Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Sewagati

Proses Sertifikasi Halal Self Declare di Sentra Wisata Kuliner Convention Hall Surabaya dan UMKM di Wilayah Benowo Surabaya: Studi Perbandingan: Analisis Perbandingan Proses Sertifikasi Halal Self-Declaring di Sentra Wisata Kuliner Convention Hall Surabaya dan UMKM di Benowo Surabaya Nasori, Nasori; Puspitasari, Nurrisma; Saifuddin, Saifuddin; Gunawan, Setiyo; Rubiyanto, Agus
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.803

Abstract

Sertifikasi halal adalah serangkaian proses untuk memperoleh sertifikat halal, sedangkan sertifikat halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri adalah fatwa tertulis Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan kehalalan suatu produk sesuai dengan syariat Islam. Pendampingan sertifikasi halal dilakukan pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada pada Sentra Wisata Kuliner (SWK) Convention Hall dan UMKM di daerah Benowo. Tahapan pendampingan Sertifikasi Halal di Convention Hall meliputi 5 tahap yaitu musyawarah bersama pengurus Sentra Wisata Kuliner Convention Hall Surabaya, pendataan UMKM yang mengikuti program sertifikasi halal, pendampingan dalam melakukan pengisian website oss dan sihalal, proses verifikasi dan validasi (verval) di tempat produksi setiap UMKM, dan terakhir proses penerbitan sertifikat halal oleh Komite Fatwa Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Timur. Sedangkan tahapan pendampingan Sertifikasi Halal di Benowo meliputi 4 tahap yaitu sosialisasi dan pendataan UMKM yang mengikuti program sertifikasi halal, pendampingan dalam melakukan pengisian website oss dan sihalal, proses verifikasi dan validasi (verval) di tempat produksi setiap UMKM, dan terakhir proses penerbitan sertifikat halal oleh Komite Fatwa BPJPH Jawa Timur. Untuk sentra wisata kuliner Convention Hall Surabaya hanya 4 UMKM yang telah masuk proses komite fatwa. Sedangkan, UMKM di wilayah Benowo total ada 10 UMKM atau keseluruhan UMKM telah berhasil masuk ke proses komite fatwa dan menunggu sertifikat halal terbit.
Pelatihan E-Learning sebagai Media Pembelajaran Interaktif bagi Guru-Guru di SDN Candimulyo 3 Madiun Jawa Timur Puspitasari, Nurrisma; Darminto; Rubiyanto, Agus
Sewagati Vol 8 No 4 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i4.1724

Abstract

Indonesia salah satu negara terdampak Coronavirus disease 2019, sejak saat itu telah diterapkan pembelajaran daring interaktif dengan memanfaatkan beberapa platform seperti Google Classroom, dan Zoom. Saat ini guru dituntut untuk menyiapkan metode pembelajaran tatap muka yang tidak monoton dan handal dalam penguasaan teknologi serta dapat menampilkan pembelajaran yang interaktif untuk para siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu disadari bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam suksesnya pembelajaran dan pendidikan. Oleh karena itu tim pengabdi dari Departemen Fisika ITS memberikan pelatihan kepada guru mengenai e-learning melalui program pengabdian kepada masyarakat di SDN Candimulyo 3 Madiun Jawa Timur. Tim pengabdi memberi pelatihan mengenai bagaimana cara menyampaikan materi dengan menarik menggunakan aplikasi gratis yaitu PhET-Colorado dan menyampaikan bagaimana cara membuat soal evaluasi untuk siswa secara menyenangkan menggunakan Quizizz. Guru-guru telah melakukan praktik pembuatan soal evaluasi dengan media Quizizz dengan baik. Kemudian soal tersebut juga telah disampaikan di kelas dengan hasil yang telah sesuai dengan arahan tim pengabdi.
Sosialisasi Studi Komposisi Unsur Garam Tambak pada Masyarakat di Wilayah Kecamatan Pangarengan, Sampang, Madura: Tahap Awal Pengembangan Potensinya sebagai Bahan Baku Baterai Ion Sodium Astuti, Fahmi; Indrawati, Susilo; Fatimah, Iim; Puspitasari, Nurrisma
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.1924

