Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Upaya Pencegahan dan Penanganan Awal Low Back Pain Pada Supir Taksi Bula–Ambon Kabupaten Seram Bagian Timur Lating , Zulfikar; Dusra, Epi; Dusra, Ety
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 2 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss2.1869

Abstract

Taxi drivers are a profession at risk of experiencing Low Back Pain (LBP). The prevalence of LBP is estimated to affect 568 million people worldwide, making it a leading cause of disability in 160 countries, with numbers expected to continue rising each year. The static position maintained for long durations while driving leads to muscle tension, exacerbating the condition. Muscle spasms occur due to reduced oxygen supply in the blood flow to the muscles. If LBP persists for a long time and recurs, it can lead to more severe pain and impact the productivity of drivers. Additionally, it can lead to other health issues such as diabetes, cardiovascular diseases, inflammation, and obesity if not balanced with adequate physical activity. Objectives: The goal is to enhance the safety, well-being, and quality of taxi drivers while developing more effective prevention strategies.Problem Statement: How can Low Back Pain (LBP) prevention efforts be implemented for taxi drivers in Bula – Ambon, not only assessing their knowledge of prevention methods but also examining their efforts in seeking treatment? Therefore, this research is expected to provide significant contributions to this area. Methodology: This study is a descriptive quantitative research aimed at illustrating the prevention and management efforts for low back pain among drivers. In this research, 56 drivers were selected as the sample, and the results were analyzed using descriptive analysis methods. Research Results: The findings indicate that 87.5% of respondents have engaged in preventive measures for Low Back Pain. Furthermore, 47 individuals (88.7%) undertook intensive actions to alleviate their pain complaints, such as increasing their intake of cold water, receiving massages for painful backs, and applying cold compresses to sore areas. However, only 18.9% sought consultation with healthcare services when experiencing back pain.
PERILAKU PERSONAL HYGIENE REMAJA PUTRI SUKU NUAULU DALAM TRADISI PINAMU DI KABUPATEN MALUKU TENGAH Ety, Dusra; Suriah; Fairus
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat suku Nuaulu memiliki tradisi untuk mengasingkan wanita menstruasi ke sebuah bangunan berukuran 2x2 m2. Bangunan ini akan ditempati oleh wanita yang menstruasi hingga periode menstruasi berakhir. Adanya norma atau aturan adat dalam tradisi menyebabkan kurangnya perilaku personal hygiene remaja putri saat menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menggali perilaku personal hygiene remaja putri suku Nuaulu dalam tradisi pinamou di Maluku Tengah. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan rapid etnografi. Teknik penentuan informan secara purposive sampling dengan jumlah 10 orang informan. Hasil penelitian ini yaitu adanya tradisi pinamou dilatarbelakangi oleh kepercayaan mistis didalamnya seperti ketidaksucian darah menstruasi dan dianggap kotor, mengandung banyak kekuatan gaib, atau gangguan oleh roh jahat. Makna tradisi pinamou menandakan gadis telah memasuki fase dewasa dan mandiri. Larangan adat dan adanya sanksi alam, makanan yang dikonsumsi berupa sagu dan ubi kayu. Pengetahuan remaja putri mengenai personal hygiene saat menstruasi terbatas hanya berdasarkan informasi dari orang tua. Penggunaan arang diyakini dapat menghilangkan bau badan dan memutihkan atau membersihkan kulit. Aturan adat/tradisi yang dipercayai, menilai pembalut kain jauh lebih baik dan ekonomis. Kesimpulan bahwa perilaku personal hygiene remaja putri suku Nuaulu dalam tradisi pinamou saat mengalami menstruasi, masih sangat rendah. Oleh karena itu, diharapkan ada upaya secara serius yang dilakukan oleh petugas kesehatan tentang perlunya edukasi yang benar tentang personal hygiene saat menstruasi, terutama pada sasaran spesifik yakni remaja putri suku Nuaulu Maluku Tengah.
Analisis Hubungan Karakteristik Rumah Tangga Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Dusun Tinanurui Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Ety Dusra; Epi Dusra; Maryam Lihi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): MARET : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i1.787

Abstract

Pola Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) rumah tangga merupakan tatanana awal dari pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS). PHBS adalah seperangkat perilaku yang dipraktikkan secara sadar sebagai hasil dari pembelajaran, yang membuat individu atau keluarga dapat membantu diri mereka sendiri di bidang kesehatan dan mampu berperan aktif dalam program kesehatan masyarakat, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik (umur, pendidikan , pekerjaan, pendapatan) rumah tangga dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel menggunakan total sampling adalah rumah tangga di Dusun Tinanurui Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Hasil penelitian ini menggunankan Uji Chi-Squarae, Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan dan antara karakteristik rumah tangga dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yaitu pendidikan p=0,000, dan pendapatan p=0,008, sedangkan yang tidak memiliki hubungan yaitu umur p=1,000, dan pekerjaan p=1,000. Pusat kesekatan masyarakat perlu mempersiapkan sosialisasi penerapan PHBS secara lengkap dan mempraktekkannya agar dapat mendorong rumah tangga dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.
Pengaruh Rumah Sehat terhadap Kejadian Stunting pada Balita di Dusun Patinia Kec. Seram Barat Ety Dusra; Epi Dusra
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i2.6094

