Articles
MEWUJUDKAN GAYA KOMUNIKASI ASERTIF PEMIMPIN PEREMPUAN DALAM ORGANISASI
Suciati Suciati;
Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/ppm.51.1018
Gaya komunikasi seorang pemimpin organisasi akan menentukan pola dan bentuk komunikasi dari organisasi tersebut. Mereka yang disebut dengan pemimpin dengan gaya efektif adalah mereka yang memiliki sikap positif dalam hubungan interpersonal dengan anggotanya. Ia melakukan komunikasi yang terbuka, positif, suportif, serta menjunjung tinggi kesetaraan dan empati. Dengan sifat yang terbuka, ia melakukan kejujuran dalam menyampaikan pesan, tidak menyembunyikan atau menutupi perihal kerja dan organisasi. Tim abdimas memilih organisasi PKK sebagai sasaran atau mitra, tepatnya di organisasi PKK desa Kenaiban, Juwiring, Kabupaten Klaten. Beberapa masalah yang teridentifikasi adalah adanya ketidakpuasan anggota organisasi. Mereka mengatakan bahwa pemimpin mereka kurang memiliki kemampuan beretorika, tidak mampu berkomunikasi interpersonal dengan baik, dan tidak mampu menangkap keinginan anggota berdasarkan simbol verbal dan non verbal yang diungkap anggota organisasi. Adapun metode pelaksanaan yang ditempuh sebagai solusi permasalahan, antara lain: penilaian awal (initial assessment), peningkatan pengetahuan mitra melalui metode informatif dan persuasif, pendampingan dan pemberdayaan, dan pembentukan Komunitas Sayang Organisasi. Adapun hasil dari kegiatan abdi masyarakat ini dipublikasikan melalui video https://youtu.be/TFQL3CbDyg8. Kegiatan abdimas ini terbukti mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta secara signifikan dalam hal pentingnya gaya asertif pemimpin perempuan
Identification of self-care practices in patients with hypertension during the COVID-19 pandemic
Widaryati Widaryati;
Dwi Prihatiningsih;
Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali;
Kamilia Naulufar
International Journal of Health Science and Technology Vol 4, No 3 (2023): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31101/ijhst.v4i3.2813
The COVID-19 pandemic has exacerbated chronic disease conditions and health disparities, especially in patients with hypertension. Hypertension is the most comorbid disease that increases the risk of worsening and even death in people with Covid-19. Although this disease has a fairly large mortality rate, the practice of independent care carried out by patients can reduce the risk of death by 50% compared to those who do not. This research aims to find out the practice of self-care and related factors in patients with hypertension during the COVID-19 pandemic in the working area of Puskesmas Gamping II Yogyakarta. This research is a cross-sectional study involving 46 respondents with hypertension aged 35 years, and over. The research process was carried out offline by implementing health protocols. Data were collected using the Hypertension Self-Care Activity Level Effects Scale (H-SCALE) questionnaire. The results of this study showed that all participants did not drink alcohol (100%). More than half of the participants had good adherence to physical activity (76.1%), nonsmoking (73.9%), and weight management (58.7%). The lowest self-care practices were dietary adherence (32.6%) and medication (34.8%). Based on data analysis with the Chi-Square test, two factors influence the self-care practice of patients with hypertension: education level associated with adherence to avoiding smoking (p = 0.05) and employment status associated with compliance with weight management (p = 0.01). The results of this study still show that most people with hypertension still experience obstacles in carrying out independent care, especially in diet and taking medication. The restriction of services by healthcare centers during the pandemic and the fear and worry of hypertensive patients affect the compliance of hypertensive patients in conducting health checks at healthcare centers.
