Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Perilaku Hedonisme Remaja Sartika, Indah; Wilson, Wilson; Alvi, Ria Rizkia
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara penggunaan media sosial terhadap perilaku hedonisme remaja di Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Dan hasil yang diperoleh terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media sosial terhadap perilaku hedonisme remaja di Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Populasi dalam penelitian ini remaja usia 18-21 tahun sebanyak 327 jiwa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kemudian diolah menggunakan program Microsoft Excel dan SPSS versi 26 dengan menggunakan teknik analisis data statistik deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh antara penggunaan media sosial (X) perilaku hedonisme (Y). Semakin tinggi tingkat penggunaan media sosial, maka semakin tinggi pula tingkat perilaku hedonisme remaja di Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku hedonisme cukup berarti yang mana pengaruhnya 46,40% dengan tafsiran sedang, dan selebihnya sebesar 53,60% ditentukan oleh faktor lain yang tidak menjadi bagian dari penelitian ini. Artinya penggunaan media sosial memiliki pengaruh terhadap perilaku hedonisme remaja di Kampung Maredan Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak.
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI INHALASI LAVENDER (LAVANDULA ANGUSTIFOLIA) TERHADAP KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA MEDAN Telaumbanua, Audreay Berliance; Sinaga, Jesica Geibby; Azuana, Azuana; Sartika, Indah; Gintin, Chrismis Novalinda
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.28974

Abstract

Penyakit ginjal kronis (CKD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting di seluruh dunia, yang menyebabkan peningkatan morbiditas dan mortalitas. Selain itu, CKD dapat berkembang menjadi gagal ginjal, sehingga memerlukan pengobatan penggantian ginjal seumur hidup untuk mempertahankan kehidupan. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan apakah memberikan aromaterapi inhalasi lavender dapat mempengaruhi penurunan tingkat kecemasan pada pasien yang sedang menjalani terapi hemodialisis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatifddengan desain quasi experimental melalui pendekatan desain one group pretest post- test. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 134 orang sedangkan sampel pad penelitian ini sebanyak 32 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa Tingkat kecemasan responden sebelum dilakukan tindakan keperawata mayoritas kecemasan berat sedangkan setelah adanya tindakan pemberian aroma terapi Lavandula Angustifolia dengan metode penguapan atau inhalasi pada pasien adanya perubahan tingkat kecemasan, ada perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan susudah ada tindakan mandiri keperawatan dan berdasarkan analisis didapatkan hasil mean 0,781, Std,deviation 1.128 dan nilai sig. 2 tailed 0.000 artinya adanya pengaruh aroma terapi Lavandula Angustifolia yang dapat mengakibatkan perubahan tingkat kecemasan yang dialami oleh responden.
Peran Asistensi Mengajar dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Era Kampus Merdeka Azwar, Raisa; Setyowati, Dina; Mualim, Iqdam; Sartika, Indah; Mandasari, Erina
Merdeka Belajar Kampus Merdeka Vol 1 No 1 (2024): Merdeka Belajar Kampus Merdeka
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/mbkm.v1i1.1160

