Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

KESIAPAN IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI Lilianti, Lilianti
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 27, No 2 (2020): JURNAL ADMINISTRASI PENDIDIKAN VOL.XXVII NO.2 OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jap.v27i2.29297

Abstract

TRANSFORMASI PENDIDIKAN: MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI INTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI Jaya, Asman; Kasmawati, Kasmawati; Lilianti, Lilianti; Rahma, Rahma; Herlian, Herlian
Edum Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v7i1.167

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk menghadapi perubahan dinamis dalam sistem pendidikan. Tujuan utama penelitian adalah untuk menyelidiki dampak integrasi model pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa. Obyek penelitian ini adalah siswa di berbagai tingkatan pendidikan yang terlibat dalam proses pembelajaran dengan pendekatan berbasis teknologi. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan teknologi sebagai alat untuk meningkatkan keterlibatan siswa, personalisasi pembelajaran, dan akses terhadap sumber daya pendidikan yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam minat belajar siswa, tercermin dari tingkat partisipasi yang lebih aktif dan responsif terhadap materi pembelajaran. Selain itu, prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan, diukur melalui hasil evaluasi dan tes pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa integrasi model pembelajaran berbasis teknologi dapat menjadi pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memanfaatkan potensi teknologi. Kontribusi penelitian ini melibatkan pengembangan model pembelajaran yang dapat diadopsi secara luas, serta memberikan dasar empiris untuk mendukung kebijakan pendidikan yang mendorong integrasi teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memandu praktisi dan pembuat kebijakan untuk memahami implikasi positif dari transformasi pendidikan melalui teknologi.
Study the Effectivity Learning Outcomes of 2 type Learning Cooperative Methods (Make a Match & Scramble ) At the Junior high school Students in Labuhanbatu District || Studi Efektifitas Hasil Belajar 2 Metode Belajar Kooperatif (Tipe Make a Match & Tipe Scramble ) Pada Siswa SMP di Kabupaten Labuhanbatu Lilianti, Lilianti
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 7, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2021
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v7i2.2183

Abstract

This study aims to determine the comparison of student learning outcomes in the application of the Make a match learning method with the Scramble method on the subject matter of the Expression System. The research design used was a quasi experiment with a pretest-postest experiment group design. In the experimental class I who were taught using the Make a Match method the average score of student learning outcomes was 53,56 and the increase in the average score of student learning outcomes was 89,04. In the experimental class II which was taugh using the Scramble method the average score of student learning outcomes was 52,92 and the increase in the average score was 83,60. The results showed that there were differences in student learning outcomes between the experimental class I and experimental class II. These results indicate that the use of the Make a match learning method is more effective in improving student learning outcomes compared to the Scramble learning method in this study in second class (VIII) of Yapendak Ajamu Junior High School in 2019/2020 Learning Year.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa pada penerapan metode pembelajaran Make a match dengan metode Scramble pada materi pokok Sistem Eksresi. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan kelompok pretest-postest experiment group design. Pada kelas eksperimen I yang dibelajarkan dengan menggunakan metode Make a match skor rata-rata hasil belajar siswa adalah 53,56 dan kenaikan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 89,04. Pada kelas eksperimen II yang dibelajarkan dengan menggunakan metode Scramble skor rata-rata hasil belajar siswa adalah 52,92 dan kenaikan skor rata-rata 83,60. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Make a match lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran Scramble dalam penelitian ini dikelas VIII SMP Swasta Yapendak Ajamu Tahun Pembelajaran 2019/2020
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Digital Berbasis PowerPoint untuk Guru PAUD Lilianti, Lilianti; Adam, Adam; Nurzaima, Nurzaima; Mujiati, Mujiati
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/altifani.v4i2.4676

