Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENINGKATAN MUTU SEKOLAH DENGAN MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN GURU MENGELOLA KELAS YANG BERORIENTASI PADA KEARIFAN LOKAL Wahyudi, Muhammad Dian; Dina, Risma; Mardiati, Mardiati
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i3.15056

Abstract

Budaya mutu pada sekolah menjadi faktor penting dalam pendidikan untuk membentuk siswa menjadi manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, berani, jujur, bertanggungjawab, optimis, terampil, berperilaku kooperatif, ulet, disiplin, dan berintegritas. Pendidikan berbasis kearifan lokal merupakan realisasi dari Peraturan Pemerintah (PP) No.19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 17 ayat 1 yang berisi bahwa “kurikulum tingkat satuan pendidikan dari SD sampai SMA atau yang sederajat dikembangkan dengan satuan pendidikan, peserta didik, sosial budaya dan potensi daerah masing-masing”. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan peningkatan mutu dengan mengembangkan Keterempilan guru mengelola kelas berorientasi kearifan lokal. Dengan orientasi kearifan lokal yang dimiliki oleh Sekolah di Indonesia tentu alangkah baiknya jika hal ini menjadi ciri khas yang harus dikembangkan. Keterampilan guru dalam mengembangkan bahan ajar sangat menentukan pemahaman siswa dalam belajar, dengan menggunakan berbagai macam media pembelajaran baik vidio, poster, dan simbol-simbol budaya akan membantu siswa mengembangkan potensinya, baik dalam belajar maupun bekarya. Urgensi dalam pengabdian ini adalah kegiatan pendampingan ini dilakukan untuk membantu sekolah dalam meningkatkan mutu secara sistematis dan berkelanjutan berorientasi kearifan lokal. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan sekolah dasar swasta islamiyah melalui peningkatan keterampilan guru mengelola kelas berorientasi kearifan lokal yang salah satunya dengan mengadakan kegiatan pendampingan penyelenggaraan kegiatan eksplorasi budaya dengan teknologi. Dengan terlaksananya pengabdian ini dengan kegiatan workshop, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan mutu pendidikan khususnya keterampilan guru-guru Sekolah Dasar Swasta Islamiyah berorientasi kearifan lokal dalam mata pelajaran yang disampaikan.
PENINGKATAN MUTU SEKOLAH DENGAN MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN GURU MENGELOLA KELAS YANG BERORIENTASI PADA KEARIFAN LOKAL Wahyudi, Muhammad Dian; Dina, Risma; Mardiati, Mardiati
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya mutu pada sekolah menjadi faktor penting dalam pendidikan untuk membentuk siswa menjadi manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, berani, jujur, bertanggungjawab, optimis, terampil, berperilaku kooperatif, ulet, disiplin, dan berintegritas. Pendidikan berbasis kearifan lokal merupakan realisasi dari Peraturan Pemerintah (PP) No.19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 17 ayat 1 yang berisi bahwa “kurikulum tingkat satuan pendidikan dari SD sampai SMA atau yang sederajat dikembangkan dengan satuan pendidikan, peserta didik, sosial budaya dan potensi daerah masing-masing”. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan peningkatan mutu dengan mengembangkan Keterempilan guru mengelola kelas berorientasi kearifan lokal. Dengan orientasi kearifan lokal yang dimiliki oleh Sekolah di Indonesia tentu alangkah baiknya jika hal ini menjadi ciri khas yang harus dikembangkan. Keterampilan guru dalam mengembangkan bahan ajar sangat menentukan pemahaman siswa dalam belajar, dengan menggunakan berbagai macam media pembelajaran baik vidio, poster, dan simbol-simbol budaya akan membantu siswa mengembangkan potensinya, baik dalam belajar maupun bekarya. Urgensi dalam pengabdian ini adalah kegiatan pendampingan ini dilakukan untuk membantu sekolah dalam meningkatkan mutu secara sistematis dan berkelanjutan berorientasi kearifan lokal. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan sekolah dasar swasta islamiyah melalui peningkatan keterampilan guru mengelola kelas berorientasi kearifan lokal yang salah satunya dengan mengadakan kegiatan pendampingan penyelenggaraan kegiatan eksplorasi budaya dengan teknologi. Dengan terlaksananya pengabdian ini dengan kegiatan workshop, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan mutu pendidikan khususnya keterampilan guru-guru Sekolah Dasar Swasta Islamiyah berorientasi kearifan lokal dalam mata pelajaran yang disampaikan.
The Developmental of Guidance and Counseling in Elementary School Dina, Risma; Farozin, Muh
Psikopedagogia Vol. 9 No. 1: June 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/psikopedagogia.v9i1.17904

Abstract

This study aims to produce guidance and counseling programs in elementary schools. This research is development research following the procedure of the Borg & Gall model. The subject of validation was carried out by two competent experts in the guidance and counseling program and 3 class teachers as practitioners. The data collection instruments used were expert validation questionnaires, practitioner validation questionnaires, and guidelines for focus group discussion. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis techniques using categorization. The results of expert validation on the program and the results of practitioner validation of the program get a good category. It can be concluded that the guidance and counseling program in elementary schools is good and feasible to implement with several revisions given. The results of this study can be used as a development program for guidance and counseling services in elementary schools.
Prinsip dan Kriteria Pemilihan Media Pembelajaran Dina, Risma; Mardiani, Mardiani; Jannah, Nur; Winata, Praja
Jurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi April
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jgt.v4i1.344

