Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER KESEHATAN DALAM KESIAPAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU HAMIL GUNA MENCEGAH STUNTING DENGAN MELIBATKAN SUPPORT SYSTEM KELUARGA DI PUSKESMAS PULOGADUNG Rahayu Khairiah; Ita Herawati; Nofa Anggraini
Jurnal Antara Abdimas Kebidanan Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Antara Abdimas Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.315 KB) | DOI: 10.37063/abdimaskeb.v5i1.769

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Angka stunting secara nasional mengalami penurunan sebesar 1,6% per tahun dari 27,7% tahun 2019 menjadi 24,4% tahun 2021. Upaya untuk mencegah stunting salah satunya adalah dengan pemberian asi eksklusif. Persiapan ASI eksklusif merupakan upaya yang dilakukan ibu dan keluarga untuk menunjang keberhasilan menyusui. Dalam penatalaksanaannya dapat dimulai pada masa kehamilan, segera setelah persalinan dan pada menyusui. Dalam menyelesaikan masalah pemberian ASI, salah satu yang berperan yaitu Kader Posyandu. Kader mempunyai peran besar dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan kader kesehatan dalam kesiapan pemberian ASI eksklusif pada ibu hamil guna mencegah stunting dengan melibatkan support system keluarga. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan, meliputi penyuluhan kesehatan mengenai ASI eksklusif, gizi ibu hamil, tumbuh kembang pada balita, dan support system keluarga, serta dilakukan pendampingan Kader untuk melakukan penyuluhan kesehatan pada ibu hamil, mengajarkan tehnik menyusui yang benar, cara memotivasi keluarga sebagai support system ibu hamil. Hasil: Hasil yang dicapai yaitu meningkatnya pengetahuan dan kemampuan Kader dalam melakukan penyuluhan Kesehatan kepada ibu hamil dengan melibatkan support system keluarga. Kesimpulan: Kegiatan pendidikan kesehatan dan pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan peran aktif kader dalam mendeteksi tumbuh kembang balita menggunakan Aplikasi SDIDTK guna menurunkan angka kejadian stunting pada balita.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Berbasis Media Sosial Whatsapp Tentang Menstruasi terhadap Pengetahuan Remaja Putri di MTs Al Khairiyah Pipitan Kota Serang Provinsi Banten Miskhatul Kamelia; Nofa Anggraini
Wellness And Healthy Magazine Vol 4, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/well.244422022

Abstract

Currently, many adolescents do not know about changes and health problems experienced during menstruation, so it is necessary to provide adequate information about menstruation to adolescents. The purpose of this study was to determine the effect of Whatsapp social media-based health education on menstruation on adolescent knowledge at junior high school Al Khairiyah Pipitan. The research was conducted at junior high school Al Khairiyah Pipitan in 2022 with a Quasy Experimental research design with Pre and post - test without control. The sample was selected using a total sampling technique of 38 respondents. The statistical test used is the dependent t-test (paired t-test). The univariate results obtained the average value of knowledge before being given health education, namely (55,1) and after being given health education, namely (86,0), the results of the bivariate analysis obtained a value (p = 0.000) of the effect of health education on adolescent knowledge about menstruation. The conclusion of this study is the influence of knowledge of young women about menstruation with Whatsapp-based social media health education. It is hoped that the results of this study can be used as a reference source in providing health education, and from the school it is hoped that it can improve health education programs about menstruation, one of which is by using social media. Abstrack: Saat ini masih banyak remaja tidak mengetahui perubahan dan masalah kesehatan yang dialami selama menstruasi, sehingga perlu adanya pemberian informasi yang cukup tentang menstruasi kepada remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan berbasis media sosial Whatsapp tentang menstruasi terhadap pengetahuan remaja di MTS Al Khairiyah Pipitan Penelitian dilakukan di MTS Al Khairiyah Pipitan tahun 2022 dengan rancangan penelitian Quasy Eksperimental dengan Pre and post - testwithout control. Sampel dipilih dengan tekhnik Total Sampling sejumlah 38 responden. Uji statistik yang digunakan yaitu uji t-Dependen (paired t-test). Hasil univariat diperoleh nilai rata-rata pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan yaitu (55,1) dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan yaitu (86,0), hasil analisa bivariat diperoleh nilai (p = 0,000) adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang menstruasi. Kesimpulan dari penelitian ini adanya pengaruh pengetahuan remaja putri tentang menstruasi dengan pendidikan kesehatan berbasis media sosial Whatsapp. Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber acuan dalam memberikan pendidikan kesehatan, dan dari pihak sekolah diharapkan dapat meningkatkan program pendidikan kesehatan tentang menstruasi salah satunya dengan menggunakan media sosial.
Perbedaan Tumbuh Kembang Bayi Usia 0 - 6 Bulan Yang Mendapatkan ASI Eksklusif dengan Non Eksklusifdi PMB Suraily Amd, Keb. di Kabupaten Bogor Neneng Indah Baitul Latifah; Nofa Anggraini
Wellness And Healthy Magazine Vol 4, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/well.245422022