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam menciptakan media pembelajaran digital berbasis PowerPoint yang interaktif dan efektif. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya penggunaan teknologi dalam pembelajaran di PAUD, yang disebabkan oleh kurangnya pelatihan dan akses terhadap media digital. Permasalahan utama adalah minimnya keterampilan guru dalam mengintegrasikan teknologi untuk menarik minat belajar anak usia dini. Kegiatan ini melibatkan pelatihan intensif dengan pendekatan praktis dan partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan guru, khususnya dalam penggunaan elemen visual dan animasi. Pembahasan menyoroti relevansi temuan dengan kebijakan Merdeka Belajar dan pentingnya pelatihan berkelanjutan. Kesimpulan menegaskan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran anak usia dini. Kegiatan ini merekomendasikan pelatihan lanjutan berbasis teknologi untuk mendukung pembelajaran yang lebih kreatif dan adaptif.
Optimizing Early Childhood Reading Abilities: Perceptions of Private Reading Needs Demands Arfin, Arfin; Hermanto, Hermanto; Nurzaima, Nurzaima; Lilianti, Lilianti; Usman, Usman; Mujiati, Mujiati; La Ndibo, Yaman
International Journal of Educational Management and Innovation Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijemi.v5i3.9168

Abstract

The optimization of reading skills in early childhood through private reading demands less need. Kindergarten teachers and intuition do not get demands regarding children's reading skills. The method of this research is quantitative research. The population includes 145 kindergarten and early childhood education students in Kendari City. However, 58% of teachers agree that private reading should be implemented in kindergarten / early childhood because the majority of respondents see positive potential in private reading programs and can provide benefits for children's early literacy development, children's reading skills, the potential to increase children's interest in reading, and have a positive effect on children's language development and knowledge.
Penguatan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini melalui Integrasi Kearifan Lokal Rahma, Rahma; Lilianti, Lilianti; Rasid, Rasid
Journal of Leadership, Management and Policy in Education Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Leadership, Management and Policy in Education, December 2024
Publisher : Magister Administrasi Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jlmpedu.v2i2.1090

Abstract

This study aims to analyze the role of local wisdom in early childhood education in Kendari City, focusing on its implementation at early childhood education Fajriatul Hikmah Kota Kendari and early childhood education Tasawuta Wawotobi Unaaha. A qualitative descriptive research method was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that teachers have a good understanding of local wisdom and its relevance in early childhood education, particularly in instilling cultural values such as mutual cooperation, obedience, and respect for nature. The integration of local wisdom is carried out through various learning activities, including storytelling of folk tales, the use of local languages, and traditional games. Additionally, parental and community involvement plays a crucial role in strengthening character education in children. However, the study also identified several challenges in implementing local wisdom, such as the lack of specialized training for teachers and limited time for incorporating cultural values into the curriculum. Therefore, policy support from the government, teacher training programs, and increased community involvement are necessary to optimize the implementation of local wisdom-based education.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MANAJEMEN PAUD Hasniati, Hasniati; Adam, Adam; Lilianti, Lilianti
Edum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i1.251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi informasi dalam manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di TK Negeri 1 dan TK Negeri 2 Kendari. Masalah utama yang diidentifikasi adalah adanya kesenjangan antara pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan administrasi sekolah, yang memengaruhi efisiensi operasional dan keterlibatan orang tua. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di kedua lembaga tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Negeri 1 telah berhasil mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi, yang berdampak positif terhadap manajemen administrasi dan keterlibatan orang tua. Sebaliknya, TK Negeri 2 menghadapi tantangan dalam hal infrastruktur dan pelatihan guru, yang menghambat penerapan teknologi secara efektif. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi penerapan teknologi yang terencana serta dukungan kebijakan pemerintah untuk mengatasi kendala tersebut.
Pelestarian Budaya Daerah Guna Pengembangan Sektor Pariwisata di Taman Kanak-Kanak lilianti, Lilianti; M, Rahmawati; Said, Hasmira; Abubakar, Abubakar; Nurzaima, Nurzaima; Rosida, Wa
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i1.5568

