Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA PADA BERBAGAI KEMAMPUAN PENALARAN FORMAL Wariani, Theresia; Naen, Alfons Bunga; Hayon, Vinsensia H.B.
JURNAL KOULUTUS Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penalaran formal adalah suatu proses berpikir untuk melakukan penarikan sebuah konklusi atau kesimpulan terhadap suatu masalah yang berupa pengetahuan.Tujuan dari penellitian ini yaitu untuk ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa pada berbagai kemampuan penalaran formal. Jenis penelitian yang digunakan adalah komparatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAK Sint Carolus Kupang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar pada pokok bahasan Termokimia dan Tes Kemampuan Penalaran Formal. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa (1) Siswa kelas XI IPA 1 dan 2 SMAK Sint Carolus Kupang yang memiliki 23 siswa dengan penalaran formal, 19 siswa dengan awal penalaran, 17 siswa dengan penalaran transisi, 2 siswa dengan penalaran konkrit. (2) Ada perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa pada berbagai kemampuan penalaran formal pada materi Pokok Termokimia siswa kelas XI IPA SMAK Sint Carolus Kupang tahun pelajaran 2017/2018 Kata kunci: komparasi, hasil belajar, kemampuan penalaran formal
PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PENERAPAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING Naen, Alfons Bunga; Wariani, Theresia; Hayon, Vinsensia H.B.; Bria, Cornelis
JURNAL KOULUTUS Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran yang menerapkan Pendekatan Inkuiri, dan mendeskripsikan pengaruh kemampuan berpikir tingkat tinggi dan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi, Tes Berpikir Kritis dan Tes Hasil Belajar. Hasil yang diperoleh adalah rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi 83,5, termasuk pada kategori sangat baik, rata-rata kemampuan berpikir kritis 82,4termasuk pada kategori sangat baik dan rata-rata hasil belajar 87,8 termasuk pada kategori tuntas. Dengan menerapkan pendekatan inkuiri, kemampuan berpikir tingkat tinggi dan kemampuan berpikir kritis siswa dapat dioptimalkan, dan pada akhirnya hasil belajar siswa juga dapat optimal. Ada hubungan antara kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan hasil belajar dengan nilai koefisien korelasi r x1y = 0,796, ada hubungan antara berpikir kritis dengan hasil belajar, dengan nilai koefisien korelasi r x2y = 0,711, ada hubungan antara kemampuan berpikir tingkat tinggi dan berpikir kritis dengan hasil belajar, dengan nilai koefisien korelasi r x1x2y= 0,864. Ada pengaruh kemampuan berpikir tingkat tinggi terhadap hasil belajar, ditunjukkan dengan persamaan garis regressi Y = -17,85+1,267X, ada pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar, ditunjukkan dengan persamaan garis regressi Y = -13,704 = 1,232X, ada pengaruh kemampuan berpikir tingkat tinggi dan berpikir kritis terhadap hasil belajar, ditunjukkan dengan persamaan garis regressi Y = -20,524+1,136X1+0,165 X2 Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi, Kemampuan Berpikir Kritis, Hasil Belajar AbstractThis research is aimed to describe the high level of thinking and critical thinking on the students by applying the inquiry approach teaching method and to describe the implementation of inquiry teaching method and the influence it the method to the student studying result. The instruments used were the high level of thinking test, the critical thinking test, and studying result test. The result of the high level thinking test was 83.5 which was categorized into very good. The result of critical thinking test was 82,4 categorized into very good and the average score for the studying test was 87,8 categorized into complete. By applying the inquiry methods of high level of thinking and critical thinking, the result of the study was optimally gained. The correlation of the high level thinking and the studying result was found with the score of the correlation coefficient is r x1y = 0,796, the correlation of critical thinking and the studying result with the correlation coefficient is r x2y = 0,711. There is a correlation of the ability of high level thinking, the critical thinking and the studying result with score r x1x2y= 0,864. The correlation is of high level thinking and the critical thinking to the studying result is found. It is shown by the linearity on the regression line: Y = -17,85+1,267X, there is a influence of the high level of thinking with the critical thinking to the studying level to the result of the studying. It is shown by the linearity of the similarity of regression line: Y = - 20,524+1,136X1+0,165 X2.
KOMPARASI HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA BERBAGAI GAYA BELAJAR PADA MATA KULIAH KIMIA DASAR II MAHASISWA SEMESTER II PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA UNWIRA KUPANG TAHUN AJARAN 2017/2018 Wariani, Theresia; Hayon, Vinsensia H.B; Naen, Alfons Bunga
JURNAL KOULUTUS Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui berbagai gaya belajar dan ada tidaknya perbedaan hasil belajar Kimia Dasar 2 dari berbagai gaya belajar pada mahasiswa semester II Program Studi Pendidikan Kimia Unwira Kupang Tahun Ajaran 2017/2018. Kesimpulan dari penelitian adalah : 1) Gaya belajar dari 54 mahasiswa semester II Program Studi Pendidikan Kimia tahun ajaran 2017/2018 terdiri dari 10 orang mahasiswa memiliki gaya belajar accomodator, 11 orang mahasiswa memiliki gaya belajar assimilator, 23 orang mahasiswa memiliki gaya belajar convergen, dan 10 orang mahasiswa memiliki gaya belajar divergen. 2) Tidak ada perbedaan hasil belajar antara gaya belajar accomodator dan gaya belajar assimilator, sedangkan ada perbedaan hasil belajar antara gaya belajar accomodator dan gaya belajar covergen, gaya belajar accomodator dan gaya belajar divergen, gaya belajar assimilator dan gaya belajar covergen, gaya belajar assimilator dan gaya belajar divergen, dan gaya belajar convergen dan gaya belajar divergen. Kata Kunci: gaya belajar, accomodator, assimilator, convergen, divergen, hasil belajar. ABSTRACTThe objective of the study is to find the various learning styles of the second semester students and the different result of them in learning basic chemistry 2. The research design is a descriptive comparative study with questionnaire and test as the research instruments. The research found that 1). the learning styles of 54 student are 10 students has 10 students with accommodator learning styles, 11 students with assimilators learning styles, 23 students with convergent learning styles, and 10 students with divergent learning styles. 2) There is no different studying result inbetween accommodators and convergent, assimilator and convergent, assimilator and divergent, and convergent and divergent. Key words: learning style, accommodator, assimilator, convergent, divergent, studying style
PENGARUH KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC Porumau, Deby C; Hayon, Vinsensia H. B.; Wariani, Theresia
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 1 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i1.519

