Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Miniatur untuk Mata Pelajaran Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan dan Perumahan di SMK Negeri 5 Padang Vina Sofiana; Henny Yustisia
CIVED Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v9i3.119486

Abstract

Penelitian ini diangkat berdasarkan latar belakang belum adanya media penunjang pada mata pelajaran Dasar-dasar Konstruksi Bangunan dan Perumahan khususnya pada materi Pekerjaan Konstruksi Kayu. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media miniatur rangka atap yang valid dan praktis untuk digunakan sebagai media belajar mata pelajaran Dasar-dasar Konstruksi Bangunan dan Perumahan. Penelitian ini menggunakan metode Reseach and Development yang mengadaptasi model Define, Design, Development, and Dissemination atau biasa disebut 4-D. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa angket validasi media pembelajaran untuk ahli media dan ahli materi, serta angket praktikalitas media pembelajaran untuk siswa. Hasil validasi media miniatur rangka atap menunjukan bahwa media pembelajaran dapat dikategorikan valid dengan tingkat kevalidan oleh ahli media 1 sebesar 81,4%, ahli media 2 sebesar 83,7%, ahli media 3 sebesar 75%, ahli materi 1 sebesar 97,5%, ahli materi 2 sebesar 96,2% dan ahli materi 3 sebesar 92,9% dengan kategori sangat valid; praktikalitas media miniatur rangka atap berdasarkan penilaian oleh siswa sebesar 82,1% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian media yang dihasilkan dapat dinyatakan sangat valid dan praktis untuk digunakan sebagai media penunjang pembelajaran.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PEMBANGUNAN PROYEK JALAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT Simanungkalit, Sonny Whartauli; Yustisia, Henny
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i2.107083

Abstract

Proyek konstruksi adalah kegiatan terbatas dalam jangka waktu tertentu yang menggunakan sumber daya tertentu untuk mencapai hasil berupa bangunan atau infrastruktur. Proyek konstruksi melibatkan kontraktor, pemilik proyek, konsultan perencana, dan konsultan pengawas yang terikat dalam kontrak kerja. Dalam proyek pembangunan jalan tol, sering terjadi masalah keterlambatan dimana waktu pelaksanaan tidak sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Keterlambatan ini menyebabkan kerugian bagi kontraktor dan pemilik proyek, termasuk kerugian waktu operasional hasil proyek yang tertunda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek jalan konstruksi dan menentukan faktor yang paling dominan dalam menyebabkan keterlambatan proyek jalan di Provinsi Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, dan analisis faktor. Hasil analisis menunjukkan bahwa empat faktor mempengaruhi keterlambatan proyek konstruksi di Provinsi Sumatera Barat, yaitu ketersediaan tenaga kerja, peralatan, keuangan, serta perencanaan dan penjadwalan. Selain itu, faktor dominan dalam menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi di Provinsi Sumatera Barat adalah tenaga kerja, perencanaan dan penjadwalan, serta peralatan.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI MEMELIHARA UNIT FINAL DRIVE MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENTS DI SMK SWASTA PEMBDA NIAS Telaumbanua, Desman; Zega, Firwanus; Zai, Desmanto; Waskito, Waskito; Yustisia, Henny
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v2i10.2536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada kompetensi memelihara unit final drive menggunakan model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournaments (TGT) di kelas XI Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Swasta Pembda Nias. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada observasi awal yang menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang dominan digunakan adalah ceramah, yang menyebabkan siswa pasif dan hasil belajar yang kurang optimal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, dan wawancara dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Pada siklus pertama, terdapat peningkatan aktivitas siswa sebesar 65,83% dan hasil belajar sebesar 40%, sementara pada siklus kedua, peningkatan aktivitas siswa mencapai 70% dan hasil belajar sebesar 60%, pada siklus ketiga peningkatan aktivitas siswa sebesar 80,41% dan hasil belajar sebesar 85%. Dengan demikian, model pembelajaran TGT terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran memelihara unit final drive. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penggunaan metode pembelajaran yang variatif, seperti TGT, sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di sekolah kejuruan.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Visual, Auditory dan Kinesthetic (VAK) di Pendidikan Kejuruan: Systematic Literature Review Anggraini, Fitria; Oktageri, Deris; Akbar, Muhammad; Waskito, Waskito; Yustisia, Henny
EDUTIC Vol 10, No 2: Mei 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v10i2.26228

