Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Etnosains Materi Redoks, Sel Volta, dan Elektrolisis Wariani, Theresia; Hayon, Vinsensia H. B.; Jawa Mukin, Maria Ursula; Naen, Alfons Bunga
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i5.4092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis Etnosains yang valid dan efektif pada materi Redoks, Sel Volta, dan Elektrolisis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model 4-D sebagai kerangka kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas isi dan validitas konstruksi berdasarkan penilaian ahli. LKPD Berbasis Etnosains yang dikembangkan menunjukkan kesesuaian dengan Standar Isi, mencakup konsep esensial dan kedalaman materi sesuai dengan tingkat perkembangan siswa, materi relevan dengan etnosains, memiliki keakuratan konsep, materi disajikan secara logis dan sistematis, serta mampu mendorong siswa berpikir kritis dan logis. LKPD dinilai sesuai dengan prinsip-prinsip konstruktivisme dan kontekstual, sesuai dengan prinsip etnosains, mampu menjelaskan keterkaitan antar konsep, dan memiliki desain pembelajaran yang berkualitas. Pada penerapan LKPD berbasis Etnosains, siswa  menunjukkan respon positif yang mencerminkan ketertarikan, kemudahan dalam memahami materi, persepsi manfaat yang tinggi, serta meningkatkan motivasi belajar. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan bahan ajar dan strategi pembelajaran yang inovatif, serta memberikan implikasi positif bagi praktik pembelajaran di kelas.
Efektivitas Video Pembelajaran dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Hukum Dasar Kimia melalui Program MBKM Samara, Claudia Theresieni Dety; Hayon, Vinsensia H.B.
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1926

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of video learning media in improving student learning outcomes on the basic laws of chemistry at SMA Negeri 9 Kupang. This research uses a quantitative descriptive method with a One-Shot Case Study design. The research sample consisted of 10 class X students. Data collection techniques were carried out through observation, media validation by media experts and material experts, student learning outcomes tests, and student response questionnaires. . The data analysis technique used in this research was student learning results obtained from 10 class X students at SMA Negeri 9 Kupang.  The validation results show that learning videos are classified as very suitable for use, with a percentage of 78.12% from media experts and 98.95% from material experts. The average student learning outcome reached 93.35, which exceeds the school's Minimum Completeness Criteria (KKM), namely 75, so that all students are declared complete. Student responses to learning video media were also very positive with an average percentage of 95.65%. These findings prove that learning videos are effective in improving students' understanding and learning outcomes.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hukum-hukum dasar kimia di SMA Negeri 9 Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain One-Shot Case Study. Sampel penelitian terdiri dari 10 siswa kelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, validasi media oleh ahli media dan ahli materi, tes hasil belajar siswa, dan angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini hasil belajar siswa yang diperoleh dari 10 orang siswa kelas X SMA Negeri 9 Kupang. Hasil validasi menunjukkan bahwa video pembelajaran tergolong sangat layak digunakan, dengan persentase 78,12% dari ahli media dan 98,95% dari ahli materi. Rata-rata hasil belajar siswa mencapai 93,35, yang melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sekolah yaitu 75, sehingga seluruh siswa dinyatakan tuntas. Respon siswa terhadap media video pembelajaran juga sangat positif dengan rata-rata persentase sebesar 95,65%. Temuan ini membuktikan bahwa video pembelajaran efektif dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa. 
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR DENGAN MENERAPKAN PENDEKATAN SANTIFIK PADA MATERI LAJU REAKSI Manu, Frafilius Don Bosko; Hayon, Vinsensia H.B; Boelan, Erly Grizca
Jurnal Suluh Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jsp.v13i2.1981

Abstract

This study aims to analyse students' critical thinking skills and learning outcomes after applying a scientific approach to reaction rate material. The study used a quantitative descriptive method with a one-shot case study design on 16 students in class XI IPA at Taruna Mandiri Fatubenao High School. Data were collected through critical thinking ability tests, knowledge assessments (including assignments and tests), and skill assessments (including psychomotor skills, presentations, and portfolios). The results showed that students' critical thinking skills were classified as fairly good with an average score of 46. Meanwhile, the overall learning outcomes of the students were declared complete with an average score of 84. The learning outcomes for the knowledge aspect (KI-3) obtained an average of 83, and the skills aspect (KI-4) obtained an average of 86. Although critical thinking skills were not optimal due to limited implementation time, the application of the scientific approach proved to be effective in achieving learning outcomes in both knowledge and skills aspects. This study concludes that the scientific approach can be an effective learning strategy for improving critical thinking skills and student learning outcomes in reaction rate materials.
PENERAPAN PENDEKATAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK ASPEK PENGETAHUAN Jeno, Maria D I; H.B. Hayon, Vinsensia; Tukan, Maria Benedikta
Jurnal Suluh Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jsp.v13i2.1986

Abstract

The purpose of this study was to determine the ability of teachers in managing learning that applies the discovery learning approach, the completeness of student learning outcomes, the completeness of indicators, and the improvement of student learning outcomes in terms of applying the discovery learning approach. The results of the study showed that the ability of teachers in managing learning that applies the discovery learning approach on colloid material for class XI IPA SMAN 2 Kota Komba is classified as good with an average score obtained of 3.97; The overall learning outcomes of students on colloid material in learning that applies the discovery learning approach SMAN 2 Kota Komba are complete with an average final score obtained of 86; The learning outcome indicators of students in learning that applies the discovery learning approach for class XI IPA SMAN 2 Kota Komba are complete with an average score of 0.96; there is an increase in student learning outcomes in applying the discovery learning approach for class XI IPA SMAN 2 Kota Komba which is high with an average score of 0.73.
Persepsi Calon Guru Kimia Terhadap Implementasi Pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya (Etnosains) NTT dalam Pembelajaran Kimia H. B. Hayon, Vinsensia; Wariani, Theresia; Tinenti, Yanti Rosinda; Jawa Mukin, Maria Ursula; Naen , Alfons Bunga
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i11.4888

Abstract

Etnosains adalah bidang yang menjembatani sains dan budaya, mengkaji bagaimana pengetahuan ilmiah terintegrasi dalam praktik dan kepercayaan budaya masyarakat. Di Nusa Tenggara Timur (NTT), etnosains memiliki peran penting dalam memahami kearifan lokal yang relevan dengan konsep-konsep ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur persepsi calon guru kimia terhadap implementasi pembelajaran kontekstual berbasis budaya (etnosains) NTT dalam pembelajaran kimia. Menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini melibatkan calon guru kimia sebagai responden. Data dikumpulkan melalui Lembar Kuesioner Persepsi Calon Guru Kimia terhadap Pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya (Etnosains) NTT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon guru kimia memiliki persepsi positif yang tinggi terhadap kebermanfaatan pembelajaran etnosains (rata-rata 4,78) dengan kategori "sangat tinggi". Mereka juga melihat kemudahan implementasi pembelajaran etnosains tergolong tinggi (rata-rata 4,3) dan relevansinya sangat tinggi (rata-rata 4,4). Meskipun demikian, tantangan dan kendala pembelajaran etnosains dipersepsikan tinggi (rata-rata 3,97), sementara dukungan dan sumber daya pembelajaran etnosains dipersepsikan sangat tinggi (rata-rata 4,48). Secara keseluruhan, calon guru kimia menunjukkan pandangan yang sangat positif dan antusias terhadap potensi kebermanfaatan pembelajaran kontekstual berbasis budaya (etnosains) NTT dalam kimia. Mereka memahami relevansinya yang mendalam bagi siswa dan pelestarian budaya. Namun, antusiasme ini diimbangi dengan kekhawatiran praktis terkait kemudahan implementasi dan tantangan nyata, seperti ketersediaan sumber daya, kurangnya pelatihan, dan potensi resistensi. Oleh karena itu, untuk mewujudkan potensi besar ini, dukungan institusional yang kuat, pengembangan materi ajar yang relevan, serta kemitraan dengan ahli budaya menjadi sangat vital dalam menyiapkan calon guru kimia yang mampu membawa kekayaan budaya NTT ke dalam kelas sains.
Development of Student Worksheets on Thermochemistry Material Based on Problem-Based Learning (PBL) for Phase F Pong, Anjela A.; Hayon, Vinsensia H.B.; Boelan, Erly Grizca
Jurnal Beta Kimia Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Issue 2, November 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v5i2.21201