Abstract

Breast milk is a baby food that becomes exclusive breastfeeding which has a major contribution to the child's immune system so that children who are exclusively breastfed do not get sick easily. This study aims to determine differences in growth and development of infants 0–6 months who received exclusive breastfeeding and who received non - exclusive breastfeeding. at PMB Suraily, Am. Bogor Regency District. The type of research used is analytic research with a cross sectional research design. This analytical study aims to determine the differences in the growth and development of infants 0-6 months who receive exclusive and non-exclusive breastfeeding. This research will be carried out at PMB Suraily Am, Keb. Bogor upaten district. The research was conducted from January 2022 to March 2022. The sample in this study was taken from the total population (total sampling) as many as 50 people. Data analysis performed use analysis test Chi-Square. Research Results on this study obtained score significance p = 0.001 in analysis difference grow flower, which means score significance p less than 0.05, so that could declared there is difference significant Among grow development of infants 0–6 months who received exclusive breastfeeding and who received non-exclusive breastfeeding at PMB Suraily, Am. Bogor Regency District. There is a need for further research on the variables of exclusive breastfeeding and non-exclusive with developments with methods and instruments that more accurate so that it can control all the existing confounding variables. Abstrack: ASI merupakan makanan bayi yang menjadi ASI eksklusif mempunyai kontribusi yang besar terhadap energi tahan tubuh anak sehingga anak yang diberi ASI eksklusif tidak gampang sakit. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui perbedaan pertumbuhan dan perkembangan bayi 0–6 bulan yang mendapatkan ASI Eksklusif dan yang mendapatkan ASI Non Eksklusif. di PMB Suraily, Am. Keb Kabupaten Bogor. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian analitik bertujuan untuk mengetahui perbedaan tumbuh kembang bayi 0-6 bulan yang mendapat ASI Eksklusif dan non Eksklusif. Penelitian ini akan dilaksanakan di PMB Suraily Am, Keb. Kabupaten Bogor. Penelitian di lakukan pada bulan Januari 2022 sampai dengan Maret 2022. Sampel dalam penelitian ini diambil dari total populasi (total sampling) yaitu sebanyak 50 orang. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis uji Chi-Square. Hasil Penelitian ini diperoleh nilai significancy p = 0.001 pada analisis perbedaan tumbuh kembang, yang artinya nilai significancy p kurang dari 0.05, sehingga dapat dinyatakan ada perbedaan signifikan antara tumbuh kembang bayi 0–6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif dan yang mendapatkan ASI non eksklusif di PMB Suraily, Am. Keb Kabupaten Bogor. Perlu adanya penelitian lebih lanjut terkait variabel ASI eksklusif dan non eksklusif dengan perkembangan dengan metode dan instrumen yang lebih akurat sehingga bisa mengontrol semua variabel perancu yang ada.
The Effect of William's Flexion Exercise on Reducing the Intensity of Dysmenorrhea in Young Women at SMP Negeri 1 Sobang, Pandeglang Regency Dini Purwandani; Nofa Anggraini
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 9 No. SpecialEdition (2023): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v9iSpecial Edition.541

