Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Sistem Monitoring Kebocoran Pada Lambung Kapal Kayu Nelayan Berbasis Mikrokontroller Arduino Uno Dengan Sensor DHT22 akil Alallah; sulistiyanto sulistiyanto
Akiratech Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/akiratech.v1i3.57

Abstract

Kebocoran pada lambung kapal ikan kayu merupakan permasalahan serius yang dapat membahayakan keselamatan kapal dan kelangsungan operasionalnya. Deteksi kebocoran sejak dini sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan menjamin keselamatan nelayan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem pemantauan kebocoran pada lambung kapal kayu berbasis mikrokontroler Arduino Uno menggunakan sensor DHT22. Sistem ini dilengkapi dengan sensor kelembaban DHT22 untuk memantau kondisi kelembaban di lambung kapal, sensor ketinggian air untuk mendeteksi intrusi air dan pompa air otomatis yang aktif ketika terdeteksi kebocoran. Data dari sensor DHT22 digunakan untuk mengidentifikasi potensi kebocoran yang disebabkan oleh peningkatan kelembapan yang tidak normal. Ketika sensor ketinggian mendeteksi air, sistem secara otomatis mengaktifkan pompa air untuk mengeluarkan air dari lambung kapal dan mengeluarkan peringatan melalui buzzer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu mendeteksi kebocoran dengan akurasi tinggi dan merespon dengan cepat dalam berbagai kondisi pengoperasian. Sistem pemantauan yang dikembangkan memberikan solusi efektif untuk meningkatkan keselamatan kapal nelayan kayu dengan memberikan peringatan dini dan respons otomatis terhadap kebocoran. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat membantu meningkatkan keselamatan nelayan dan mengurangi risiko kerusakan kapal akibat kebocoran.
Helm Cerdas Pendeteksi Gas Berbasis IoT untuk Keselamatan Pekerja Tambang Sulistiyanto Sulistiyanto; Nurul Hadits; sri retno
Akiratech Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/akiratech.v2i2.135

Abstract

Industri pertambangan batubara merupakan sektor strategis dalam perekonomian global, namun memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, terutama akibat paparan gas berbahaya seperti karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO₂), dan metana (CH₄). Kondisi kerja di tambang bawah tanah menuntut sistem keselamatan yang responsif dan real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan helm cerdas berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau kondisi lingkungan secara langsung di sekitar pekerja tambang. Sistem ini mengintegrasikan sensor MQ-135 untuk deteksi gas, sensor DHT-22 untuk suhu dan kelembapan, serta modul GPS Neo-6M untuk pelacakan lokasi. Data dikirim secara nirkabel menggunakan ESP32 ke pusat pemantauan melalui jaringan internet dan ditampilkan melalui platform Blynk serta Telegram BOT yang terhubung ke Google Maps. Sistem juga dilengkapi dengan buzzer dan layar LCD untuk memberikan peringatan langsung kepada pekerja. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perangkat dapat mendeteksi gas berbahaya, suhu, dan kelembaban dengan akurasi yang baik serta mampu mengirimkan data lokasi secara real-time. Respons sistem terhadap kondisi darurat, seperti ambang batas gas melebihi 500 PPM, bekerja optimal dengan mengaktifkan peringatan otomatis dan mengirim koordinat lokasi. Validasi data koordinat GPS juga menunjukkan kesesuaian tinggi dengan data dari perangkat smartphone. Dengan kemampuan tersebut, helm cerdas ini dinilai efektif meningkatkan keselamatan kerja penambang bawah tanah melalui pemantauan lingkungan secara terintegrasi dan berbasis IoT.
Analisis Kegiatan Pemeliharaan Dua Tahunan Transformator 1 pada Gardu Induk Kenjeran 150 kV terhadap Keandalan Sistem Kelistrikan rizky anugra; Sujito; Didik Riyanto; Sulistiyanto
Akiratech Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/akiratech.v3i1.158

