Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Pada Arsyta Bakery Melalui Pelatihan Social Media Marketing Huda, Nurul; Baso, Budiman; Aziz, Syaefudin; Korbaffo, Yesus Armiro; Manane, Desmon R.
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v4i2.325

Abstract

Arsyta Bakery merupakan salah satu UMKM industri roti di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang telah berdiri sejak tahun 2009. Persaingan industri roti di Kabupaten TTU semakin kesini semakin kompetitif yang berdampak terhadap kuantitas jumlah produksi dan penjualan roti pada Arsyta Bakery. Berdasarkan hasil observasi awal dengan pemilik UMKM Sdr. Joko Wahyono, sejak pandemi COVID-19 jumlah penjualan roti yang diproduksinya mengalami penurunan hal tersebut disebabkan selain adanya persaingan dari produk sejenis juga disebabkan oleh adanya perubahan kebiasaan masyarakat dalam berbelanja. Pandemi COVID-19 telah mengurangi aktivitas masyarakat di luar rumah dan lebih sering berbelanja secara online. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa pelatihan social media marketing untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada UMKM Arsyta Bakery. Hasil kegiatan menunjukkan mitra telah memiliki akun media sosial berupa weblog: https://s.id/Arsytabakery dan google profil bisnis: https://s.id/ProfileArsytaBakery dan para karyawannya telah mampu melakukan promosi melalui akun media sosial secara mandiri.
PERAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK MEMEDIASI SISTEM PUNGUTAN TERHADAP KINERJA PUNGUTAN PAJAK RESTORAN DAN RUMAH MAKAN DI KABUPATEN MALAKA Bere, Maria Oktaviana Luruk; Manane, Desmon Redikson; Timo, Fredirikus; Korbaffo, Yesus Armiro
Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi (JMBO)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64626/jmbo.v4i2.582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem pungutan terhadap kinerja pungutan pajak dengan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel mediasi pada pelaku usaha restoran dan rumah makan di Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 54 responden yang merupakan wajib pajak restoran dan rumah makan, dengan penentuan sampel menggunakan sampel jenuh. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Partial Least Square (SmartPLS4.0) melalui pengujian outer model dan inner model untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pungutan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja pungutan pajak daerah. Sistem pungutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan kepatuhan wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pungutan pajak. Dan variabel kepatuhan wajib pajak mampum emediasi secara signifikan pengaruh sistem pungutan terhadap kinerja pungutan. Hal ini menunjukan bahwa peningkatan kinerja pungutan pajak tidak hanya dipengaruhi langsung oleh efektivitas sistem pungutan tetapi melalui peran kepatuhan wajib pajak.
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN SOFT SKILL TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TIMOR Korbaffo, Yesus Armiro; Yeremias Lake; Maria Ivonia Bona Funan; Elfrida Desiderata Naihati; Manane, Desmon Redikson
Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi (JMBO)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64626/jmbo.v4i2.584

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari semakin ketatnya persaingan dunia kerja yang menuntut lulusan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan non-teknis untuk dapat beradaptasi dan memasuki dunia kerja secara profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri dan Soft Skill terhadap kesiapan kerja mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 95 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel efikasi diri tidak berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Sebaliknya, variabel Soft Skill  berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Efikasi diri dan Soft Skill secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapan kerja mahasiswa lebih banyak dipengaruhi oleh penguasaan Soft Skill dibandingkan efikasi diri. Oleh karena itu, pengembangan Soft Skill melalui pelatihan, pengalaman organisasi, praktik lapangan, dan pembelajaran berbasis proyek perlu ditingkatkan agar mahasiswa lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja.
Human Resource Development and Compensation Effects on Village Apparatus Performance: Evidence from Eastern Indonesia Fernandes, Sabina Paulina Luji; Korbaffo, Yesus Armiro
Goliterati Management Review Vol. 1 No. 1 (2026): Strategic Dynamics in Emerging Markets: Psychological Mechanisms in Consumer Be
Publisher : PT Literati Global Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66452/702430