Abstract

Aims: Dysmenorrhea is a disorder characterized by lower abdominal pain that occurs during menstruation. Dysmenorrhea problems in young women if not addressed immediately can adversely affect adolescent productivity including learning activities. Data from the Pandeglang District Health Office in 2021 reported dysmenorrhea cases in adolescents of 62.4% of the 5,000 adolescents surveyed and 35% of them complained of limited activity due to dysmenorrhea. Method: The research method uses quasi-experiments with a pre-posttest one group design. Sample of this study was 20 young women in grades IX who experienced dysmenorrhea with sampling technique uses total sampling. Instruments use questionnaires. Bivariate analysis uses the paired t-test. Results: The average intensity of menstrual pain in young women before being given physical exercise William's Flexion Exercise technique is 5.70 and after being given physical exercise William's Flexion Exercise technique performed for ±7-10 minutes is 2.85. Statistical tests results showed that there was an effect of William's Flexion Exercise on reducing the intensity of menstrual pain (dysmenorrhea) in young women (p value = 0.000). Conclusion: The provision of physical exercise William's Flexion Exercise technique is effective in reducing the intensity of menstrual pain in young women at SMP Negeri 1 Sobang, Pandeglang Regency. We recommend that young women can learn the physical exercise of William's Flexion Exercise technique and diligently practice the physical exercise to be applied by themselves when experiencing menstrual pain.
Experience of Breastfeeding Mothers in Providing Exclusive Breastfeeding in Lambangsari Village, Bojonegara District Silvia; Nofa Anggraini
INFLUENCE: INTERNATIONAL JOURNAL OF SCIENCE REVIEW Vol. 5 No. 1 (2023): INFLUENCE: International Journal of Science Review
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/influencejournal.v5i1.81

Abstract

Breast milk can provide a better life for babies, breast milk will protect babies from various types of diseases or viruses. Information on the coverage of infants aged less than 6 months who receive exclusive breastfeeding in Banten Province in 2020 is 68.84%. However, this data has not been able to reach the government program target of 80%. The purpose of this study was to find out the experiences of breastfeeding mothers in providing exclusive breastfeeding in Lambangsari Village, Kec. Bojonegara. The design of this research is analytic observational research. Researchers observed and looked for the relationship between the variables of husband's support, support from health workers and knowledge, to exclusive breastfeeding. The research approach used in this study is cross-sectional. The population in this study were breastfeeding mothers who had babies aged 6-12 months in Lambangsari Village, Bojonegara District, totaling 424 people. The required sample is 81 respondents. The sampling technique for respondents used a simple random sampling technique. The instrument in this study was to use a questionnaire. Researchers used the Chi Square test with a confidence level of 95% or a significance level of 5%. The research results show that the P value of husband's support = 0.021; P value Support of health workers = 0.000; and P value of knowledge = 0.000, the conclusion is that p value < (0.05) so there is a relationship between husband support, health workers and knowledge of exclusive breastfeeding in Lambangsari Village, Bojonegara District.
The Experience of Deviated Reproductive Health Behaviors in Adolescents Based on Theory of Planned Behavior Lelah Fatimah; Nofa Anggraini
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 4 No 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v4i2.2001