Abstract

Transformator merupakan komponen vital dalam sistem tenaga listrik yang berperan dalam proses penyaluran energi dari pembangkit hingga ke konsumen. Keandalan transformator sangat dipengaruhi oleh pelaksanaan pemeliharaan yang terencana dan berkala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan pemeliharaan dua tahunan Transformator 1 di Gardu Induk Kenjeran 150 kV dalam menunjang keandalan sistem tenaga listrik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui pengumpulan data hasil pengujian teknis dan evaluasi kesesuaian terhadap standar yang berlaku. Pengujian meliputi Breakdown Voltage (BDV) minyak isolasi, tahanan isolasi, sistem pentanahan, serta pemeriksaan sistem proteksi dan peralatan pendukung lainnya. Data yang diperoleh dianalisis dengan membandingkan hasil pengukuran terhadap standar IEEE dan Surat Keputusan Direksi (SK DIR) PT PLN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh parameter pengujian berada dalam batas standar yang dipersyaratkan, sehingga transformator dinyatakan dalam kondisi layak operasi dan memiliki tingkat keandalan yang baik untuk mendukung kontinuitas pasokan tenaga listrik.
Pemanfaatan Rompi Untuk Alat Pendeteksi Detak Jantung Dan Suhu Tubuh Berbasis Esp32 Di Puskesmas Pembantu Desa Sentul Candra Pratama; Sulistiyanto Sulistiyanto; Juvinal Ximenes
Akiratech Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/akiratech.v2i3.245

Abstract

Kesehatan merupakan aspek vital dalam kehidupan manusia, dan pemantauan detak jantung serta suhu tubuh menjadi indikator utama untuk menilai kondisi fisiologis seseorang. Namun, keterbatasan alat dan tenaga medis di fasilitas layanan primer seperti Puskesmas Pembantu Desa Sentul masih menjadi kendala dalam pemantauan kesehatan yang cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan rompi pendeteksi detak jantung dan suhu tubuh berbasis mikrokontroler ESP32 yang dilengkapi dengan sensor MAX30102 dan MLX90614 serta terintegrasi dengan platform Internet of Things (IoT) Ubidots. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, pengujian akurasi sensor, serta evaluasi kinerja sistem secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor MLX90614 memiliki tingkat kesalahan rata-rata sebesar 0,65% untuk pengukuran suhu tubuh, sedangkan sensor MAX30102 menunjukkan kesalahan sebesar 6,12% untuk detak jantung. Sistem berbasis IoT mampu mengirimkan data secara stabil melalui konektivitas Wi-Fi menggunakan ESP32, meskipun daya baterai hanya bertahan sekitar 40 menit dalam pengoperasian berkelanjutan. Berdasarkan hasil tersebut, sistem ini dinilai efektif untuk pemantauan kesehatan dasar dan berpotensi membantu tenaga medis di wilayah dengan sumber daya terbatas. Pengembangan selanjutnya direkomendasikan untuk meningkatkan kapasitas baterai dan mengintegrasikan algoritma machine learning guna meningkatkan akurasi analisis data kesehatan.
Analisis Kinerja Sistem Irigasi Berbasis Panel Surya 30 Wp untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian Sulistiyanto Sulistiyanto; Wira Antoni; Anis Yusrotun; Alvin Zuhair; Mukhlison Mukhlison
Akiratech Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/akiratech.v3i1.280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan efisiensi sistem irigasi berbasis tenaga surya skala kecil guna meningkatkan produktivitas pertanian. Sistem dirancang menggunakan panel surya 30 Wp, baterai 12 V 20 Ah, dan pompa DC 12 V 30 W untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan seluas 10 m × 5 m dengan tinggi genangan 3 cm. Kapasitas energi baterai sebesar 240 Wh dengan batas Depth of Discharge (DoD) 50% menghasilkan energi efektif sebesar 120 Wh. Rata-rata produksi energi harian panel surya sebesar ±150 Wh, sedangkan konsumsi energi pompa untuk satu siklus irigasi selama 3,1 jam sebesar ±93 Wh. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem mampu beroperasi secara mandiri dan stabil secara energi. Berdasarkan observasi lapangan dan wawancara petani, penggunaan sistem ini meningkatkan hasil panen dari rata-rata 1,1 ton menjadi 1,5 ton per periode tanam atau meningkat sekitar 36%. Selain itu, waktu panen yang sebelumnya berkisar 115–120 hari dapat dipercepat menjadi 95–100 hari atau lebih cepat sekitar 17%. Dengan demikian, sistem irigasi tenaga surya yang dirancang terbukti layak secara teknis dan berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi waktu serta produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
Pelatihan Pembuatan Tempat Pakan Ikan Terapung Otomatis Berbasis Mikrokontroler Di Desa Suboh Kecamatan Suboh Kabupaten Situbondo Sulistiyanto Sulistiyanto; Ahmad Farhan Nuruzzaman; Nanda Agus Riyanto
Gotong Royong Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v1i3.43

