Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Reformasi Pendidikan Perspektif Al-Qur’an dan Hadits Yuliana Habibi
Madaniyah Vol 6 No 1 (2016): 6 (1) Edisi Januari 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.067 KB)

Abstract

Setiap individu dalam masyarakat merupakan potensi yang harus dikembangkan untuk mendukung dan melancarkan kegiatan pembangunan dalam masyarakat tersebut. Manusia sebagai individu, sebagaimana kodratnya memiliki sifat baik maupun buruk. Sifat-sifat yang kurang baik inilah perlu dibina dan dirubah sehingga melahirkan sifat-sifat yang baik lalu dibina dan dikembangkan. Proses perubahan dan pembinaan tersebut disebut dengan pendidikan. Ayat yang berkaitan dengan reformasi pendidikan adalah QS. Al-Anfal : 53 dan QS. Ar-Ra’du: 11. Reformasi pendidikan merupakan sebuah keniscayaan yang harus dilakukan untuk merubah suatu keadaan pendidikan ke arah yang lebih baik. Konstruksi reformasi pendidikan terbangun atas 4 aspek fundamental, yaitu: konten pendidikan, pelaku pendidikan, pola pembelajaran, dan arah kebijakan pendidikan.
Inovasi Sekolah Umum Negeri Model PAI Yuliana Habibi
Madaniyah Vol 7 No 1 (2017): 7 (1) Edisi Januari 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.836 KB)

Abstract

This study reviews implementation of SK Walikota Pekalongan on PAI Model State Public School (Study in SDN Panjang Wetan 02 Pekalongan), with a qualitative descriptive approach. This research was motivated by the learning process is distinctively its own SDN Panjang Wetan 02 Pekalongan as a model school PAI. The learning process as it was interesting, because it rarely exists in every elementary school state schools. There are four reasons the learning model that is ideal reasons, constitutional, structural, and cultural. Learning practices at SDN Panjang Wetan 02 Pekalongan as the implementation of SK Walikota is: reading the Qur’an / Qiro'ati starting at 06:30, followed invocation wirdu ash-shabaah, learning of course materials by integrating the values aqidah- akhlaq, utilizing the first break time for sholat dhuha for a particular class, sholat berjamaah in congregation, and development / TPQ deepening of PAI in school before returning home, and it all ends with a prayer.
Strategi Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Multiple Intelligence Yuliana Habibi; Srifariyati Srifariyati; Hafiedh Hasan; Muhamad Rifa'i Subhi
Madaniyah Vol 7 No 2 (2017): 7 (2) Edisi Agustus 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.309 KB)

Abstract

Gardner menjelaskan bahwa kecerdasan adalah beberapa kemampuan yang dimiliki seseorang, yang tidak akan sama dengan kemampuan yang dimiliki orang lain, karena mereka memiliki banyak tipe, Gardner menyebutnya kecerdasan ganda. Pengembangan strategi pembelajaran dimaksudkan untuk memberikan paradigma alternatif dalam rangka mempersiapkan guru PAUD / TK / RA yang memiliki keterampilan khusus dalam pendidikan anak usia dini. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut tentang efektivitas strategi pembelajaran anak usia dini berdasarkan kecerdasan majemuk dikembangkan untuk meningkatkan kompetensi guru RA. Metode penelitian menggunakan eksperimen, yang melibatkan 116 guru RA di Kabupaten Pemalang. Analisis data menggunakan analisis statistik Paired Sample T-Test, yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi pembelajaran berbasis AUD berdasarkan kecerdasan majemuk dalam meningkatkan kompetensi guru PAUD / TK / RA. Hasil penelitian menunjukkan signifikansi paired sample t-test 0,000 (<0,05) dengan nilai t 9,555. Dengan demikian, hasil analisis menunjukkan bahwa secara statistik, efektivitas strategi pembelajaran anak usia dini berdasarkan kecerdasan mulitple dalam meningkatkan kompetensi guru RA diuji.
MEMAHAMI PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ANAK USIA DINI DAN DAN DAMPAK LINGKUNGAN TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ANAK Nursidik; Yuliana Habibi
Al-Athfal Vol 5 No 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/al-athfal.v5i2.1040

