Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Strategi Mencapai Target Kepemilikan Akta Kelahiran Anak (Studi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta) Suryawati, Retno; Aji, Aditia Permana
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v4i2.94910

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi strategi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta dalam mencapai target kepemilikan akta kelahiran anak berdasarkan pengembangan program, anggaran, dan prosedur/SOP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan yaitu triangulasi teknik dan sumber. Sedangkan teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta dalam mencapai target kepemilikan akta kelahiran anak telah dilaksanakan dengan baik, namun masih terdapat permasalahan terkait domisili seorang anak, anak yang hanya numpang Kartu Keluarga, memiliki akta kelahiran namun belum melapor, hingga tidak diketahui keberadaan anak tersebut. Pengembangan program dalam mencapai target kepemilikan akta kelahiran anak difokuskan pada program SAPU KUWAT dan Jemput Bola. Pada program SAPU KUWAT dilaksanakan dengan kegiatan sosialisasi, pelaksanaan program, serta monitoring dan evaluasi. Sedangkan pada Jemput Bola dilaksanakan dengan kegiatan door to door dan workshop jemput bola. Anggaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bersumber dari APBD Kota Surakarta yang sudah dialokasikan dengan baik, namun masih terbatas dalam pelaksanaan workshop jemput bola. Pada pengembangan prosedur telah disusun tahapan prosedur tiap program dengan baik sebagai langkah sistematis yang harus dilaksanakan dalam mencapai target kepemilikan akta kelahiran anak di Kota Surakarta.
Inovasi Kemasan Sebagai Sarana Meningkatkan Brand Image Produk Mie Soun Desa Manjung, Klaten Kusumawardhani, Arinta; Ibad, Irsyadul; Dirgatama, Chairul Huda Atma; Utomo, Is Hadri; Suryawati, Retno
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 1 (2024): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i1.74951

Abstract

Industri mie soun di Desa Manjung telah berdiri lebih dari 50 tahun dan menjadi pekerjaan turun-temurun yang dilakukan oleh warga. Mie soun banyak digunakan masyarakat untuk menjadi bahan baku atau bahan pendamping dalam pembuatan kuliner soto dan bakso. Seiring dengan meningkatnya produk kompetitor, mie soun asal Desa Manjung tidak lagi sepopuler dahulu.  Generasi millenial di wilayah Klaten, tidak lagi mengetahui bahwa produk mie soun tersebut berasal dari Desa Manjung. Hal ini mengakibatkan hilangnya ‘ciri khas’ mie soun sebagai produk lokal Desa Manjung.  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan brand image mie soun  dengan melakukan inovasi kemasan produk.  Manfaat dari inovasi kemasan tersebut adalah (1) Meningkatnya brand image mie soun dari Desa Manjung sebagai produk yang menarik, (2) Meningkatnya kemampuan produsen tentang packaging produk. Metode pelaksanaan pengabdian yaitu dengan pelatihan branding produk, pelatihan pembuatan logo dan merk produk, pelatihan pembuatan desain kemasan, serta pendampingan branding produk berbasis kearifan lokalSelanjutnya, pendampingan akan dilakukan dengan cara pengemasan dan pemasaran produk. Kegiatan dilakukan pada bulan mei – agustus 2021 dengan jumlah peserta 20 produsen mie soun dari Desa Manjung.The vermicelli soun noodle industry in Manjung Village has existed for more than 50 years and has been a hereditary work carried out by residents. Vermicelli noodles are widely used by the community as a raw material or accompanying ingredient in making culinary soup and meatballs.With the increasing number of competitor products, vermicelli noodles originating from Manjung Village are no longer as popular as before.. The millennial generation in the Klaten area no longer knows that the vermicelli noodle product originates from Manjung Village. This resulted in the loss of the 'characteristic' of soun noodles as a local product of Manjung Village. The purpose of this activity is to improve the brand image of soun noodles by innovating product packaging. The benefits of this packaging innovation are (1) Increasing the brand image of soun noodles from Manjung Village as an attractive product, (2) Increasing the ability of producers regarding product packaging. The method of theses community service activities are product branding training, logo and product branding training, packaging design training, and product branding assistance based on local wisdom. Furthermore, assistance will be carried out in the way of product packaging and marketing. Training activities are carried out in May - August 2021 with 20 participants from the soun noodle producer from Manjung Village.
Collaborative Governance dalam Perencanaan Pembangunan Masjid Agung Madaniyah Kabupaten Karanganyar Cahyani, Resta Oktafia Dwi; Suryawati, Retno
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v4i1.89669

Abstract

Satu kebijakan yang dibuat dalam mewujudkan misi dari RPJMD Kabupaten Karanganyar tahun 2018-2023 khususnya dalam peningkatan kualitas keagamaan yaitu dengan adanya kebijakan revitalisasi pembangunan Masjid Agung Karanganyar. Trend positif ditunjukkan setelah kebijakan tersebut diimplementasikan. Dampak positif ini ada dikarenakan oleh keberhasilan sebuah perencanaan yang dilakukan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses collaborative governance dalam sebuah perencanaan pembangunan Masjid Agung Madaniyah Kabupaten Karanganyar dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Aspek Kajian menggunakan teori dari Bryson dan Crosby (2006). Pada aspek proses collaborative governance dengan indikator: (1) Membuat kesepakatan bersama, (2) membangun kepemimpinan, (3) membangun legitimasi, (4) membangun kepercayaan, (5) mengelola konflik, (6) perencanaan. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validasi data dilakukan dengan analisis triangulasi sumber dan teknik yang dilakukan terhadap beberapa orang. Hasil penelitian yang telah dilakukan dengan sejumlah narasumber mulai dari sektor pemerintah, swasta, dan masyarakat yang terlibat dalam perencanaan pembangunan Masjid Agung Madaniyah Karanganyar ini menunjukkan bahwa kolaborasi telah berjalan sesuai dengan proses kolaborasi menurut Bryson & Crosby (2006) dengan adanya kesepakatan bersama, membangun kepemimpinan, membangun legitimasi, membangun kepercayaan, mengelola konflik dan  perencanaan.