Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Dan Tindakan Keluarga Penderita Diabetes Melitus Tentang Perawatan Luka Modern Kistan; Basri, Muhammad
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v19i2.1825

Abstract

Diabetes adalah penyakit di mana tubuh tidak memproduksi insulin sesuai kebutuhan, menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Selain itu, diabetes juga bisa terjadi ketika hormon insulin yang dihasilkan tidak berfungsi dengan baik. Berdasarkan data Riskesdas 2019, di Kabupaten Bone, prevalensi diabetes melitus adalah 1,58%, diperkirakan sekitar 4.318 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat pengetahuan dan tindakan keluarga mengenai perawatan luka modern pada pasien diabetes melitus di Rumah Perawatan Luka Bone Wound Care Centre. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan studi literatur. Penelitian ini melibatkan 35 responden yang dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keluarga penderita diabetes melitus tentang perawatan luka modern berada dalam kategori cukup dengan persentase 42,88%s sedangkan Tindakan keluarga penderita diabetes melitus terhadap perawatan luka modern sebagian besar tidak menerapkan yaitu sebesar 54,29%. Kesimpulannya Anggota keluarga dipandang perlu memiliki pengetahuan untuk menentukan tindakan pada anggota keluarga yang menderita Diabetes Mellitus. Diharapkan tenaga kesehatan lebih lebih aktif dalam pemberian edukasi kepada anggota keluarga pasien Diabetes Mellitus.
PENGUATAN PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS CORONA Kistan, Kistan; Irawati, Irawati; Artifasari, A.; Mas'ud, Alfian; Basri, Muhammad; Sibulo, Megawati; Malka, St; Novianti, Ita; Muchtar, Asrianti Safitri
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2469

Abstract

Corona Virus merupakan Jenis Virus dengan tingkat penyebaran yang sangat tinggi. Menyebr melalui kontak dari manusia ke manusia melalui droplet. Terbukti sejak tahun 2020 Jumlah kasus virus ini semakin meningkat.  Untuk menurunkan penyebaran virus ini dibutuhkan partisipasi masyarakat secara aktif dan luar biasa dengan mengikuti himbauan pemerintah seperti mematuhui protokol kesehatan dan selalu menjaga jarak, serta isolasi mandiri. Menurut penelitian sebelumnya kesadaran akan protocol kesehatan kurang dkarenakan informasi yang diterima oleh masyarakat dari sumber yang tidak terpercaya sehingga pemahaman masyarakat menjadi keliru akibatnya berdampak pada sikap dan perilaku masyarakat itu sendiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat dimulai dari kader yang nantinya menjadi agen promosi kesehatan tentang pencegahan penyebaran corona virus. Sebanyak 21 kader dan tokoh masyarakat terlibat dalam kegiatan ini. Metode kegiatan berupa Pretest – Posttest pemberian Edukasi dengan media Power Point untuk presentasi dan Leafleat. Hasil pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait pencegahan penyebaran Corona Virus. Sebelum dilakukan edukasi dari 21 Peserta terdapat sebanyak 33,33% memiliki pengetahuan kurang namun setelah dilakukan edukasi tidak ditemukan peserta yang memiliki pengetahuan kurang. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan masih merupakan langkah yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan, Sikap dan perilaku masyarakat
IMPLEMENTASI KOMPRES HANGAT JAHE MERAH UNTUK MENURUNKAN NYERI KRONIS PADA NY. “R” DENGAN KASUS RHEUMATOID ARTHRITIS Sari, A Artifa; Hidayat, Muhammad; kistan, Kistan
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14 No 2 (2023): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dikutip dari penelitian Doliarn’do, dkk (2018) bahwa prevelensi di Indonesia nyeri sendi pada penyakit Rheumatoid arthritis menunjukkan 23,6% hingga 31,3%. Berdasarkan penelitian (Rahmat, 2022) diperoleh nyeri responden pada penelitian mengalami penurunan, pada responden yang diberikan terapi kompres hangat jahe merah karena kompres hangat jahe merah membantu fasodilatasi pembuluh darah sehingga menurunkan nyeri. Peneliti mampu menerapkan asuhan keperawatan pada anggota keluarga yang mengalami nyeri kronis akibat Rheumatoid arthritis dengan kompres hangat jahe merah. Salah satu jenis penelitian kualitatif deskriptif adalah berupa penelitian dengan metode atau pendekatan studi kasus. Setelah dilakukan Tindakan keperawatan selama 3 hari berturut turut dengan durasi 20 menit/ hari diperoleh masalah nyeri kronis teratasi yang ditandai dengan penurunan nyeri. Tindakan asuhan keperawatan yang dilakukan dengan terapi nonfarmakologi mengompres parutan jahe merah untuk mengurangi intensitas nyeri kronis pada penderita Rheumatoid Arthritis yang dilakukan ini terbukti untuk mengurangi masalah nyeri kronis pada penderita dengan skala nyeri sedang menjadi ringan.
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar bagi Siswa Pramuka SMAN 13 Bone Kistan Kistan; Najman Najman
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v2i4.680

Abstract

Kasus henti jantung di Amerika serikat merupakan penyebab utama kematian terbanyak di luar Rumah sakit. Henti jantung (cardiac arrest) merupakan kondisi dimana berhentinya jantung secara mendadak. Seseorang yang mengalami henti jantung akan mengalami henti nafas sehingga akan kehilangan kesadaran jika dalam beberapa menit korban tidak menerima pertolongan akan berakibat kecatatan bahkan kematian. Tindakan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan Bantuan Hidup Dasar yaitu Resusitasi Jantung Paru (RJP) untuk mengembalikan sirkulasi spontan kerja jantung. Karena kurangnya informasi dan pengetahuan tentang Bantuan Hidup Dasar sehingga hanya segelintir masyarakat awam yang paham dan mampu melakukan tindakan Bantuan Hidup Dasar. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan bagi Pelajar Siswa-siswi Pramukasehingga diharapkan mampu untuk memahami dan melakukan Bantuan Hidup Dasar sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Metode yang digunakan yaitu Presentasi, Simulasi dan Diskusi dengan menggunakan Power Point dan Phantom untuk peragaan. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan Pelatihan dimana peserta aktif dan antusias dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan.