Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Kompensasi Rugi Fiskal, Umur Perusahaan dan Kepemilikan Manajerial terhadap Penghindaran Pajak Septiani Wulandari; Ajimat Ajimat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi rugi fiskal, umur perusahaan, dan kepemilikan manajerial terhadap penghindaran pajak pada perusahaan sektor energy yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan kepentingan antara perusahaan dan pemerintah dalam pemenuhan kewajiban perpajakan serta adanya peluang bagi perusahaan untuk melakukan penghindaran pajak melalui berbagai kebijakan dan strategi perpajakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan sektor energy yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, sehingga diperoleh 9 perusahaan dengan total 45 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan aplikasi EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kompensasi rugi fiskal, umur perusahaan, dan kepemilikan manajerial berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Secara parsial, kompensasi rugi fiskal dan umur perusahaan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak, sedangkan kepemilikan manajerial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial menjadi faktor yang berperan dalam meningkatkan penghindaran pajak, sedangkan kompensasi rugi fiskal dan umur perusahaan belum menjadi faktor yang memengaruhi penghindaran pajak.
Pengaruh Intensits Modal, Pertumbuhan Penjualan dan Struktur Kepemilikan terhadap Tax Avoidance Riska Karlina; Ajimat Ajimat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas modal, pertumbuhan penjualan, dan struktur kepemilikan terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, sehingga diperoleh 20 perusahaan dengan total 100 data observasi selama periode penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan program EViews 12. Berdasarkan hasil pemilihan model, Random Effect Model (REM) merupakan model yang paling tepat digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial intensitas modal berpengaruh terhadap tax avoidance. Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat intensitas modal perusahaan berkaitan dengan keputusan perusahaan dalam melakukan tax avoidance. Sementara itu, pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, yang menunjukkan bahwa perubahan tingkat penjualan tidak secara langsung memengaruhi keputusan perusahaan dalam melakukan tax avoidance. Struktur kepemilikan juga tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Secara simultan, intensitas modal, pertumbuhan penjualan, dan struktur kepemilikan berpengaruh terhadap tax avoidance. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi perusahaan, investor, dan pihak berkepentingan dalam memahami faktor-faktor yang berkaitan dengan tax avoidance.