Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

The role of financing accessibility on boosting micro scale coastal communities’ fisheries related business activities: case study from Kei Islands Pentury, Frischilla
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.2.292-299

Abstract

Financial capital is one of the integral factors in moving the business. Accessing the financial sources either from loan and/or monetize the asset is key to boost the ability to gain and gather the capital needed to expand and maintain the business flow. Fisheries and marine related business activities included, even so to small medium enterprises and more so to micro scale of fisheries business. In small islands region of Kei Islands, most of coastal communities that currently running fisheries and marine related business activities namely fishing, marine farming, and marine ecotourism are in micro scale based. Many researchers and studies agreed that for micro scale, it is hard to access the fund due to lack of collateral own by them. Therefore, the aimed of this the role of financing accessibility to support to production of fisheries and marine of coastal communities in Kei Islands. In order to do so, the methodology of study was k-mean clustering to obtain micro scale actors that willing to and able to access the financing aid either from state bank, lending institution and private entities. This study also used multi-linear regression analysis to view the role of the financing accessibility to coastal communities’ fisheries and marine production. The respondent of the study were coastal communities who are sellers, fishermen, marine farmer and micro scale actors in the region with 103 respondents. Data collecting using purposive sampling, the data collecting start from May to August 2021. The result of the study we have found that, more communities were able to access and have higher need for the financial entities than those who unable and have lower interest for financing accessibility. Moreover, the number of expenses, the type of fisheries and marine activities and sex were three factors that influence the production of fisheries and marine activities. 
Persepsi Penerapan Sasi Laut di Wilayah Perairan Kepulauan Kei: Upaya Mendukung Keberlanjutan Sumber Daya Laut Betaubun, Ana Diana Santy; Laiyanan, Sergius Epo Bran; Renyaan, Ditel; Pentury, Frischilla
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 12, No 1 (2019)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.12.1.136-144

Abstract

Secara konsep dan tujuannya Sasi ditujukan untuk keberlanjutan lingkungan dan perekonomian masyarakat pesisir meskipun tingkat resistensi cukup tinggi dari warga. Penelitian ini memberikan masukan kepada pemerintah pusat dan daerah dalam rangka pemberlakuan perlindungan zona laut dan MPA sehingga dapat ditetapkan aturan yang sesuai dengan kondisi masyarakat dengan pendekatan kearifan lokal yaitu sasi laut. Penelitian ini dilakukan di Kepulauan Kei, Maluku, Sampel penelitian diambil dari 5 Desa yang tersebar pada 5 kecamatan dan dua wilayah administrasi, sebanyak 52 responden digunakan dalam penelitian yang dianalisis dengan alat analisis regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan bahwa masyarakat menganggap bahwa wilayah perairan segera dan harus dilindungi lebih lanjut masyarakat pesisir telah sampai pada titik dimana mereka setuju adanya aturan formal untuk melindungi sumber daya laut berdasarkan konsep sasi. Selanjutnya faktor dukungan dan aturan formal akan meningkatkan dukungan masyarakat pesisir pada penggunaan sasi untuk perlindungan laut. Implikasi dari penelitian ini adalah pemerintah daerah di Kepulauan Kei, agar segera menyusun dan menetapkan peraturan daerah pemanfaatan sumber daya laut, sehingga keberlanjutan sumber daya laut di wilayah ini dapat bertahan.
PREFERENCE AND LITERACY: FISHERMEN AND MARINE FARMERS IN SMALL ISLANDS REGION TO USE FINTECH Ngangun, Tati Atia; Pentury, Frischilla; Teniwut, Roberto Mario Kabi; Hamid, Syahibul Kahfi; Rahantoknam, Meyske Angel; Hasyim, Cawalinya Livsanthi; Teniwut, Wellem Anselmus
Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol. 17 No. 2 (2024): August Edition
Publisher : Faculty of Economic and Business, University of Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jrbm.v17i2.7751

Abstract

   The aimed of the study was to explore knowledge as proxy to literacy to the preference to use fintech by fishermen and marine farmers in Kei Islands, Maluku Indonesia. Data collected used purposive sampling with total 318 samples used by questionnaires, we then use smartPLS to analysis data using path analysis. The result showed that knowledge has positive direct and significant effect on the preference to use fintech, moreover, the more familiar fishermen and marine farmer to ICT, higher preference to use fintech, also more options available to fintech can increase the intention to get finance by MSMEs. This important to have empirical information on MSMEs in small islands region on their view to use fintech as a baseline to plan further effective plans to help MSMEs to develop their business.
Peningkatan Manajemen Usaha dan Pemasaran Usaha Mikro Pengolahan Perikanan di Desa Loon, Maluku Tenggara Teniwut, Roberto Mario Kabi; Rahantoknam, Meyske Angel; Pentury, Frischilla
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4134

