Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Budaya Agama di SMK Telkom Sandhy Putra Malang Hasanah, Siti Muawanatul
AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies Vol. 2 No. 2 (2017): November 2017
Publisher : Faculty of Islamic Sciences, Raden Rahmat Islamic University Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.797 KB) | DOI: 10.58788/alwijdn.v2i2.73

Abstract

This study aims to (1) describe the religious culture in SMK Telkom Sandhy Putra Malang. (2) describes the principal strategies in the development of religious culture in SMK Telkom Sandhy Putra Malang. (3) explain citizen support schools in developing a religious culture in SMK Telkom Sandhy Putra Malang. The results showed that (1) Being religious culture in SMK Telkom) include: (a) The addition of self-development learning the art of reading the Qur’an (SBA), (b) habituation sof miles and greetings attitudes, (c) Implementation of Friday congregational prayers, girl’s learning, (d) The use of the hijab (Islamic dress) on the day and month of Ramadan Friday, (e) Development of Islamic religious activities through the BDI (Islamic proselytizing agency), (f) warning the great days of Islam (PHBI). (2) the principal strategies in developing the religious culture include: (a). Program planning, (b) give an example to the citizens of the school, (c) share and support religious activities, (d) Conducting evaluations. (3) citizens support the school has done very well by showing their commitment. Sequentially (sequential) residents support the schools to the cultural development of religion as follows: the principal’s commitment, the commitment of teachers, student commitment, and the commitment of employees. Keywords: Principal Leadership, Religious Culture
Analisis Konsep dan Implementasi Penilaian Kinerja Guru Hasanah, Siti Muawanatul
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 3 No 01 (2021): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v3i01.125

Abstract

Islam menganjurkan pada setiap pemeluknya untuk melaksanakan proses pendidikan, bahkan menganjurkan melaksanakan proses tersebut sampai pada ahir hayatnya, itulah salah satu anjuran yang disampaikan lewat Rosulnya yaitu Nabi Muhammad SWA. Negara Indonesia juga memberikan kesempatan setiap warganya untuk mendapatkan hak belajar dengan baik. Maka Pendidikan itu sendiri merupakan kebutuhan yang mutlak dibutuhkan oleh manusia sepanjang hayatnya, baik secara individu, kelompok sosial. Dari sinilah proses pendidikan dapat di jalankan dengan baik tentunya dengan bimbingan seorang guru. Untuk menjadi guru juga wajib memenuhi beberapa kompetensi yang disyaratkan seperti yang termaktub dalam peraturan dalam undang-undang guru dan dosen, dan harus memenuhi criteria yang dipersyaratkan. Oleh karenanya analisis konsep dan implementasi penilaian kinerja guru menjadi tawaran penulis, dalam hal ini untuk mengetahui tingkat pencapaian hasil kinerja guru yang telah dilaksanakan dan diusahakannya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan penelitian library research, merupakan jenis penilitian kepustakaan dengan menggunakan ketajaman cara penulis membaca dan mentelaah dari berbagai literature dan sumber yang dijadikan sumber, selanjutnya penulis reduksi. Konsep penilaian kinerja guru (PKG) Guru mempunyai dua ranah, yaitu pertama Untuk menilai kemampuan guru dalam menerapkan semua kompetensi dan keterampilan yang diperlukan pada proses pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Yang kedua Untuk menghitung angka kredit yang diperoleh guru atas kinerja dalam proses pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah yang dilakukannya pada tahun tersebut. Terlepas dari dua ranah tersebut PKG dimaksudkan untuk memperbaiki kualitas SDM Guru. Sedangkan Analisis implementasi kinerja guru dapat di implementasikan dari empat kompetensi yang dimiliki oleh seorang guru, yaitu: kompetensi pedagogi, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.