Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

ANALISIS KEUNTUNGAN PETANI TEMBAKAU VIRGINIA NON MITRA DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Kasia, Mutiara Mita; Jamil, Farah Ainun; Agustina, Shelly Sylvia; Supriastuti, Eko
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 1 (2025): Jurnal Agrimansion April 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i1.1793

Abstract

Tembakau virginia menjadi salah satu komoditas unggulan yang memiliki peran penting dalam perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Di antara wilayah penghasilnya, Kabupaten Lombok Tengah dikenal sebagai daerah penghasil tembakau virginia dengan mutu yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuntungan petani tembakau non mitra di Kabupaten Lombok Tengah. Lokasi penelitian adalah Kecamatan Janapria yang merupakan sentra produksi tembakau virginia terbesar di Kabupaten Lombok Tengah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara secara langsung dengan 48 responden petani tembakau virginia non mitra. Metode yang digunakan adalah analisis keuntungan dari keseluruhan responden petani tembakau virginia non mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keuntungan yang diperoleh dari hasil usaha tani tembakau virginia non mitra di Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah sebesar Rp. 60.465042,10 per musim tanam.
Pengembangan Kegiatan Pembelajaran Menggunakan Media Buletin Digital pada Mata Kuliah Pengantar Ilmu Pertanian Shelly Sylvia Agustina; Mutiara Mita Kasia; Farah Ainun Jamil; Sri Maryati; Efendy Efendy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.7879

Abstract

Pengembangan metode pembelajaran yang inovatif menjadi kebutuhan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, terutama pada mata kuliah Pengantar Ilmu Pertanian. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kegiatan pembelajaran berbasis Project Based Learning (PBL) melalui media buletin digital sebagai bentuk penugasan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah model Design and Development (D&D) yang meliputi tahap desain, pengembangan, dan evaluasi produk dengan pendekatan kualitatif. Sampel penelitian adalah 84 mahasiswa Program Studi Agribisnis, Universitas Mataram. Instrumen yang digunakan berupa media buletin digital berbasis Canva dan angket respons mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa belum pernah menggunakan buletin digital sebagai media pembelajaran. Setelah implementasi, sebanyak 62,5% mahasiswa menyatakan bahwa media ini meningkatkan keterlibatan dalam menganalisis studi kasus dan kreativitas belajar. Sebanyak 70% mahasiswa setuju bahwa buletin digital dapat dijadikan sebagai bentuk penugasan dalam model PBL. Media ini juga membantu meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa terhadap materi kuliah. Pengembangan media buletin digital terbukti efektif mendukung implementasi pembelajaran PBL dalam memperkuat aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik mahasiswa. Model ini direkomendasikan untuk diterapkan secara lebih luas pada berbagai topik dalam Pengantar Ilmu Pertanian guna menciptakan pembelajaran yang aktif, menarik, dan relevan dengan tantangan pertanian masa kini.
Penguatan Kapasitas Petani melalui Penyuluhan Pupuk Organik Padat dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Mertak Kabupaten Lombok Tengah Hidayati, Asri; Abdullah Usman; Muhamad Siddik; Candra Ayu; Mutiara Mita Kasia; Mardiana; Dudi Septiadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12823

Abstract

Pupuk organik padat merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan berpotensi meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Dalam pengabdian masyarakat ini, dilakukan penyuluhan tentang pembuatan pupuk organik padat berbahan dasar limbah pertanian, seperti kotoran sapi, dedak, dan sekam. Tujuan dari kegiatan ini adalah; 1) memberikan pengetahuan, dan pemahaman kepada petani terkait urgensi memanfaatkan limbah pertanian menjadi pupuk organik padat, sehingga mendukung pertanian berkelanjutan; serta 2) memberikan keterampilan kepada petani melalui penyuluhan pembuatan pupuk organik padat yang lebih ramah lingkungan dan hemat biaya bagi petani. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan. Peserta penyuluhan dan pelatihan sebanyak 20 petani. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Dusun Bumbang, Desa Mertak, Kabupaten Lombok Tengah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kapasitas petani melalui tambahan wawasan dan pengetahuan mengenai pembuatan pupuk organik padat dan manfaatnya bagi pertanian. Petani memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang sumberdaya lokal yang dapat dimanfaatkan, seperti kotoran sapi, dedak, dan sekam, sebagai bahan baku pupuk organik padat. Petani juga mampu mempraktikkan pembuatan pupuk organik padat secara mandiri setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan pembuatan pupuk organik padat berbahan dasar limbah pertanian merupakan langkah penting dalam memperkenalkan praktik pertanian yang berkelanjutan kepada petani. Diharapkan bahwa pengabdian masyarakat ini dapat memberikan dampak positif dalam penggunaan sumberdaya lokal, peningkatan produktivitas pertanian, dan keberlanjutan lingkungan.
Pengembangan Kegiatan Pembelajaran Menggunakan Media Buletin Digital pada Mata Kuliah Pengantar Ilmu Pertanian Shelly Sylvia Agustina; Mutiara Mita Kasia; Farah Ainun Jamil; Sri Maryati; Efendy Efendy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.7879