Abstract

Proyek nirlaba ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan dan pengoperasian alat pemberi makan ikan terapung otomatis berbasis sistem mikrokontroler. Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi kebutuhan akan solusi pemberian pakan yang efisien dan ekonomis untuk budidaya perikanan, khususnya bagi petani ikan skala kecil. Dalam proyek ini, kami merancang dan membangun prototipe perangkat yang dapat mengeluarkan makanan ikan pada interval yang telah ditentukan. Sesuai tujuan pelatihan, peserta diperkenalkan dengan proses perakitan, pemrograman mikrokontroler, dan pemecahan masalah secara umum. Efektivitas alat ini ditunjukkan melalui sesi praktik dan pengumpulan umpan balik dari para peserta. Hasilnya, peningkatan efisiensi pengelolaan pakan, pengurangan biaya tenaga kerja, dan peningkatan akurasi pemberian pakan telah terbukti berkontribusi terhadap praktik budidaya perikanan yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, inisiatif ini bertujuan untuk membekali para petani akuakultur lokal dengan keterampilan praktis dan pengetahuan teknis untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas operasi akuakultur mereka.
Pelatihan Membuat Water Pump Hybird Energy Tenaga Angin Dan Sinar Matahari Untuk Irigasi Pertanian Di Desa Banyuglugur Sulistiyanto Sulistiyanto; Sri Widoretno; Ratri Enggar
Gotong Royong Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v2i2.149

Abstract

Irigasi pertanian merupakan tantangan utama bagi petani di daerah dengan keterbatasan sumber daya air, termasuk di Desa Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. Untuk menjawab persoalan tersebut, kegiatan pengabdian ini mengusung pelatihan pembuatan sistem pompa air berbasis energi hybrid yang menggabungkan tenaga angin dan sinar matahari. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan: sosialisasi, pelatihan teknis, instalasi sistem, serta evaluasi performa alat. Teknologi yang digunakan meliputi turbin angin vertikal, panel surya 100 Wp, baterai penyimpanan, dan pompa DC 12V. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta berhasil memahami prinsip kerja, perakitan, serta pengoperasian sistem secara mandiri. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi distribusi air dan menurunkan biaya operasional hingga 40% dibandingkan pompa diesel konvensional. Meskipun variabilitas angin menjadi tantangan, kehadiran panel surya dan baterai sebagai sumber energi cadangan mampu menjaga kontinuitas operasional. Dengan hasil yang positif, penerapan teknologi hybrid ini diharapkan menjadi model replikasi bagi wilayah pedesaan lain yang menghadapi permasalahan serupa dalam sistem irigasi.
Designing a Solar Power Plant Emergency Box for Rapid Disaster Response in Bucor Wetan Village Sulistiyanto Sulistiyanto; Muhammad Jesen IsroAfifi; Ahmad Fulqin AlBasyi
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jeecom.v7i2.12682

Abstract

The growing pursuit of sustainable agricultural development has driven efforts to combine renewable energy systems with Internet of Things (IoT) technology to improve efficiency and productivity in farming operations. This research focuses on the design and realization of a smart farming system powered primarily by solar energy. IoT-based sensing devices are integrated to continuously monitor parameters such as soil moisture, ambient temperature, and humidity, enabling automated irrigation management that conserves both water and energy resources. The photovoltaic (PV) module supplies stable electrical power, while collected data are transmitted to a cloud platform for remote access through a mobile interface. Experimental evaluation indicates that the proposed system decreases energy usage by approximately 35%, improves irrigation precision by 28%, and boosts crop yield by 20%. These outcomes demonstrate that the synergy between solar power and IoT technology plays a vital role in achieving sustainable agricultural systems and advancing the global objectives of energy transition and climate change mitigation.