Representasi Laki-Laki Metroseksual dalam Iklan Scarlett Whitening Song Joong Ki
Meltha Cristina;
Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v4i1.14
Penggunaan pria sebagai model atau bintang iklan suatu produk kecantikan memang masih merupakan hal baru dalam metode pemasaran di Indonesia. Karena selama ini produk kecantikan masih melekat dengan wanita yang dianggap mewakili representasi standar kecantikan produk tersebut seperti cantik, berkulit halus, dan anggun. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan terus terjadi tren mulai berubah banyak brand ternama produk kecantikan yang tak sungkan untuk menggunakan model iklan pria untuk mewakili produk yang mereka tawarkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji lebih jauh tentang penggunaan model pria dalam mewakili produk kecantikan dan meneliti lebih jauh tentang makna-makna yang tersembunyi dalam pesan yang disampaikan iklan tersebut. Penelitian berfokus pada iklan Get Ready to Meet Song Joong Ki's New Love yang dikeluarkan Brand kecantikan Scarlett Whitening, dengan memilih Song Joong Ki sebagai model serta BA dari produk mereka. Dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dan metode analisa semiotika dari Roland Barthes, peneliti menemukan fakta bahwa hal yang menjadi latar belakang penggunaan model pria dalam produk kecantikan bahwa kecantikan dikarenakan pengguna kosmetik tidak hanya diperuntukkan untuk wanita saja, namun pria era baru juga, yang kita kenal dengan sebutan pria metroseksual. Penggunaan model pria yang menjadi idola wanita untuk mempromosikan sebuah produk kecantikan dinilai dapat meningkatkan penjualan.
Pola Komunikasi Pelayanan Publik pada Aplikasi "JENDELAKU" di Kabupaten Kulon Progo
Desta Lia Tri Rejeki Candra Suci;
Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v4i2.17
Tujuan pemerintah adalah untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan publik kepada masyarakat luas, serta mempertegas tingkat penyalahgunaan wewenang berupa kolusi, korupsi dan nepotisme. Sehingga pemerintah daerah melakukan pelayanan publik melalui media yang mudah diakses, penyampaian komunikasi dapat singkat, jelas dan tepat sasaran. Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Seperti Pemda Kulon Progo membuat aplikasi pelayanan publik yang diberi nama JENDELAKU. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi pelayanan publik pada aplikasi. Peneliti ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dan observasi komunikasi pelayanan publik pada aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi pelayanan publik pada masing-masing alat memiliki fungsi masing-masing yang masih perlu dikembangkan. dan kurangnya akses dari masyarakat sehingga aplikasi hanya berjalan di pemerintah daerah.
Pengaruh Kualitas Website Unisa Yogyakarta Terhadap Citra Unisa Yogyakarta
Hilma Ihtamma Rusyda;
Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v4i3.129
Citra adalah kesan yang muncul sebagai hasil dari pengalaman dan perasaan yang di alami atau dirasakan oleh seseorang. Citra sengaja dibentuk positif agar memperoleh pandangan yang baik dari publik yang berpengaruh pada dukungan yang diperoleh dari publik serta keberadaan organisasi. Unisa Yogyakarta sebagai lembaga institusi menjalin komunikasi yang baik dengan publiknya. Karena itu Unisa Yogyakarta memiliki wesbite untuk mempromosikan dan membentuk citra yang terbuka untuk publiknya. Website Unisa mencangkup informasi tentang profil kampus, visi dan misi, sejarah, informasi kegiatan dan yang lainnya. Website merupakan keseluruhan halaman-halaman web yang terdapat pada sebuah domain yang mengandung sebuah informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh kualitas website terhadap citra Unisa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan menggunakan teori citra yang meliputi kualitas dari jasa pelayanan, nilai kepercayaan dari pubik dan goodwill oleh organisasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif dengan menyebarkan kuisioner sebagai alat bantu kepada responden. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 80 orang responden yang merupakan calon mahasiswa baru dan mengetahui website Unisa. Hasil dalam penelitian ini menemukan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kualitas website Unisa Yogyakarta terhadap Citra Unisa Yogyakarta. Hasil hipotesis pada variabel kualitas website menggunakan uji T didapatkan nilai t hitung (6,551) > t tabel (1,984), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil ini maka secara keseluruhan dapat disimpulakan bahwa website unisa Yogyakarta telah mencapai kategori efektiv terhadap citra Unisa Yogyakarta.