Abstract

Purpose: This study examines the influence of Human Resource Development (HRD) and compensation on village apparatus performance to address persistent governance gaps in Indonesia’s decentralized rural public administration system, with an empirical focus on Malaka Regency, East Nusa Tenggara Province. Method/approach: A quantitative census design was employed to collect data from the entire population of 70 village officials in Manulea Village, Sasitamean District, Malaka Regency, during June–July 2025. Data were analyzed using multiple linear regression with robust assumption testing, supplemented by exploratory factor analysis and common method bias assessment. Findings: The results confirm that both constructs are critical predictors. HRD significantly enhances performance (  = 0.64, p < .001,  = .413), while compensation demonstrates a slightly stronger individual effect (  = 0.69, p < .001,  = .475). In the simultaneous model, these predictors jointly explain 55.8% of the variance in performance (F (2, 67) = 42.22, p < .001). All effect sizes exceed Cohen’s (1988) thresholds for large magnitude, confirming strong practical significance. Limitations: The cross-sectional, single-district design limits causal inference and generalizability. Future research should employ longitudinal, multi-site designs incorporating objective performance indicators to explore boundary conditions across diverse Indonesian contexts. Implications: The study recommends that local governments institutionalize mandatory HRD budget allocations (e.g., a minimum of 5% of village funds) and standardize comprehensive compensation packages. Crucially, this includes ensuring adequate work facilities such as computers, internet connectivity, and office infrastructure to enhance the capacity of frontline public servants in delivering rural development programs. Contribution: This study extends Human Capital Theory and Expectancy Theory to the resource-constrained context of village governance in an emerging market. It provides precise effect size estimates to guide evidence-based policy prioritization for Indonesia’s 74,954 villages and contributes methodologically through rigorous measurement validation.
Human Resource Development and Compensation Effects on Village Apparatus Performance: Evidence from Eastern Indonesia Fernandes, Sabina Paulina Luji; Korbaffo, Yesus Armiro
Goliterati Management Review Vol. 1 No. 1 (2026): Strategic Dynamics in Emerging Markets: Psychological Mechanisms in Consumer Be
Publisher : PT Literati Global Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66452/702430

Abstract

Purpose: This study examines the influence of Human Resource Development (HRD) and compensation on village apparatus performance to address persistent governance gaps in Indonesia’s decentralized rural public administration system, with an empirical focus on Malaka Regency, East Nusa Tenggara Province. Method/approach: A quantitative census design was employed to collect data from the entire population of 70 village officials in Manulea Village, Sasitamean District, Malaka Regency, during June–July 2025. Data were analyzed using multiple linear regression with robust assumption testing, supplemented by exploratory factor analysis and common method bias assessment. Findings: The results confirm that both constructs are critical predictors. HRD significantly enhances performance (  = 0.64, p < .001,  = .413), while compensation demonstrates a slightly stronger individual effect (  = 0.69, p < .001,  = .475). In the simultaneous model, these predictors jointly explain 55.8% of the variance in performance (F (2, 67) = 42.22, p < .001). All effect sizes exceed Cohen’s (1988) thresholds for large magnitude, confirming strong practical significance. Limitations: The cross-sectional, single-district design limits causal inference and generalizability. Future research should employ longitudinal, multi-site designs incorporating objective performance indicators to explore boundary conditions across diverse Indonesian contexts. Implications: The study recommends that local governments institutionalize mandatory HRD budget allocations (e.g., a minimum of 5% of village funds) and standardize comprehensive compensation packages. Crucially, this includes ensuring adequate work facilities such as computers, internet connectivity, and office infrastructure to enhance the capacity of frontline public servants in delivering rural development programs. Contribution: This study extends Human Capital Theory and Expectancy Theory to the resource-constrained context of village governance in an emerging market. It provides precise effect size estimates to guide evidence-based policy prioritization for Indonesia’s 74,954 villages and contributes methodologically through rigorous measurement validation.