Abstract

Psikologi perkembangan anak usia dini adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang perkembangan mental, fisik, kognitif, bahasa, moral, dan sosio-emosional anak serta tumbuh kembang anak secara lebih spesifik. Anak-anak usia dini berada pada masa keemasan (golden age). Masa ini disebut masa keemasan sebab pada usia ini terjadi perkembangan yang sangat menakjubkan dan terbaik sepanjang hidup manusia. Perkembangan yang menakjubkan tersebut mencakup perkembangan fisik dan psikhis. Dari segi fisik anak mengalami perkembangan yang sangat luar biasa, mulai dari pertumbuhan sel-sel otak dan organ tubuh lainnya sampai perkembangan kemampuan motorik kasar seperti berjalan, berlari, melompat, memanjat, dan sebagainya. Perkembangan fisik lainnya yang tidak kalah pentingya adalah perkembangan kemampuan motorik halus yang merupakan kemampuan melakukan koordinasi gerakan tangan dan mata, misalnya menggenggam, meraih, menulis, dan sebagainya. Lingkungan sosial merupakan salah satu aspek yang dapat mempengaruhi kemampuan individu atau kelompok untuk melakukan tindakan dan perubahan perilaku. Semakin baik lingkungan rumah, dalam hal ini semakin banyak perubahan lingkungan ruma. aktivitas, Anak bebas berekspresi dan mengeksplorasi diri. Sebaliknya, lingkungan rumah yang kurang baik dapat mempengaruhi perkembangan psikososial anak, menyebabkan rasa malu, menarik diri, bahkan hiperaktif.
Workshop Penguatan Asistensi Pembelajaran Robotik Berbasis Komunitas Madrasah Nurrohim, Ahmad; Yuliana Habibi; Annisa' Yasfa Azzahra
Abdi Psikonomi Vol 5, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/psikonomi.v5i3.8582

Abstract

Pengabdian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Bendo Program Khusus (PK) Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah yang berdedikasi menjadi madrasah perkotaan berbasis pedesaan. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pembina kelas robotik berbanding dengan animo murid terhadap kelas robotik. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah (a) mengidentifikasi pribadi-pribadi fasilitator pembelajaran robotik dan (b) menguraikan asistensi produktif komunitas dalam pelaksanaan pembelajaran robotik. Metode pengabdian ini adalah dengan workshop robotik dan brainstorming. Hasil pengabdian ini adalah terbentuknya kloter asistensi pembelajaran robotik
THE MODEL OF ISLAMIC EDUCATION DURING THE PROPHET MUHAMMAD’S ERA AND ITS RELEVANCE IN THE MODERN ERA Mahrus; Yuliana Habibi; Abdullah Ibrahim
Istifkar: Media Transformasi Pendidikan Vol 5 No 2 (2025): Istifkar: Media Transformasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62509/ji.v5i2.224

Abstract

Islamic education during the Prophet Muhammad’s era served as the primary foundation for building a faithful and God-conscious society. This study aims to describe the model of Islamic education implemented in Makkah and Madinah and its relevance in the modern era. The research employed a qualitative descriptive method with content analysis applied to various relevant documents. The findings reveal a clear distinction between the two phases of education. In Makkah, education emphasized the strengthening of faith and monotheism (tawhid), aiming to instill the values of divine unity within each Muslim so that they were reflected in daily behavior. Meanwhile, education in Madinah focused more on social and political aspects as a continuation of tawhid-based education, positioning Islamic teachings as the foundation of community life. The model of education in the Prophet’s era holds significant relevance for contemporary Islamic education, particularly in integrating spiritual, moral, and social values to address the challenges of modernity.