Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Crisis Management Strategies to Overcome Market Disruption in the Digital Age Sumarno, Sumarno; Sartono , Sawal; Purnama, Kusna Djati; Revinzky, Muhammad Aqshel; Susilo, Dwi Ermayanti; Jumroni, Jumroni
Maneggio Vol. 2 No. 1 (2025): Maneggio-Feb
Publisher : Pt. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/sztecd60

Abstract

This study aims to analyze the implementation of crisis management strategies in the digital age with a focus on the role of technology in helping companies deal with market disruptions and maintain business sustainability. This study uses a qualitative approach by conducting in-depth interviews with 10 respondents from various business sectors, including retail, MSMEs, and services. The results showed that proactive strategies, such as business model innovation and product diversification, as well as responsive strategies, such as organizational restructuring and digital communications, played an important role in dealing with the crisis. Digital technologies, such as cloud computing, social media, and big data analytics, are proving to be key elements supporting the effectiveness of crisis management, although some companies face constraints such as infrastructure limitations, employee resistance, and a lack of digital expertise. In addition, Adaptive Leadership and cross-divisional collaboration are important factors that determine success. This research contributes to the development of crisis management strategies that are more effective and relevant in the digital age, especially to increase the competitiveness and resilience of companies to market disruption.
Hubungan Antara Motif dan Kepuasaan Mahasiswa Dalam Mengakses Instagram Nabilah, Nabilah; Jumroni, Jumroni; Hermansah, Tantan; Nasichah, Nasichah
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 3 No. 4 (2022): April
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol3iss4pp349-356

Abstract

Akun Instagram @uinjktofficial berhasil masuk dalam 200 perguruan tinggi dunia yang dinilai mampu memanfaatkan media sosial, penilaian tersebut dari UniRank Instagram university Ranking. Dalam mengakses instagram seseorang memilliki motif dan kepuasan yang berbeda berdasarkan motif-motif tertentu. Penelitian ini meneliti motif dan kepuasan mahasiswa UIN Jakarta dalam mengakses akun instagram @uinjktoffcial.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode dakwah yang digunakan akun instagram @uinjktoffcial. penelitian ini menggunakan teori Uses & gratification untuk mengetahui motif dan kepuasan seseorang. Motif (gratificationn sougth) adalah yang mendorong seseorang mengonsusmsi media sedangkan kepuasan (gratifitcation obtained) adalah yang diperoleh seseorang setelah mengonsumsi suatu jenis media. Penelitian ini menggunakan paradigma positivisme dengan pendekatan kuantitatf yang mana dalam penelitian ini berangkat dari teori yang sudah ada. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel non probabiliti dengan metode aksidental dengan sampel 100 responden. Hasil dari penelitian metode dakwah yang digunakan akun instagram @uinjktoffcial menggunakan dakwah Bil Qolam dalam memberikan informasi kepada publik dakwah bil qolam adalah dakwah menggunakan metode tulisan sebagai sarana menyampaikan ajaran islam. Akun instagram @uinjktoffcial mampu memberi kepuasan kepada mahasiswa.
Pengaruh Intensitas Menonton Program “Islam Itu Indah” Trans TV Terhadap Tingkat Pemahaman Nilai-nilai Islam Mahasiswa Ardian, Abigail Syavinlla; Azahra, Alifia; Zaim, Wildan Syamil; Jumroni, Jumroni
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas menonton program “Islam Itu Indah” Trans TV terhadap tingkat pemahaman nilai-nilai Islam mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan jumlah sampel sebanyak 168 responden yang ditentukan menggunakan rumus Cochran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin. Variabel intensitas menonton diukur melalui indikator perhatian, penghayatan, durasi, dan frekuensi, sedangkan tingkat pemahaman nilai-nilai Islam diukur melalui indikator akidah, ibadah, akhlak, dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat intensitas menonton program “Islam Itu Indah” berada pada kategori cukup baik, begitu pula dengan tingkat pemahaman nilai-nilai Islam mahasiswa yang cenderung berada pada kategori cukup baik hingga baik. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dan positif antara intensitas menonton program “Islam Itu Indah” terhadap tingkat pemahaman nilai-nilai Islam mahasiswa, dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,663 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,440. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas menonton memberikan kontribusi sebesar 44% terhadap tingkat pemahaman nilai-nilai Islam mahasiswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, program “Islam Itu Indah” dapat berperan sebagai media dakwah yang efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai Islam di kalangan mahasiswa.
Nilai-nilai Islam dalam Film Makmum (2019) Hakim, Syiefa Alaida; Nuraini, Raden Ayu Tiara; Rachman, Fadly Arief; Jumroni, Jumroni
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1483