Abstract

Stunting can lead to serious health problems in children, such as impaired growth and development. Growth retardation or stunting in early childhood can affect both the physical and mental capabilities of a child. In addition, stunting also increases the risk of illness, mortality, and delays in motor and cognitive development. Inadequate household sanitation can further increase the likelihood of such health issues. One of the indirect causes of stunting is poor environmental conditions, which allow the occurrence of infectious diseases such as diarrhea and respiratory infections, thereby contributing to the incidence of stunting. The objective of this study is to determine whether there is an influence of healthy housing on the incidence of stunting among toddlers in Dusun Patinia, West Seram District, West Seram Regency. The research design used is a non-experimental descriptive correlation study with a cross-sectional method. The population and sample in this study consisted of 50 family members with toddlers. The results of the analysis using the Pearson Product Moment test showed that there is a significant influence of healthy housing on the incidence of stunting among toddlers in Dusun Patinia, with a p-value of 0.001. This indicates that statistically, there is a meaningful relationship between healthy housing and the incidence of stunting in toddlers. Conclusion: Healthy housing has an influence on the incidence of stunting in toddlers in Dusun Patinia.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Peningkatan PHBS dalam Upaya Pencegahan Stunting di Dusun Waralohi Epi Dusra; Ety Dusra; Edi Sugiarto; Agustio Kolyaan
Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/harmoni.v2i4.2338

Abstract

Stunting isaa chronicanutritional problemathat remains a major publicahealth challengeain Indonesia, aincluding inaSeram Bagian Barat District. aOne ofathe risk factors for stuntingaamong children under five is thealow implementationaof Cleanaand HealthyaLiving Behaviora (PHBS) within families and communities. Therefore, this communityaservice programawas carriedaout withathe aimaof improving community knowledge, attitudes, and practices related to PHBS asaan effortato preventastunting inachildren underafive. The implementation methods included health education through interactive counseling, agroup discussions, aand demonstrationsaof PHBSapractices, particularly handwashingawith soap. The program was attended by 30 community menbers, most of whom were mothers with infants and young children. Coordination, collaboration, and theainvolvement ofaboth internalaand externalastakeholders, particularly the head of Waralohi Hamlet, playedaan importantarole in the success of this program. Evaluation results indicated anaincrease inaparticipants’ knowledge and understandingaof PHBS and its relevance to stunting prevention. In addition, the program was considered beneficial due to the appropriate selection of location, high participant enthusiasm, and a conducive implementation atmosphere. In conclusion, the PHBS strengthening program proved effective in raising community awareness to adopt healthy living behaviors that support effortsato preventastunting inachildren underafive.
Formulasi Emulgel Ekstrak Daun Kopasanda (Chromolaena odorata L.) Menggunakan Carbopol 940 Sebagai Gelling Agent Aulia, Nabila; Basy, Lukman La; Dusra, Ety; Mewar, Dzulfikri; Malisngorar, Maritje S.J
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 3, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh3205

Abstract

Daun kopasanda (Chromolaena odorata L.) mengandung flavonoid, saponin, dan tanin yang berperan sebagai antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan sehingga berpotensi mempercepat penyembuhan luka. Untuk meningkatkan efektivitas dan kenyamanan aplikasi topikal, ekstrak daun kopasanda diformulasikan dalam bentuk emulgel dengan Carbopol 940 sebagai gelling agent. Penelitian ini bertujuan memformulasikan ekstrak daun kopasanda menjadi emulgel serta mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Carbopol 940 sebagai gelling agent terhadap stabilitas fisik sediaan emulgel ekstrak daun kopasanda (Chromolaena odorata L.). Metode penelitian bersifat eksperimental laboratorium. Ekstrak diperoleh melalui maserasi etanol 70%, kemudian diformulasikan menjadi emulgel dengan variasi konsentrasi Carbopol 940 (0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%). Evaluasi mutu fisik meliputi uji organoleptik, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan seluruh formula stabil secara organoleptik. Nilai pH rata-rata berada dalam rentang fisiologis kulit (F1 = 6; F2 = 5; F3 = 5; F4 = 5). Viskositas meningkat seiring kenaikan konsentrasi (F1 = 695 cps; F2 = 31.444 cps; F3 = 44.636,7 cps; F4 = 66.461,3 cps). Uji daya sebar rata-rata berkisar 6 cm (F1), 5,5 cm (F2), 5 cm (F3), hingga 4 cm (F4). Uji daya lekat menunjukkan peningkatan signifikan, dari 1,7 detik (F1), 2,6 detik (F2), 4,3 detik (F3) hingga 5,3 detik (F4). Analisis Kruskal-Wallis memperlihatkan perbedaan signifikan (p < 0,05) pada viskositas, daya sebar, pH dan daya lekat antar formula. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun kopasanda dapat diformulasikan menjadi emulgel yang stabil, dengan Carbopol 940 konsentrasi 1,5% sebagai formula paling optimal.