Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pemilihan Alat Kontrasepsi dalam Rahim (AKDR) pada akseptor Keluarga Berencana Meilani, Mita; Tunggali, Ade Putranto Prasetyo Wijiharto
Jurnal Kebidanan Vol 9, No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.717 KB) | DOI: 10.26714/jk.9.1.2020.31-38

Abstract

Family Planning is the most basic and primary preventive health service effort. One of the acceptable contraceptives in Indonesia is the Contraceptive Intra Uteri Device (IUD), which is the most effective, safe and comfortable contraception for many women. Use of contraception is still dominated by short-term contraceptives, especially injections which reach 31.2% and pills 13.4%. While the level of use of the Long-Term Contraception method, the IUD reaches 4.8%. In 2013, based on the results of the KB prevalence survey with MKJP of 64.6%. Overall, there were still 16 provinces that reached the position of family planning prevalence with MKJP lower than the national figure (> 64.6%). This study aims to determine the relationship of maternal characteristics with the selection of contraceptives Intra Uteri Device (IUD) on family planning acceptors at the Kramatwatu Health Center in Serang, Banten. This quantitative study uses a cross sectional approach with 82  acceptor respondents and uses a check list instrument. The results of the research prove that with the results of statistically significant tests showing that there is a relationship between maternal age, maternal parity, maternal education and occupation with the selection of contraceptives intra uteri device on family planning acceptors with p-value 0.004 <0.05, p-value 0.007 <0 .05, p-value 0.006 <0.05 and p-value 0.007 <0.05. The conclusion in this study there is a relationship between maternal characteristics with the IUD selection so that health workers can optimize counseling about family planning, especially the use of intra uterine devices (IUD).
Literasi Digital dan Pendidikan Pemilih Generasi Z dengan Media Permainan Kartu Rahman, Taufiqur; Muktaf, Zein Mufarrih; Tunggali, Ade Putranto Prasetyo Wijiharto; Pradipta, Elita Putri
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jpm.v5i2.2111

Abstract

Social media is currently widely used to discuss politics and the resulting discourse often polarizes society. In addition to the issue of political polarization, an important issue that needs to be observed ahead of, during and after the election is the circulation of hoaxes, fake news, and hate speech between supporters of political candidates. According to the results of the Kompas R&D survey, the interest of Generation Z is large enough to use the right to vote in the 2024 election. However, their enthusiasm tends to be lower when compared to the generation above them. If in Generation Z the enthusiasm rate is at 67.8 percent, then the participants of the generation above have a percentage of 68.1-77.9 percent. For this reason, it is necessary to have alternative media that can be used as a vehicle for political education for generation Z so that their enthusiasm to participate in elections is increasing. This community service team has developed a card game as an alternative media for voter education among generation z. The result of the event using this game shows an increase of understanding of the participants from 43,33 point to 67,65 point in average out of 17 participants of the event.
Literasi Digital dan Pendidikan Pemilih Generasi Z dengan Media Permainan Kartu Rahman, Taufiqur; Muktaf, Zein Mufarrih; Tunggali, Ade Putranto Prasetyo Wijiharto; Pradipta, Elita Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 3 No. 4 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v3i4.1589

Abstract

Social media is currently widely used to discuss politics and the resulting discourse often polarizes society. In addition to the issue of political polarization, an important issue that needs to be observed ahead of, during and after the election is the circulation of hoaxes, fake news, and hate speech between supporters of political candidates. According to the results of the Kompas R&D survey, the interest of Generation Z is large enough to use the right to vote in the 2024 election. However, their enthusiasm tends to be lower when compared to the generation above them. If in Generation Z the enthusiasm rate is at 67.8 percent, then the participants of the generation above have a percentage of 68.1-77.9 percent. For this reason, it is necessary to have alternative media that can be used as a vehicle for political education for generation Z so that their enthusiasm to participate in elections is increasing. This community service team has developed a card game as an alternative media for voter education among generation z. The result of the event using this game shows an increase of understanding of the participants from 43,33 point to 67,65 point in average out of 17 participants of the event.
Edukasi etika bermedia sosial pada mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Manasikana, Rinta Arina; Tunggali, Ade Putranto Prasetyo Wijiharto
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): November
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v6i4.1611

Abstract

Di era digital saat ini, penggunaan internet telah menjadi bagian integral dari interaksi sosial masyarakat, dan di Indonesia pun tidak terkecuali. Namun, sayangnya, peningkatan statistik ini tidak proporsional dengan kualitas penggunaannya. Sebagian besar netizen di Indonesia tampaknya kurang memperhatikan etika komunikasi saat berselancar online. Mereka sering memberikan pujian berlebihan pada hal-hal yang mereka sukai, tetapi juga dapat menggunakan bahasa kasar dan membatasi akun-akun yang tidak mereka sukai. Hal ini dapat mengarah pada tindakan cyberbullying. Etika media adalah bagian penting untuk memastikan bahwa komunikasi memenuhi standar profesionalisme yang telah ditetapkan dan mencegah terjadinya cyberbullying. Masalah ini juga merupakan topik penting bagi mahasiswa baru di Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. Meskipun sebagian besar mahasiswa sudah memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang etika media sosial, mereka masih memiliki kelemahan dalam memahami dampak apa yang bisa timbul jika mereka tidak memiliki pemahaman tentang etika media sosial, terutama terkait potensi cyberbullying. Dengan menggunakan metode pre-test, sosialisasi, dan post-test, kegiatan layanan ini menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa baru di Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta tentang etika media sosial dalam mencegah perilaku cyberbullying.
Intensifikasi budidaya ikan melalui manajemen kualitas air dalam rangka peningkatan produktivitas Pokdakan Mina Sejahtera Bimantara, Arif; Tunggali, Ade Putranto Prasetyo Wijiharto; Zuhdi, M. Nurdin; Anggoro, Dhono
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.206

