Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penyuluhan Imunisasi Pada Bayi Usia 0-9 Bulan Di Klinik Mariana Kecamatan Medan Sunggal Simanjuntak, Netti Meilani; Simanjuntak, Eva Hotmaria; Tarigan, Suci Nanda Resti
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit adalah dengan pemberian imunisasi. Imunisasi merupakan hal yang wajib diberikan pada bayi usia 0-9 bulan.usaha untuk memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh bertujuan untuk merangsang pembuatan antibody terhadap penyakit tertentu. Imunisasi yang telah diwajibkan oleh pemerintah sebagaimana juga yang telah diwajibkan WHO antara lain : imunisasi BCG, DPT, Hepatitis, Campak dan Polio.pelayanan imunisasi dapat diperoleh di unit pelayanan Kesehatan milik pemerintah, seperti rumah sakit, puskesmas bahkan posyandu yang tersebar diseluruh tanah air. Imunsasi DPT merupakan salah satu imunisasi yang wajib diberikan pada bayi,imunisasi bermanfaat mencehaj infeksi penyakit difteri dan pertusis atau batuk 100 hari. Posyandu berperan penting untuk membantu menurunkan permasalahan pada ibu dan bayi. Posyandu diselenggarakan untuk kepentingan masyarakat, sehingga masyarakat sendiri yang aktif membentuk, menyelenggarakan dan memanfaatkan posyandu. Keterlibatan dalam kegiatan posyandu yang tinggi jarang dijumpai di semua tempat. Karena partisipasi masyarakat sangat dipengaruhi oleh karakteristik lingkungan dan masyarakat sendiri. Oleh sebab itu, Sebagian besar masyarakat bekerja di sector informal dan memiliki tingkat Pendidikan yang rendah. Diharapkan dengan adanya kegiatan penyuluhan tentang imunisasi dan pemeriksaan rutin, maka dapat meningkatkan Kesehatan bayi baik kekebalan tubuh bayi lewat pemberian vaksinasi.
PENYULUHAN PELAKSANAAN TEKNIK BIRTH BALL TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN PADA IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF Haslin, Sharfina; Simanjuntak, Eva Hotmaria; Simanjuntak, Netti Meilani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pusat Unggulan Iptek Penanggulangan Stunting Berbasis Kesehatan Ibu dan Anak Vol 1 No 2 (2022): JPKM PUSTINGKIA JULI 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jpustingkia.v1i2.226

Abstract

Salah satu komplikasi persalinan yang ikut menyumbang dalam angka kematian ibu adalah persalinan lama. Persalinan lama merupakan persalinan yang berlangsung lebih dari 24 jam dan jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat akan mengakibatkan ibu mengalami infeksi, kehabisan tenaga sebelum bayi dilahirkan, dehidrasi, kadang dapat terjadi pendarahan. Salah satu upaya dalam mencegah persalinan lama seperti pelvic rocking dengan birthing ball yang mendukung persalinan agar dapat berjalan secara fisiologis. Tujuan pengabdian masyrakat ini adalah untuk membantu mengurasi waktu persalinan kala I. Birth ball dilakukan dengan cara duduk di atas birth ball dan dibantu oleh petugas kesehatan atau keluarga. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini berlangsung selama 7 hari di Klinik Pratama Tanjung. Kegiatan ini diawali dengan melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital, lalu diikuti edukasi mengenai pemanfaatan dan cara penggunaan birth ball. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan pada 4 orang ibu bersalin kala I, seluruh responden mengalami kemajuan persalinan dan merasa adanya penurunan rasa nyeri pada pinggang.
PENGARUH TERAPI BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L) TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH BAYI SETELAH IMUNISASI DPT 1 (Difteri, Pertusis, Tetanus) DI PMB RONNI NAUDUR SIREGAR DELI SERDANG Simanjuntak, Eva Hotmaria; Tarigan, Suci Nanda Resti; Parapat, Friska Margareth
Jurnal Reproductive Health Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v9i2.5692