Abstract

Pariwisata di Kabupaten Konawe Selatan terus berkembang dan menunjukkan kontribusinya dalam menyejahterakan masyarakat. Kecenderungan perkembangan pariwisata sekarang ini tidak merujuk pada pelestarian nilai-nilai budaya daerah lokal, melainkan hanya terkonsentrasi pada industri ekonomi kreatif. Permasalahan ini tentunya dapat mengancam keberadaan pariwisata budaya  di mana identitas budaya daerah lokal pada sektor pariwisata di Kabupaten Konawe Selatan mulai ditinggalkan. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk melaksanakan pengedukasian dengan cara sosialisasi dini terhadap masyarakat khususnya siswa-siswa dan guru Tk Nur Kamil dan Tk Sanggula Pertiwi untuk diperkenalkan tentang budaya daerah yang saat ini sudah mulai di lupakan. Metode pelaksanaan yang digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan pelestarian tersebut adalah dengan melakukan sosialisasi dan edukasi serta memperkenalkan keragaman budaya daerah berupa baju adat, alat musik, tarian daerah budaya setempat. Hasil yang diperoleh dari kegiatan program pengabdian pada masyarakat ini adalah para peserta Iptek bagi Masyarakat telah diberikan edukasi dan bimbingan untuk mengetahui cara melestarikan budaya daerah untuk selanjutnya dapat dikembangkan sebagai sektor pariwisata di daerah. Para peserta dalam kegiatan bimbingan dan edukasi telah memahami, mengerti dan mengetahui jenis dan bermacam-macam budaya-budaya daerah mulai dari pakaian adat, lagu daerah, alat musik tradisional, tarian daerah, maupun senjata tradisional daerah.
Peningkatan Produktifitas UKM dalam Inovasi Pemasaran Melalui Pendekatan Manajemen dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Adam, Adam; Lilianti, Lilianti; Hasmira Said, Hasmiras Said; Hermanto, Hermanto; Mujiati, Mujiati
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i1.13272

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan salah satu sektor yang memberikan  kontribusi signifikan untuk mengatasi membludaknya masalah pengangguran yang tinggi. Hal ini dikarenakan daya serap UKM terhadap tenaga kerja yang sangat besar dan dekat dengan rakyat kecil. Tetapi UKM yang ada di desa Ghonsume masih banyak menghadapi berbagai masalah antara lain masalah manajerial, pemasaran, mutu, pemanfaatan teknologi tepat guna seperti internet, facebook, youtube, instagram serta masalah promosi dan penjualan produk yang dihasilkan. Oleh karena itu, penjualan dan pemasaran produk melalui pemanfaatan e-commerse atau teknologi patut dicoba untuk dapat membantu para pelaku UKM yang ada di desa Ghonsume. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan juga pengetahuan kepada mitra dalam  meningkatkan daya saing dan mutu produksi di desa Ghonsume. Metode yang digunakan adalah dengan cara melakukan observasi, edukasi dan monitoring. Hasil dari pada program pemberdayaan ini mitra mengetahui cara pemanfaatan teknologi untuk pemasaran produksi maupun untuk pengiklanan serta promosi atau pengenalan produk usaha melalui aplikasi facebook, youtube, whatsapp, instagram dan lainnya. Dengan demikian mitra dapat memahami dan menguasai fasilitas informasi tersebut serta dapat mengenalkan produk usahanya sekaligus sebagai media pemasaran.
STUDI PERBANDINGAN KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SEKOLAH DI KAWASAN PERKOTAAN DAN PERDESAAN Sudiro, Fadhillah Sabrina; Nasir, Nasir; Lilianti, Lilianti; Mujiati, Mujiati
Jurnal Isema : Islamic Educational Management Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Islamic Educational Management
Publisher : Laboratorium Jurusan S1 Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/isema.v9i1.28871

Abstract

A successful and high-quality learning environment requires adequate educational facilities. But the disparities between urban and rural areas frequently impact the standard of facilities in both places. The comparative descriptive study design is used to gather data from direct observations and interviews with the school's head and representatives from the other two relevant institutions. The information gathered covers details about the accessibility of facilities, the state of school buildings, and other learning support facilities. The study's findings indicated that facilities for sports and extracurricular activities are more readily available in urban than rural locations. The city has a state-of-the-art educational facility with practical classrooms, sufficient libraries, and labs. Urban areas also have more reliable and open internet connections. On the other hand, rural schools have physical limitations due to the size of the classrooms and the lack of adequate learning support resources. The availability of educational amenities between urban and rural schools differs significantly, in conclusion. For all kids, regardless of where they are in the world, the infrastructure and technological accessibility issues in rural schools need to be given more consideration. To achieve educational equity throughout the Indonesian area, governments and stakeholders must make improvements and use funds wisely.