Abstract

Pengembangan metode pembelajaran yang inovatif menjadi kebutuhan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, terutama pada mata kuliah Pengantar Ilmu Pertanian. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kegiatan pembelajaran berbasis Project Based Learning (PBL) melalui media buletin digital sebagai bentuk penugasan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah model Design and Development (D&D) yang meliputi tahap desain, pengembangan, dan evaluasi produk dengan pendekatan kualitatif. Sampel penelitian adalah 84 mahasiswa Program Studi Agribisnis, Universitas Mataram. Instrumen yang digunakan berupa media buletin digital berbasis Canva dan angket respons mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa belum pernah menggunakan buletin digital sebagai media pembelajaran. Setelah implementasi, sebanyak 62,5% mahasiswa menyatakan bahwa media ini meningkatkan keterlibatan dalam menganalisis studi kasus dan kreativitas belajar. Sebanyak 70% mahasiswa setuju bahwa buletin digital dapat dijadikan sebagai bentuk penugasan dalam model PBL. Media ini juga membantu meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa terhadap materi kuliah. Pengembangan media buletin digital terbukti efektif mendukung implementasi pembelajaran PBL dalam memperkuat aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik mahasiswa. Model ini direkomendasikan untuk diterapkan secara lebih luas pada berbagai topik dalam Pengantar Ilmu Pertanian guna menciptakan pembelajaran yang aktif, menarik, dan relevan dengan tantangan pertanian masa kini.
Pemberdayaan Petani Sekitar Hkm (Hutan Kemasyarakatan) Dalam Budidaya Kopi Arabika Di Desa Sapit, Kecamatan Suela, Lombok Timur IGN Aryawan Asasandi; Muktasam; Hayati; Ni Made Wirastika Sari; Mutiara Mita Kasia
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.225

Abstract

Permasalahan petani Hutan kemasyarakatan (HKm) di Desa Sapit yaitu: (1) Tidak memiliki pengetahuan yang cukup terkait budidaya kopi dan agribisnis kopi; (2) Tidak memiliki keterampilan dalam menanam dan membudidayakan tanmaan kopi yang baik sehingga petani tidak memiliki gambaran yang utuh terkait budidaya kopi; (3) Tidak memiliki modal yang cukup dalam pengadaan bibit kopi yang baik. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian ini yaitu untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan petani kopi terkait budidaya kopidan potensi agribisnis kopi; (2) meningkatkan keterampilan dalam membudidayakan kopi; (3) memberikan bibit kopi yang berkualitas baik kepada petani. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini yaitu: (1) Penyuluhan terkait budidaya tanaman kopi yang baik serta peluang agribisnis kopi kedepan; (2) Pelatihan dan pendampingan terkait budidaya kopi yang difasilitasi juga oleh pengelola Sapit Farm. Sehingga diharapkan nanti dapat menghasilkan biji kopi sesuai standar dan dapat dijual dengan harga yang baik; (3) Pengadaan bibit kopi yang sesuai dengan kondisi lapangan di Desa Sapit. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini yaitu: (1)Meningkatkan pengetahuan petani terkait budidaya dan sistem usaha agribsinis kopi, (2) Meningkatkan keterampilan petani dalam budidaya kopi arabika; (3) meningkatkan akses bibit kopi bersertifikat bagi petani.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Limbah VCO Menjadi Pupuk Organik Sebagai Upaya Pemberdayaan KWT Al-Ummahat di Desa Lendang Nangka Ade Rezkika Nasution; Idiatul Fitri Danasari; Mutiara Mita Kasia; Mohammad Alwi Shahab; Sya’ban Putra Adiguna
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.226

