Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DIFFUSION INNOVATION BEHAVIOR STUDENT IN WASTE MANAGEMENT SCHOOLS ON SMALL ISLANDS Ikhwan, Zainul; Hanum, Ulfa; Indris, Fadhil; Puspawati, Catur; WulanSari, Kusrini
International Journal of Social Science Vol. 3 No. 4: December 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/ijss.v3i4.6636

Abstract

This research aims to determine the diffusion of waste management program innovations in schools on Penyengat Island, Tanjungpinang City. This research uses descriptive qualitative methods. Based on the analysis results obtained in the field, it can be concluded that the results found using the Diffusion of Innovation theory by Everet M. Rogers with 4 elements, namely Innovation, Communication Channels, Time Period and Social System, show that the waste management program adoption process will run optimally. This shows that the spirit of intensive communication from the school community on Penyengat Island is enthusiastic about adopting the program due to the sense of ownership of the school, facilities and infrastructure that require development as well as the process of preparing administrative requirements which is slowly increasing with collaboration. More incentive assistance and communication is needed, especially by activating the role of committees at each school in forming the character of students.
Risiko Penularan DBD Berdasarkan Maya Index di Kelurahan Batu 9 Kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang Kurnia, Risman; Diansafitri, Mutia; Hanum, Ulfa
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.490

Abstract

Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kota Tanjungpinang terjadi 346 kasus pada tahun 2019. Kasus  DBD yang masih cukup tinggi menunjukkan bahwa upaya pengendalian dan pemberantasan  vektor DBD masil  belum optimal. Setiap penduduk yang tinggal di wilayah ini berisiko tertular DBD. Maya index  dapat menganalisa risiko penularan DBD dan tempat perkembangbiakan potensial Aedes Aegypti  di suatu wilayah. Tujuan dari penelitian ini yaitu menggambarkan Maya Index dan container pada rumah tangga di wilayah Kelurahan Batu 9 Kota Tanjungpinang. Metode penelitian ini observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua rumah warga yang terdapat di Kelurahan Batu 9. Sampel penelitian terdiri dari 100 rumah. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis Maya Index menggunakan Breeding Risk Index dan  Hygiene Risk Index.  Jumlah container yang di observasi yaitu sebanyak 383 buah di Kelurahan Batu 9. Container  yang  berpotensi menjadi tempat  perkembangbiakan nyamuk yaitu container ember dan dispenser. Status Maya Index dikategorikan kepada kategori tinggi yang ditentukan berdasarkan kategori Breeding Risk Index dan Hygiene risk index. Berdasarkan Maya Index menunjukkan Kelurahan Batu 9 memili risiko yang tinggi terhadap penularan DBD dan juga   sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk. Masyarakat di Kelurahan Batu 9 diharapkan melakukan pemberantasan sarang nyamuk dan  program 4M plus dengan menguras  penampungan air, mengubur barang bekas, menutup tempat penampungan air dan memantau larva secara rutin.
Risiko Kerja Disadari, Produktivitas Terkendali : Program Penyuluhan dan Pembekalan K3 bagi UMKM Penjahit di Kota Tanjungpinang MF, M. Yusuf; Hanum, Ulfa; Silalahi, Santa Novita Yosephin
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v7i3.1115

Abstract

Tailors are at high risk of occupational accidents, hypertension, and musculoskeletal disorders (MSDs) due to prolonged static sitting postures, extended working hours, and unhealthy lifestyles. These conditions negatively affect both productivity and occupational health. This community service program aimed to improve tailors’ knowledge and awareness of Occupational Safety and Health (OSH) through interactive education. The methods included counseling, pre-test and post-test assessments, and evaluation of program success indicators covering OSH application, work behavior awareness, and healthy lifestyle practices. The results showed a significant increase in knowledge scores, with the mean rising from 5.4 in the pre-test to 9.5 in the post-test, a difference of +4.1 points. Program evaluation revealed high achievement in OSH implementation (100%), work awareness (100%), program benefits (100%), and healthy lifestyle awareness (90%). This program proved effective in enhancing tailors’ capacity to understand and apply OSH principles, thereby potentially reducing the risks of occupational accidents, MSDs, and hypertension. In conclusion, the Program of OSH education and provision is a crucial strategy to create a healthier, safer, and more productive working environment for tailors.
Sosialisasi Penyakit Tular Vektor di Provinsi Kepulauan Riau Kurnia, Risman; Hanum, Ulfa
Karya Kesehatan Siwalima Vol 2, No 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v2i1.911

Abstract

Penyakit tular vektor hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia dengan angka kesakitan dan kematian tinggi dan berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) ataupun wabah. Indonesia merupakan negara tropis yang negara yang berisiko terhadap penyakit menular vektor. Puskesmas Melayu Kota Piring merupakan salah satu puskesmas dengan jumlah kunjungan pasien dengan kasus penyakit tertinggi yaitu berhubungan dengan lingkungan dan vektor seperti demam berdarah dengan kasus yang terbanyak disusul dengan penyakit scabies. Tujuan dari kegiatan Memberikan informasi dan pengetahuan kepada kader dan masyarakat di Kelurahan Melayu Kota Piring Kota Tanjungpinang mengenai penyakit tular vektor dan pencegahannya. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, diskusi dan evaluasi kegiatan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan awal nya sebanyak 88% memiliki pengetahuan kurang, setalah kegiatan sebanyak 78% berpengetahuan baik tentang penyakit tular vektor. Perlunya sosialisasi secara kontiniu secara berkala dan melibatkan banyak masyarakat dan kader. Masyarakat diharapkan mengaplikasikan  dirumah dan disebar luaskan informasi terkait penyakit tular vektor.