Abstract

Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Mina Sejahtera adalah salah satu POKDAKAN yang berada di Kelurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Komoditas utama yang dibudidayakan oleh kelompok ini adalah ikan nila (Oreochromis niloticus). Sistem budidaya yang diimplementasikan oleh POKDAKAN Mina Sejahtera masih konvensional dan belum menerapkan teknologi yang telah berkembang saat ini. Salah satu kunci budidaya ikan adalah manajemen kualitas air dan hal ini belum dilakukan oleh POKDAKAN Mina Sejahtera. Akibatnya produktivitas POKDAKAN Mina Sejahtera menjadi rendah karena kualitas air yang buruk sering tidak teridentifikasi dan tertangani dengan baik. Program Intan Mulia atau intensifikasi budidaya ikan melalui manajemen kualitas air ini bertujuan untuk memberikan informasi dan keterampilan kepada POKDAKAN Mina Sejahtera dalam mengelola kualitas air budidaya dalam penerapan budidaya ikan secara intensif. Tahapan pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari koordinasi teknis bersama mitra, persiapan alat dan bahan, pelaksanaan workshop dilanjutkan monitoring dan evaluasi. Hasil program Intan Mulia ini menunjukkan bahwa mitra telah memahami prinsip dasar serta teknik manajemen kualitas air menggunakan water quality checker. Mitra juga telah mengukur kualitas air secara rutin sehingga didaptkan data yang komprehensif. Kepadatan ikan juga menjadi lebih tinggi setelah kualtas air dapat dipantau secara rutin sehingga produktivitasnya semakin tinggi. Perlu dilakukan pendampingan dan pengabdian lanjutan terkait teknologi pendukung intensifikasi sehingga intensifikasi budidaya yang dilakukan menjadi lebih optimal.
Konseling Karir Virual untuk Meningkatkan Kematangan Karir Kelas XII di Masa Pandemi Tunggali, Ade Putranto Prasetyo Wijiharto
Jurnal Sinergi Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal SINERGI
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsi.v2i1.20

Abstract

Kematangan karir pada siswa biasanya dihubungkan dengan kesiapan memasuki perguruan tinggi, pengetahuan tentang pilihan program studi di perguruan tinggi, pengetahuan tentang dunia pekerjaan, dan informasi – informasi yang berkaitan dengan dunia perguruan tinggi dan pekerjaan lainnya. Kondisi yang tidak menentu akibat Covid-19 ini menjadikan siswa memiliki kebingungan dalam menentukan kariernya, sehingga menjadikan siswa memiliki kematangan karir yang rendah. Padahal sangat penting bagi siswa memiliki kematangan dalam karirnya, karena hal tersebut berkaitan erat dengan karir masa depan siswa itu sendiri. Kondisi ketidakmatangan karir ini tampak pada beberapa siswa SMA Kelas XII SMA Negeri 1 Sedayu yang ditandai dengan tidak percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, masih bingung untuk menentukan jurusan kuliah yang cocok dengan kemampuan yang dimiliki, masih ragu untuk melanjutkan kuliah karena kondisi perekonomian kedua orangtuanya yang menurun terdampak pandemi Covid-19. Di lain sisi, siswa – siswa tersebut juga sangat khawatir jika ingin bekerja tidak adanya lowongan kerja setelah lulus karena maraknya PHK. Oleh karena itu, ketidakmatangan karir ini perlu diatasi melalui program “Konseling Karir Virtual Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Siswa Kelas XII Sma Negeri 1 Sedayu Di Masa Pandemi Covid-19”. Konseling karir secara luas digunakan untuk mengatasi masalah yang dihadapi siswa sehingga performance belajarnya prima. Sementara tujuan spesifik konseling karir adalah membantu siswa mengambil keputusan berkaitan dengan pilihan – pilihan karir setalah lulus SMA. Sementara itu, dipilihnya media virtual ini karena menurut Connolly & Stansfield (2006), saat ini penerapan teknologi dalam pendidikan telah memasuki generasi keenam, yang merupakan generasi ketiga dari e-learning. Generasi ini dikembangkan lingkungan belajar yang lebih kolaboratif yang didasarkan pada epistimologi konstruktivisme yang mendorong praktek refleksi melalui alat-alat seperti e-portfolio dan online-communities. Luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah artikel ilmiah dan video konseling karier. Keywords: Layanan Konseling, Karir Development, Virtual, Pandemi Covid-19,