Abstract

Pangarengan merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Sampang yang masyarakatnya banyak berprofesi sebagai petani garam, sehingga banyak produk garam yang dihasilkan di wilayah ini. Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk studi komposisi unsur garam tambak di Kecamatan Pangarengan, Sampang, Madura telah dilaksanakan oleh tim dari Departemen Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Pengujian X-Ray Fluorescence (XRF) dilakukan untuk mengetahui unsur yang terkandung dalam garam tambak dan dari hasil ini dapat digunakan untuk mengetahui kualitas dan potensi yang bisa dikembangkan terutama dalam hal riset. Dari hasil XRF didapatkan informasi bahwa beberapa unsur seperti sodium (Na), chlorine (Cl), calcium (Ca), zirconium (Zr),  neodymium (Nd), aluminium (Al), phosphorus (P), copper (Cu), dan bromine (Br) merupakan kandungan unsur dalam sampel garam tambak Pangarengan yang diuji. Hasil ini serupa dengan beberapa studi kandungan garam tambak pada penelitian yang dilakukan di daerah lainnya. Unsur Na dan Cl yang cukup dominan pada garam tambak Pangarengan dapat dijadikan sebagai informasi awal ataupun acuan terkait kandungan garam tambak Pangarengan dan ke depannya dapat dipakai sebagai referensi untuk pengembangan serta pemanfaatan hasil alam dan mineral di Indonesia, misalnya sebagai bahan dasar pembuatan baterai ion sodium. Dari kegiatan ini, masyarakat petani garam di Kecamatan Pangarengan memiliki tambahan wawasan terkait potensi pemanfaatan garam. Menemukan potensi lain dari garam merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan harga jual garam yang akan berdampak nantinya pada kesejahteraan petani garam.
Pengenalan Media Pembelajaran Interaktif Untuk Meningkatkan Minat dan Kemampuan Siswa di SMAN 1 Mojosari Puspitasari, Nurrisma; Chalimah, Siti; Yudoyono, Gatut; Indrawati, Susilo; Prajitno, Gontjang; Bustomi, Muhammad Arief; Mashuri, Mashuri; Silvia, Linda; Yuwana, Lila; Rubiyanto, Agus
Sewagati Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i3.2458

Abstract

Dalam dunia Pendidikan, media pembelajaran interaktif merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan. Media ini dapat mengubah cara belajar dan meningkatkan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa. Di Indonesia telah diterapkan pembelajaran interaktif baik online (e-learning) maupun offiine. Platform yang sering digunakan antara lain: google classroom, Whatsapp Group, dan Zoom. Namun saat ini telah diterapkan kembali pembelajaran secara tatap muka di Sekolah yang membuat siswa harus beradaptasi kembali dengan sistem pembelajaran lama. Hal tersebut menuntut guru untuk menyiapkan metode pembelajaran tatap muka yang tidak monoton dan guru dituntut handal dalam penguasaan teknologi dan dapat menampilkan pembelajaran yang interaktif untuk para siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu disadari bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam suksesnya pembelajaran dan pendidikan. Pembelajaran interaktif adalah salah satu metode yang baik dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan minat belajar dan kemampuan siswa terutama dalam mempelajari ilmu Fisika. Guru berperan sebagai pentransfer ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan teknologi yang telah ada. Sehingga pengembangan diri untuk guru terkait pembelajaran interaktif dan inovatif ini perlu dilakukan dan dikenalkan pada siswa agar siswa dapat optimal dalam proses belajar. Oleh karena itu tim pengabdi dari Departemen Fisika ITS akan mengusulkan pelatihan dan pengenalan beberapa media pembelajaran interaktif (PhET Interactive Simulations dan pembuatan hologram sederhana) kepada guru dan atau siswa melalui program pengabdian kepada masyarakat di SMAN 1 MOJOSARI.
Desain dan Pembuatan Sistem Solar Sel untuk Tambahan Daya Listrik dalam Pengembangan Wisata Sungai Desa Penambangan Kecamatan Balongbendo Sidoarjo Bustomi, M. Arief; Hadi Pramono, Yono; Prajitno, Gontjang; Yunus Rohedi, Ali; Puspitasari, Nurrisma; Chalimah, Siti
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.8725

Abstract

Pemanfaatan energi surya di Desa Penambangan tidak hanya akan mengatasi masalahketersediaan energi, tetapi juga membuka peluang baru dalam mendorong pembangunanekonomi lokal. Energi surya dapat memberikan daya untuk memajukan sektorsektorseperti industri kecil, penerangan publik, dan pemberdayaan masyarakatmelalui pengembangan usaha kecil dan menengah. Tujuan dari kegiatan pengabdiankepada masyarakat ini adalah pembuatan desain solar sel dan jaringan pendistrbusianlistriknya untuk pengembangan wisata dan peningkatan penghasilan masyarakatdesa Penambangan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di desa Penambanganadalah awal bulan April 2025 dilakukan kunjungan pertama ke lokasi abmasuntuk survey dan sosialisasi ke masyarakat. Awal bulan Juli 2025 dilakukan kunjungankedua ke lokasi abmas untuk membawa dan memasang panel-panel solar seldan instalasi jaringan pendistribusian listrik. Akhir bulan Agustus 2025 dilakukankunjungan ketiga ke lokasi abmas untuk memberikan arahan, pelatihan akhir, danmenjawab berbagai pertanyaan masyarakat desa Penambangan. Metode kegiatanpengabdian berupa pemberian peralatan sistem solar sel dan pelatihan penggunaandan pemeliharaannya kepada masyarakat desa Penambangan. Hasil dari pelaksanaankegiatan pengabdian ini adalah pemanfaatan energi listrik dari solar sel untuk menunjangkegiatan wisata di desa Penambangan. Keberlanjutan dari kegiatan adalahkerjasama tim abmas departemen fisika dan warga masyarakat desa penambanganuntuk peningkatan pemanfaatan listrik dari solar sel dalam pengembangan wisatalebih lanjut.