Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pendampingan Penggunaan Label Merek untuk Pengembangan Produk Keripik Jamur Tiram KWT Keselet Karya Nasution, Ade Rezkika; Ayu Febrilia, Baiq Rika; Mulyawati, Sri; Fitri Danasari, Idiatul; Ainun Jamil, Farah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6683

Abstract

Pengabdian lanjutan dari pengolahan keripik jamur tiram telah dilakukan dengan mendampingi Kelompok Wanita Tani (KWT) Keselet Karya dalam meningkatkan kualitas rasa produknya. Selanjutnya, KWT membutuhkan label dalam kemasan produknya agar bisa menjadi pembeda dengan produk jamur tiram lainnya di pasaran. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan produk dengan penggunaan label merek pada produk jamur tiram KWT Keselet Karya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode partisipatif aktif dan terbagi menjadi 3 tahapan. Kegiatan berjalan lancar dan sesuai rencana. KWT Keselet Karya telah diberikan label merek berupa stiker yang dapat menjadi identitas pada kemasan produknya. Peserta juga telah diberikan sosialisasi oleh tim pengabdian mengenai strategi membangun merek untuk memberikan pengetahuan terkait pentingnya label dan desain kemasan dalam membangun merek dari produk yang mereka produksi.
Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Nelayan Melalui Inovasi dan Keterampilan Pengolahan Produk Perikanan di Desa Gondang, Lombok Utara Yusuf, M; Agustina, Selly Sylvia; Jamil, Farah Ainun; Nasution, Ade Rezkika; FR, Aeko Firia Utama; Masani, Sab’ul; Kasia, Mutiara Mita; Supriastuti, Eko
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13406

Abstract

Penguatan peran ekonomi perempuan nelayan melalui peningkatan kapasitas dan kreativitas dalam mengolah produk perikanan menjadi penting sebagai strategi dalam peningkatan nilai tambah produk." Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: : (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan nelayan dari aspek teknis, sosial, dan ekonomi dalam usaha pengolahan perikanan; (2) memperkenalkan teknik pengolahan perikanan yang lebih baik, sehat, dan ramah lingkungan kepada masyarakat; serta (3) memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, khususnya Universitas Mataram, dengan masyarakat dalam rangka pengembangan kapasitas lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berbasis community development dengan metode andragogi dan Participatory Rural Appraisal (PRA), melibatkan 10 anggota kelompok secara aktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa : (1) Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung dengan baik dan lancar, terlihat dari partisipasi aktif kelompok sasaran serta penerimaan positif terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi (ipteks) yang diperkenalkan; (2) Program ini memberikan dampak nyata berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam pembuatan ikan presto, ikan pindang, dan abon ikan, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya solidaritas serta kerja sama dalam kelompok. Selain itu, kegiatan ini memperkenalkan teknik pengolahan hasil perikanan yang sehat, berkualitas, dan ramah lingkungan sehingga dapat langsung diterapkan oleh peserta; dan (3) Kegiatan ini juga memperkuat kemitraan antara Universitas Mataram dengan komunitas petani dan nelayan di tingkat lokal sebagai fondasi bagi kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan agroindustri perikanan
DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH TERHADAP KETAHANAN PANGAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Nasution, Ade Rezkika; Masani, Sab’ul; Raisa, Daeva Mubarika; Shahab, Mohammad Alwi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1492