Abstract

Asistensi mengajar dalam konteks Kampus Merdeka sebagai suatu inisiatif pendidikan di Indonesia untuk memperkaya proses belajar di Indonesia melalui pendekatan yang lebih fleksibel dan kompetensi berorientasi. Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana asistensi mengajar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dalam dinamika pendidikan. Metode penelitian melibatkan analisis kualitatif dari data yang dikumpulkan dari berbagai publikasi akademik, laporan kebijakan, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asistensi mengajar berperan signifikan dalam memfasilitasi pembelajaran interaktif, pengembangan keterampilan, dan integrasi teknologi dalam proses belajar. Studi ini memberikan kontribusi baru dalam pemahaman tentang peran asistensi mengajar di era Kampus Merdeka, serta memberikan rekomendasi bagi institusi pendidikan dan pembuat kebijakan dalam pengembangan strategi pembelajaran yang efektif Teaching assistance in the context of Kampus Merdeka as an educational initiative in Indonesia to enrich the learning process in Indonesia through a more flexible and competency-oriented approach. This research aims for a literature study analyzing how teaching assistance can improve the quality of learning in the dynamics of education. The research method involves qualitative analysis of data collected from various academic publications, policy reports, and case studies. The results show that teaching assistance plays a significant role in facilitating interactive learning, skill development, and technology integration in the learning process. This study provides a new contribution to the understanding of the role of teaching assistance in the Independent Campus era, as well as providing recommendations for educational institutions and policy makers in the development of effective learning strategies.
An Analysis of the Types of Feedback Provided by the Lecturers: Students’ Perceived Meutia, Cut Intan; Wiandari, Fadhillah; Sartika, Indah
LingPoet: Journal of Linguistics and Literary Research Vol. 5 No. 2 (2024): LingPoet: Journal of Linguistics and Literary Research
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to learn more about lecturers' different types of providing feedback to students. A qualitative-descriptive analysis was carried out to apply it. Questionnaire was used to collect the information, and its goal was to determine how the English lecturer gives feedback to students in learning the language. The researcher found that English lecturers used many different kinds of feedback during this research, which refers to Wulandary’s (2017) and Ellis’ (2017) theory. They made use of each sort of feedback. However, it should be solicited in the first place. In addition, the lecturers provided students with written suggestions regarding how they might improve. The first is the amount of direct corrective feedback, which was the highest. When students write something wrong in English class, their lecturers will give them immediate feedback through written comments.
Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Web bagi Guru SMK: Tinjauan Sistematis Literatur Sartika, Indah; Maksum, Hasan; Novaliendry, Dony; Naufal , Naufal
Reflection Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/nf0xv812

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menelusuri arah perkembangan, kecenderungan, serta kesenjangan dalam studi yang berfokus pada pengembangan bahan ajar interaktif berbasis web bagi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) selama periode 2015–2025. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan guru SMK dalam menerapkan teknologi digital secara optimal dalam proses pembelajaran, padahal tuntutan terhadap bahan ajar interaktif semakin meningkat seiring percepatan transformasi pendidikan vokasi di era industri 4.0. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada panduan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) serta model kerja Kitchenham & Charters (2007). Sebanyak 78 artikel ilmiah berhasil diidentifikasi dari berbagai basis data bereputasi seperti Scopus, Sinta, Google Scholar, DOAJ, ScienceDirect, dan SpringerLink. Setelah melalui tahap seleksi ketat, 20 artikel dipilih untuk dianalisis lebih lanjut menggunakan pendekatan analisis tematik dan sintesis kualitatif.Temuan penelitian memperlihatkan adanya tiga pola dominan, yaitu: (1) peralihan fokus dari sekadar pembuatan media pembelajaran statis menuju penerapan model pembelajaran digital yang lebih adaptif berbasis teori TPACK dan konstruktivisme; (2) peningkatan efektivitas penerapan pembelajaran berbasis web terhadap motivasi, partisipasi aktif, dan capaian hasil belajar siswa SMK; serta (3) peningkatan kemampuan literasi digital guru dalam merancang serta mengimplementasikan bahan ajar interaktif secara mandiri. Selain itu, hasil analisis juga mengungkapkan masih terdapat kesenjangan penelitian pada ranah teoritis, pendekatan metodologis, serta konteks geografis, terutama dalam bidang vokasional non-teknik yang masih kurang terwakili.Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar interaktif berbasis web memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran vokasi serta memberikan kontribusi nyata bagi penguatan landasan teoretis dan kebijakan pengembangan kompetensi digital guru SMK. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi penting untuk penelitian empiris berikutnya sekaligus mendukung penyusunan kebijakan pendidikan vokasi berbasis teknologi yang lebih adaptif dan kontekstual di Indonesia.  Development of Web-Based Interactive Learning Materials for Vocational High School Teachers: A Systematic Literature Review  This study aims to explore the trends, directions, and research gaps in studies focusing on the development of web-based interactive learning materials for vocational high school (SMK) teachers during the 2015–2025 period. The background of this research stems from the limited digital competence of vocational teachers in effectively integrating technology into the learning process, despite the increasing demand for interactive learning materials as vocational education undergoes rapid transformation in the Industry 4.0 era. The research adopts a Systematic Literature Review (SLR) method, following the guidelines of the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) and the framework of Kitchenham & Charters (2007). A total of 78 scientific articles were identified from reputable databases including Scopus, Sinta, Google Scholar, DOAJ, ScienceDirect, and SpringerLink. After a rigorous screening process, 20 articles were selected for in-depth analysis using thematic analysis and qualitative synthesis approaches.The findings reveal three dominant patterns: (1) a shift from the development of static learning media toward adaptive digital learning models grounded in TPACK and constructivist theories; (2) improved effectiveness of web-based learning in enhancing students’ motivation, participation, and learning outcomes; and (3) strengthened digital literacy and competence among teachers in designing and implementing interactive instructional materials. Furthermore, the review highlights existing research gaps in theoretical frameworks, methodological diversity, and geographical contexts, particularly in underrepresented non-technical vocational fields.Overall, this study concludes that the development of web-based interactive learning materials plays a crucial role in improving the quality of vocational education and provides a solid theoretical foundation for strengthening digital pedagogy and teacher competence policies. These findings serve as a valuable reference for future empirical research and contribute to the formulation of adaptive, technology-based vocational education policies in Indonesia.
Peran Organisasi Sekolah dalam Membangun Budaya Kolaboratifdan Efektivitas Pendidikan Sartika, Indah; Yudhistira, Satria; Jalinus, Nizwardi; Ernawati, Ernawati; Yustisia, Henny
Reflection Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/f2wr4z15