Strategi Komunikasi Kampanye Adopt Don't Buy Komunitas Adopsi di Kota Yogyakarta
Ella Antika;
Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali
Jurnal Audiens Vol. 2 No. 1 (2021): March
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v2i1.9974
Hewan-hewan peliharaan saat ini, dapat ditemukan di sekitar kita dalam keadaan terlantar dan liar. Kota Yogyakarta merupakan salah satu kota dengan jumlah pembuangan dan penelantaran hewan peliharaan yang tinggi. Animal Friend Jogja (AFJ) menyatakan bahwa sebanyak 393 laporan kasus pembuangan dan penelantaran hewan peliharaan, termasuk 96 laporan terkait kelebihan populasi sejak bulan Januari sampai Oktober tahun 2019. Kampanye “Adopt Don’t Buy” merupakan gerakan yang dilakukan oleh komunitas adopsi organisasi non profit pecinta hewan yang ada di Kota Yogyakarta. Gerakan ini mengusung pesan “Adopsi Bukan Beli” yang bertujuan untuk membantu menyelamatkan hewan terlantar tanpa harus mengeluarkan biaya perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi dalam kampanye “Adopt Don’t Buy” melalui media sosial. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi strategi komunikasi dalam kampanye “Adopt Don’t Buy”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan ialah dengan mengutamakan pemilihan komunikator yang baik dalam hal ini para selebritis influencer, Musisi lokal Yogyakarta baik secara langsung lewat kampanye pertunjukkan dan lewat media sosial. Kesimpulan yang didapatkan adalah bahwa Kampanye Adopt Don’t Buy mampu menarik perhatian masyarakat lewat strategi komunikasi yang telah diterapkan hal ini ditandai dengan antusias masyarakat saat kampanye pertunjukkan berlangsung, bertambahnya anggota dan jumlah followers yang meningkat di Instagram.
Analisis Konten Visual Post Instagram @Lensamu dalam Dakwah Islam Tengahan (Wasathiyah)
Dinda Arina Husnayaeni;
Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali
Jurnal Audiens Vol. 3 No. 4 (2022): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v3i4.17958
Instagram merupakan media sosial yang memiliki banyak pengguna yaitu sebanyak 191 juta pengguna.. Jumlah pengguna yang banyak tersebut dimanfaatkan untuk melakukan dakwah dan menyebar informasi yang bermanfaat seputar islam tengahan (wasathiyah) karena Instagram merupakan salah satu media sosial yang paling terupdate dan mudah diakses oleh semua kalangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk apakah visualisasi dalam feeds Instagram @lensamu sudah menerapkan nilai islam tengahan (wasathiyah). Penelitian ini menggunakan analisis teori media sosial dan desain komunikasi visual guna untuk mengetahui apa saja komponen konten visualnya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Lensamu dapat menyampaikan makna dan tujuan dari setiap isi konten yang telah diberikan melalui komponen-komponen konten visual yaitu tipografi, ilustrasi/fotografi/videografi, layout,warna dan simbolisme yang ada pada konten Instagram Lensamu, serta mengetahui penerapan dakwah islam tengahan (wasathiyah) dalam akun instagram Lensamu. Seta diketahui juga konten visual merupakan oin yang utama melainkan makna dari isi konten dan juga tanggung jawab dalam membuat konten yang telah diberikan.
Intensifikasi Budidaya Perikanan (Osphronemus Gouramy) Mandiri Berbasis Sumberdaya Lokal sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas POKDAKAN Mina Sida Karya
Bimantara, Arif;
Zuhdi, M. Nurdin;
Tunggali, Ade Putranto Prasetyo Wijiharto;
Manasikana, Rinta Arina
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 1, Maret 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/warta.v27i1.3388
Mina Sida Karya Fish Cultivation Group (POKDAKAN) operates in Sidamulih Village, Rawalo District, Banyumas Regency, Central Java, employing an extensive, traditional fish farming system that yields low productivity. This group faces four significant challenges that necessitate attention: (1) Insufficient knowledge and skills among partners in intensive gourami fish farming management to enhance POKDAKAN Mina Sida Karya's productivity; (2) Lack of a consistent water supply for cultivation throughout the year; (3) Limited knowledge in producing cost-effective natural and artificial feed; (4) Inadequate expertise in marketing partner products, resulting in a restricted market reach. Addressing these challenges, service activities have been implemented using Participatory Learning and Action (PLA). These include (1) providing assistance and training in intensive gourami fish farming management to boost cultivation productivity; (2) drilling boreholes up to 75 meters deep to secure a year-round water source; (3) conducting training sessions on independent feed production, both artificial and natural Daphnia sp., enabling partners to generate their own feed; (4) establishing digital branding systems through social media platforms to expand market presence. This aims to increase the productivity of the Mina Sida Karya Fish Farming Group. The activities that have been carried out have significantly impacted the Mina Sida Karya POKDAKAN with a percentage of 57.14% of participants stating that they have sufficient knowledge about intensive osphronemus gouramy fish farming, 61.90% stating that they have no difficulty in obtaining water supply, 52.38% stating that they know how to produce efficient and cost-effective natural feed, and 66.67% stating that they are satisfied with the market reach of fish products.
