Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Komunikasi Dakwah pada Genre Konten Youtube Legenda Studio Gromore Menggunakan Convolutional Neural Network Samsul Rani; Munsyi M.T; Fahriansyah Fahriansyah; Jumi Herlita; Mulyadi Mulyadi
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 15 No 4 (2024): Technologia (Oktober)
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, di bawah koordinasi UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v15i4.15612

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan Convolutional Neural Network (CNN) dalam klasifikasi komunikasi dakwah pada genre konten YouTube Legenda Studio Gromore. Menggunakan data dari kanal YouTube tersebut, penelitian ini mengimplementasikan CNN untuk mengklasifikasikan genre dakwah dengan tingkat akurasi yang tinggi. Data yang digunakan melalui tahap pra-pemrosesan termasuk normalisasi, tokenisasi, dan pembersihan teks untuk memastikan kesesuaian dengan model CNN. Model ini terdiri dari beberapa lapisan, yaitu lapisan konvolusi untuk ekstraksi fitur, lapisan penggabungan untuk mengurangi kompleksitas data, dan lapisan fully-connected untuk membuat keputusan klasifikasi. Metode Cross Validation diterapkan selama fase pelatihan untuk verifikasi model dan peningkatan keandalannya. Hasil penelitian menunjukkan potensi besar CNN dalam mengotomatisasi klasifikasi teks dengan akurasi klasifikasi sebesar 92%, serta meningkatkan pengalaman edukasi dan hiburan anak di ruang digital. Selain itu, analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa karakteristik teks seperti karakter yang terlibat dalam cerita dan pengaturan cerita sangat berpengaruh terhadap proses klasifikasi yang akurat. Penerapan teknologi ini membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut dalam berbagai jenis konten teks dan interaksi antara teknologi dan pendidikan anak, serta memberikan dasar untuk personalisasi rekomendasi konten dan pengembangan kurikulum pendidikan yang lebih efektif.
Manajemen Ketrampilan Santri 4.0 pada Teknologi Budidaya Aquaculture di Ponpes Assyuhada Tanah Laut Jumi Herlita; Munsyi M.T
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 16 No 1 (2025): Technologia (Januari)
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, di bawah koordinasi UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v16i1.17542

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan santri Pondok Pesantren Assyuhada Tanah Laut dalam penerapan teknologi 4.0 pada budidaya aquaculture ikan nila dan tanaman selada. Program ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan metode tradisional dengan memanfaatkan teknologi modern berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan jaringan sensor nirkabel (Wireless Sensor Network/WSN). Metode yang digunakan mencakup pelatihan teori, diskusi kelompok, praktik lapangan, dan pendampingan teknis secara langsung. Para santri dilatih dalam proses budidaya, pengelolaan kolam bioflok, penggunaan IoT untuk pemantauan kualitas air, hingga pengemasan produk dan pemasaran berbasis e-commerce. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa santri mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip aquaculture modern, dari pengelolaan air hingga pemasaran produk. Mereka berhasil mengelola kolam berbasis bioflok dan menerapkan teknologi WSN untuk pemantauan kualitas air, suhu, dan pH. Peningkatan keterampilan santri tercermin dalam kemampuan mereka mengoperasikan perangkat IoT, pengemasan produk yang lebih baik, serta pengelolaan pemasaran online melalui media sosial dan e-commerce. Analisis menunjukkan bahwa pengenalan teknologi 4.0 meningkatkan produktivitas, kualitas produk, serta akses pasar yang lebih luas. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil mengintegrasikan pembelajaran berbasis teknologi 4.0 ke dalam lingkungan pondok pesantren, memperkuat keterampilan santri dalam budidaya aquaculture, serta meningkatkan daya saing mereka di era industri modern. Dampak jangka panjang dari pengabdian ini adalah terbentuknya tenaga terampil dan wirausaha mandiri yang siap bersaing dalam pasar ekonomi berbasis teknologi.