Abstract

Salah satu tantangan dalam tercapainya ketahanan pangan penduduk adalah meningkatnya konsumsi dikarenakan tingginya pertumbuhan penduduk. Menurunnya luas lahan pertanian akibat alih fungsi lahan juga menjadi tantangan dalam tercapainya ketahanan pangan, khususnya Provinsi Nusa Tenggara Barat yang harus mengorbankan beberapa lahan pertaniannya untuk dijadikan hunian penduduk yang semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah produksi padi yang hilang akibat alih fungsi lahan sawah dan dampaknya terhadap ketahanan pangan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa time series tahun 2014-2024. Metode penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif untuk menganalisis produksi padi yang hilang akibat alih fungsi lahan hingga ketahanan pangan di Provinsi Nusa Tenggara Barat, selanjutnya untuk menganalisis dampak alih fungsi lahan sawah terhadap ketahanan pangannya digunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2014 sampai dengan 2024, seluas 55,5 ribu ha lahan sawah di Provinsi Nusa Tenggara Barat beralih fungsi dan menyebabkan hilangnya produksi padi sebanyak 2,78 juta ton dengan rata-rata sebanyak 397,7 ribu ton setiap tahunnya. Selanjutnya untuk mengetahui dampak alih fungsi lahan sawah terhadap ketahanan pangan penduduk di Provinsi Nusa Tenggara Barat, diperoleh hasil bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata nilai ketahanan pangan penduduk saat terjadi maupun tidak terjadi alih fungsi lahan.
Edukasi Pemasaran Melalui Marketplace pada Poklahsar Anggun di Desa Gondang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara Nasution, Ade Rezkika; Shelly Sylvia Agustina; Farah Ainun Jamil; Mutiara Mita Kasia; Eko Supriastuti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.14112

Abstract

In North Lombok Regency, the Anggun Fish Farming Group (Poklahsar Anggun) is a fishery product processing and marketing group that produces locally sourced salted fish. Despite its sustainable production capabilities, its marketing activities are still limited to traditional markets. Several studies have shown that the use of social media and marketplaces not only serves as a promotional medium but also as a sales channel that can increase sales volume and marketing efficiency for small businesses. This community service activity focuses on expanding the target market through the use of social media and marketplaces as an adaptive and sustainable marketing strategy. The approach involves disseminating materials and direct practice. The implementation process is structured into three main stages: preparation, implementation, and evaluation. The use of Facebook Marketplace as the primary marketing medium has proven to be suitable for the group members' conditions and capabilities, particularly in addressing limited business capital. The implementation of an open order system is a relevant solution to minimize the risk of loss and reduce the need for initial capital for procuring raw fish. This strategy not only contributes to business sustainability but also opens up opportunities to expand market reach beyond traditional markets. The suggestion in this activity is for Poklahsar Anggun to manage its Facebook Marketplace account consistently and sustainably, then gradually expand the use of other digital marketing media such as WhatsApp Business and supporting social media.
Forecasting Red Cayenne Chili Prices to Maintain Inflation Stability in West Nusa Tenggara Masani, Sab'ul; Raisa, Daeva Mubarika; Suryaningrum, Dyah Ayu; Nasution, Ade Rezkika; Swarli, Yousf Bellin
Tarjih : Agribusiness Development Journal Vol. 5 No. 2 (2025): VOLUME 05, NOMOR 02, DESEMBER 2025
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/tadj.v5i2.1027

Abstract

Inflation is a key challenge in economic management because it directly influences purchasing power, living costs, and price stability. In West Nusa Tenggara Province, red cayenne pepper is a volatile food commodity and a major contributor to regional inflation due to sharp price fluctuations and high consumption. This study aims to develop a price forecasting model for red cayenne pepper using the Triple Exponential Smoothing (Holt–Winters) method, which accounts for level, trend, and seasonal components to reflect dynamic price movements. The study uses monthly red cayenne pepper price data from January 2022 to June 2025 sourced from the National Food Agency. Descriptive analysis is applied to identify price characteristics and movement patterns, while inferential analysis is used to estimate the forecasting model. The smoothing parameters α, β, and γ are optimized using EViews and Microsoft Excel to determine the best model specification. The results show that the optimal parameters are α = 0.1, β = 0.3, and γ = 0.3. The model successfully captures seasonal price behavior and achieves a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 37.54% and a Root Mean Squared Error (RMSE) of 25,557.5, indicating acceptable forecasting performance for a volatile commodity. Forecasts for July 2025 to June 2026 indicate substantial price variability, with the lowest projected price occurring in October 2025 at IDR 58,862.32 per kilogram and the highest in March 2026 at IDR 145,004.93 per kilogram. Seasonal patterns reveal price declines during peak harvest periods and sharp increases during supply shortages.