Marketing Public Relations Activities in Building Local Media Brand Positioning in the Renewable Media Era
Indriastuti, Dwi Cahyanti;
Tunggali, Ade Putranto Prasetyo Wijiharto
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 3 No. 1 (2023): Crafting Innovation for Global Benefit
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/umygrace.v3i1.564
Public Relations in a company or institution can be achieved through Marketing Public Relations in order to achieve certain targets which previously had to have a clear and detailed work program. Marketing public relations is effective in building brand (product) awareness as well as brand knowledge. Marketing public relations is considered effective, the role of marketing public relations is needed to market a product or program with creative ideas. This study aims to find out about marketing public relations activities in building brand positioning using push, pull and pass strategies. In its development, in the digital era as it is today, many print media have gone out of business. One of the print media that has gone out of business (closed publication) is Republika, which will end at the end of 2022. Unlike Harian Jogja, which is still able to maintain its print media amidst the onslaught of technology. In more detail, the purpose of this study is to examine marketing public relations activities in building local media brand positioning in the era of renewable media. This research uses a qualitative approach, and Harian Jogja as the subject of study. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. Marketing Public Relations activity is a step or method that every company takes in building a company's Brand Positioning. The Result for Marketing Public Relations activities have a very important role in making a brand progress and developing or the ability to market products and the superior quality of a company to the audience. One of the activities that can build the Harian Jogja Brand Positioning is the existing promotional programs and feedback from customers who always provide motivation and existing complaints. With the promotions, and feedback provided by Harian Jogja, it is able to give an attractive impression to customers through the strategies implemented.
Customer Relations Management of Rumah Sehat and Apotek UGM in Maintaining Customer Loyalty
Noviatun;
Tunggali , Ade Putranto Prasetyo Wijiharto
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 3 No. 1 (2023): Crafting Innovation for Global Benefit
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/umygrace.v3i1.570
Yogyakarta is known as a city of education and tourism, in order to support national development must be based on health that pays attention to the health of its people. Therefore, the Yogyakarta city government needs to provide adequate health facilities or health services, both in terms of service and quality. As of 2022 until now, the pharmacy business is growing throughout Indonesia. This requires pharmaceutical personnel for pharmaceutical services and health supplies. Various pharmaceutical activities in pharmacies ensure that the community receives optimal drug services. The ideal concept of a pharmacy is an attitude of totality in providing services to consumers/patients. In an effort to create customer loyalty, Pharmacy Facility Owners (PSA) in collaboration with Pharmacy Manager Pharmacists (APA) need to have a good marketing strategy.. One form of marketing strategy that can help and support the business is the Customer Relationship Management (CRM) strategy. The purpose of this research is to find out how Customer Relations Management of Rumah Sehat and Apotek UGM in maintaining customer loyalty. This research is a descriptive qualitative research using data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the aspects of Customer Relationship Management are very influential in maintaining customer loyalty. This study concludes that the aspects of CRM which include email integration, lead conversion, feedback improvement, document recording, relationship management, sales calls, and email marketing have an influence on customer loyalty at Rumah Sehat and Apotek UGM. The novelty of this research is to find out the effect of CRM on customer loyalty at Rumah Sehat and Apotek UGM and how much influence CRM has on customer loyalty.