Abstract

The behavior of Indonesian adolescents in free sex freedom from year to year has not decreased, even increasing. Casual sex can increase the rate of unwanted pregnancies and abortions. The purpose of this study was to qualitatively analyze the experience of deviant reproductive health behavior in adolescents based on the theory of planned behavior. This research is a qualitative analysis using the theory of planned behavior approach. This research will be conducted in the lebak wangi area of Serang City in May – June 2023. Data collection was conducted using in-depth interviews and interview guidelines. In testing the validity of the data, researchers use the triangulation method (triangulaton). There are 4 main informants, 2 triangulators, and 4 supporting informants. Results: (1) Background factors that have a role to form behavioral beliefs include beliefs in consensual feelings and mutual desire to have free sex between men and women. (2) Subjective norms are formed because some couples want to follow in the footsteps of friends who have already had free sex or are exposed from people closest to them who do have partners who are not halal to have sex with (cheating). (3) Control belief is the experience of peers or personal experiences of having kissed or had such relationships before.
PENGARUH AKUPRESUR TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 6 BANJARSARI KABUPATEN LEBAK: The Effect of Acupressure on Reducing the Intensity of Dysmenorrhea in Young Women at SMP Negeri 6 Banjarsari Lebak Regency Sarmanah, N.; Nofa Anggraini
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 9 No. Supp-1 (2023): JIKep | Edisi Khusus 1 2023
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v9i3.1595

Abstract

Pendahuluan: Dismenore merupakan gangguan yang ditandai dengan nyeri perut bagian bawah yang terjadi selama menstruasi. Masalah dismenore pada remaja putri jika tidak segera diatasi dapat berdampak buruk pada produktivitas remaja termasuk kegiatan belajar.  Tujuan : Diketahuinya pengaruh akupresur terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja putri di SMP Negeri 6 Banjarsari Kabupaten Lebak tahun 2022. Metode Penelitian: Metode penelitian menggunakan quasi eksperiment dengan desain one group pre-posttest. Sampel penelitian ini adalah remaja putri kelas VII-IX yang mengalami dismenore sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji paired t-test. Hasil Penelitian: Rata-rata intensitas dismenore pada remaja putri sebelum diberikan terapi pijat teknik akupresur adalah 7,62 dan sesudah diberikan terapi pijat teknik akupresur yang dilakukan 1 kali selama 60 menit adalah 2,25. Hasil uji statistik menunjukkan ada pengaruh akupresur terhadap penurunan intensitas dismenore pada remaja putri (p value = 0,000). Kesimpulan dan Saran: Pemberian terapi pijat akupresur efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di SMP Negeri 6 Banjarsari Kabupaten Lebak. Sebaiknya remaja putri dapat mempelajari teknik pemijatan akupresur untuk dapat diterapkan sendiri pada saat mengalami dismenore serta mencari sumber-sumber informasi tentang dismenore untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang masalah dismenore.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN PRURITUS VULVAE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 1 CIKULUR TAHUN 2022: The Relationship of Personal Hygiene With Pruritus Vulvae Symptoms in The Menstruation Period of Female Adolescents in Cikulur 1 Junior High School in 2022 Sriyulyani, Neneng; Nofa Anggraini
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 9 No. Supp-1 (2023): JIKep | Edisi Khusus 1 2023
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v9i3.1602

Abstract

Pendahuluan: Memasuki masa pubertas pada remaja putri akan terjadi kematangan seksual yang berkaitan dengan sistem reproduksi, salah satunya yaitu terjadinya menstruasi. Seseorang yang tidak memiliki pengetahuan tentang kebersihan organ reproduksi akan mengalami bermacam masalah, diantaranya pruritus pulvae. Pruritus vulvae merupakan gangguan yang ditandai dengan sensasi gatal atau iritasi pada organ genetalia eksterna perempuan yang salah satunya disebabkan karena perilaku personal hygiene yang kurang baik. Perilaku personal higiene merupakan  salah satu upaya untuk mengurangi gangguan pada saat menstruasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan rancangan penelitian Cross sectional. Populasi dalam riset ini ialah semua remaja wanita kelas II SMPN 1 Cikulur pada bulan November – Desember 2022 yang berjumlah 87 orang. Sampel yang digunakan adalah Total Populasi yang memenuhi kriteria inklusi yaitu sebanyak 87 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara personal hygiene dengan kejadian pruritus pulvae saat menstruasi  pada remaja putri dengan nilai p-value 0,004 dan nilai odd ratio (OR) 4,667 artinya remaja putri yang memiliki perilaku personal hygiene buruk mempunyai risiko 4,667 kali untuk menderita pruritus vulvae saat menstruasi dibandingkan remaja putri yang memiliki perilaku personal hygiene baik. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara personal hygiene dengan kejadian pruritus pulvae saat menstruasi  pada remaja putri.
EFEKTIVITAS SENAM DISMENORE DENGAN MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI : Effectiveness of Dismenorerage Exercise with Effleurage Massage on Mental Pain in Adolescent Women Hermaniati, Utari; Nofa Anggraini
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 9 No. Supp-1 (2023): JIKep | Edisi Khusus 1 2023
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v9i3.1604

