Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Minat Baca dan Minat Berkunjung Mahasiswa ke Perpustakaan Yani, Fitri; Ritonga, Muhammad Khoirul
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v6i2.43787

Abstract

Perpustakaan perguruan tinggi merupakan lembaga yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan informasi sivitas akademika yang bersangkutan, melalui fungsinya memberikan layanan informasi, penyediaan sarana prasarana dan bahan pustaka serta menyimpan dan melestarikannya untuk berbagai kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi minat baca mahasiswa serta minat mahasiswa berkunjung ke perpustakaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan jumlah populasi penelitian sebanyak 413 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus slovin, sehingga didapatkan jumlah sampel dalam penelitian ini yakni 81 mahasiswa. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuisoner, dengan instrumen penelitia berupa 10 pertanyaan dengan jawaban setuju dan tidak setuju. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan bentuk tabulasi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca serta minat kunjungan mahasiswa ke perpustakaan masih tergolong rendah, hal ini ditunjukkan dari pernyataan mahasiswa yang lebih memilih untuk mencari sumber bacaan di internet dibandingkan mencari dari buku. Peningkatan jumlah minat baca serta minat kunjungan mahasiswa ke perpustakaan dapat dilakukan dengan meningkatkan pelayanan  serta kelengkapan buku di perpustakaan.
PEMBUATAN PAPER SOAP SEBAGAI SABUN CUCI TANGAN YANG PRAKTIS UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN SISWA PESANTREN IRSYADUL ISLAMIAH Chastanti, Ika; Safitri, Islamiani; Harahap, Dahrul Aman; Ritonga, Muhammad Khoirul; Khairunnisah, Khairunnisah; Rambe, Kumpulan
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1786

Abstract

Cuci tangan pakai sabun merupakan tindakan untuk membersihkan jemari dan tangan dengan menggunakan air yang bersih yang bertujuan untuk membunuh kuman dan mencegah penyakit yang berhubungan dengan sistem pencernaan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dalam membuat paper soap karena dinilai praktis dan bisa menambah penghasilan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Pesantren Irsyadul Islamiah, Kabupaten Labuhanbatu. Metode pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan, pelatihan pembuatan paper soap, dan dilaksanakan monitoring dan evaluasi untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa sebesar 27.73%
ANALISIS HUKUM PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA TERHADAP KARYAWAN KARENA KONSUMSI TUAK DALAM PERSPEKTIF KETENAGAKERJAAN INDONESIA Syahyunan, Hengki; Zelibu, Yanto; Siregar, Putri Habibah; Ritonga, Muhammad Khoirul; Siregar, Ahmad Ansyari
Jurnal Ilmiah Advokasi Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Advokasi
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jiad.v13i2.7872

Abstract

Termination of Employment is a legal action that may be undertaken by an employer against an employee under certain conditions, including violations of workplace discipline. One controversial case involves the dismissal of an employee found consuming tuak (a traditional alcoholic beverage). This study aims to analyze the legal aspects of such termination based on Indonesian labor regulations and contributes to a broader understanding of cultural context in the enforcement of labor law in Indonesia. The research employs a normative juridical approach, using literature review and case analysis. The findings indicate that termination of employment due to the consumption of tuak can only be legally justified if the act occurred during working hours, within the workplace, or demonstrably affected job performance and workplace safety. Termination is deemed unlawful if it does not follow the prescribed procedures or lacks sufficient evidence of serious misconduct as stipulated in the company's internal regulations. Therefore, any termination decision must take into account the principles of fairness, proportionality, and legal certainty for both parties.Keywords: Tuak; Company; Termination of Employment
Juridical Analysis of the Imposition of Imprisonment and Measures for a Juvenile Sexual Offender with Recidivist Status: A Study of Rokan Hilir District Court Decision Number 10/Pid.Sus-Anak/2025/PN Rhl Sinaga, Dini Febrianti Br; Risdalina, Risdalina; Ritonga, Muhammad Khoirul
SIGn Jurnal Hukum Vol 7 No 2: Oktober 2025 - Maret 2026
Publisher : CV. Social Politic Genius (SIGn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37276/sjh.v7i2.634

Abstract

This research examines the law enforcement dilemma in sexual violence cases committed by a juvenile with recidivist status exhibiting characteristics of predatory behavior. This phenomenon palpably challenges the fundamental principle of child protection, which has traditionally prioritized out-of-court settlement (diversion). Unlike general approaches that tend to be trapped in a binary choice between retributive punishment or pure release, this research aims to analyze the rationality and effectiveness of applying the double track system in Decision Number 10/Pid.Sus-Anak/2025/PN Rhl. This decision serves as a legal response to the closure of diversionary programs for offenders who repeatedly commit crimes. By employing normative legal research methods through a case approach and supported by an in-depth analysis of recent literature, this research finds that the judge imposed combined sanctions consisting of 2 years and 6 months’ imprisonment and a 6-month job-training measure. The findings indicate that the judge’s consideration was based on proving systematic elements of violence, namely targeting, isolating, and overpowering. Furthermore, the juvenile recidivism status legally nullifies the right to diversion as regulated in Law Number 11 of 2012. This research concludes that in the context of a recidivist juvenile, legal protection is not manifested through release from charges. Conversely, protection is realized through structured mandatory rehabilitation within a closed institution. The theoretical and practical implications of this research recommend that law enforcement officials more explicitly include recidivism status and the offender’s risk profile as a basis for aggravating considerations in the verdict holding. This is crucial to ensure a balance between offender rehabilitation and societal protection from potential repeated crimes.