Abstract

Latar belakang: Bayi yang telah di berikan imunisasi salah satunya adalah Diphtheria Pertusis Tetatus (DPT) yang memiliki efek samping diantaranya yaitu naiknya suhu tubuh bayi dari normal. Demam dapat di tangani secara medis dan non medis yaitu dengan cara mengompres bawang merah kepada bayi. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa yang menjadi Pengaruh Terapi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L) Terhadap Penurunn Suhu Tubuh Bayi yang mengalami kenaikan setelah Imunisasi DPT 1 (Difteri, Pertusis, Tetanus) Di PMB Ronni Naudur Siregar Deli Serdang Metode: Metode yang dipakai  dalam penelitian ini adalah Pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design, memakai teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 10 bayi yang sudah di imunisasi dengan cara pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis data penelitian menggunakan uji paired t test Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan suhu tubuh yang sebelum diberikan perlakuan 37,750 dan setelah diberikan perlakuan rata-rata 37,411. Hasil analisis data diperoleh nilai p-value=0,000 (p<0,05) Kesimpulan: kesimpulan yang bisa di ambil dari penelitian ini yaitu diharapkan seorang bidan ataupun ibu dari si bayi dan balita tersebut dapat memberikan asuhan yang tepat pada bayi yang mengalami kenaikan suhu pada tubuhnya setelah imunisasi DPT-HB-HIb dengan cara mengompres bawang merah agar dapat menurunkan suhu tubuh pada bayi.
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON (CITRUS LIMON) TERHADAP DISMENORE PADA REMAJA PUTRI PMB RONNI NAUDUR SIREGAR DESA PURWODADI, KEC. SUNGGAL, KAB. DELI SERDANG Tarigan, Suci Nanda Resti; Parapat, Friska Margareth; Simanjuntak, Eva Hotmaria
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45938

Abstract

Prevalensi dismenore menurut data World Health Organization (WHO) didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 (90%) menderita Dismenore dan 10-15% orang mengalami dismenore berat. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan secara farmakologi dan non farmakologi, secara nonfarmakologi salah satunya dengan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon (Citrus limon) terhadap Dismenore Pada Remaja Putri Di PMB Ronni Naudur Siregar Desa Purwodadi, Kec. Sunggal, Kab. Deli Serdang. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan penelitian pre and post tes with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas VII yang mengalami Dismenore berjumlah 14 orang dengan (7 kelompok intervensi dan 7 kelompok control) yang akan diteliti, teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Face Pain Scale Revised (FPS-R). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi dapat menurunkan tingkat nyeri Dismenore dengan hasil uji Mann Withney sebesar 0.001 artinya terdapat pengaruh pemberian aromaterapi lemon. Diharapkan remaja putri di PMB Ronni Naudur Siregar Desa Purwodadi, Kec. Sunggal, Kab. Deli Serdang yang mengalami Dismenore dapat menggunakan aromaterapi lemon untuk mengurangi tingkat nyeri Dismenore.
EDUKASI PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON (CITRUS LIMON) TERHADAP DISMENORE PADA REMAJA PUTRI PMB RONNI NAUDUR SIREGAR DESA PURWODADI, KEC. SUNGGAL, KAB. DELI SERDANG Suci Nanda Resti Tarigan; Parapat, Friska; Eva Hotmaria Simanjuntak; Monika Saragih; Poppy Gustika
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6143

Abstract

Dismenore merupakan istilah medis yang terjadi pada saat menstruasi dan menimbulkan rasa sakit disebabkan oleh terjadinya kontraksi rahim. Dismenore bukanlah suatu penyakit tetapi merupakan masalah yang secara berkala membuat seorang wanita menjadi tidak nyaman selama periode menstruasi. Tujuan pengabdian agar dapat meningkatkan pemahaman remaja putri di PMB Ronni Naudur Siregar tentang edukasi pemberian aromaterapi lemon (Citrus) terhadap dismenore pada remaja putri. Pelaksanaan kegiatan pengabdian di PMB Ronni Naudur Siregar desa purwodadi, kec. Sunggal, kab. Deli Serdang. Sasaran dalam kegiatan ini adalah remaja putri yang berada di wilayah PMB Ronni Naudur Siregar. Datanya didapatkan dari buku kunjungan pemeriksaan yang terdapat dari rekam medik di PMB sebanyak 14 orang.  Dalam pelaksanaan PKM ini melibatkan Dosen dan Mahasiswa Prodi Sarjana Kebidanan  yang berpartisipasi dalam menyalurkan informasi sosialisasi serta penyuluhan melakukan pemberian aromaterapi lemon (citrus) di PMB Ronni Naudur Siregar. Kegiatan PKM ini disambut sangat positif dari semua pihak yang terlibat, dikarenakan dapat membantu mengurangi nyeri haid pada remaja putri.
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK ZAITUN TERHADAP RUAM POPOK (DIAPER RASH) PADA BAYI DI PMB RONNI SIREGAR DELI SERDANG TAHUN 2023 Simanjuntak, Eva Hotmaria; Tarigan, Suci Nanda Resti; Parapat, Friska Margareth
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21764