Abstract

Pendahuluan : WHO mengatakan remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-19 tahun. Perubahan paling awal muncul adalah perubahan secara biologis. Salah satu tanda keremajaan secara biologi yaitu mulainya remaja mengalami menstruasi. Masalah yang dialami pada saat mestruasi diantaranya nyeri haid. Dampak yang  akan terjadi jika nyeri haid tidak ditangani adalah gangguan aktivitas hidup sehari-hari pada remaja mereka akan sulit untuk berkonsentrasi saat belajar karena ketidaknyamanan yang dirasakan ketika mengalami nyeri sehingga menurunkan prestasi belajar, kemadulan, pecahnya kista dan infeksi.Tujuan Penelitian : Mengetahui efektifitas senam dismenore dengan massage euffleurage terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putriMetode Penelitian : Quasy eksperiment dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di Klinik Rydhoka pada bulan Desember 2022 sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling.Hasil Penelitian : Intensitas nyeri haid sebelum melakukan senam dismenore sebagian besar dengan nyeri sedang (6,7%) dan sesudahnya  nyeri ringan (53,3%). Intensitas nyeri haid sebelum dilakukan massage effleurage pada remaja putri sebagian besar dengan nyeri sedang (60%) dan sesudahnya nyeri ringan (60%). Ada efektivitas senam dismenore dan massage effleurage terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri (p. value 0,000).Kesimpulan dan Saran : Ada efektivitas senam dismenore dan massage effleurage terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri. Diharapkan remaja putri lebih aktif dalam kegiatan, terutama mengadakan senam dismenore setiap bulannya agar masalah dalam nyeri dismenore dapat teratasi.
Efektivitas Latihan Abdominal Strecting dan Senam Disminorhea terhadap Penurunan Disminorhea Mei Puji Lestari; Nofa Anggraini
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i4.11194

