Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Upaya Pengelolaan Sampah dan Kebersihan Di Kota Mamasa (Studi Kasus Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) Silva, Silva; Saharuddin, Aco Dahrul; Andriani, Andriani
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 1 (2024): Peqguruang, Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i1.3086

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Upaya Pengelolaan Sampah Di Kota Mamasa (Studi Kasus Pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) secara umum sudah menerapkan beberapa pelaksanaan upaya dalam program kerja, namun pada kenyataannya masih banyak mengalami masalah dalam proses pengelolaan sampah. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan yaitu Upaya pengelolaan sampah melalui pengumpulan, pengangkutan, pengolahan dan pembuangan akhir. Adapun yang menjadi faktor yang mempengaruhi dalam proses pengelolaan sampah yaitu faktor pendukung diantaranya sosialisasi pengelolaan sampah dan penyediaan tempat penampungan sampah dan faktor penghambat yaitu Dana/Anggaran, sarana dan prasarana, serta kurangnya kesadaran masyarakat. untuk itu perlu ada kerjasama baik antara masyarakat dan DLHK dalam hal memberikan bimbingan kepada masyarakat.
Analisis Dalihan na Tolu Dalam Budaya Batak pada Konteks Pendekatan Sosiologi Sastra Siregar, Tina Arsita; Syalaisha, Nadhifa; Silva, Silva; Hulu, Silfani; Silaban, Desclaudia; Sitepu, Ayu Wandira Br; Zai, Rani Citra Lestari; Harahap, Rosmawaty
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4599

Abstract

Dalihan na Tolu dalam budaya Batak pada konteks pendekatan sosiologi sastra menyoroti pentingnya sistem kekerabatan yang diwakili oleh tiga elemen: mora, kahanggi, dan anak boru. Konsep ini berfungsi sebagai filosofi hidup yang mengatur interaksi sosial dan nilai-nilai budaya, seperti saling menghormati dan menolong. Dalam karya sastra, Dalihan Na Tolu mencerminkan dinamika hubungan antar anggota masyarakat Batak, serta konflik yang muncul dari perbedaan nilai dan norma. Salah satu konflik yang kerap kali muncul dalam karya sastra yang berhubungan dengan budaya adalah sistem kekerabatan masyarakat. Inilah yang dipilih leluhur suku Batak sebagai falsafah hidup dalam tatanan kekerabatan antara sesama yang bersaudara, dengan mora dan anak boru. Penelitian ini mengungkap bagaimana Dalihan Na Tolu membentuk identitas sosial kekerabatn dan budaya masyarakat Batak. Makna yang terkandung dalam Dalihan na Tolu dalam sosiologi sastra mencerminkan struktur sosial dan nilai-nilai budaya masyarakat Batak.
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Melalui Pembentukan Pojok Baca di SDN 15 Gantung Sari, Dona Puspita; Silva, Silva; Wardiana, Sita
AL QUWWAH : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Al Quwwah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LP2M IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/aq.v4i2.4800

Abstract

The school literacy movement is an effort or activity that is participatory in nature involving school residents (students, teachers, principals, education personnel, school supervisors, School Committees, parents/guardians of students), academics, publishers, mass media, the community (community leaders who can represent role models, the business world, etc.), and stakeholders under the coordination of the Directorate General of Primary and Secondary Education, Ministry of Education and Culture. A reading corner is a reading corner in the classroom that is equipped with a collection of books that are arranged attractively to foster students' interest in reading. Based on the results of field observations conducted by KKN-MB IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung students in 2024, group 07 Jangkar Asam at SDN 15 Gantung Lack of knowledge in understanding Indonesian Sometimes reading feels easier if a student is free to understand Indonesian. The problem factor of the delay in reading of children at SDN 15 Gantung is supported by children who are still blind even with Indonesian itself, so this problem makes it more difficult for them to recognize sentences such as tables, chairs, mats, alang, mengayuh, and so on. So the reading corner is an innovation and solution offered to help students who are experiencing delays in reading. The school responded very well and fully supported and was willing to cooperate in the process of making a reading corner so that its creation could be completed properly.
PENGARUH KEBIASAAN BAHASA GAUL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INDONESIA YANG BENAR Silaban, Desclaudia; Silva, Silva; Harahap, Safinatul Hasanah
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.7332