Abstract

Masa bayi juga dikenal dengan masa neonatus dimana bayi sangat rentan dengan masalah kulit, kecelakaan dan masalah fisik. Salah satu masalah yang sering terjadi pada kulit bayi dan anak adalah diaperdermatitis / diaperrash atau  sering disebut dengan ruam  popok. Penggunaan minyak zaitun lebih efektif dalam perawatan diaper rash, karena minyak zaitun mengandung asam lemak jenuh sehingga mudah masuk ke dalam lapisan kulit dalam dan mempertahankan kelenturan serta kekenyalan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian minyak zaitun (olive oil) terhadap ruam popok (diaper rash) pada bayi di PMB Ronni Siregar Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli serdangtahun 2022. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Pre-Experimental Design dengan rancangan One Group Pre-test and Post-test. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 40 responden. Tehnik pengambilan sampel secara accidental sampling. Nilai rata-rata (mean) kejadian ruam popok sebelum diberikan terapi minyak zaitun adalah 2,475 sedangkan sesudah diberikan terapi minyak zaitun diperoleh rata-rata kejadian ruam popok adalah 1,350 sehingga terjadi penurunan kejadian ruam popok sebanyak 1,125 poin. Hasil penelitian menunjukkan nilai p < 0,05 dengan hasil sig (2-tailed = 0,000). Dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian minyak zaitun (olive oil) terhadap ruam popok (diaper rash) pada bayi di PMB Ronni Siregar Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli serdangTahun 2022.
PENGARUH BABY SPA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK PADA BAYI USIA 3-6 BULAN DI PMB FAUZIAH RITA TELUK MENGKUDU KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Simanjuntak, Eva Hotmaria; Etty, Christina Roos; Siregar, Ronni Naudur
Jurnal Reproductive Health Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v7i1.3001

Abstract

Almost 5-10% of preschool-aged children experience minor brain dysfunction, including impaired fine motor development. This study uses an experimental research design with descriptive. The design of this study used a one-group pre-test and post-test design without a control group. The population in this study were all infants aged 3-6 months living in the Fauziah Rita PMB service area Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai Regency. The sample of this study was 25 people, using purposive sampling technique. The instruments in this study were a check list sheet and a KPSP sheet. Hypothesis testing using a statistical test t-dependent test. The results showed that there was an effect of baby spa on motor development at the age of 3-6 months at the midwife's clinic, Fauziah Rita, Teluk Mengkudu sub-district, Serdang Bedagai district, with a p value of 0.000 0.05. Suggestions for babies and toddlers to get baby spa services to help maintain and improve growth and development, especially at the motor development stage.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN STIMULASI BICARA DAN BAHASA PADA BALITA USIA 36-48 BULAN DI PMB RATNA MANURUNG LAU DENDANG SIMANJUNTAK, EVA HOTMARIA; Friska Margareth Parapat
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 1 (2024): Vol.9 No. 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i1.1410

Abstract

Stimulasi yang tepat akan merangsang otak balita sehingga perkembangan kemampuan gerak, bicara dan bahasa, sosialisasi dan kemandirian pada balita berlangsung optimal sesuai dengan usia anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan stimulasi bicara dan bahasa pada balita usia 36-48 bulan di PMB Ratna Manurung Lau Dendang. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai balita usia 36-48 bulan di PMB Ratna Manurung Lau Dendang yang berjumlah 56 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling, dengan jumlah sampel yaitu 56 orang. Pengumpulan data dengan data primer dan dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan stimulasi bicara dan bahasa pada balita usia 36-48 bulan di PMB Ratna Manurung Lau Dendang dengan nilai p < 0,005. Disarankan kepada ibu harus memperhatikan tahapan perkembangan yang dilalui oleh balita sesuai usianya, sehingga dapat lebih meningkatkan pengetahuan penting dalam melakukan stimulasi agar perkembangannya optimal dengan membaca buku anak, luangkan waktu bermain, membaca buku cerita dan mengajak anak berbicara.