Abstract

Pengelolaan sampah organik di Indonesia masih jauh dari standar karena mengabaikan peluang ekonomi yang dapat dihasilkan. Sejak tahun 2021, Desa Lendang Nangka ditetapkan menjadi desa wisata dengan potensi berupa wisata air, hutan, religi, dan budaya yang dimiliki. KWT Al-Ummahat mempunyai produk unggulan berupa VCO yang telah dipasarkan dan mulai dihadapkan dengan limbah yang dihasilkan. Selanjutnya perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan pemberdayaan KWT Al-Ummahat di Desa Lendang Nangka melalui pengelolaan sampah rumah tangga dan limbah VCO. Dengan metode partisipasi aktif, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil: (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam mengelola sampah rumah tangga dan limbah VCO menjadi pupuk organik; (2) Proses pembuatan pupuk organik terbukti efektif, mudah, dan ekonomis; (3) Kegiatan ini memberikan dampak di antaranya meningkatnya kesadaran lingkungan dengan membantu mengurangi timbunan sampah rumah tangga sekaligus mengurangi potensi pencemaran akibat pembuangan limbah VCO, terbentuknya kebersamaan antaranggota KWT, serta munculnya peluang usaha baru di bidang pupuk organik.
Pengembangan Kegiatan Pembelajaran Menggunakan Media Buletin Digital pada Mata Kuliah Pengantar Ilmu Pertanian Shelly Sylvia Agustina; Mutiara Mita Kasia; Farah Ainun Jamil; Sri Maryati; Efendy Efendy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.7302

Abstract

Pengembangan metode pembelajaran yang inovatif menjadi kebutuhan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, terutama pada mata kuliah Pengantar Ilmu Pertanian. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kegiatan pembelajaran berbasis Project Based Learning (PBL) melalui media buletin digital sebagai bentuk penugasan mahasiswa. Metode yang digunakan adalah model Design and Development (D&D) yang meliputi tahap desain, pengembangan, dan evaluasi produk dengan pendekatan kualitatif. Sampel penelitian adalah 84 mahasiswa Program Studi Agribisnis, Universitas Mataram. Instrumen yang digunakan berupa media buletin digital berbasis Canva dan angket respons mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa belum pernah menggunakan buletin digital sebagai media pembelajaran. Setelah implementasi, sebanyak 62,5% mahasiswa menyatakan bahwa media ini meningkatkan keterlibatan dalam menganalisis studi kasus dan kreativitas belajar. Sebanyak 70% mahasiswa setuju bahwa buletin digital dapat dijadikan sebagai bentuk penugasan dalam model PBL. Media ini juga membantu meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa terhadap materi kuliah. Pengembangan media buletin digital terbukti efektif mendukung implementasi pembelajaran PBL dalam memperkuat aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik mahasiswa. Model ini direkomendasikan untuk diterapkan secara lebih luas pada berbagai topik dalam Pengantar Ilmu Pertanian guna menciptakan pembelajaran yang aktif, menarik, dan relevan dengan tantangan pertanian masa kini.
Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Nelayan Melalui Inovasi dan Keterampilan Pengolahan Produk Perikanan di Desa Gondang, Lombok Utara Yusuf, M; Agustina, Selly Sylvia; Jamil, Farah Ainun; Nasution, Ade Rezkika; FR, Aeko Firia Utama; Masani, Sab’ul; Kasia, Mutiara Mita; Supriastuti, Eko
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13406