Abstract

Students' habit of using slang impacts their ability to write Indonesian correctly. Teenagers use slang extensively in everyday interactions and on social media. However, excessive use is feared to negatively impact students' ability to write according to standard Indonesian language rules. This study was conducted using a quantitative approach and designed as a descriptive survey. The study sample consisted of fifty randomly selected high school students. Data were collected using a slang habits questionnaire and an Indonesian writing test. The results showed that the more slang students used, the more likely they were to make writing errors, both in terms of spelling, vocabulary, and sentence structure. Furthermore, data analysis indicated that formal reading and writing practice is crucial as a balancing factor that can mitigate the impact of slang. This study concluded that slang is not inherently bad, but it needs to be controlled through contextual awareness and consistent Indonesian language learning. It is hoped that these findings can help teachers, parents, and policymakers improve Indonesian language learning in the digital age. ABSTRAKKebiasaan siswa menggunakan bahasa gaul berdampak pada kemampuan mereka menulis bahasa Indonesia dengan benar. Remaja menggunakan bahasa gaul secara luas dalam interaksi sehari-hari dan di media sosial. Namun, penggunaan yang berlebihan dikhawatirkan akan berdampak negatif pada kemampuan siswa untuk menulis sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia standar. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dan dirancang sebagaiĀ  survei deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari lima puluh siswa sekolah menengah atas yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket kebiasaan berbahasa gaul dan tes menulis bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak bahasa gaul yang digunakan siswa, semakin besar kemungkinan mereka melakukan kesalahan penulisan, baik dalam hal ejaan, kosa kata, maupun struktur kalimat. Selain itu, analisis data menunjukkan bahwa latihan membaca dan menulis formal sangat penting sebagai faktor penyeimbang yang dapat mengurangi dampak bahasa gaul. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa gaul tidak sepenuhnya buruk, tetapi perlu dikendalikan melalui kesadaran kontekstual dan pembelajaran bahasa Indonesia yang konsisten. Diharapkan temuan ini dapat membantu guru, orang tua, dan pembuat kebijakan memperbaiki pembelajaran bahasa Indonesia di era digital.
MITIGASI SENGKETA ASET WAKAF MASJID MELALUI TATA KELOLA ASET YANG AKUNTABEL Hudaya, Muhammad; Nor, Wahyudin; Nordiansyah, Muhammad; Safrida, Lili; Yuliastina, Mellani; Aina, Hasnun Nida Qurrotul; Silva, Silva
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): June
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v8i1.1872

Abstract

Masjid tidak terbatas sebagai tempat ibadah atau ritual keagamaan, akan tetapi menjadi pusat peradaban dan pemberdayaan umat Islam. Masjid juga sebagai organisasi yang menghimpun dana dari publik serta mengelola aset untuk kepentingan keagamaan. Akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya yang dipercayakan semakin dituntut. Di samping itu terdapat fenomena berupa terjadinya sengketa aset wakaf masjid di beberapa tempat. Hal ini membuat pengurus masjid harus semakin memahami akan pentingnya pengelolaan atau manajemen aset terhadap masjid yang dikelola.Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pengurus masjid dalam mengelola asetnya, agar dapat memitigasi sengketa aset masjid, khususnya apabila terdapat aset masjid berupa wakaf sebagaimana telah terjadi sengketa di beberapa tempat di Indonesia.Target luaran kegiatan ini adalah meningkatkan pencapaian pengetahuan, keterampilan dan kompetensi pengurus masjid di Kota Banjarmasin dalam mengelola atau manajemen aset. Kegiatan ini diawali dengan survei pendahuluan dan pelatihan akan dilakukan dengan pendekatan ceramah, tutorial dan diskusi seputar akuntansi dan manajemen aset untuk mengetahui pencapaian pengetahuan dan kompetensi peserta pelatihan. Program ini berjalan dengan lancar target yang di rancang telah tercapai dengan meningkatnya literasi para pengurus/takmir masjid.