Abstract

ABSTRAK Pendekatan Scientific adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar siswa secara aktif mengkonstruksi konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati (untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengkomunikasikan konsep, hukum atau prinsip. Kecerdasan Spiritual merupakan kecerdasan untuk menghadapi dan memecahkan masalah persoalan makna dan nilai hidup, menempatkan perilaku dalam konteks makna secara lebih luas dan kaya. Dengan demikian dalam pembelajaran yang menggunakan pendekatan Scientific kecerdasan spiritual siswa diasah untuk dapat menghadaapi dan memecahkan permasalahan hidup yang lebih luas dan kompleks dengan menggunakan proses ilmiah yang baik dan benar. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh kecerdasan spiritual terhadap hasil belajar siswa dalam penerapan pendekatan Scientific pada materi pokok Larutan Buffer atau Penyanggasiswakelas XI IPA 2 SMAN 7 Kupang tahun ajaran 2016/2017. Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kecerdasan spiritual terhadaphasil belajar siswa dengan menerapkan pendekatan saintifik pada materi pokok Larutan Penyangga siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 7 Kupang tahun pelajaran 2016/2017 yang diperoleh dari persamaan garis regresi Yˆ = 41,67 + 0,523𝑋1 Kata kunci: Kecerdasan Spiritual, Hasil Belajar, Pengaruh ABSTRACT The Scientific Approach is a learning process designed in such a way that students actively construct concepts, laws or principles through the stages of observing (to identify or find problems), formulate problems, propose or formulate hypotheses, collect data using various techniques, analyze data, draw conclusions and communicate a concept, law or principle. Spiritual intelligence is the intelligence to deal with and solve problems of meaning and value in life, placing behavior in a broader and richer context of meaning. Thus in learning that uses the scientific approach, students' spiritual intelligence is sharpened to be able to face and solve life problems that are broader and more complex by using a scientific process that is good and correct. The problem in this study is how the influence of spiritual intelligence on student learning outcomes in the application of the Scientific approach to the subject matter of Buffer Solution or Class XI IPA 2 Senior High School 7 Kupang in the academic year 2016/2017. From the data analysis it can be concluded that there is an effect of spiritual intelligence on student learning outcomes by applying a scientific approach to the subject matter of Buffer Solution for class XI IPA 2 students of SMA Negeri 7 Kupang academic year 2016/2017 which is obtained from the equation of the regression line 41.67 + 0.523X1 Keywords: Spiritual Intelligence, Learning Outcomes, Influence
PENINGKATAN KOMPETENSI LITERASI GURU MELALUI WORKSHOP PENULISAN BUKU HASIL BEST PRACTICE DI UPTD SDN TAKOLAH INDAH KABUPATEN KUPANG Wariani, Theresia; Hayon, Vinsensia H. B.; Naen, Alfons Bunga; Mukin, Maria Ursula Jawa
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i2.5314

