Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementasi nilai pendidikan karakter dalam sastra lisan di IKIP PGRI Pontianak Lizawati Lizawati; Indriyana Uli
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.353 KB) | DOI: 10.25273/pe.v8i2.2911

Abstract

Sastra lisan merupakan salah satu media untuk  pendidikan karakter. Tujuan penelitian ini  dimaksudkan untuk mendeskripsikan implementasi nilai pendidikan karakter dalam sastra lisan. Metode penelitian ini berupa metode deskriftif dengan bentuk kualitatif dengan teknik analisis data interaktif model berupa data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teori dan sumber. Sumber data diperoleh dari informan. Penelitian ini menemukan bahwa ada 9 nilai pendidikan karakter dalam sastra lisan dan 4 implementasi nilai pendidikan karakter sastra lisan yaitu,  nilai kejujuran, nilai kecerdasan, nilai peduli, dan nilai tangguh.
Gerakan Terbit Sastra di SMP Negeri 18 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Lizawati Lizawati; Indriyana Uli; Herlina Herlina; Sri Kusnita; Muhammad Lahir; Fitri Wulansari; Try Hariyadi; Netti Yuniarti; Elva Sulastriana
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i3.3271

Abstract

Gerakan terbit sastra bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami karya sastra. Gerakan terbit sastra dilakukan di SMP N 18 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Pengabdian ini dilakukan melalui tiga tahapan. Tahap pertama yaitu persiapan, dilakukan dengan cara menganalisis permasalahan yang ada. Tahap kedua, yaitu pelaksanaan program dan tahap ketiga yaitu evaluasi. Tahap evaluasi ini dilakukan untuk melihat ketercapaian target luaran pengabdian. Adapun bentuk kegiatan gerakan terbit sastra di SMPN 18 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya berupa seminar pengetahuan dan pemanfaatan karya sastra dalam kegiatan sehari-hari, pelatihan dan pendampingan pemanfaatan penulisan karya sastra, dan penyediaan akses dalam menerbitkan karya sastra. Hasil gerakan terbit sastra di SMPN 18 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya berupa peningkatan pengetahuan terhadap karya sastra, peningkatan minat menulis karya sastra, dan terbitnya hasil karya sastra siswa berupa buku ber-ISBN dengan judul “Seberang Sungai (Sebuah Antologi Pantun dari Anak-Anak Sungai Asam)”.
Medan Makna Berkebun Karet dalam Bahasa Dayak Dialek Belangin Desa Muun (Kajian Semantik) Lizawati Lizawati; Ester Ester; Herlina Herlina
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v11i1.4340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komponen makna yang terdapat dalam medan makna berkebun karet dalam BDDB, jenis makna dalam medan medan berkebun karet dalam BDDB, dan peran semantis  dalam  medan  makna  berkebun  karet  dalam  BDDB.  Metode  penelitian  yang  digunakan  dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa bahasa Dayak dialek Belangin yang digunakan informan, sedangkan data dalam penelitian ini kata-kata yang dituturkan informan yang mengandung medan makna berkebun karet. Teknik yang digunakan adalah teknik observasi langsung, teknik simak   libat cakap dan   wawancara, alat pengumpul data berupa panduan   observasi, alat perekam suara    dan    panduan  wawancara.  Teknik  pemeriksaan  keabsahaan  data  menggunakan  triangulasi sumber dan teori. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif.  Hasil penelitian ialah terdapat 44 leksem yang berkaitan dengan kegiatan berkebun karet; 29 leksem dikategorikan sebagai verba; 15 leksem dikategorikan sebagai nomina. Terdapat 37  makna leksikal; sebelas kategori makna kolokatif berupa kegiatan menggunakan  alat, kegiatan  tanpa  alat,  peralatan  berbahan logam,  peralatan  berbahan  anyaman,  peralatan berbahan  kayu,  peralatan  berbahan  plastik,  peralatan  berbahan  batu,  peralatan  berbahan  seng,  peralatan berbahan daun, peralatan berbahan batok kelapa, peralatan berbahan bambu. Terdapat 29 leksem dengan fungsi semantis verba; 15 leksem dengan fungsi semantik nomina. 
Citra Wanita pada Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Hamka dan Impementasinya terhadap Pembelajaran Sastra di Sekolah Lizawati Lizawati; Yuyun Safitri
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 MARET 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v8i1.4121