Abstract

Gaya belajar merupakan hal yang sangat penting bagi semua siswa, karena dapat mendorong mereka untuk mengembangkan motivasi belajar mereka. Gaya belajar yang berbeda dapat mendorong mereka untuk mengembangkan gaya belajar yang mereka sukai. Model Gaya Belajar VAK (Visual, Auditory dan Kinesthetic) dalam proses pembelajarannya memadukan tiga gaya belajar (Kinestetik, Visual, Auditory) menjadi satu model pembelajaran. Perpaduan ketiga gaya belajar tersebut mendorong pemahaman siswa terhadap materi. Penelitian ini membahas tentang implementasi Model Gaya Belajar Visual, Auditory Dan Kinesthetic (VAK) Di Pendidikan Kejuruan terhadap hasil belajar siswa. Dengan mengikuti metode PRISMA, diambil 15 artikel ilmiah dari tahun 2019-2024 yang berisi hasil penelitian tentang penerapan model gaya belajar visual, auditory dan kinesthetic (VAK) untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Visual, Auditory dan Kineastetic dapat meningkatkan minat belajar, kemampuan berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah siswa sehingga siswa dapat belajar secara mandiri dan mewujudkan lingkungan belajar yang kondusif.
Manajemen kesiswaan dalam perspektif literatur: upaya membangun budaya disiplin di lingkungan sekolah Permana, Yoga Hendra; Giatman, M; Yustisia, Henny
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 9, No 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025119jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh manajemen kesiswaan terhadap pembentukan budaya disiplin di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dengan fokus pada kebijakan yang efektif, pendekatan pembelajaran inovatif, dan integrasi teknologi. Kajian ini menggunakan metode tinjauan literatur yang sistematis, mencakup analisis kritis terhadap 25 artikel ilmiah dan laporan penelitian relevan yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi elemen kunci dalam pengelolaan kesiswaan, seperti kebijakan pengawasan, keterlibatan pihak terkait, dan penerapan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan manajemen kesiswaan yang terstruktur dan berbasis bukti mampu meningkatkan kedisiplinan siswa secara signifikan. Pendekatan berbasis teknologi, seperti aplikasi pengelolaan siswa dan media pembelajaran digital, terbukti meningkatkan kepatuhan siswa terhadap aturan sekolah hingga 35% dibandingkan metode konvensional. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) memberikan kontribusi pada penguatan budaya disiplin melalui pengembangan tanggung jawab individu dan kelompok. Penelitian ini memberikan wawasan baru dengan menyoroti integrasi teknologi sebagai inovasi dalam manajemen kesiswaan, yang dapat diadopsi oleh sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih disiplin dan adaptif. Studi ini merekomendasikan pengembangan kebijakan berbasis data, peningkatan kapasitas tenaga pendidik dalam memanfaatkan teknologi, serta evaluasi rutin terhadap efektivitas program kesiswaan.
Meningkatkan Keterlibatan DU/DI dalam Pengelolaan Mutu Pendidikan di SMK: Analisis Strategi dan Hambatan di SMK Negeri 1 Bengkalis-Riau Rahman, Septia; Giatman, M; Yustisia, Henny
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 9, No 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024904jpgi0005

Abstract

Keterlibatan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di SMK. Penelitian ini menganalisis peran DU/DI dalam pengelolaan mutu pendidikan di SMK Negeri 1 Bengkalis dan hambatan yang dihadapi dalam kemitraan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DU/DI berperan dalam penyediaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan pelatihan keterampilan, namun partisipasi mereka dalam perencanaan kurikulum dan evaluasi pembelajaran masih minim. Hambatan utama yang ditemukan adalah kurangnya kemitraan formal, rendahnya komitmen kedua belah pihak, dan perbedaan visi antara sekolah dan industri. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan tim kualitas bersama, penyusunan perjanjian kerja sama formal, serta peningkatan evaluasi program PKL. Dukungan kebijakan pemerintah juga diperlukan untuk memperkuat kolaborasi ini. Hasil penelitian diharapkan dapat memperbaiki keterlibatan DU/DI dalam pendidikan vokasi, sehingga lulusan SMK lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja.
Implementasi manajemen kepemimpinan dalam pencapaian tujuan organisasi pendidikan kejuruan Bulhadi, Bulhadi; Sofiani, Desi; Giatman, Muhammad; Yustisia, Henny
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 9, No 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025330jpgi0005