Abstract

Organisasi sekolah merupakan elemen strategis dalam penyelenggaraan pendidikan yang berperan penting dalam membentuk budaya kerja dan efektivitas pencapaian tujuan pendidikan. Namun, kajian sebelumnya cenderung membahas struktur organisasi, budaya kolaboratif, dan efektivitas pendidikan secara terpisah, sehingga belum memberikan pemahaman integratif mengenai keterkaitan ketiga aspek tersebut. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi sekolah dalam membangun budaya kolaboratif dan meningkatkan efektivitas pendidikan melalui pendekatan kajian pustaka. Metode penelitian menggunakan literature review terhadap 30 artikel ilmiah nasional dan internasional yang terbit pada rentang 2019–2024, yang dianalisis melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa organisasi sekolah yang dikelola secara terintegrasi mampu memperkuat budaya kolaboratif, meningkatkan koordinasi antarwarga sekolah, serta berdampak positif terhadap efektivitas manajerial dan kualitas proses pendidikan. Kontribusi utama artikel ini adalah penguatan kerangka konseptual yang mengintegrasikan struktur organisasi, budaya kolaboratif, dan efektivitas pendidikan sebagai satu kesatuan sistem sosial sekolah, yang relevan bagi pengembangan teori dan praktik manajemen pendidikan.  The Role of School Organizations in Building a Collaborative Culture and Educational Effectiveness School organization is a strategic element in the implementation of education that plays a crucial role in shaping work culture and the effectiveness of achieving educational goals. However, previous studies have tended to discuss organizational structure, collaborative culture, and educational effectiveness separately, thus failing to provide an integrative understanding of the interrelationships of these three aspects. This article aims to analyze the role of school organization in building a collaborative culture and improving educational effectiveness through a literature review approach. The research method uses a literature review of 30 national and international scientific articles published between 2019 and 2024, which were analyzed through thematic synthesis. The results of the study indicate that integrated school organization can strengthen collaborative culture, improve coordination among school members, and positively impact managerial effectiveness and the quality of the educational process. The main contribution of this article is the strengthening of the conceptual framework that integrates organizational structure, collaborative culture, and educational effectiveness as a unified school social system, which is relevant to the development of educational management theory and practice.