Articles
3. PENGARUH MANAJERIAL DAN PENDANAAN TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2012-2015
Gamal, Ahmad;
Purwoko, MBA, Ph.D, Drs. Bambang
Jurnal Economics and Sustainable Development Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Economics and Sustainable Development Universitas WR Supratman Surabaya
Publisher : Fakultas Ekonomi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (387.804 KB)
Manajer peruahaan sebagai pemegang arah perusahaan harus memiliki kapabilitas dan integritas yang tinggi dalam memajukan perusahaan. Sebagai pengelola perusahaan lebih banyak mengetahui informasi internal dan prospek perusahaan di masa yang akan datang dibandingkan investor. Oleh karena itu sebagai pengelola, manajer berkewajiban mengungkapkan informasi mengenai laporan keuangan yang dapat digunakan oleh berbagai pihak, termasuk manajemen perusahaan itu sendiri khususnya untuk mengukur kinerja keuangan. Kinerja keuangan menjadi acuan perusahaan dalam memperoleh laba. Keuntungan perusahaan diperoleh melalui manajer yang dapat menjalankan perusahaan secara efektif dan efisien. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh manajerial dan pendanaan terhadap profitabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajerial dan pendanaan terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2015. Sampel penelitian adalah 30 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2012-2015. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan hipotesis dan sumber data dari diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Teknik analisis penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan program SPSS versi 23. Hasil analisis menunjukkan bahwa manajerial berpengaruh positif terhadap profitabilitas perusahaan. Pendanaan berpengaruh negatif terhadap profitabilitas perusahaan. Hal ini disebabkan manajerial dan pendanaan dianggap penting dan sebagai alat untuk menghadapi masalah dan peluang dari lingkungan internal dan eksternal. Semakin besar perusahaan menghasilkan laba maka total aset (kekayaan) yang dipunyai perusahaan semakin besar.
2. Pengaruh size dan profitabilitassterhadap good corporate governance perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia periode pada tahun 2017-2018 (Studi kasus pada perusahaan manufaktur Food and Beverages )
Astuti, MM, Dra. Ec. Hartati Kanti;
Gamal, Ahmad
Jurnal Economics and Sustainable Development Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Economics and Sustainable Development Universitas WR Supratman Surabaya
Publisher : Fakultas Ekonomi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.066 KB)
Tuntutan terhadap perusahaan untuk memberikan informasi yang transparan, organisasi yang akuntabel serta tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) memaksa perusahaan untuk memberikan informasi mengenai aktivitas sosialnya. Pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility dipengaruhi oleh karakteristik perusahaan meliputi size, profile, ukuran dewan komisaris, profitabilitas dan leverage. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris 5 faktor karakteristik perusahaan yang digunakan mempengaruhi pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Sampel adalah 59 perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode Tahun 2007-2008, sesuai dengan kriteria. Penelitian ini merupakan penelitian hipotesis yaitu untuk menguji pengaruh variabel bebas (ukuran perusahaan dan profitabilitas) terhadap variabel terikat (pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan) secara empirik, dengan menggunakan uji Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ukuran perusahaan dengan proksi prosentase jumlah total asset terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan, (2) Profitabilitas dengan proksi net profit margin tidak terbukti secara signifikan berpengaruh positif terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan.
The Effect of Production Costs and Sales Volumes on Profits of Registered Food and Beverage Sub-Sector Manufacturing Companies on the Indonesia Stock Exchange for the 2018-2022 Period
Bambang Purwoko;
Moc Aminudin Hadi;
Ahmad Gamal;
Wiwik Prihartanti
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 3 (2022): August: Social Science, Economics
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (459.15 KB)
|
DOI: 10.35335/enrichment.v12i3.657
This study aims to determine the effect of production costs and sales volume on the profits of sub-food and beverage manufacturing companies for the period 2018-2020. The type of data used in this study is secondary data. The sampling technique used purposive sampling. The population in this study amounted to 26 companies and the samples taken were 9 companies. The analysis used was the Normality Test, Classical Assumption Test, Multiple Linear Regression Analysis Test, t test, F test, and the coefficient of determination. The results showed that production costs and sales volume partially and significantly influenced the profits of the food and beverage sub manufacturing companies, because the value of tcount > ttable. Simultaneously production costs and sales volume affect the profits of sub-food and beverage manufacturing companies, because the value of Fcount > Ftable. The most dominant variable affecting the profit of the food and beverage sub manufacturing company is the production cost variable of 4.079 with a significant level of 0.000. The value of the coefficient of determination shows 62.4%, while the remaining 37.6% is influenced by other variables not examined in this study.