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan citra wanita yang bernama Hayati secara fisik dan nonfisik serta implementasinya terhadap pembelajaran sastra di sekolah. Penelitian ini penting dilakukan mengingat novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck menjadi sumber belajar siswa yang unsur-unsur di dalam novel menjadi inspirasi terutama tokoh utamanya yang memiliki karakter sebagai pembelajaran siswa agar lebih mawas diri dalam menghadapi problematika kehidupan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi dokumenter dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil analisis menemukan terdapat citra fisik berupa cantik yang tercermin pada kata bunga, pipi yang montok, engkau sangat cantik, dan alangkah cantiknya gadis dusu. Citra non fisik berupa penuh rahasia, periang, kekanak-kanakan, penuh kasih, budiman seperti matahari, takut, ikhlas, sabar, pemalu, dan setia kawan. Implementasi terhadap pembelajarannya di sekolah di peroleh bahwa novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka dapat diterapkan dalam pembelajaran di SMA khususnya di kelas X dengan KD mengidentifikasi nilai- nilai   dan isi yang terkandung dalam novel baik lisan maupun tulis yang diperoleh dari hasil wawancara bersama informan.
Kosakata Prosesi Mappasilli Pernikahan Masyarakat Bugis dan Relevansinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Lizawati Lizawati; Veni Noviani
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i1.4747

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan kosakata prosesi Mappasilli pernikahan masyarakat Bugis dan relevansinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif pendekatan etnolinguistik yang melihat telaah kajian bahasanya yang dikaji adalah struktur kosakata yang pemakaiannya dalam konteks situasi sosial budaya masyarakat Bugis. Analisis yang dilakukan peneliti terhadap data yang dikumpulkan meliputi peristilahan, alat, bahan, proses, dan mulai dari analisis pra-implementasi, implementasi, dan pasca-plaksanaan peristilahan, yaitu monomorfemis, dan polimorfemis. Selain itu, peneliti juga menganalisis makna peristilahan dalam leksikal dan kultural budaya tradisi Mappasilli. Penelitian ini berhasil mengumpulkan 52 peristilahan sebagai data penelitian. Keseluruhan data diperoleh dari proses wawancara dan perekam yang dilakukan oleh peneliti di Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya khususnya di Desa Teluk Pakedai Satu secara keseluruhan Data terdiri dari 11 istilah alat, 19 istilah bahan, 22 istilah proses 2 istilah waktu, dan 3 istilah tempat. Kosakata prosesi Mappasilli memiliki relevansinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka Fase B yang tercermin pada Capaian Umum dan Capaian Pembelajaran
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII D di SMPN 2 Semparuk Saedah Saedah; Lizawati Lizawati; Saptiana Sulastri
Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2024): Ksatra
Publisher : LPPM STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/ksatra.v6i1.1436

Abstract

This development research is research which is the development of Android-based learning media which aims to help and see students' responses when given new media so that researchers can overcome the problems faced by teachers at school. This research is RND research which has a 4D design (define, design, develop, and disseminate). This research is located in the Sambas district of West Kalimantan, precisely at SMPN 2 Semparuk. The focus of the problem in this research was that from the beginning, the researcher started doing an internship and looked at the problems in the class, by looking at the responses of students who were bored with learning, the researcher tried to find a way out of the problem and thus created the development of Android-based learning media to support the Merdeka curriculum which prioritizes student creativity in learning. Android-based learning media for Indonesian language subjects, fiction and non-fiction book material, has been tested for suitability by three media experts, obtaining an overall average of 95% in the "Very Appropriate" category. Meanwhile, the results of testing by three material experts obtained an overall average of 93% in the "Very Good" category. The results of student responses with an overall score of 94% are included in the "Very Good" category. So overall it can be concluded that the learning media developed is very suitable for use in the Indonesian language learning process in fiction and non-fiction material.