Abstract

Guru-guru di UPTD SDN Takolah Indah, Kabupaten Kupang, menghadapi tantangan dalam mengembangkan kompetensi literasi, khususnya dalam hal penulisan dan publikasi best practice. Meskipun banyak guru telah menerapkan inovasi pembelajaran yang efektif, sebagian besar belum memiliki keterampilan menulis yang memadai untuk mendokumentasikan pengalaman tersebut dalam bentuk buku atau artikel ilmiah. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi guru melalui pendampingan penulisan best practice hingga tahap penerbitan nasional. Mitra kegiatan terdiri atas 14 peserta, meliputi kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan di UPTD SDN Takolah Indah. Metode yang digunakan mencakup praktik menulis, pendampingan intensif, dan penerbitan karya melalui penerbit anggota Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan literasi guru, dengan diterbitkannya sembilan karya best practice dalam bentuk buku ber-ISBN (978-623-141-263-8). Kegiatan ini menunjukkan bahwa workshop penulisan yang terstruktur dan terarah mampu meningkatkan kapasitas guru dalam menuangkan ide dan pengalaman pembelajaran ke dalam media yang dapat disebarluaskan secara luas.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Etnosains Materi Redoks, Sel Volta, dan Elektrolisis Wariani, Theresia; Hayon, Vinsensia H. B.; Jawa Mukin, Maria Ursula; Naen, Alfons Bunga
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i5.4092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis Etnosains yang valid dan efektif pada materi Redoks, Sel Volta, dan Elektrolisis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model 4-D sebagai kerangka kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas isi dan validitas konstruksi berdasarkan penilaian ahli. LKPD Berbasis Etnosains yang dikembangkan menunjukkan kesesuaian dengan Standar Isi, mencakup konsep esensial dan kedalaman materi sesuai dengan tingkat perkembangan siswa, materi relevan dengan etnosains, memiliki keakuratan konsep, materi disajikan secara logis dan sistematis, serta mampu mendorong siswa berpikir kritis dan logis. LKPD dinilai sesuai dengan prinsip-prinsip konstruktivisme dan kontekstual, sesuai dengan prinsip etnosains, mampu menjelaskan keterkaitan antar konsep, dan memiliki desain pembelajaran yang berkualitas. Pada penerapan LKPD berbasis Etnosains, siswa  menunjukkan respon positif yang mencerminkan ketertarikan, kemudahan dalam memahami materi, persepsi manfaat yang tinggi, serta meningkatkan motivasi belajar. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan bahan ajar dan strategi pembelajaran yang inovatif, serta memberikan implikasi positif bagi praktik pembelajaran di kelas.
Efektivitas Video Pembelajaran dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Hukum Dasar Kimia melalui Program MBKM Samara, Claudia Theresieni Dety; Hayon, Vinsensia H.B.
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1926

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of video learning media in improving student learning outcomes on the basic laws of chemistry at SMA Negeri 9 Kupang. This research uses a quantitative descriptive method with a One-Shot Case Study design. The research sample consisted of 10 class X students. Data collection techniques were carried out through observation, media validation by media experts and material experts, student learning outcomes tests, and student response questionnaires. . The data analysis technique used in this research was student learning results obtained from 10 class X students at SMA Negeri 9 Kupang.  The validation results show that learning videos are classified as very suitable for use, with a percentage of 78.12% from media experts and 98.95% from material experts. The average student learning outcome reached 93.35, which exceeds the school's Minimum Completeness Criteria (KKM), namely 75, so that all students are declared complete. Student responses to learning video media were also very positive with an average percentage of 95.65%. These findings prove that learning videos are effective in improving students' understanding and learning outcomes.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hukum-hukum dasar kimia di SMA Negeri 9 Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain One-Shot Case Study. Sampel penelitian terdiri dari 10 siswa kelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, validasi media oleh ahli media dan ahli materi, tes hasil belajar siswa, dan angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini hasil belajar siswa yang diperoleh dari 10 orang siswa kelas X SMA Negeri 9 Kupang. Hasil validasi menunjukkan bahwa video pembelajaran tergolong sangat layak digunakan, dengan persentase 78,12% dari ahli media dan 98,95% dari ahli materi. Rata-rata hasil belajar siswa mencapai 93,35, yang melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sekolah yaitu 75, sehingga seluruh siswa dinyatakan tuntas. Respon siswa terhadap media video pembelajaran juga sangat positif dengan rata-rata persentase sebesar 95,65%. Temuan ini membuktikan bahwa video pembelajaran efektif dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa. 
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR DENGAN MENERAPKAN PENDEKATAN SANTIFIK PADA MATERI LAJU REAKSI Manu, Frafilius Don Bosko; Hayon, Vinsensia H.B; Boelan, Erly Grizca
Jurnal Suluh Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jsp.v13i2.1981