Analysis of the influence of green brand image, green satisfaction and green trust on green brand equity
Erlyna Hidyantari Hidyantari;
Rd. Nia Kania Kurniawati;
Mira Gayatri Kartika;
Bambang Purwoko;
Ahmad Gamal
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 5 (2022): December: Management Science And Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35335/enrichment.v12i5.976
This study aims to determine and explain the effect of green brand image, green satisfaction and green trust on green brand equity. The type of research used is explanatory with a quantitative approach. The population in this study were students of the Faculty of Economics & Business Semester VII and were still active at W.R. University. Supratman Surabaya. The sample used in this study was 62 respondents who were taken using purposive sampling and data collection methods using questionnaires or online questionnaires. Data analysis used is descriptive statistical analysis and multiple linear regression analysis. The research data was processed using multiple linear regression with the SPSS version 23 program. The results of this study indicate that green brand image has no effect on green brand equity, while green satisfaction and green trust have an effect on green brand equity of Sostro tea box products.
Manufacturing companies and financial performance :what is the role of intellectual capital, environmental performance and environmental cost?
Asep Iwa Soemantri;
Ahmad Gamal;
Kustianing Sekar
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 6 (2023): February: Management Science And Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35335/enrichment.v12i6.1150
This study aims to determine the effect of Intellectual Capital, environmental performance and environmental cost on financial performance in the manufacturing sector. Green accounting is measured by environmental cost and environmental performance which are independent variables in this study. While the company's performance is measured by financial performance as a proxy for ROA. This research was conducted on manufacturing companies that are PROPER participants and listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2017 – 2019. This study uses multiple regression analysis with SPSS version 23 program. The sample in this study used purposive sampling method to obtain 36 samples of sector companies. manufacture. The results of this study indicate that Intellectual Capital has an effect on financial performance. Meanwhile, environmental performance and environmental cost have no effect on financial performance. Simultaneously Intellectual Capital, environmental performance and environmental cost affect financial performance.
Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Menjadi Briket Arang untuk Menambah Pendapatan Masyarakat Kabupaten Lamongan
Wiwik Prihartanti Prihartanti;
Erlyna Hidyantari;
Desak Gede Suasridewi;
Agus R ahmanto;
Ahmad Gamal
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 1, No 1 (2022): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/njpc.v1i1.83
Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan mengenai proses pembuatan briket arang kepada masyarakat. Kondisi saat ini ketersediaan bahan bakar minyak dan gas berkurang sedangkan kebutuhan konsumsi energi di masyarakat meningkat. Maka perlu mencari sumber energi alternatif untuk mengganti bahan bakar minyak dan gas. Kondisi daerah Desa Jubel Kidul adalah desa dengan area pertanian yang sangat luas, sehingga sekam padi mudah ditemui dan belum dimanfaatkan secara maksimal dan banyak yang hanya menjadi limbah. Sekam padi memiliki nilai kalor yang tinggi sebesar 3300-3600 kkal/kg, untuk itu pengelolaan sekam padi menjadi briket ini menjadi sangat penting. Dengan tingginya nilai kalor dari sekam padi tersebut, maka sekam padi dapat dijadikan sebagai alternatif bahan bakar berupa briket arang. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui penyuluhan, pelatihan, serta diskusi dan evaluasi. Hasil yang didapat dari terselenggaranya pengabdian ini adalah meningkatnya kesadaran, pengetahuan, beserta keterampilan masyarakat Desa Jubel Kidul Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan dalam hal ini adalah petani terkait manfaat limbah sekam padi beserta proses pembuatan briket dari limbah sekam padi. Briket tersebut sangat potensial dijadikan peluang usaha dan guna meningkatkan pendapatan petani. Dari hasil pengabdian masyarakat didapatkan bahwa masyarakat memiliki ketertarikan yang besar mengenai proses produksi briket sekam padi, masyarakat mendapatkan informasi yang jelas mengenai cara memanfaatkan limbah sekam padi dan merubah sekam padi tersebut menjadi briket yang memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
PKM Penjahit Surabaya Provinsi Jawa Timur Dalam Meningkatkan Pendapatan Berbasis Manajemen Produksi dan Pemasaran
Bambang Purwoko;
Ahmad Gamal;
Wiwik Prihartanti;
Agus Rahmanto;