Abstract

This study aims to evaluate the validity of Student Worksheets (LKPD) in thermochemistry material designed using a Problem-Based Learning (PBL) approach, assess the implementation of learning using the PBL model, and examine students’ responses to the developed worksheets. The research employed the 4-D development model, although it was limited to the development stage only. The study involved 26 students from class XI.3 at SMA Negeri 1 Semau Selatan as the research subjects. Data collection methods included interviews, validation, and the distribution of questionnaires. The results of the study revealed that: (1) the developed Student Worksheets was considered highly valid, with average scores from material expert validators I and II at 93,05% and 98,6%, respectively, and from media expert validators I and II at 91,65% and 94,45%, respectively; (2) all aspects of classroom learning using the PBL model were implemented successfully; and (3) students’ responses to the LKPD were very positive, with an average score of 90%.
WORKSHOP PENGEMBANGAN MODUL PROYEK P5 BAGI UPTD SDN TAKOLAH INDAH KABUPATEN KUPANG Hayon, Vinsensia H. B.; Wariani, Theresia; Naen, Alfons Bunga; Mukin, Maria Ursula Jawa
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i4.6272

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut guru mampu mengembangkan modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang relevan dengan konteks lokal. Namun, guru UPTD SDN Takolah Indah, Kabupaten Kupang, menghadapi kendala signifikan; 66,67% belum pernah menyusun modul P5 secara mandiri, dan 53,3% mengalami kesulitan dalam menentukan tema lokal, meskipun antusiasme guru tinggi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun dan mengembangkan modul P5 yang efektif, relevan dengan karakteristik siswa, serta selaras dengan potensi dan isu lokal. Mitra pengabdian adalah UPTD SDN Takolah Indah. Metode yang digunakan berupa pelatihan praktis untuk membekali guru dalam mengembangkan modul P5 berbasis tema lokal. Tahap persiapan menunjukkan mayoritas guru belum terampil menyusun modul dan kesulitan memilih tema lokal. Tahap pelaksanaan berhasil meningkatkan pemahaman konseptual guru tentang P5 secara signifikan, dengan skor post-test meningkat sebesar 41,6%. Modul P5 berbasis potensi lokal berhasil dikembangkan, mencakup kerajinan pasir dan kerang, budidaya TOGA, pembuatan dendeng ikan, dan pengolahan minyak kelapa, yang memperkuat dimensi Profil Pelajar Pancasila. Pemanfaatan teknologi sederhana juga diperkenalkan. Presentasi dari tiga kelompok guru menunjukkan kemajuan signifikan dalam pemahaman konsep P5 dan kemampuan merancang modul berbasis potensi lokal. Evaluasi menunjukkan 96% guru menilai workshop sangat bermanfaat dan relevan. Hasil pengabdian ini penting dalam membekali guru dengan kompetensi esensial untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara kontekstual, sekaligus mendorong penguatan karakter dan keterampilan adaptif siswa.
Penerapan Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Persamaan Reaksi Kimia Kelas X SMA Nggumba, Susana Pranesti; Hayon, Vinsensia H.B.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya minat dan pemahaman siswa terhadap kimia, terutama materi Persamaan Reaksi Kimia yang abstrak, menjadi masalah utama di SMA Swasta Sta. Familia. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dalam meningkatkan hasil dan respon belajar siswa. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif (One-Shot Case Study) pada 22 siswa kelas X-1, data dikumpulkan melalui observasi guru, penilaian hasil belajar (tugas, latihan, diskusi), dan angket respon. Hasilnya, kemampuan guru mengelola PBL berkategori baik (reliabilitas 98%). Rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 82,5 (melebihi KKM 75) dengan ketuntasan 100%, dan respon siswa sangat positif (83,81%). Disimpulkan bahwa PBL efektif meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa pada materi kimia abstrak.
Inovasi Pengolahan Limbah Rumah Tangga : Pot Kain Sarbet Emiliana Yenita Mbupu; Fortunata Dewi Sura Wuyo; Yuliani Anung; Susana Pranesti Nggumba; Vinsensia H.B. Hayon
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah tekstil berupa kain bekas merupakan permasalahan lingkungan yang serius akibat sulit terurai dan volumenya yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Inovasi pengolahan limbah rumah tangga melalui pembuatan pot bunga dari kain bekas (Pot Kain Sarbet) hadir sebagai solusi kreatif dan edukatif. Kegiatan yang dilaksanakan di SMA Swasta Sta. Familia Sikumana ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode eksperimen langsung melalui program vokasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pot berbahan dasar handuk dan kain perca yang dipadukan dengan semen berhasil dibuat dengan struktur kokoh dan estetika yang baik. Selain mampu mengurangi timbunan limbah tekstil, kegiatan ini juga berhasil mengintegrasikan pembelajaran vokasi dengan pendidikan lingkungan, mengasah kreativitas, ketelitian, serta kemampuan pemecahan masalah peserta. Dengan demikian, inovasi ini tidak hanya menawarkan solusi praktis pengelolaan limbah, tetapi juga mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan berwawasan lingkungan.
Implementation of project-based learning in developing a human anatomy and physiology practical guidebook with analysis of the nutritional content of local NTT ingredients Florentina Yasinta Sepe; Maria Novita Inya Buku; Vinsensia H. B. Hayon; Hildegardis Missa; Getrudis Wilhelmina Nau; Aloysius Djalo
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 7, No 3 (2025): October 2025
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v7i3.22400