Abstract

This study aims to analyse students' critical thinking skills and learning outcomes after applying a scientific approach to reaction rate material. The study used a quantitative descriptive method with a one-shot case study design on 16 students in class XI IPA at Taruna Mandiri Fatubenao High School. Data were collected through critical thinking ability tests, knowledge assessments (including assignments and tests), and skill assessments (including psychomotor skills, presentations, and portfolios). The results showed that students' critical thinking skills were classified as fairly good with an average score of 46. Meanwhile, the overall learning outcomes of the students were declared complete with an average score of 84. The learning outcomes for the knowledge aspect (KI-3) obtained an average of 83, and the skills aspect (KI-4) obtained an average of 86. Although critical thinking skills were not optimal due to limited implementation time, the application of the scientific approach proved to be effective in achieving learning outcomes in both knowledge and skills aspects. This study concludes that the scientific approach can be an effective learning strategy for improving critical thinking skills and student learning outcomes in reaction rate materials.
Development of Student Worksheets on Thermochemistry Material Based on Problem-Based Learning (PBL) for Phase F Pong, Anjela A.; Hayon, Vinsensia H.B.; Boelan, Erly Grizca
Jurnal Beta Kimia Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Number 2, November 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v5i2.21201

Abstract

This study aims to evaluate the validity of Student Worksheets (LKPD) in thermochemistry material designed using a Problem-Based Learning (PBL) approach, assess the implementation of learning using the PBL model, and examine students’ responses to the developed worksheets. The research employed the 4-D development model, although it was limited to the development stage only. The study involved 26 students from class XI.3 at SMA Negeri 1 Semau Selatan as the research subjects. Data collection methods included interviews, validation, and the distribution of questionnaires. The results of the study revealed that: (1) the developed Student Worksheets was considered highly valid, with average scores from material expert validators I and II at 93,05% and 98,6%, respectively, and from media expert validators I and II at 91,65% and 94,45%, respectively; (2) all aspects of classroom learning using the PBL model were implemented successfully; and (3) students’ responses to the LKPD were very positive, with an average score of 90%.
WORKSHOP PENGEMBANGAN MODUL PROYEK P5 BAGI UPTD SDN TAKOLAH INDAH KABUPATEN KUPANG Hayon, Vinsensia H. B.; Wariani, Theresia; Naen, Alfons Bunga; Mukin, Maria Ursula Jawa
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i4.6272

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut guru mampu mengembangkan modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang relevan dengan konteks lokal. Namun, guru UPTD SDN Takolah Indah, Kabupaten Kupang, menghadapi kendala signifikan; 66,67% belum pernah menyusun modul P5 secara mandiri, dan 53,3% mengalami kesulitan dalam menentukan tema lokal, meskipun antusiasme guru tinggi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun dan mengembangkan modul P5 yang efektif, relevan dengan karakteristik siswa, serta selaras dengan potensi dan isu lokal. Mitra pengabdian adalah UPTD SDN Takolah Indah. Metode yang digunakan berupa pelatihan praktis untuk membekali guru dalam mengembangkan modul P5 berbasis tema lokal. Tahap persiapan menunjukkan mayoritas guru belum terampil menyusun modul dan kesulitan memilih tema lokal. Tahap pelaksanaan berhasil meningkatkan pemahaman konseptual guru tentang P5 secara signifikan, dengan skor post-test meningkat sebesar 41,6%. Modul P5 berbasis potensi lokal berhasil dikembangkan, mencakup kerajinan pasir dan kerang, budidaya TOGA, pembuatan dendeng ikan, dan pengolahan minyak kelapa, yang memperkuat dimensi Profil Pelajar Pancasila. Pemanfaatan teknologi sederhana juga diperkenalkan. Presentasi dari tiga kelompok guru menunjukkan kemajuan signifikan dalam pemahaman konsep P5 dan kemampuan merancang modul berbasis potensi lokal. Evaluasi menunjukkan 96% guru menilai workshop sangat bermanfaat dan relevan. Hasil pengabdian ini penting dalam membekali guru dengan kompetensi esensial untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara kontekstual, sekaligus mendorong penguatan karakter dan keterampilan adaptif siswa.