sentra Batu Bata Dusun Banyakan III) Asakalingga, Dian; Lestariningsih, Siti; Jono, Jono; Mindhayani, Iva
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 7 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v7i2.2099

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Banyakan III, sebuah sentra pembuatan batu bata di Kapanewon Piyungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dan meminimalkan risiko muskuloskeletal (MSDs) yang dialami para pekerja akibat metode masih dengan cara manual material handling yang berisiko munculnya keluhan otot dan nyeri sendi, hal ini menyebabkan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini juga mengidentifikasi bagian tubuh pekerja yang sering dikeluhkan serta menentukan stasiun kerja dengan risiko ergonomi tertinggi dari tahapan pencampuran hingga pembakaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan usulan perbaikan postur kerja yang ergonomis untuk meminimalkan risiko muskuloskeletal. Tahap awal penelitian dilakukan evaluasi postur kerja melalui penggunaan metode Nordic Body Map (NBM) dan Quick Exposure Checklist (QEC) untuk mengetahui keluhan dengan skor tertinggi dibagian tubuh mana dan pada stasiun kerja apa. Metode NBM memberikan gambaran dari perspektif pekerja mengenai lokasi rasa nyeri dan pada stasiun mana, sedangkan QEC sebagai bahan pendukung untuk mengetahui stasiun kerja yang memiliki risiko tertinggi serta menjelaskan mengapa nyeri tersebut muncul dengan mengidentifikasi faktor-faktor risiko di lingkungan kerja. Hasil penelitian penggunaan metode NBM (Nordic Body Map) dan QEC (Quick Exposure Check) ditemukan bahwa area pencetakan batu bata merupakan stasiun kerja dengan risiko ergonomi yang tinggi dengan diperlukan tindakan ‘‘Tindakan Dalam Waktu Dekat’’. Hasil kedua metode menunjukkan saling berkesinambungan yang mengindikasikan bahwa keluhan dan potensi cedera paling dominan terjadi pada area pinggang. Usulan perbaikan dengan dibuatkan alat bantu berupa dingklik beroda untuk area pencetakan. Hasil dari implementasi penggunaan alat bantu pada area pencetakan menunjukan hasil adanya penurunan skor NBM dan QEC. Skor NBM mengalami penurunan dari 75.5 menjadi 66.5, sedangkan skor QEC dari 59% menjadi 50%.
Digital Marketing Strategy to Increase Promotion and Sales of Banana Stem Craftsmen in Kedungkeris Village Sari, Niken Permata; Mindhayani, Iva
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v4i4.593

Abstract

Through a digital marketing strategy, this community service activity focuses on optimizing the promotion and sales of banana stem craft products in Kedungkeris Village, Nglipar, Yogyakarta. The background of this program is based on the potential of unique crafts from banana stems, such as mini photo frames, baskets, flip-flops, songkok, sling bags, and pencil cases, as local MSME products with high value. However, these products still have limited market reach and promotion due to a minimal understanding of utilizing digital platforms. The shift in consumer behavior towards the courage to shop post-pandemic also further emphasizes the importance of a digital presence for their business desires. The main objective of this service is to improve the craftsmen's understanding and digital marketing skills. The activity was carried out at the Kedungkeris Village Hall and involved 26 participants who were banana stem craftsmen. The material provided includes the basics of digital marketing, utilization of social media (especially Instagram and Facebook), e-commerce strategies (Shopee and Tokopedia), and practical tips for optimizing promotion and sales. The approach used is interactive lectures and discussions, helping participants understand essential concepts such as determining target markets, product innovation (including combining crafts with culinary products as hampers), and ease of access to purchases through digital channels. The implications of this activity are expected to increase the capacity of digital craftsmen significantly, expand the market reach of Kedungkeris banana stem products, and ultimately increase sales turnover and the economic welfare of the local community sustainably.
Implementasi Early Warning System Amblesan untuk Peringatan Keselamatan Sumber Air Goa Pulejajar, Gunungkidul Mulyaningsih, Sri; Vienastra, Septian; Rahmawati, Nur; Mindhayani, Iva
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol7.iss1.art1

