Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : KREASI

PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR CAFE MODERN DI RUKO CITRAGRAND SEMARANG DENGAN PENERAPAN GREEN ARCHITECTURE Benita Natalia Kuswojo; Lya Dewi Anggraini
KREASI Vol. 8 No. 1 (2022): KREASI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v8i1.4276

Abstract

Pemanasan global di dunia terus terjadi. Hal ini merupakan akibat dari minimnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang dampak pembangunan dan tentang penerapan green building pada bangunan yang menyebabkan dampak terhadap pemanasan global. Sick Building Syndrome (SBS) merupakan masalah kesehatan yang disebabkan oleh tercemarnya udara di dalam ruangan. Penerapan green architecture pada bangunan membuat bangunan menjadi lebih tahan lama, hemat energi, perawatannya lebih minimal, nyaman ditinggali, dan memberi dampak kesehatan yang baik bagi pengguna. Green architecture juga berdampak baik pada masalah lingkungan khususnya pemanasan global. Café modern yang terletak di ruko Perumahan CitraGrand, Jalan Kompol R. Soekamto, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah ini dirancang dengan menggunakan penerapan green architecture untuk dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan pengguna dan lingkungan. Metode penelitian yang dilakukan dalam merancang café ini yaitu studi pustaka dari berbagai macam literatur sebagai acuan data serta dengan melakukan observasi lapangan dan studi banding proyek sejenis untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dalam merancang café ini. Rancangan café modern dengan penerapan green architecture ini menggunakan material yang ramah lingkungan seperti low-e glass, glasswool, dan kayu bersertifikat. Banyak bukaan jendela untuk mendapatkan penghawaan alami. Tanaman indoor seperti lidah mertua, English Ivy dan Palem Kuning sebagai anti polutan yang dapat menyerap zat kimia berbahaya sehingga berdampak baik bagi pengguna.
Perancangan Proyek Botanical Garden di Denpasar Dengan Pendalaman Sense of Place Oleh Konsultan Arsitektur Locus.Artifex Sharfan, Muhammad Alfaza; Anggraini, Lya Dewi
KREASI Vol. 9 No. 2 (2024): Kreasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v9i2.5031

Abstract

Numerous human and natural resources, as well as a rich cultural heritage, exist in Indonesia. But many of us forget our identity, so we don’t realize that we are slowly forgetting our culture. Therefore, Locus. Artifex wants to raise the locality issue through architectural design to revive Indonesian culture and wealth. Planning a botanical garden in Denpasar with an in-depth sense of place, aims to create a green space that not only functions as a place for flora conservation but also as a centre for education, recreation, and the preservation of local culture. The design concept in this design combines traditional Balinese style with contemporary style by highlighting local conventional elements as the building’s characteristic. The design of the Denpasar Botanical Garden is inspired by the shape and layout of traditional Balinese house architecture by applying zoning from the Tri-Mandala, Sanga mandala, Natah, tropical building forms, and Bale. The zoning concept applied is the tri-mandala concept, broadly divided into 3 areas: utama, madya, and nista. The design method used in this design is to use design icons. This approach is used to highlight a traditional theme in a modern way, utilizing literature and traditional forms as the foundation for a design that combines contemporary forms to create something truly unique.
PERANCANGAN CAR WASH AND CAFE BERFOKUS PADA MATERIAL RESOURCES AND CYCLE OLEH FILOSTUDIO Mukharima, Siti Hidayatul; Anggraini, Lya Dewi
KREASI Vol. 10 No. 2 (2025): Kreasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v10i2.5962

Abstract

Perkembangan gaya hidup urban telah mendorong munculnya kebutuhan akan fasilitas yang menggabungkan fungsi praktis dan rekreatif dalam satu tempat. Perancangan car wash and cafe ini merupakan respon terhadap kebutuhan masyarakat urban akan ruang multifungsi yang efisien dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan fungsi car wash and cafe dalam satu area, proyek ini menawarkan kenyamanan sekaligus pengalaman baru bagi pengguna. Konsep penggabungan layanan car wash dengan cafe bertujuan untuk memanfaatkan waktu tunggu pelanggan secara produktif dan menyenangkan, sehingga tercipta ruang yang efisien dan atraktif secara visual maupun fungsional. Fokus utama desain ini adalah penggunaan material resources and cycle yang efisien dan optimalisasi siklus sumber daya untuk meminimalisir dampak lingkungan. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat global mulai menyadari pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi generasi yang akan datang. Kesadaran ini pun melahirkan berbagai tren dan kebiasaan baru dalam desain. Gaya desain industrial ditonjolkan melalui pemanfaatan bahan-bahan seperti baja, beton ekspos, dan kayu daur ulang yang menciptakan estetika fungsional namun menarik. Pemilihan material ini tidak hanya mendukung keberlanjutan, tetapi juga memberikan kesan yang kuat dan modern, sesuai dengan karakteristik desain industrial. Perancangan car wash and cafe oleh Filostudio bertujuan menciptakan lingkungan yang menggabungkan layanan cuci mobil dengan pengalaman bersantai di kafe yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.