Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ELEMEN STREET FURNITURE PEDESTRIAN KORIDOR JALAN PIERE TENDEAN di MANADO (SegmenMantos-Megamas) Terok, Ferdinan S.R.P
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2015): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.894 KB) | DOI: 10.37971/radial.v3i2.82

Abstract

ABSTRAK Perkembangan kompleksyang dialami kota Manado menghadapi permasalahan perkotaan yang semakin meningkat.Contohnya ruang publik merupakan suatu kebutuhan utama dalam pengembangan atau pembangunan suatu kota yang tidak hanya timbul dengan sendirinya (Landry, 2006).Ruang publik adalah ruang yang dimanfaatkan untuk kegiatan penduduk kota berdasarkan inspirasi dan persepsi penduduk kota ( Thomas, 2002). Penataan elemen-elemen pedestrian yang serasi dengan disain yang menarik, perlu adanya penataan area kawasan berupa penataan etalase atau fasad bangunan agar lebih menarik. Bagi masyarakat yang menggunakan jalur pedestrian sepanjang Jl.Piere Tendean untuk lebih sering menggunakan jalur pedestrian, demikian juga tidak menggunakan jalur pedestrian sebagai area parkir sepeda motor. Kata Kunci : Elemen Street, Jalur Pedestrian Koridor
RESORT GOBA MOLINOW DANAU TONDOK KECAMATAN MODAYAG BOLAANG MONGONDOW TIMUR Otta, Rafael Natanael; Harimu, Threesje A. N.; Terok, Ferdinan S. R. P.; Lasut, Rulyanto G.M.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi wisata Sulawesi Utara, fokus pada Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan DesaPurworejo. Destinasi utama adalah Danau Tondok Goba Molunow, yang menawarkan keindahan alam pegunungan, udara sejuk, dan peningkatan fasilitas pariwisata melalui kerjasama pemerintah dan swasta. Waktu tempuh yang relatif singkat dari kota-kota terdekat, seperti Manado dan Kotamobagu, serta pertumbuhan jumlah pengunjung menciptakan kebutuhan untuk akomodasi. Oleh karena itu, penulis merekomendasikan pembangunan resort dengan pendekatan arsitektur tropis untuk meningkatkan daya tarik dan kenyamananpengunjung, yang diharapkan dapat memajukan potensi pariwisata di daerah tersebut.
PERANCANGAN GEDUNG PERTUNJUKAN KESENIAN DI KOTA BITUNG Yosaryanto, Budi; Terok, Ferdinan S.R.P.; Budhyowati, M.Y. Noorwahyu
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v4i2.9247

Abstract

Bitung merupakan kota industri dan memiliki kesenian yang begitu beragam dikarenakan ada begitu banyak multietnis didalamnya untuk itu masyarakatnya begitu antusias dalam menikmati dan mengembangkan kesenian Di zaman ini kebutuhan manusia bukan hanya terpaku pada kebutuhan pokok pakaian serta tempat tinggal maka dari itu seni yang di diwadahi dengan pertunjukan hiburan sudah menjadi gaya hidup bagi masyarakat Pertunjukan kesenian di kota Bitung biasanya diadakan di gedung kesenian yang letaknya jauh dari pusat kota dan beberapa kegiatan yang dilakukan tidak mengandung unsur seni sehingga kebutuhan fungsional untuk kegiatan kesenian tidak berjalan dengan baik Kemudian kondisi akustik yang kurang baik seperti panggung yang kecil ruang yang sedikit dan tempat duduk yang mempengaruhi sistem pendengaran dan lain lain Untuk itu perlunya perancangan baru dalam mewadahi kebutuhan kesenian yang ada dikota Bitung perancangan dengan pendekatan arsitektur akustik diharapkan dapat menciptakan pertunjukan kesenian yang baik secara performance < em>untuk minat bakat kesenian serta pertumbuhan ekonomi kota Bitung < p>
PERANCANGAN MANADO TECHNO PARK DENGAN PENDEKATAN SMART BUIDING Agustina, Vivi; Attaufiq, Muhammad Muhdi; Terok, Ferdinan S.R.P
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/8qg74533

Abstract

Kota Manado adalah ibu kota dari provinsi Sulawesi Utara Indonesia Kota Manado merupakan kota yang berkembang dalam segala bidang hal ini bisa ditinjau langsung dari perkembangan Kota Manado dari tahun ke tahun Begitu pula dengan perkembangan industri kreatif di Kota Manado memiliki potensi besar Seiring dengan perkembangan berbagai industri kreatif yang ada di Kota Manado kita mengetahui bahwa transformasi digital berperan sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi dalam menciptakan pekerjaan baru Hal ini juga sangat berpengaruh bagi calon startup digital di Sulawesi Utara khususnya kota Manado Seiring dengan perkembangan tersebut perlu adanya wadah untuk dapat membantu menciptakan kota manado yang lebih maju dengan adanya techno park yang merupakan sebuah bangunan yang mampu menjadi suatu kawasan yang membantu perkembangan ekonomi dengan berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi iptek Di dalamnya akan mempertemukan akademisi dan litbang pelaku bisnis serta pemerintah nbsp; Dengan menggunakan pendekatan smart building bangunan techno park akan memberikan kesesuaian yang baik antara fungsi dan konsep pada bangunan Smart building ini adalah integrasi berbagai komponen pada bangunan Dari komponen yang diinstal ini selain dapat diatur secara otomatis juga terjalin komunikasi antar komponen < p>
PERANCANGAN PERPUSTAKAAN DAERAH DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU DI BOLAANG MONGONDOW Soputan, Rifaldi Fao; Mailangkay, Sonny D.J.; Terok, Ferdinan S.R.P.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/fya1cq66