Abstract

Practical learning that is relevant to local potential is needed so that students understand human physiology concepts theoretically and are able to relate them to real life. This can support the improvement of 21st century skills while also supporting the utilization of local resources in education and community empowerment. This study aims to develop a practical guidebook for the Human Anatomy and Physiology course based on Project-Based Learning (PJBL) with the integration of nutritional content analysis of local food ingredients from East Nusa Tenggara (NTT). The problem faced is the limited availability of practical teaching materials that are relevant to local conditions, specifically linking anatomy and physiology topics with an understanding of the nutritional content of local food ingredients. The method used is research and development with the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of the study show that the developed practical guidebook is relevant and effective in enhancing students' understanding of human anatomy and physiology concepts and the nutritional content of local food ingredients. Evaluation of the product indicates positive responses from students, with improvements in active involvement, critical thinking skills, and significant learning outcomes. This guidebook also helps students to better understand scientific concepts in the context of everyday life. In conclusion, the application of PJBL with a focus on local food ingredients from NTT proves to be effective in improving students' understanding and 21st-century skills.Abstrak. Pembelajaran praktikum yang relevan dengan potensi lokal dibutuhkan agar mahasiswa memahami konsep fisiologi manusia secara teoritis dan mampu mengaitkan dengan kehidupan nyata. Hal ini dapat mendukung peningkatan keterampilan abad ke-21 sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya lokal dalam pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku petunjuk praktikum mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Manusia berbasis Project-Based Learning (PJBL) dengan integrasi analisis kandungan gizi bahan pangan lokal Nusa Tenggara Timur (NTT). Permasalahan yang dihadapi adalah terbatasnya ketersediaan bahan ajar praktikum yang relevan dengan kondisi lokal, khususnya yang mengaitkan topik anatomi dan fisiologi dengan pemahaman kandungan gizi bahan pangan lokal. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku penuntun praktikum yang dikembangkan relevan dan efektif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep anatomi dan fisiologi manusia serta kandungan gizi bahan pangan lokal. Evaluasi terhadap produk menunjukkan adanya respon positif dari mahasiswa, dengan peningkatan keterlibatan aktif, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar yang signifikan. Buku panduan ini juga membantu mahasiswa untuk lebih memahami konsep-konsep ilmiah dalam konteks kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya, penerapan PJBL dengan fokus pada bahan pangan lokal NTT terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan abad ke-21 mahasiswa.