Abstract

Film sebagai media komunikasi massa memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat. Film Makmum (2019) merupakan film horor religius Indonesia yang unik karena mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam narasi ketegangan supranatural. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi nilai-nilai Islam dalam film Makmum (2019) yang meliputi aspek aqidah, syariat, dan akhlak. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis isi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, observasi film, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Makmum merepresentasikan nilai-nilai Islam dalam tiga aspek utama: (1) Aspek aqidah melalui penggambaran keimanan kepada Allah SWT, kepercayaan terhadap makhluk gaib, dan konsep hidup setelah mati; (2) Aspek syariat melalui visualisasi ibadah salat, berdoa, dan membaca Al-Qur'an sebagai bentuk perlindungan spiritual; (3) Aspek akhlak melalui penggambaran taubat, kesabaran, dan tanggung jawab moral. Film ini berhasil menyajikan pesan dakwah melalui media hiburan populer dengan menggunakan ketegangan horor sebagai sarana refleksi spiritual. Penelitian ini berkontribusi pada kajian media dan komunikasi Islam dalam konteks sinema Indonesia kontemporer.
Persepsi Followers pada Konten Dakwah Akun Instagram @halimahalaydrus Putri, Karina Aulia; Syabib, Hashfi Jais; Akbar, Muhammad Fauzi; Jumroni, Jumroni
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi followers terhadap konten dakwah yang disampaikan melalui akun Instagram @halimahalaydrus. Dalam era digital, media sosial menjadi ruang strategis dalam menyampaikan pesan keagamaan yang tidak hanya informatif, tetapi juga emosional dan reflektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis, dan teknik pengumpulan data melalui observasi digital, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten dakwah Ustadzah Halimah yang disajikan secara estetis dan personal berhasil membentuk persepsi positif followers dalam tiga aspek: kognitif (pemahaman nilai-nilai Islam), afektif (emosi positif seperti ketenangan dan haru), dan konatif (perubahan sikap dan perilaku keagamaan). Interaksi prasosial antara dai dan audiens juga berperan penting dalam membangun kedekatan spiritual di ruang digital. Temuan ini memperkuat relevansi dakwah digital sebagai sarana efektif untuk menyampaikan nilai-nilai Islam yang menyentuh hati dan mendorong transformasi pribadi di kalangan generasi muda pengguna media sosial.
Etika Komunikasi Dakwah Habib Ja’far pada Program Tayangan “Login” di YouTube Aslamiyyah, Tswaibah; Rosadah, Amrina; Hayya, Auriel Najma; Jumroni, Jumroni
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika komunikasi dakwah yang diterapkan oleh Habib Ja’far dalam program tayangan “Login” di YouTube, khususnya pada episode bertema “Pindah Agama Demi Nikah”. Dalam konteks dakwah digital, pendekatan komunikasi yang santai, inklusif, dan relevan dengan generasi muda menjadi penting untuk dikaji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan paradigma konstruktivisme, di mana tayangan video dianalisis untuk mengungkap gaya penyampaian, struktur pesan, serta nilai-nilai etika komunikasi yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Habib Ja’far mampu mengkomunikasikan pesan keagamaan dengan cara yang santun, humoris, dan toleran, tanpa mengurangi esensi ajaran Islam. Gaya komunikasinya yang dialogis dan kontekstual membuat pesan dakwah lebih mudah diterima oleh audiens dari berbagai latar belakang agama dan budaya. Program “Login” juga menjadi ruang dialog lintas iman yang menekankan pentingnya penghargaan terhadap keberagaman dan nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian komunikasi dakwah di era digital serta menjadi referensi praktis bagi para pendakwah dan pembuat konten keagamaan dalam menyampaikan pesan secara etis dan efektif melalui media sosial.