Abstract

Pertumbuhan dalam sektor pendidikan tidak lepas dari kemajuan global Menghargai ilmu pengetahuan adalah kunci dari kesuksesan suatu negara Perpustakaan adalah cerminan suatu pertumbuhan sosial Hal ini membuktikan bahwa perpustakaan adalah bagian penting dalam kehidupan manusia < p> Perpustakaan berperan juga sebagai sarana hiburan dan rekreasi untuk meningkatkan minat dan keterampilan masyarakat dalam membaca Eksistensi perpustakaan dapat mencukupi kebutuhan semua masyarakat dalam hal informasi dan juga sarana mencerdaskan kehidupan bangsa Ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow adalah Kecamatan Lolak yang terletak di kabupaten yang sama Kecamatan Lolak secara administratif terbagi atas 26 dua puluh enam kelurahan Dengan jumlah penduduk sekitar 30 242 jiwa Kecamatan Lolak meliputi wilayah seluas 469 67 km Bolaang mongondow Adalah daerah yang sangat membutuhkan sarana perpustakaan Di karenakan untuk bolaang mongondow sendiri belum terdapat perpustakaan yang mewadahi kebutuhan Masyarakat. Perubahan iklim yang tidak terkendali cuaca yang tidak dapat diprediksi dan pemanasan global diharapkan dapat dikurangi dengan pendekatan green archictecture< em> pada desain perpustakaan Arsitektur hijau merupakan gagasan yang mengurangi dampak negatif pembangunan sekaligus tetap menjaga lingkungan agar perpustakaan ini dapat memajukan Bolaang Mongondow dan kemajuan sumber daya manusia dan pendidikan.
PERANCANGAN HOTEL RESORT DENGAN KONSEP ARSITEKTUR HIJAU DI LIKUPANG Moray, Ridel; Terok, Ferdinan S. R. P.; Warouw, Felly Ferol
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/k3smfc90

Abstract

Dalam konteks mendukung agenda pembangunan daerah oleh pemerintah, pengembangan hotel resort menjadi bagian yang tak terpisahkan. hotel resort juga diharapkan mampu menjadi wadah promosi dalam strategi pemasaran pariwisata Indonesia Penerapan konsep arsitektur hijau dalam perancangan hotel resort bertujuan untuk memanfaatkan sumber daya alam secara optimal tanpa merusak ekosistem. Strategi ini tidak hanya berorientasi pada kelestarian lingkungan, tetapi juga bertujuan untuk membangkitkan kesadaran ekologis melalui pengalaman langsung. Baik tamu, karyawan, maupun masyarakat lokal didorong untuk terlibat aktif dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup bersama.
PERANCANGAN KAWASAN WISATA PANTAI MAHEMBANG DI KECAMATAN KAKAS Sumarauw, Julio; Mailangkay, Sonny D.J.; Terok, Ferdinan S. R. P.
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur DeSciArs Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/7qejhe63

Abstract

Pariwisata telah menjadi sektor strategis dalam pembangunan nasional yang berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi pelestarian budaya dan pemerataan kesejahteraan Sulawesi Utara dengan kekayaan lanskap pesisirnya memiliki potensi besar dalam pengembangan destinasi wisata salah satunya Pantai Mahembang di Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa Namun kawasan ini menghadapi berbagai permasalahan seperti minimnya sarana dan prasarana penunjang belum terpenuhinya komponen utama destinasi wisata kurangnya pengelolaan ruang berbasis potensi lokal serta keterbatasan rancangan kawasan terpadu Penelitian ini bertujuan merancang kawasan wisata pantai yang fungsional estetis dan berkelanjutan dengan pendekatan perancangan arsitektur kontekstual yang selaras dengan lingkungan serta budaya lokal Metode yang digunakan meliputi studi literatur observasi tapak analisis SWOT serta pendekatan perancangan kawasan berbasis prinsip prinsip ekowisata Dalam rancangan ini diterapkan konsep arsitektur neo vernakular yang mengedepankan adaptasi elemen lokal baik bentuk material maupun pola ruang ke dalam wujud arsitektur modern yang ramah lingkungan dan kontekstual Hasil perancangan diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik kawasan sebagai destinasi wisata unggulan tetapi juga memberdayakan masyarakat setempat melalui keterlibatan aktif dalam pengelolaan dan pemanfaatan ruang Dengan demikian perancangan kawasan wisata Pantai Mahembang menjadi model pengembangan destinasi wisata pesisir berbasis budaya dan keberlanjutan.