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi manajemen kepemimpinan dalam pencapaian tujuan organisasi di pendidikan kejuruan, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan strategi kepemimpinan yang efektif, seperti kepemimpinan transformasional dan visioner, dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi dengan tuntutan industri. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di beberapa SMK, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan stakeholder terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif berperan signifikan dalam meningkatkan motivasi guru, memperkuat budaya sekolah, serta meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui integrasi teknologi. Penelitian ini menyarankan perlunya pengembangan kapasitas kepemimpinan di tingkat sekolah dan kolaborasi lebih erat antara pendidikan dan dunia industri. Secara teoretis, hasil ini memperkaya literatur mengenai kepemimpinan pendidikan kejuruan, sementara secara praktis, implikasinya mendorong kebijakan yang mendukung inovasi dan penguatan kapasitas kepemimpinan di SMK.
Analisis model kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di sekolah menengah kejuruan Afriwandi, Afriwandi; Pebisi, Barqun Aknu; Giatman, Muhammad; Yustisiae, Henny
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 9, No 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025362jpgi0005

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh dua model kepemimpinan terhadap keberhasilan belajar siswa di SMK N 4 Pariaman. Kepemimpinan yang melibatkan pemangku kepentingan dan kepemimpinan yang terorganisir dengan baik berperan dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif dan efisien. Dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai responden, serta menganalisis data menggunakan teknik regresi untuk mengukur kontribusi kedua model terhadap pencapaian akademik dan pengembangan karakter siswa. Temuan menunjukkan bahwa kombinasi keduanya berdampak signifikan, meningkatkan keterlibatan siswa dan efisiensi operasional sekolah. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan model kepemimpinan yang holistik dalam pendidikan kejuruan dan merekomendasikan pelatihan berbasis sinergi kedua model tersebut untuk kepala sekolah dan guru. Implikasi praktisnya adalah peningkatan kualitas pembelajaran melalui pengelolaan yang lebih terstruktur dan partisipatif. Studi lanjutan disarankan untuk menggali faktor-faktor lain, seperti budaya organisasi dan keterlibatan keluarga, yang turut memengaruhi keberhasilan belajar siswa.
Analisis gaya kepemimpinan dan motivasi sebagai determinan kinerja kepala satuan pendidikan Suriyani, Cici; Yulirismayenti, Yulirismayenti; Giatman, Muhammad; Yustisia, Henny
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 9, No 2 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/025328jpgi0005

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja kepala satuan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda, penelitian ini melibatkan kepala sekolah dan guru SMK sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang demokratis dan partisipatif secara signifikan meningkatkan motivasi guru, yang pada gilirannya berdampak positif pada kinerja mereka. Temuan ini menyoroti pentingnya pemberdayaan kepemimpinan dan penghargaan eksternal dalam meningkatkan kinerja pendidikan. Penelitian ini menyarankan agar kepala sekolah memperkuat gaya kepemimpinan yang mendukung pengembangan diri guru untuk mencapai kinerja yang lebih baik.
Analysis of Project Time and Cost using the Crash Program Approach Dewanto, Wido Prasetya; Yustisia, Henny
CIVED Vol. 11 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v11i3.648

Abstract

Project acceleration is a solution to speed up project completion. Project acceleration has various alternatives, including adding overtime hours and adding labor. This research aims to assess the changes in project time and costs following acceleration efforts through options such as increasing working hours (overtime) and adding labor. The project acceleration method used is the crash program method, supported by the Microsoft Project application. The research results show that for the option of adding overtime hours, with 1 hour of overtime, the cost was Rp 27,011,372,606.28 and the duration was 204.13 days; for 2 hours of overtime, the cost increased to Rp 27,156,499,375.32 with a duration of 199.01 days; with 3 hours of overtime, the cost was Rp 27,307,828,821.71 and the duration shortened to 194.62 days; and with 4 hours of overtime, the cost was Rp 27,465,750,984.13 with a duration of 190.92 days. For the alternative of adding labor, under a scenario equivalent to 1 hour of overtime, the cost was Rp 26,846,481,892.32 and the duration was 204.13 days; with 2 hours of overtime, the cost was Rp 26,797,919,204.37 with a duration of 199.01 days; with 3 hours of overtime, the cost decreased to Rp 26,746,499,142.20 and the duration was 194.62 days; and for 4 hours of overtime, the cost was Rp 26,703,236,580.04 with a duration of 190.92 days. Thus, adding labor is identified as an effective alternative due to its economical cost, even though it results in the same project acceleration duration.