Abstract

Penguatan peran ekonomi perempuan nelayan melalui peningkatan kapasitas dan kreativitas dalam mengolah produk perikanan menjadi penting sebagai strategi dalam peningkatan nilai tambah produk." Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: : (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan nelayan dari aspek teknis, sosial, dan ekonomi dalam usaha pengolahan perikanan; (2) memperkenalkan teknik pengolahan perikanan yang lebih baik, sehat, dan ramah lingkungan kepada masyarakat; serta (3) memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, khususnya Universitas Mataram, dengan masyarakat dalam rangka pengembangan kapasitas lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berbasis community development dengan metode andragogi dan Participatory Rural Appraisal (PRA), melibatkan 10 anggota kelompok secara aktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa : (1) Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung dengan baik dan lancar, terlihat dari partisipasi aktif kelompok sasaran serta penerimaan positif terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi (ipteks) yang diperkenalkan; (2) Program ini memberikan dampak nyata berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam pembuatan ikan presto, ikan pindang, dan abon ikan, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya solidaritas serta kerja sama dalam kelompok. Selain itu, kegiatan ini memperkenalkan teknik pengolahan hasil perikanan yang sehat, berkualitas, dan ramah lingkungan sehingga dapat langsung diterapkan oleh peserta; dan (3) Kegiatan ini juga memperkuat kemitraan antara Universitas Mataram dengan komunitas petani dan nelayan di tingkat lokal sebagai fondasi bagi kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan agroindustri perikanan
Edukasi Pemasaran Melalui Marketplace pada Poklahsar Anggun di Desa Gondang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara Nasution, Ade Rezkika; Shelly Sylvia Agustina; Farah Ainun Jamil; Mutiara Mita Kasia; Eko Supriastuti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.14112

Abstract

In North Lombok Regency, the Anggun Fish Farming Group (Poklahsar Anggun) is a fishery product processing and marketing group that produces locally sourced salted fish. Despite its sustainable production capabilities, its marketing activities are still limited to traditional markets. Several studies have shown that the use of social media and marketplaces not only serves as a promotional medium but also as a sales channel that can increase sales volume and marketing efficiency for small businesses. This community service activity focuses on expanding the target market through the use of social media and marketplaces as an adaptive and sustainable marketing strategy. The approach involves disseminating materials and direct practice. The implementation process is structured into three main stages: preparation, implementation, and evaluation. The use of Facebook Marketplace as the primary marketing medium has proven to be suitable for the group members' conditions and capabilities, particularly in addressing limited business capital. The implementation of an open order system is a relevant solution to minimize the risk of loss and reduce the need for initial capital for procuring raw fish. This strategy not only contributes to business sustainability but also opens up opportunities to expand market reach beyond traditional markets. The suggestion in this activity is for Poklahsar Anggun to manage its Facebook Marketplace account consistently and sustainably, then gradually expand the use of other digital marketing media such as WhatsApp Business and supporting social media.
KOMPETENSI PELAKU INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DALAM KONTEKS SMART ECONOMY: ANALISIS KAPASITAS OPERASIONAL, ADOPSI TEKNOLOGI, DAN KONEKTIVITAS BISNIS DI KOTA MATARAM, INDONESIA Kasia, Mutiara Mita; Danasari, Idiatul Fitri; Maryati, Sri; Sari, Ni Made Wirastika; Azzahra, Iga Nabila Ouwan
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i3.1994

Abstract

In the Province of West Nusa Tenggara, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the manufacturing sector contribute 3.76 percent to the Regional Gross Domestic Product (RGDP) and absorb 10.11 percent of the workforce. Their strategic role as a foundation of local and national economic activity highlights the need to strengthen their capacity, particularly amid ongoing digital transformation. This study analyzes the competency levels of Small and Medium Industry (SMI) actors in Mataram City in the context of the smart economy, which requires adequate capabilities in technology adoption, operational (entrepreneurial) capacity, and business connectivity. A mixed-method approach with a convergent parallel design was employed, involving 43 SMI respondents. The research instrument consisted of four constructs: Technology & Innovation Adoption (3 items, α=0.671), Operational Capacity (3 items, α=0.434), Product Image (1 item), and Business Connectivity (3 items, α=0.706). The findings show that most SMI actors are women of productive age, hold undergraduate degrees, operate small-scale businesses, and rely on personal capital, with monthly capital and turnover generally below IDR 50 million. Results indicate that 93.0% of SMIs exhibit high technological adoption (M=3.71), 72.1% demonstrate adequate operational capacity (M=3.15), and all respondents report positive product image (M=3.98). However, only 11.6% achieve high business connectivity (M=2.10), making it the weakest dimension. Correlation analysis reveals significant relationships between Operational Capacity and Business Connectivity (r=0.489, p<0.001), and between Technology Adoption and Business Connectivity (r=0.373, p<0.05). Senior entrepreneurs (>45 years) display the highest business connectivity, while younger entrepreneurs (26–35 years) lead in technology adoption. Policy recommendations emphasize enhancing digital connectivity, building collaborative ecosystems, and utilizing senior entrepreneurs as mentors.