Abstract

ABSTRACT According to WHO data, it was found that the incidence of women experiencing menstrual pain was 1,769,425 people (90%) with 10% - 15% experiencing severe menstrual pain. To determine the effectiveness of abdominal stretching exercise and dysmenorrhea gymnastics on reducing primary dysmenorrhea. Using quasi-experimental with two group pretest-posttest design. The study population was young women at TPMB Joglo who had menstruated, namely 30 respondents. The research sample amounted to 30 respondents who were divided into two groups, namely 15 respondents of the abdominal streatching group and 15 respondents of dysmenorrhea gymnastics. bivariate analysis using the Wilcoxcone test. The results of the Wilcoxone Signed Test obtained a value of p=0.000 0.05 so it can be concluded that there is an effectiveness of abdominal stretching exercises on reducing dysminorrhea. While based on the results of the Wilcoxone range list test obtained a value of p = 0.001 0.005 so it can be concluded that there is an effectiveness of dysminorrhea gymnastics on the decline of dysminorrhea. In conclusion, abdominal stretching exercises and dysminorrhea exercises are effective for reducing menstrual pain in adolescent girls. Suggested in this study for educational institutions, for research sites, for respondents and for further researchers. Keywords: Exercise Abdominal Stretching, Menstrual Pain  ABSTRAK Menurut WHO didapatkan data bahwa angka kejadian perempuan yang mengalami nyeri menstruasi sejumlah 1.769.425 jiwa (90%) dengan 10% – 15% mengalami nyeri mestruasi berat. Untuk mengetahui efektivitas abdominal stretching exercise dan senam dismenorea terhadap penurunan dismenorea primer. Menggunakan quasi eksperimental dengan rancangan two group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah remaja putri di TPMB Joglo yang sudah menstruasi yaitu sebanyak 30 responden. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 15 responden kelompok abdominal streatching dan 15responden senam disiminore. analis bivariat emenggunakan uji Wilcoxcone. Hasil uji Wilcoxone Signed Test diperoleh nilai nilai p=0.0000,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat efektivitas Latihan abdominal stretching terhadap penurunan disminore. Sedangkan berdasarkan hasil uji wilcoxone range list di peroleh nilai p = 0,0010,005 sehingga dapat disimpulkan terdapat efektivitas senam disminore terhadap penurunan disminore. Simpulan di dapatkan Latihan abdominal stretching dan senam disminore efektif untuk penurunan nyeri haid pada remaja putri. Disaran dalam penelitian ini untuk Institusi pendidikan, untuk tempat penelitian, untuk responden dan untuk peneliti selanjutnya. Kata Kunci: Latihan Abdominal Stretching, Disminore, Senam Disminore 
Co-Authors Achmad Fauzi Adelia Febriana Saputri Adinda Balqis Rachmiyati Ahadiana Restu Suryandari Ai Cucu Makiyah Ai Sariningsih Anggela, Novianty Annisa Dewita Putri Arindi Anggraeni Arsenia Lolonlun Astri Dewi Purnama Astri Elisabeth Atika Yuliana Aulia Nurul Aini Cahyani, Auliya Putri Chairul Amaliah Cica Repita Cindy Guspita Damyati, Siti Anggi Dea Veronica Debby Hanna Rachmawati Desi Davia Devi Apriliani Deviyana Nuraini Dinda Amalia Dini Purwandani Eka Selvia Fatimah Nurus Shofa Muninggar Fatkhurohman, Novy Fatma Tuzakia Futriani, Elfira Sri Hariyanti, Ending Tri Hastini, Eneng Riska Hermaniati, Utari Ida Nopiah Ita Herawati Jayanti, Putri Noer Jihan Ingkha Juita, Desma Khayati Nupus Kholifatul Aini Koyah Rokayah Lelah Fatimah Lia Idealistiana Lia Idealistina Lilik Susilowati Lisnawati, Luthfiyah Lucy Amelia Lumyati Lussi Kurniati Hidayat Maimunah Mariyani Mariyani Marlina, Rismawati Leni Mei Puji Lestari Miskhatul Kamelia Neneng Indah Baitul Latifah Nidya Novianes Nining Sari Asih Nopiah, Ida Novi Sumiani Nurhaida Marpaung Nurlaela Srifatonah Nursanti Maria Omega Dr Tahun Oom Komariah Pebrianti, Usipa Putri Noer Jayanti Putri, Shilvi Septiani Rahayu Khairiah Rahmadiyanti Resita Sri Pamela Rima Akhiri Rina Riyanti Rismalia Risna Dewi Roihatul Jannah Rosijah Habibi Rosita Sari Rumsanah Rumsanah Rusvita Ramadhani Putri Sarmanah, N. Septiany Herman S Septiara Sulistiawati Shilvah Susilawati Silvia Sisi Amelia Siti Herti Nurjanah Sofia Nastiti Sri Hartiningsih Sri Wahyuni Sriyulyani, Neneng Sundari Susi Susanti Tisyawati, Herna TRESNASIH, RATNA Tridiyawati, Feva Vera Octavia Vivian Ade Candra Wahyu Nur Salehah Yohana Febriyanti Yulia Agustina Yuliawati Dewi