Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Sinergi Program Jumat Berkah dan UMKM dalam Membangun Solidaritas Sosial di RW 08 Semolowaru Fadilah Dwi Savira Rahardjo; Hafizha Ardaniar Paundria; Yusria Ningsih
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5654

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami sinergi antara Program Jumat Berkah dan peran UMKM dalam membangun solidaritas sosial di RW 08, Kelurahan Semolowaru, Surabaya. Dalam program ini bukan hanya berfungsi sebagai sarana berbagi keberkahan, akan tetapi juga untuk menciptakan kolaborasi ekonomi dengan keterlibatan UMKM setempat. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini memberikan hasil bahwa Program Jumat Berkah membuahkan dampak yang sangat positif pada dua aspek utama  yaitu dari sisi sosial dan sisi ekonomi. Dari sisi sosial kegiatan ini memperkokoh nilai gotong royong, menumbuhkan rasa empati, dan meningkatkan solidaritas antar warga. Dari sisi ekonomi manfaat besar dirasakan oleh UMKM Elok Mekar Sari berupa pesanan rutin yang mana hal itu mendukung akan keberlangsungan usaha dan juga menjadi media promosi secara tidak langsung. Selain itu dengan terlibatnya mahasiswa KKN memberikan kontribusi teknis serta pengalaman yang berharga. Kesimpulan dalam penelitian ini menekankan bahwa sinergi yang terjadi antara program sosial dan UMKM dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan baik dalam membangun kesejahteraan sosial ataupun mendorong penguatan ekonomi masyarakat.
Salutation and Role-Playing: Spiritual and Psychological Synergy to Strengthen the Confidence of Islamic Boarding School Student Ningsih, Yusria; Riyadi, Abdul Kadir; Madihie, Amalia
Prosperity: Journal of Society and Empowerment Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/prosperity.v4i1.20647

Abstract

This study aims to investigate the effectiveness of combining sholawat therapy with role-playing techniques to enhance the self-confidence of santri at Darul Arqom Islamic Boarding School Surabaya. Santri, in this context, refers to students in Islamic boarding schools. A qualitative descriptive research method involves data collection through observation, interviews, and document analysis. The findings revealed that sholawat therapy with role-playing techniques had a significant positive impact on Santri's self-confidence. Santri, who participated in this program, experienced increased self-confidence, more active involvement in religious activities, and positive changes in their social behavior. This study suggests that sholawat therapy with role-playing techniques is an effective approach to strengthening Santri's self-confidence in the context of religious education. It provides a foundation for further developing this combination in clinical practice and religious education.
Kampung ramah perempuan dan peduli anak RW 01 kelurahan Warugunung Surabaya: optimalisasi dan pendampingan Abdullah, Ahmad Fariza; Rahmawati, Amelia Putri; Aisyah, Rohmadatul; Mu’afy, Muhammad Farhat; Fuadi, Muhammad; Ningsih, Yusria
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25947

Abstract

Abstrak Artikel ini membahas tentang optimalisasi dan pendampingan program Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KAS-RPPA) di RW 01 Kelurahan Warugunung, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan pendekatan sosialisasi dan pendampingan intensif. Tim pengabdian berkolaborasi dengan warga setempat untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan potensi yang sesuai dengan indikator KAS-RPPA. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada lima aspek utama program, yakni Kampung Belajar, Kampung Asuh, Kampung Sehat, Kampung Aman, serta Kampung Kreatif dan Produktif. Capaian penting merupakan penyaluran beasiswa, pelatihan pemberdayaan perempuan, pengadaan program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), sosialisasi pencegahan stunting dan pernikahan anak, serta pengembangan UMKM lokal. Sebagai luaran, disusun portofolio KAS-RPPA yang dapat menjadi acuan pengembangan program di masa mendatang. Pengabdian ini tidak hanya berhasil mengoptimalkan program KAS-RPPA, tetapi juga membuka peluang konsultasi berkelanjutan bagi kader setempat. Hasil ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan Kampung Ramah Perempuan dan Peduli Anak di wilayah lain, serta menyediakan dasar untuk monitoring dan evaluasi program serupa di kemudian hari. Kata kunci: kampung; ramah rerempuan dan peduli anak; KAS-RPPA; optimalisasi; pendampingan. AbstractThis article discusses the optimization and assistance of Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KAS-RPPA) program in RW 01 Warugunung Village, Karang Pilang District, Surabaya. This study uses Community-Based Participatory Research (CBPR) method with an intensive socialization and mentoring approach. The service team collaborates with local residents to identify and optimize potential in accordance with the KAS-RPPA indicators. The results of the service showed a significant increase in five main aspects of the program, namely Learning Villages, Foster Villages, Healthy Villages, Safe Villages, and Creative and Productive Villages. Important achievements are the distribution of scholarships, women’s empowerment training, procurement of Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) program, socialization of stunting prevention and child marriage, and the development of local MSMEs. As an output, a KAS-RPPA portfolio is prepared that can be a reference for future program development. This service not only succeeded in optimizing the KAS-RPPA program, but also opened up opportunities for continuous consultation for local cadres. These results are expected to serve as a model for the development of Women-Friendly and Child-Friendly Villages in other regions, as well as provide a basis for monitoring and evaluation of similar programs in the future. Keywords: village; women-friendly and child-care; KAS-RPPA; optimization; mentoring.
Pendekatan Partisipatif dalam Pemberdayaan Kader Posyandu melalui Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Kebun Gizi Sari, Wanda Izzah Novita; Ningsih, Yusria; Hermansah , Tantan
Journal of Islamic Community Development Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : UIN Sunan Ampel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicd.2025.5.2.31-45

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pendekatan partisipatif dalam pemberdayaan kader Posyandu melalui pemanfaatan lahan pekarangan sebagai kebun gizi dengan metode Asset Based Community Development (ABCD). Latar belakang penelitian adalah pentingnya penguatan kapasitas kader dalam memanfaatkan potensi lokal untuk pemenuhan gizi keluarga dan ketahanan pangan. Penelitian ini dilakukan di Dusun Kaliboto, dengan sasaran kader Posyandu yang terlibat dalam pengelolaan kebun gizi. Pendekatan ABCD dilaksanakan melalui enam tahap: inkulturasi, discovery, dream, design, define, dan destiny. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan Focus Group Discussion. Hasil menunjukkan bahwa penerapan ABCD berhasil menggali aset komunitas, meningkatkan keterlibatan kader dalam seluruh proses, serta menghasilkan kebun gizi yang dikelola secara kolektif dan berkelanjutan. Kebun gizi ini berkontribusi pada peningkatan ketersediaan pangan bergizi di tingkat rumah tangga sekaligus memperkuat peran kader Posyandu sebagai agen perubahan. Rekomendasi penelitian adalah perlunya dukungan kebijakan desa dan penguatan jejaring kemitraan agar model pemberdayaan berbasis aset ini dapat direplikasi di wilayah lain.