Desak Gede Suasridewi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 3 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan yang dihadapi oleh beberapa penjahit adalah memindah mesin jahit dari tempat penyimpanan dengan tempat kerja kurang lebih 100 m. Hal ini terasa sulit karena sebagian besar mesin jahit bekas sehingga tidak memiliki roda yang memadai. Ini masalah pertama yang dihadapi oleh beberapa penjahit. Permasalahan kedua adalah tempat penitipan mesin jahit di area terbuka sehingga bila hujan dapat merusak mesin jahit. Apalagi mayoritas adalah mesin jahit bekas. Sedangkan permasalahan ketiga adalah jam buka tidak seragam dan tidak adanya banner di masing-masing penjahit. Akibatnya banyak masyarakat yang tidak tahu kapan buka dan tutup. Bagi masyarakat yang dekat dengan lokasi akan mudah. Namun bagi masyarakat yang belum tahu akan sedikit mengalami kesulitan dan bahkan kecewa. Para penjahit selain menjahit di komplek toko pasar Simomulyo juga menjahit di rumah. Solusi dalam menyelesaikan permasalahan tersebut kami tim pengusul PKM mengusulkan untuk membuat roda kaki mesin jahit untuk memudahkan saat memindah dari tempat penyimpanan ke lokasi penjahit atau sebaliknya. Melalui roda kaki mesin jahit akan mengurangi permasalahan pertama. Langkah kedua adalah dengan membuat penutup mesin jahit dari terpal yang didesain dapat menutup mesin jahit sehingga tidak terkena hujan yang dapat merusak mesin jahit. Langkah berikutnya adalah membuat banner untuk dipasang di masing-masing penjahit. Melalui banner yang berisikan nama penjahit jam buka dan tutup serta nomor hanphone akan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Melalui ketiga cara tersebut diharapkan akan meningkatkan pendapatan para penjahit. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu mitra mengatasi permasalahan pada aspek produksi dan manajemen usaha. Metode atau pendekatan yang yang dilakukan adalah diskusi, pelatihan dan pendampingan, serta penambahan/pengadaan peralatan dan perlengkapan usaha untuk m1emotivasi mitra dalam mencapai keberhasilan usahanya. Metode atau pendekatan yang yang dilakukan adalah diskusi, pelatihan dan pendampingan, serta penambahan/pengadaan peralatan dan perlengkapan usaha untuk memotivasi mitra dalam mencapai keberhasilan usahanya. Hasil dan luaran yang dicapai adalah 1) Mitra mendapatkan penambahan alat produksi seperti roda mesin jahit mesin jahit dan tutup terpal plastik untuk tempat penyimpanan mesin jahit dan banner 2) Mitra mendapatkan pelatihan dan pendampingan pembuatan catatan atau laporan keuangan, manajemen pemasaran dan 3) Mitra mampu meningkatkan keterampilan, kualitas produk, kuantitas produk, jenis produk, kapasitas produksi, aset dan pendapat.
PKM Penjahit Surabaya Provinsi Jawa Timur Dalam Meningkatkan Pendapatan Berbasis Manajemen Produksi dan Pemasaran
Bambang Purwoko;
Ahmad Gamal;
Wiwik Prihartanti;
Agus Rahmanto;
Desak Gede Suasridewi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 3 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan yang dihadapi oleh beberapa penjahit adalah memindah mesin jahit dari tempat penyimpanan dengan tempat kerja kurang lebih 100 m. Hal ini terasa sulit karena sebagian besar mesin jahit bekas sehingga tidak memiliki roda yang memadai. Ini masalah pertama yang dihadapi oleh beberapa penjahit. Permasalahan kedua adalah tempat penitipan mesin jahit di area terbuka sehingga bila hujan dapat merusak mesin jahit. Apalagi mayoritas adalah mesin jahit bekas. Sedangkan permasalahan ketiga adalah jam buka tidak seragam dan tidak adanya banner di masing-masing penjahit. Akibatnya banyak masyarakat yang tidak tahu kapan buka dan tutup. Bagi masyarakat yang dekat dengan lokasi akan mudah. Namun bagi masyarakat yang belum tahu akan sedikit mengalami kesulitan dan bahkan kecewa. Para penjahit selain menjahit di komplek toko pasar Simomulyo juga menjahit di rumah. Solusi dalam menyelesaikan permasalahan tersebut kami tim pengusul PKM mengusulkan untuk membuat roda kaki mesin jahit untuk memudahkan saat memindah dari tempat penyimpanan ke lokasi penjahit atau sebaliknya. Melalui roda kaki mesin jahit akan mengurangi permasalahan pertama. Langkah kedua adalah dengan membuat penutup mesin jahit dari terpal yang didesain dapat menutup mesin jahit sehingga tidak terkena hujan yang dapat merusak mesin jahit. Langkah berikutnya adalah membuat banner untuk dipasang di masing-masing penjahit. Melalui banner yang berisikan nama penjahit jam buka dan tutup serta nomor hanphone akan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Melalui ketiga cara tersebut diharapkan akan meningkatkan pendapatan para penjahit. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu mitra mengatasi permasalahan pada aspek produksi dan manajemen usaha. Metode atau pendekatan yang yang dilakukan adalah diskusi, pelatihan dan pendampingan, serta penambahan/pengadaan peralatan dan perlengkapan usaha untuk m1emotivasi mitra dalam mencapai keberhasilan usahanya. Metode atau pendekatan yang yang dilakukan adalah diskusi, pelatihan dan pendampingan, serta penambahan/pengadaan peralatan dan perlengkapan usaha untuk memotivasi mitra dalam mencapai keberhasilan usahanya. Hasil dan luaran yang dicapai adalah 1) Mitra mendapatkan penambahan alat produksi seperti roda mesin jahit mesin jahit dan tutup terpal plastik untuk tempat penyimpanan mesin jahit dan banner 2) Mitra mendapatkan pelatihan dan pendampingan pembuatan catatan atau laporan keuangan, manajemen pemasaran dan 3) Mitra mampu meningkatkan keterampilan, kualitas produk, kuantitas produk, jenis produk, kapasitas produksi, aset dan pendapat.
Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Menjadi Briket Arang untuk Menambah Pendapatan Masyarakat Kabupaten Lamongan
Wiwik Prihartanti Prihartanti;
Erlyna Hidyantari;
Desak Gede Suasridewi;
Agus R ahmanto;
Ahmad Gamal
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 1, No 1 (2022): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan mengenai proses pembuatan briket arang kepada masyarakat. Kondisi saat ini ketersediaan bahan bakar minyak dan gas berkurang sedangkan kebutuhan konsumsi energi di masyarakat meningkat. Maka perlu mencari sumber energi alternatif untuk mengganti bahan bakar minyak dan gas. Kondisi daerah Desa Jubel Kidul adalah desa dengan area pertanian yang sangat luas, sehingga sekam padi mudah ditemui dan belum dimanfaatkan secara maksimal dan banyak yang hanya menjadi limbah. Sekam padi memiliki nilai kalor yang tinggi sebesar 3300-3600 kkal/kg, untuk itu pengelolaan sekam padi menjadi briket ini menjadi sangat penting. Dengan tingginya nilai kalor dari sekam padi tersebut, maka sekam padi dapat dijadikan sebagai alternatif bahan bakar berupa briket arang. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melalui penyuluhan, pelatihan, serta diskusi dan evaluasi. Hasil yang didapat dari terselenggaranya pengabdian ini adalah meningkatnya kesadaran, pengetahuan, beserta keterampilan masyarakat Desa Jubel Kidul Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan dalam hal ini adalah petani terkait manfaat limbah sekam padi beserta proses pembuatan briket dari limbah sekam padi. Briket tersebut sangat potensial dijadikan peluang usaha dan guna meningkatkan pendapatan petani. Dari hasil pengabdian masyarakat didapatkan bahwa masyarakat memiliki ketertarikan yang besar mengenai proses produksi briket sekam padi, masyarakat mendapatkan informasi yang jelas mengenai cara memanfaatkan limbah sekam padi dan merubah sekam padi tersebut menjadi briket yang memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Pendampingan Pengelolaan Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tahun 1444 Hijriyah di Universitas W.R. Supratman Surabaya
Prihartanti, Wiwik;
Rahmanto, Agus;
Febrihapsari, Mahardani;
Gamal, Ahmad;
Suasridewi, Desak Gede
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.10058693
Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan pada pengelolaan pelaksanaan hari raya Idul Adha terutama pengelolaan pelaksanaan pemotongan hewan qurban mulai dari pengadaan hewan qurban, pemotongan dan pembagian daging hewan qurban. Metode pelaksanaannya melalui rapat antara yayasan, karyawan dan dosen untuk pembentukan panitia, penyusunan agenda, dan pengusulan petugas pada pelaksanaan hari raya Idul Adha. Pelaksanaan  pendampingan dengan ikut terlibat secara langsung dalam pelaksanaan pemotongan hewan qurban dan pembagian daging kepada masyarakat sekitar kampus. Kegiatan pengabdian diakhiri dengan monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dengan adanya pendampingan maka pelaksanaan kegiatan hari raya idul Adha mulai dari pengadaan hewan kurban, penyembelihan hewan qurban dan menguliti hewan dilakukan oleh ahlinya, pencincangan dan penimbangan daging dilakukan proporsional dengan melibatkan karyawan dan dosen. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pendampingan pada pelaksanaan kegiatan pemotongan dan pendistribusian daging hewan qurban dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.