Abstract

Saat ini jumlah usaha mikro di Kabupaten Maluku Tenggara secara khusus pada pengolahan perikanan masih sangat terbatas. Kelompok sibit merupakan salah kelompok usaha mikro pengolahan perikanan yang masih bertahan dan terus berusaha untuk berkembang sejak tahun 2012 hingga saat ini di tahun 2023. Namun terkendala kemampuan manajerial dan kemampuan pemasaran produk menyebabkan upaya pengembangan pangsa pasar perikanan menjadi terhambat, untuk itu maka sangat diperlukan adanya dukungan dari semua pihak, dengan demikian maka tim pengabdi melakukan pendampingan untuk mendukung usaha pengembangan pasar yang ingin dicapai ini dengan melakukan pelatihan dan pendampingan serta penyuluhan. Kegiatan pengabdian dilakukan sejak bulan Maret 2023 hingga sepanjang tahun 2023 ini. Pelatihan penyusunan manajemen usaha pembukuan keuangan, penyuluhan pengembangan pangsa pasar dan pendampingan desain kemasan produk telah dilakukan. Peningkatan kemampuan manajemen usaha yang dibagi menjadi dua bagian masing-masing untuk pemilik sebesar 60% dan untuk seluruh anggota tim sebesar 40%. Selanjutnya, untuk desain ulang kemasan telah dilakukan menjadi lebih modern dan menarik. Untuk izin usaha hingga saat ini masih dimonitoring perkembangan izin usaha oleh tim pengabdi. Diharapkan target dari pemilik yang melakukan perluasan pangsa pasar produk olahan perikanan ke seluruh wilayah Indonesia menjadi lebih feasible oleh kegiatan pengabdian ini dan dapat segera terlaksana.
Financial feasibility of marine tourism hospitality sector post-pandemic outbreak of Covid-19: case study from small islands regions Ngangun, Tati Atia; Pentury, Frischilla
Jurnal Manajemen Indonesia Vol. 23 No. 3 (2023): Jurnal Manajemen Indonesia
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Telkom University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jmi.v23i3.5759

Abstract

The challenge faced by small and micro enterprises in remote islands is the ability to maintain the consistency of the production and revenue. The marine tourism sector in Kei Islands, like many sectors dealt and is still facing the same roadblock to visitor growth and consistency after the COVID-19pandemic hit and is still recovering. Thus, it is important for the local hospitality sector to measure the projectionof their business. The purpose of the study was to identify the financial feasibility of the hospitality sector in the Kei Islands region. By doing so, two beach resorts and two restaurants were selected as the study cases located in the famous and famous marine tourism spot in the region, which is Ngurbloat Beach. The field survey was conducted in August 2022 by in-depth interviews and questionnaires to collect the field data from owners of resorts and restaurants. The indicators of financing feasibility that were used in this study were B/C, profit, R/C, NPV, IRR, and yearly profitability projection. The result showed that for each beach resort and restaurant, all the criteria showed that those were still feasible for the next five years. Although the results also indicated that for the current stance, the profitability projection for the next five years had a downward trend compared to the present year. Therefore, promotion and the effectiveness of government handling post-pandemic are important insignificantly increasing the profitability of the hospitality sector in the region. Keywords— Hospitality; Financial Feasibility; Marine Tourism; Profitability
Peningkatan Kemampuan Manajerial Nelayan Rumpon di Desa Mastur, Kabupaten Maluku Tenggara Pentury, Frischilla; Ngamel, Yuliana Anastasia; Ohoiwutun, Elisabeth Cory; Hitijahubessy , Hendro; Renjaan, Irene Paula
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.809

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial kelompok nelayan rumpon di Desa Mastur, Kabupaten Maluku Tenggara. Penguatan dilakukan melalui pelatihan soft skills dan hard skills yang mencakup manajemen usaha, pencatatan keuangan, serta strategi pemasaran untuk mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga nelayan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan kompetensi mitra. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan pencatatan keuangan sebesar 81% dan pemahaman strategi pemasaran sebesar 181%, yang berdampak pada meningkatnya kemampuan nelayan dalam mengelola usaha dan menjual hasil tangkapan secara mandiri. Program ini berkontribusi pada pencapaian SDGs 8 dan 14, mendukung prioritas pembangunan nasional melalui Asta Cita, serta memperkuat pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) bidang kemaritiman.
Peningkatan Kemampuan Manajerial Nelayan Rumpon di Desa Mastur, Kabupaten Maluku Tenggara Pentury, Frischilla; Ngamel, Yuliana Anastasia; Ohoiwutun, Elisabeth Cory; Hitijahubessy , Hendro; Renjaan, Irene Paula
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.809

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial kelompok nelayan rumpon di Desa Mastur, Kabupaten Maluku Tenggara. Penguatan dilakukan melalui pelatihan soft skills dan hard skills yang mencakup manajemen usaha, pencatatan keuangan, serta strategi pemasaran untuk mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga nelayan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan kompetensi mitra. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan pencatatan keuangan sebesar 81% dan pemahaman strategi pemasaran sebesar 181%, yang berdampak pada meningkatnya kemampuan nelayan dalam mengelola usaha dan menjual hasil tangkapan secara mandiri. Program ini berkontribusi pada pencapaian SDGs 8 dan 14, mendukung prioritas pembangunan nasional melalui Asta Cita, serta memperkuat pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) bidang kemaritiman.
Mendukung Diversifikasi Usaha Kelompok Pengolahan Perikanan Usaha Mikro Kabupaten Maluku Tenggara Teniwut, Roberto Mario Kabi; Ngangun, Tati Atia; Pentury, Frischilla; Hamid, Syahibul Kahfi; Rahantoknam, Meyske Angel; Hasyim, Cawalinya Livsanthi; Teniwut, Wellem Anselmus
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v7i2.19645

Abstract

Following the Covid-19 outbreak, the number of fisheries processing organisations in Southeast Maluku Regency declined significantly. The Sibit group in Loon Village is one of the groups that is still operating and is striving to expand its operation through business diversification. The goal of this service activity is to assist the Sibit group with expanding their business by acquiring product label legality, product quality testing, yesterday product design, and general management competence enhancement. Counseling, training, and direct help to partners in fisheries processing business groups are employed to attain this specific purpose. The business group supported and responded positively to this community service initiative. There is a fundamental concept of management and business management, as well as the growth of expansion through the diversity of processed products generated.