Abstract

Kalurahan Jepitu adalah bagian dari Karst Gunung Sewu yang berisiko amblesan sinkhole; yang dapat mengancam keselamatan sumber air bersih di Goa Pulejajar. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk mengimplementasikan teknologi tepat guna sistem peringatan dini amblesan terhadap sumber air bersih Goa Pulejajar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, mencakup sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan intensif kepada Mitra Pokdarwis Idaman. Sistem ini mengintegrasikan sensor tekanan dan kelembaban batuan, unit mikrokontroler berbasis Internet of Things (IoT), dan pelat pengaman modular sebagai proteksi fisik. Kegiatan ini berhasil menginstalasi dan mengoperasionalisasi sistem peringatan dini, ditandai dengan peningkatan kapasitas Pokdarwis dalam melakukan pengawasan, pembacaan data, dan pemeliharaan alat. Di dalamnya telah terbentuk protokol peringatan dini di tingkat lokal dengan memberdayakan masyarakat. Implementasi teknologi tepat guna yang partisipatif terbukti layak secara teknis, efektif dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat dan meningkatkan keamanan sumber air bersih Goa Pulejajar. Keberhasilan ini menjadi model mitigasi potensial untuk direplikasi di kawasan karst lainnya.Sistem ini merupakan inovasi baru berbasis sensor tekanan dan kelembaban dengan panel surya yang menunjukkan peningkatan efektivitas respon alat hingga 87% dibandingkan uji awal, menjadi model mitigasi potensial untuk direplikasi di kawasan karst lainnya.
Optimasi Biaya Persediaan Bahan Baku Melalui Perbandingan Metode Economic Order Quantity dan Metode Continuous Review System Suryatama , Madhan; Mindhayani, Iva
Jurnal Inovasi dan Kreativitas (JIKa) Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jika.v6i1.11912

Abstract

Masalah: PT. ABC merupakan perusahaan penghasil PVC. Selama ini, PT. ABC hanya mengandalkan perkiraan dalam perencanaan persediaan bahan baku, tanpa adanya perencanaan yang tepat. Akibatnya, perusahaan menghadapi biaya yang tinggi untuk pembelian bahan baku. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan efektivitas metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Continuous Review System (CRS) dalam perencanaan persediaan bahan baku PT. ABC, serta untuk mengidentifikasi metode yang paling efisien dalam mengurangi biaya persediaan. Metodologi: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Economic Order Quantity (EOQ), yang menghitung jumlah pemesanan optimal untuk meminimalkan total biaya persediaan, termasuk biaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Selain itu, metode Continuous Review System (CRS) diterapkan untuk memantau persediaan secara terus-menerus dan melakukan pemesanan saat tingkat persediaan mencapai titik reorder. Temuan/Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan biaya persediaan bahan baku yang digunakan PT. ABC saat ini adalah sebesar Rp 6.947.332.500. Jika menggunakan metode Economic Order Quantity biaya persediaan bahan baku menjadi sebesar Rp 929.392.077, dan jika menggunakan metode Continuous Review System menjadi sebesar Rp 1.008.422.452. Dengan demikian, metode yang dapat menjadi alternatif dan paling optimal dalam menekan biaya total persediaan yaitu metode EOQ. Kontribusi penelitian ini berupa saran atau rekomendasi kebijakan bagi perusahaan terkait persediaan berbasis analisis kuantitatif yang terukur dan meningkatkan efisiensi biaya perusahaan. Namun, penelitian ini masih memiliki keterbatasan dimana asumsi permintaan dan waktu tunggu yang relatif konstan serta belum mempertimbangkan variabel lainnya yang lebih kompleks. Saran untuk penelitian selanjutnya dengan mempertimbangkan faktor fluktuasi permintaan, tingkat layanan,  serta mengkombinasikan model probabilistik guna menghasilkan rekomendasi yang lebih komprehensif. Jenis penelitian: Penelitian analisis kuantitatif