Abstract

Untuk menganalisis cara pemilihan media pembelajaran serta menganalisis apa saja kendala yang ada pada pemilihan media pembelajaran. Ada beberapa tahap dalam pemilihan media yaitu pendidik harus mengetahui apa saja faktor dan kriteria di dalam pemilihan media pembelajaran, setelah mengetahui faktor dan kriterianya disitulah baru guru bisa menjalan tips dan trik dalam pemilihan media seperti pendidik harus menyeesuaikan antara jenis media dengan materi kurikulum, memilih media yang harganya relatif tidak mahal, adanya perangkat keras di sekolahan untuk menyeimbangi buku pelajaran serta memiliki kemudahan dalm penggunaannya. Kemudian banyak juga kendala yang dialamai pada pemilihan media seperti banyaknya pendidik yang tidak faham karena berbedanya jurusan yang ditempuh ketika kulia dengan profesi yang ia jalani dan kurangnya fasilitas bahan ajar di sekolahan terutama sekolah di perdesaan terpencil. Dengan hal tersebut maka pendidik harus menyesuaikan antara jurusan yang ia tempuh di perkuliahan dengan profesi yang ia jalani agar bisa memahami faktor dan kriteria dalam pemilihan media pembelajaran yang baik dan sesuai.
Improving the caring character of the school environment through providing group guidance services using discussion techniques Lubis, Muhammad Alridho; Dina, Risma; Putra, San
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 10 No 2 (2023): KONSELI : Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/kons.v10i2.19023

Abstract

The low character of caring for the school environment in students makes the school environment dirty and causes damage to school facilities, even though this character is crucial in forming a caring and responsible attitude in students. This research aims to improve the caring character of the school environment in students through group guidance services using discussion techniques. The research method used is action research with a one group pre-test and post-test design. The research was carried out in 2 cycles, each cycle consisting of planning, implementation, evaluation and reflection. The research sample used purposive sampling consisting of 10 students who had a low level of concern for the school environment. Data collection was carried out by distributing a character scale that cared about the school environment after taking action. The results of the research show that discussion technique group guidance services can improve the caring character of the school environment in students.
The Relationship Between Emotion Regulation And Teacher Work Motivation At Vocational High School Putra, San; Simaremare, Aman; Dina, Risma
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 5 No. 1 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i1.1455

Abstract

This research aims to determine the relationship between emotional regulation and teacher work motivation. This research was conducted at Putra Anda Binjai Vocational School. This research method uses non-test techniques, namely in the form of questionnaires. The sample for this research consisted of 80 teachers. The sampling technique was carried out by total sampling. The research results show that the r count is 0.803, with a p value = 0.000. Because p < 0.05 (0.000 < 0.05), Ha is accepted and Ho is rejected, so it can be interpreted that there is a positive and significant relationship between emotional regulation and teacher work motivation. The resulting determinant coefficient is r2 = 0.845, so it can be seen that emotional regulation has an influence of 84.5% on teacher work motivation and another 35.5% is influenced by other factors.
SOSIALISASI TRI GATRA BAHASA YAITU: UTAMAKAN BAHASA INDONESIA, LESTARIKAN BAHASA DAERAH, KUASAI BAHASA ASING PADA MASYARAKAT DESA TELAGAH KECAMATAN SEI BINGAI Ginting, Sri Ulina Beru; Nofasari, Erlinda; Dina, Risma; Ismail, Ismail; Kartolo, Rahmat
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v3i1.1766

Abstract

Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi dalam menyampaikan informasi, dimana bahasa juga sebagai alat pemersatu suku bangsa, salah satunya adalah bahasa Indoneisa. Sesuai dengan isi ikrar sumpah pemuda 28 oktober 1928 menjunjung tinggi bahasa persatuan Bahasa Indonesia. Slogan Trigatra Bangun Bahasa: Utamakan Bahasa Indonesia; Lestarikan Bahasa Baerah; Kuasai Bahasa Asing. Untuk membangun manusia Indonesia seutuhnya yang berkelanjutan, tentu gatra kebahasaan tersebut tidak boleh terbalik-balik atau dijungkirbalikkan (lihat ketentuan UU No. 24 Tahun 2009). Adapun kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di desa Telagah Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat dimana mayoritas masyaraktnya bersuku Karo. Sosialisasi Trigatra Bahasa di desa telagah ditujukan kepada masyarakat usia sekolah, agar mereka lebih memahami bagaimana masyarakat menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam berkomunikasi di lingkungan formal, melestarikan bahasa daerah merupakan salah satu kewajiban kita sebagai masyarakat Indonesia yang memeiliki ragam suku dan bahasa, didesa telagah sebagian besar masyarkat menggunakan bahasa pertama/bahasa ibu adalah bahasa daerah yaitu bahasa Karo. Penguasaan bahasa asing mayoritas anak-anak usia sekolah mendapatkannya di lingkungan formal yaitu di sekolah , sebagai mata pelajaran tambahan yang digunakan bahasa Inggris . Kegiatan sosialisasi program memperkenalkan bahasa daerah dan inggris sejak dini pada anak-anak Desa Telagah memiliki manfaat yaitu menambah wawasan mereka tentang bahasa dan sosial budaya Tak hanya masyarakat, dapat menambah pengetahuan mengenai pelestarian bahasa daerah dan penguasan bahasa asing serta dapat mengembangkan nya dalam kehidupan.