Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KAJIAN STRATEGI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN UMKM  DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Aini, Aini; Susilo, Bahari Joko; Damayanti, Arista
JEMI is managed and published by the Management Study Program, Faculty of Economics and Business, Kutai Kartanegara University. Institutional legality is reflected in the ISSN number: 1411-9560 published by LIPI in 2003 as a manifestation of the comm Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/fy4fkm12

Abstract

Development UMKM  has a very important role in encouraging sustainable regional economic development, especially in Kutai Kartanegara Regency. The purpose of this study is to identify the institutional growth of UMKM, as well as formulate effective policy strategies to strengthen the role of the UMKM sector in improving the local economy. The method used is a descriptive qualitative approach with literature study techniques and secondary data analysis obtained from regional regulatory documents, related agency reports, and official local government statistical data coupled with primary data from interviews and field observations. The research location consists of 7 sub-districts in Kutai Kartanegara Regency representing upstream, middle and downstream areas. The results of the study show an increase the number of UMKM increased significantly from 56,343 units in 2020 to 66,833 units in 2024. However, there are a number of main obstacles that hinder the performance of UMKM, including weak institutional structures, lack of access to capital, lack of optimal human resource competence, lack of business networks, and lack of optimal digitalization. Based on the results of the study, the recommended recommendations are strengthening institutional capacity through training and improving human resource competencies, improving managerial skills, digitalization as an important strategy in market expansion and operational efficiency, and increasing strategic partnerships between business actors and related stakeholders. It is hoped that this study can be a reference in the formulation of local economic development policies based on local needs and potential, as well as the challenges and threats faced by UMKM, as well as encourage the achievement of sustainable and participatory regional development goals.
ANALISIS RISIKO USAHATANI PADI SAWAH BERDASARKAN LUAS LAHAN DI DESA JONGGON KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Aini, Aini; Damayanti, Arista; Susilo, Bahari Joko
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.20948

Abstract

Usahatani merupakan usaha yang bergtung pada alam yang menyebabkan usahatani selalu berhadapan dengan ketidakpastian yang menimbulkan risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko yang dihadapi petani dalam menjalankan usahatani padi sawah di Desa Jonggon di Kabupaten Kutai Kartanegara. Risiko dalam usahatani mencerminkan ketidakpastian terhadap hasil yang telah diterima petani, yang dapat berdampak langsung pada keberlanjutan dan kesejahteraan mereka. Risiko yang dianalisis dalam penelitian ini mencakup tiga aspek utama, yaitu risiko produksi, risiko harga, dan risiko pendapatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode statistik deskriptif, yang meliputi perhitungan varians, standar deviasi, Coefisien variasi (CV) pada setiap aspek risiko. Data primer telah dikumpulkan melalui survei terhadap 58 responden petani padi sawah yang dipilih dengan teknik purposive sampling, dimana responden dibagi berdasarkan luas lahan yaitu lahan sempit, lahan sedang dan lahan luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien variasi produksi dan nilai koefisien harga untuk semua kategori luas lahan berada pada kategori risiko rendah. Adapun risiko pendapatan menunjukkan nilai koefisien variasi sebesar 0,93 pada kategori lahan luas hal ini diduga karena pengelolaan lahan luas lebih kompleks dibandingkan lahan sempit dan sedang sehingga risiko yang dihadapi juga semakin besar terkait efisiensi dan efektifitas input produksi. Berdasarkan nilai CV pada analisis risiko pendapatan dapat disimpulkan bahwa semua petani pada semua kategori luas lahan memiliki sikap menghindari risiko (risk aventer). Dengan mengetahui nilai-nilai risiko ini, petani diharapkan mampu merencanakan usaha taninya secara lebih bijak dan berkelanjutan.Kata Kunci : Usahatani, Risiko Produksi, Risiko Harga, Risiko Pendapatan, Padi Sawah
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK CHOCO BANANA CHIP PADA PT. GANIYA BOGATAMA DI KECAMATAN TENGGARONG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Amelia, Rizma; Damayanti, Arista; Drianti, Astik
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.20892

Abstract

Industri makanan ringan berbasis buah terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk yang inovatif dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan produk Choco Banana Chip di PT. Ganiya Bogatama, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan produk serta menyusun strategi yang dapat meningkatkan daya saing di pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis SWOT dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi yang melibatkan manajemen perusahaan dan pemangku kepentingan. Analisis menggunakan matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE) untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama PT. Ganiya Bogatama adalah sertifikasi Halal dan PIRT yang meningkatkan kepercayaan konsumen, sedangkan kelemahan utamanya adalah jumlah produksi yang tidak stabil. Peluang terbesar terletak pada pemanfaatan kanal penjualan online, sementara ancaman utamanya adalah persaingan ketat dari produk sejenis. Berdasarkan analisis SWOT dan QSPM, strategi yang menjadi prioritas adalah pengembangan produk, diikuti dengan kegiatan promosi melalui acara resmi dan sponsorship, serta optimalisasi penjualan online. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa strategi pengembangan produk yang efektif harus berfokus pada inovasi varian rasa baru, pembuatan kemasan yang lebih terjangkau, serta peningkatan upaya pemasaran digital untuk memperkuat daya saing di industri makanan ringan.